KONTRASEPSI dan Sterilisasi

Views:
 
Category: Education
     
 

Presentation Description

No description available.

Comments

By: ekoretno (36 month(s) ago)

mohon informasi,bagaimana saya bisa memiliki/mendownloadnya... terima kasih

By: Andriati (42 month(s) ago)

Betul-betul komplet dah...

Presentation Transcript

KONTRASEPSI danSTERILISASI : 

KONTRASEPSI danSTERILISASI dr.Bambang Widjanarko SpOG FAKULTAS KEDOKTERAN Universitas Muhammadiyah Jakarta BAGIAN OBSTETRI DAN GINEKOLOGI

Topik Bahasan : 

Topik Bahasan Pendahuluan Metode Hormonal Pil kontrasepsi kombinasi estrogen-progestogen Kontrasepsi progestogen Alat Kontrasepsi Dalam Rahim Insersi Komplikasi Metode “ BARRIER” Kondom pria Kondom wanita Diafragma Spermisida Kontrasepsi “Alamiah” Kontrasepsi “ Darurat” Kontrasepsi Darurat Hormonal Kontrasepsi Darurat “non-hormonal” Sterilisasi Sterilisasi pada wanita Sterilisasi pada pria

PENDAHULUAN : 

PENDAHULUAN Kontrasepsi terutama diperlukan untuk membatasi pertambahan jumlah penduduk yang selama 70 tahun terakhir ini meningkat 3 kali lipat dan dalam 50 tahun kedepan jumlah penduduk diperkirakan akan mencapai 9 miliar jiwa Kontrasepsi memberikan kontribusi terhadap kesejahteraan ibu dan anak Program keluarga berencana ber peran dalam pencegahan penyebaran infeksi HIV dan PMS lain

Efek samping utama – bahaya dan resiko kematian pada jenis kontrasepsi tertentu-1 : 

Efek samping utama – bahaya dan resiko kematian pada jenis kontrasepsi tertentu-1

Efek samping utama – bahaya dan resiko kematian pada jenis kontrasepsi tertentu-2 : 

Efek samping utama – bahaya dan resiko kematian pada jenis kontrasepsi tertentu-2

Efek samping utama – bahaya dan resiko kematian pada jenis kontrasepsi tertentu-3 : 

Efek samping utama – bahaya dan resiko kematian pada jenis kontrasepsi tertentu-3

KONTRASEPSI HORMONAL : 

KONTRASEPSI HORMONAL Kontrasepsi oral kombinasi estrogen-progestogen Kontrasepsi “progestogen-only” Kontrasepsi Oral Kontrasepsi injeksi Kontrasepsi implan AKDR “progestogen-Releasing” Alat kontrasepsi dalam rahim - AKDR

Kontrasepsi oral :kombinasi estrogen-progestogen-1 : 

Kontrasepsi oral :kombinasi estrogen-progestogen-1 Diberikan selama 3 minggu terus menerus Mekanisme kerja utama: Mencegah ovulasi Mengganggu kepekatan lendir servik Merubah endometrium Setiap pil mengandung estrogen (ethinyl estradiol) dan progestogen

Kontrasepsi oral :kombinasi estrogen-progestogen- 2 : 

Kontrasepsi oral :kombinasi estrogen-progestogen- 2 Progestogen: Kelompok generasi II : Levonorgestrel norethisterone Kelompok generasi III : Desogestrel Gestodene Kelompok generasi III : Gangguan pada “profile lipid” lebih kecil Resiko tromboemboli lebih besar

Keuntungan Kontrasepsi Oral :kombinasi estrogen-progestogen : 

Keuntungan Kontrasepsi Oral :kombinasi estrogen-progestogen Efisiensi yang tinggi Reversibel Penggunaan yang mudah Toleransi sistemik tinggi Menurunkan kejadian gangguan menstruasi Menurunkan kejadian : kista ovarium fungsional PID Kelaina jinak payudara Bermanfaat untuk terapi : Dismenorea Menoragia Endometriosis

Kontra Indikasi Kontrasepsi Oral :kombinasi estrogen-progestogen : 

Kontra Indikasi Kontrasepsi Oral :kombinasi estrogen-progestogen Semua resiko harus dipertimbangkan dengan baik ( perhatikan slide no 4 ) Kematian pada akseptor berusia > 35 tahun yang merokok 8 kali lipat dibandingkan mereka yang tidak merokok Hipertensi Penggunaan kontrasepsi oral pada penderita resiko rendah yang tidak merokok dapat dilakukan sampai usia 50 tahun

Kontrasepsi Oral :kombinasi estrogen-progestogenInteraksi Obat : 

