AMENOREA_2

Views:
 
Category: Education
     
 

Presentation Description

No description available.

Comments

Presentation Transcript

AMENOREA:

dr.Bambang Widjanarko,SpOG Fak.Kedokteran & Kesehatan UMJ Jakarta AMENOREA

PENDAHULUAN:

PENDAHULUAN DEFINISI : Tidak adanya peristiwa menstruasi (haid) atau haid berhenti . KONDISI FISIOLOGIS PENYEBAB AMENOREA : Anak perempuan pada masa pra-pubertas Kehamilan Menyusui Menopause

Slide 3:

ANGKA KEJADIAN AMENOREA PATOLOLOGIS : 5 % wanita pada usia reproduktif dan harus dilakukan evaluasi UNTUK MENCEGAH KOMPLIKASI LANJUT

AMENOREA PRIMER:

AMENOREA PRIMER Tidak adanya menstruasi pada wanita yang telah berusia 16 tahun Angka kejadian : 1 – 2 % Evaluasi : Evaluasi ditujukan terutama pada ada atau tidaknya Uterus Vagina Perkembangan payudara

Etiologi amenorea primer:

Etiologi amenorea primer Kegagalan Gonad (35%) Disfungsi hipotalamus (20-30%) Agenesis Vagina dan obstruksi saluran keluar genitalia (15-20%) Sindroma Feminisasi testis (10%)

KEGAGALAN GONAD – 35%:

KEGAGALAN GONAD – 35% Hipogonadisme Hipergonadotropik . Tidak terjadi sintesis steroid akibat tidak adanya folikel ovarium Perkembangan payudara ( - ) akibat kadar estradiol rendah Penyebab : Sindroma Turner ( 45XO) adalah penyebab paling umum adanya amenorea primer (50 %) Pengobatan : kontrasepsi oral untuk mengembangkan payudara dan mencegah osteoporosis. Bila pada kariotiping terdapat kromosom Y maka harus dilakukan eksisi gonad untuk mencegah keganasan (angka kejadian keganasan 25%)

DISFUNGSI HIPOTALAMUS – 20-30%:

DISFUNGSI HIPOTALAMUS – 20-30% Hipogonadisme Hipogonadotropik → estrogen sangat rendah dan etiologi dapat bersifat morfologis atau endokrinologis PENYEBAB: Sebagian besar memiliki etiologi serupa dengan penyebab amenorea sekunder. Kelainan pada SSP seperti tumor hipofisis atau hipotalamus dapat meningkatkan kadar prolaktin . Pelepasan GnRH yang tidak memadai AKIBAT sintesis GnRH di Hipotalamus yang tak memadai atau kerusakan pada neurotransmiter SSP PENGOBATAN : kontrasepsi oral.

AGENESIS VAGINA dan OBSTRUKSI SALURAN KELUAR (15-20%):

AGENESIS VAGINA dan OBSTRUKSI SALURAN KELUAR (15-20%) Dismenorea atau nyeri panggul menadakan adanya endometrium fungsional dengan obstruksi saluran keluar Penyebab : Agenesis vagina (sindroma Mayer – Rokitansky – Kuster Hauser ) terjadi pada 1 : 2500~10.000 anak perempuan. Kelainan ini disertai dengan kelainan ginjal (30%) , kelainan tulang rangka (12%). Varian lain: Hymen imperforata Septum vagina PENGOBATAN : Pembuatan vagina baru dengan operasi McIndoe

Slide 14:

HYMEN IMPERFORATUS

SINDROMA FEMINISASI TESTIS – 10%:

SINDROMA FEMINISASI TESTIS – 10% Gambaran : insensitivitas androgen Penyebab : Pseudohermaphrodit yang memilki genitalia eskterna yang berlawanan dengan gonad ( testis , genotipe 46 XY namun memiliki fenotipe wanita). Pengobatan : Keadaan ini merupakan satu-satunya perkecualian dari aturan bahwa gonad dengan kromosom Y harus diangkat setelah diagnosa ditegakkan. Testis harus dibiarkan di tempatnya sampai pubertas usai karena konversi perifer androgen → estrogen akan mendorong perkembangan dan pertumbuhan payudara.