Kontrasepsi Oral :kombinasi estrogen-progestogenInteraksi Obat Antikonvulsan dapat mempercepat metabolisme steroid kontrasepsi sehingga diatasi dengan meningkatkan dosis ( 2 pil perhari) atau menurunkan waktu bebas obat dari 7 menjadi 4 hari. Antibiotika “Broad Spectrum” merubah flora usus sehingga menurunkan resirkulasi estrogen sehingga efektivitas obat kontrasepsi berkurang sampai 3 minggu Rifampisin dan griesseofulvin memiliki kemampuan induksi enzym ( seperti sifat anti konvulsan)

Kontrasepsi Oral :kombinasi estrogen-progestogen : 

Kontrasepsi Oral :kombinasi estrogen-progestogen Tujuan utama adalah memperoleh efek kontrasepsi dan pengendalian siklus yang baik dengan dosis estrogen dan progestogen serendah mungkin. Konsumsi dilakukan sejak hari pertama siklus menstruasi Kemasan mengandung 21 tablet aktif dan perdarahan lucut terjadi dalam waktu 7 hari bebas pil (dengan pil plasebo)

Kontrasepsi Oral :kombinasi estrogen-progestogen : 

Kontrasepsi Oral :kombinasi estrogen-progestogen Terdapat sejumlah kemasan pil kontrasepsi yang memiliki tablet aktif dengan kandungan rasio estrogen dan progestogen 2 atau 3 variasi ( pil bifasik atau trifasik )

FLOW CHART FOR MISSEDCOMBINED ORAL CONTRACEPTIVES PILLS : 

FLOW CHART FOR MISSEDCOMBINED ORAL CONTRACEPTIVES PILLS

Slide 17: 

Are you less than 12 hours late in taking one pill only Yes Don’t worry. JusT take the delayed pill at once and further pills as usual. That all No Are you more than 12 hours late in taking one pill or more? Yes Take the last missed pill straight away but leave other missed pills in the pack. Take further pill as usual (A) Use extra protection (condoms for instance) for the next 7 days (B) Are there 7 or more pills left in the pack after the missed and delayed pills? No When you have finished the pack start the next pack the next day without a break (missing out inactive pill if you have a 28 day pack) yes When you have finished the pack , leave the usual 7 day break before starting the next pack

If two or more pills are missed AND they were all from the first 7 of your pack AND you have had unprotected intercourse since the end of your last pack, talk to your doctor or nurse adviser. You may need EMERGENCY CONTRACEPTION : 

If two or more pills are missed AND they were all from the first 7 of your pack AND you have had unprotected intercourse since the end of your last pack, talk to your doctor or nurse adviser. You may need EMERGENCY CONTRACEPTION

TINDAK LANJUT : 

TINDAK LANJUT Kunjungan tindak lanjut dilakukan secara terencana 3 bulan pertama kemudian setiap 6 bulan dalam waktu 2 tahun dan setelah itu kunjungan dilakukan setiap tahun Pemeriksaan antara lain : Tekanan darah Pemeriksaan kemungkinan adanya kontraindikasi relatif Ikterus

Kontrasepsi “Progestogen - Only” : 

Kontrasepsi “Progestogen - Only” Dikembangkan untuk memperkecil efek samping estrogen pada kontrasepsi hormonal kombinasi Diperoleh dalam bentuk oral, injeksi dan implant Mekanisme kerja utama : Mengentalkan lendir servik Menekan endometrium Menghambat ovulasi Sering berkaitan dengan gangguan siklus menstruasi : “Spotting” Menstruasi tidak teratur Amenorea

Kontrasepsi “Progestogen - Only” : 

Kontrasepsi “Progestogen - Only” Efek samping lain : Kembung Berat badan bertambah atau berkurang Acne Hirsuitisme Nyeri kepala

Kontrasepsi “Progestogen - Only” : 

Kontrasepsi “Progestogen - Only” Efek induksi terhadap enzym dalam metabolisme progestogen sama dengan yang terjadi pada estrogen Pil ”progestogen only” tidak tepat bila digunakan untuk jangka lama Depo-Provera diberikan setiap 8 minggu pada pasien yang mengkonsumsi obat “ penginduksi enzym”

Pil “Progestogen - Only” : 

Pil “Progestogen - Only” = mini pill Aternatif bagi pasien yang tidak dapat diberikan pil jenis kombinasi : Ibu laktasi Perokok Pasien “tua” Hipertensi ringan Diabetes melitus Migrain Diberikan setiap hari dan pada jam yang kurang lebih sama ( sekitar 3 jam) Angka kegagalan yang lebih tinggi dibanding jenis kombinasi

Injeksi “Progestogen - Only” : 

Injeksi “Progestogen - Only” Medroxyprogesteron acetate 150 mg (Depo-Provera ) Diberikan setiap 12 minggu Efek terhadap gangguan menstruasi sangat menonjol Efek samping menetap lebih lama Gangguan fertilitas pasca penggunaan berlangsung lebih lama ( sekitar 7 – 8 bulan) Beberapa akseptor mengeluhkan adanya peningkatan berat badan berlebihan

Implant Subdermal “Progestogen - Only” : 

Implant Subdermal “Progestogen - Only” Kapsul subdermal IMPLANON ( “slow release progestogen” ) Digunakan untuk jangka waktu 3 tahun Efek samping terhadap menstruasi sering terjadi Preparat sebelumnya dengan merk dagang NORPLAN sudah ditarik dari peredaran.

Implant Subdermal “progestogen - Only” : 

Implant Subdermal “progestogen - Only” Kapsul subdermal IMPLANON  ( “slow release progestogen” ) Digunakan untuk jangka waktu 3 tahun Efek samping terhadap menstruasi sering terjadi Preparat sebelumnya dengan merk dagang NORPLAN  sudah ditarik dari peredaran.

“ Progestogen – Releasing “ Alat Kontrasepsi Dalam Rahim : 

“ Progestogen – Releasing “ Alat Kontrasepsi Dalam Rahim MIRENA  = AKDR yang mengandung levonogesterel Alat kontrasepsi yang efektif dan sangat reversibel Gangguan menstruasi menghilang setelah 5 – 6 bulan 20% pasien menderita amenorea Anjuran penggunaan 5 tahun Dapat digunakan untuk pasien dengan gangguan menstruasi Mekanisme kerja : Mencegah proliferasi endometrium Menurunkan jumlah darah menstruasi sebesar 90% setelah 3 bulan

ALAT KONTRASEPSI DALAM RAHIM : 

ALAT KONTRASEPSI DALAM RAHIM = Intra Uterine Device Mekanisme kerja: Mengganggu pasase sperma dalam cavum uteri Mengganggu proses fertilisasi dalam tuba Menyebabkan kapabilitas oosit untuk dibuahi berkurang Menurunkan kesempatan hasil fertilisasi untuk mengalami implantasi dalam endometrium akibat adanya reaksi radang lokal

ALAT KONTRASEPSI DALAM RAHIM : 

ALAT KONTRASEPSI DALAM RAHIM Kontra Indikasi : Dugaan kehamilan Perdarahan uterus tidak jelas sebabnya Radang panggul Riwayat KE pada nulipara Gangguan bentuk cavum uteri HIV-AID Faktor resiko endocarditis bacterial

ALAT KONTRASEPSI DALAM RAHIM : 

ALAT KONTRASEPSI DALAM RAHIM Komplikasi : Perdarahan,nyeri dan keputihan Perforasi uterus Radang panggul Ekspulasi Kehamilan

Slide 33: 

MULTILOAD NOVA T MIRENA

Insersi AKDR : 

Insersi AKDR Tehnik pemasangan yang benar dapat memperkecil rasa nyeri dan mengurangi resiko perforasi – infeksi dan ekspulsi Harus tersedia peralatan resusitasi untuk antisipasi kemungkinan terjadinya syncope

Slide 36: 

INSERTING THE IUD

METODE “BARIER” : 

METODE “BARIER” Kondom pria Kondom wanita Diafragma

Untuk meningkatkan efektivitas kondom : : 

Untuk meningkatkan efektivitas kondom : Pada tiap aktivitas hubungan seksual harus digunakan Pemasangan dilakukan sebelum penis kontak dengan vagina Melepaskan kondom harus saat penis ereksi Pada saat melepaskan kondom, basis kondom harus ditahan Gunakan kondom dengan pelumas yang mengandung spermisida

KONTRASEPSI ALAMIAH : 

KONTRASEPSI ALAMIAH Metode rythmic atau pantang berkala Laktasi Coitus interuptus

KONTRASEPSI DARURAT : 

KONTRASEPSI DARURAT Pasca hubungan seksual yang “unprotected” Pasca “accident” dengan metode barier Bila lupa minum pil kontrasepi kombinasi sebanyak satu atau dua kali Bila lupa minum pil kontrasepsi “progestogen only” sebanyak 3 kali berturut-turut

KONTRASEPSI DARURAT : 

KONTRASEPSI DARURAT HORMONAL “Morning After Pill” Maksimum 72 jam pasca hubungan seksual Mencegah terjadinya ovulasi NON HORMONAL Pemasangan AKDR 5 hari pasca perkiraan ovulasi

STERILISASI : 

STERILISASI Bersifat ireversibel Angka kegagalan dan resiko terjadinya kehamilan ektopik Laparoskopi yang gagal memerlukan tindakan laparotomi Pasca sterilisasi pada pria, seorang pria tidak segera menjadi steril oleh karena masih ada sisa produksi semen dalam saluran reproduksi pria

Sterilisasi Wanita : 

Sterilisasi Wanita

Sterilisasi Pria : 

Sterilisasi Pria

Sekian : 

Sekian