Slide 17:

SINDROMA FEMINISASI TESTIS

Batasan : Tidak datang haid selama > 6 bulan atau selama ≥ 3 siklus menstruasi pada wanita yang sebelumnya telah mendapatkan siklus menstruasi secara teratur Prevalensi: 3 – 5% wanita:

Batasan : Tidak datang haid selama > 6 bulan atau selama ≥ 3 siklus menstruasi pada wanita yang sebelumnya telah mendapatkan siklus menstruasi secara teratur Prevalensi : 3 – 5% wanita AMENOREA SEKUNDER

ETIOLOGI ::

ETIOLOGI : Disfungsi Hipotalamus (35%) Sindroma Ovarium Polikistik (30%) Penyakit hipofisis (20%) Kegagalan ovarium prematur (10%) Sindroma Asherman (5%)

DISFUNGSI HIPOTALAMUS :

DISFUNGSI HIPOTALAMUS PENYEBAB : Stress, penurunan berat badan, olahraga, obat penurun frekuensi dan denyut GnRH secara berkelanjutan PENGOBATAN : Kontrasepsi Oral untuk pasien yang mengalami hipoestrogenisme hebat.

Slide 21:

ANOREKSIA

SINDROMA OVARIUM POLIKISTIK (30%):

SINDROMA OVARIUM POLIKISTIK (30%) DIBAHAS DALAM PRESENTASI KHUSUS : SINDROMA OVARIUM POLIKISTIK

PENYAKIT HIPOFISIS:

PENYAKIT HIPOFISIS PENYEBAB : Adenoma Hipofisis yang mensekresi prolatin Empty Sella Sheehan Syndrome (apopleksia hipofisisi, nekrosis hipofisis pasca salin) PENGOBATAN: Reseksi – adenoma hipofisi Pengukuran serial prolaktin Pencitraan kepala → makroadenoma Empty Sella Syndrome dan Sheehan Syndrome → HRT

KEGAGALAN OVARIUM PREMATUR (10%):

KEGAGALAN OVARIUM PREMATUR (10%) Deskripsi : Hilangnya semua folikel ovarium disertai dengan berhentinya haid sebelum usia 40 tahun Penyebab : Kelainan ovarium intrinsik Mosaikisme genetik Proses autoimune (miastenia gravis) Kemoterapi ; Radiasi ; Infeksi

KEGAGALAN OVARIUM PREMATUR (10%):

KEGAGALAN OVARIUM PREMATUR (10%) Pengobatan : Tidak ada “ Estrogen Replacement Therapy ”? Karoitiping (jika terjadi pada usia < 30 tahun)

SINDROMA ASHERMAN:

SINDROMA ASHERMAN Gambara n : sinekia intrauterin sehingga terjadi gangguan pertumbuhan endometrium normal dan peluruhannya Penyebab : kuretase uterus berlebihan atau proses tuberkulosis Pengobatan : lisis histeroskopik perlekatan uterus yang terjadi dan stimulasi endometrium dengan pemberian estrogen

PENATALAKSANAAN AMENOREA SEKUNDER TANPA GALACTORRHOEA :

PENATALAKSANAAN AMENOREA SEKUNDER TANPA GALACTORRHOEA

PENATALAKSANAAN AMENOREA SEKUNDER DENGAN GALACTORRHOEA :

PENATALAKSANAAN AMENOREA SEKUNDER DENGAN GALACTORRHOEA

Slide 29:

 Progestin Challenge Test : PCT 1. Berikan progestin selama 5 hari dan kemudian hentikan. 2. Kejadian ini akan memicu “progesteron withdrawal” 3. Bila ovarium menghasilkan estrogen, akan terjadi pengelupasan endometrium dan menstruasi 4. Bila tidak terjadi menstruasi menunjukkan bahwa tidak ada ovarium – tidak ada estrogen atau terjadi hambatan aliran darah menstruasi

Slide 30:

sekian

authorStream Live Help