Pengenalan Ilmu Gizi

Views:
 
Category: Education
     
 

Presentation Description

ilmu gizi

Comments

Presentation Transcript

PowerPoint Presentation: 

SILABUS ILMU GIZI I PENDAHULUAN Definisi Ilmu Gizi Pangan & Zat Gizi ( Zat makanan ) Energi II TERMINOLOGI DAN CONTOH PERHITUNGAN DALAM ILMU GIZI III SUMBER, FUNGSI DAN PERANAN ZAT – ZAT GIZI 3.1. Karbohidrat 3.2. Protein 3.3. Lemak 3.4. Vitamin 3.5. Mineral 3.6. Air + Udara IV PENGOLAHAN MAKANAN OLEH TUBUH 4.1. Ingestion & Digestion ( Pencernaan ) 4.2. Absorption ( Penyerapan ) 4.3. Metabolisme & Utilization ( Penggunaan oleh Tubuh ) 4.4. Excretion V. PENGARUH PENGOLAHAN TERHADAP KADAR ZAT GIZI Kestabilan Zat Gizi Lihat Evaluasi Nilai Gizi Pangan VI MASALAH GIZI DI INDONESIA 5.1. KEP ( Kurang Energi Protein) atau PEM 5.2. KVA ( Kurang Vitamin A) 5.3. GAKI ( Gangguan Akibat Kekurangan Iodium ) 5.4. Anemia 5.5. Status Gizi

PowerPoint Presentation: 

PENGENALAN ILMU GIZI

PowerPoint Presentation: 

Kata “ gizi ” berasal dari bahasa Arab ghidza , yg berarti “ makanan ”. Ilmu gizi bisa berkaitan dengan makanan dan tubuh manusia . Ilmu Gizi ( Nutrience Science ) adalah ilmu yang mempelajari segala sesuatu tentang makanan dalam hubungannya dengan kesehatan optimal/ tubuh . Zat Gizi ( Nutrients ) adalah ikatan kimia yang diperlukan tubuh untuk melakukan fungsinya , yaitu menghasilkan energi , membangun dan memelihara jaringan serta mengatur proses-proses kehidupan . Gizi ( Nutrition ) adalah suatu proses organisme menggunakan makanan yang dikonsumsi secara normal melalui proses digesti , absorpsi , transportasi , penyimpanan , metabolisme dan pengeluaran zat-zat yang tidak digunakan , untuk mempertahankan kehidupan , pertumbuhan dan fungsi normal dri organ-organ, serta menghasilkan energi . Status gizi adalah keadaan tubuh sebagai akibat konsumsi makanan dan penggunaan zat-zat gizi .

PowerPoint Presentation: 

Dalam bahasa Inggris , food menyatakan makanan , pangan dan bahan makanan . Pangan adalah istilah umum untuk semua bahan yang dapat dijadikan makanan . Makanan adalah bahan selain obat yang mengandung zat-zat gizi dan atau unsur-unsur / ikatan kimia yang dapat diubah menjadi zat gizi oleh tubuh , yang berguna bila dimasukkan ke dalam tubuh . Bahan makanan adalah makanan dalam keadaan mentah .

PowerPoint Presentation: 

Ruang Lingkup Ilmu Gizi Ruang lingkup cukup luas , dimulai dari cara produksi pangan , perubahan pascapanen ( penyediaan pangan , distribusi dan pengolahan pangan , konsumsi makanan serta cara pemanfaatan makanan oleh tubuh yang sehat dan sakit ). Ilmu gizi berkaitan dengan ilmu agronomi , peternakan , ilmu pangan , mikrobiologi , biokimia , faal , biologi molekular dan kedokteran . Informasi gizi yang diberikan pada masyarakat , yang meliputi gizi individu , keluarga dan masyarakat ; gizi institusi dan gizi olahraga .

PowerPoint Presentation: 

Perkembangan Ilmu Gizi Perkembangan gizi klinis : Anamnesis dan pengkajian status nutrisi pasien . Pemeriksaan fisik yang berkaitan dengan defisiensi zat besi . Pemeriksaan antropometris dan tindak lanjut terahdap gangguannya . Pemeriksaan radiologi dan tes laboratorium dengan status nutrisi pasien . Suplementasi oral, enteral dan parenteral . Interaksi timbal balik antara nutrien dan obat-obatan . Bahan tambahan makanan ( pewarna , penyedap dan sejenis serta bahan-bahan kontaminan ).

PowerPoint Presentation: 

Faktor-faktor yang Mempengaruhi Ilmu Gizi 1. Ketahanan pangan menjadi prioritas dalam pembangunan nasional . Paling tidak ada tiga alasan yang melandasi pentingnya ketahanan pangan di suatu negara ( Suryana , 2004). Pertama , akses atas pangan yang cukup dan bergizi bagi setiap penduduk merupakan salah satu pemenuhan hak asasi manusia . Kedua , konsumsi pangan dan gizi yang cukup merupakan basis bagi pembentukan sumber daya manusia yang berkualitas . Ketiga , ketahanan pangan merupakan basis bagi ketahanan ekonomi , bahkan bagi ketahanan nasional suatu negara yang berdaulat .

PowerPoint Presentation: 

2. Definisi ketahanan pangan (food security) yang luas digunakan di berbagai negara adalah akses sepanjang tahun terhadap jumlah dan aneka ragam pangan aman yang dibutuhkan oleh semua anggota rumah tangga agar mereka dapat hidup aktif dan sehat , tanpa ada risiko kehilangan akses tersebut (FAO, 2002). Agar definisi tersebut dapat dioperasionalkan , maka ada empat dimensi yang harus dipertimbangkan , yaitu : a. ketersediaan pangan (food availability); b. akses pangan (food access); c. utilisasi pangan (food utilization); d. stabilitas akses (stability of access).

PowerPoint Presentation: 

3. Fokus program aksi pemantapan ketahanan pangan diarahkan pada kegiatan-kegiatan , seperti percepatan diversifikasi pangan , penanganan kerawanan pangan , pengembangan lumbung pangan / tunda jual , peningkatan keamanan pangan , dan peningkatan kemampuan daerah , (BBKP, 2004). 4. Manfaat sistem lumbung pangan adalah : persediaan pangan yang tetap untuk konsumsi rumah tangga ; kecukupan pangan untuk memenuhi kebutuhan darurat yang disebabkan cuaca buruk , penyakit , dan serangan mendadak pada pangan oleh serangga dan rodensia ; cukup banyak biji untuk benih pada musim tanam berikutnya ; cadangan yang cukup untuk sistem perdagangan yang umum ; hasil pertanian dan harga pangan yang lebih mantap , sehingga pendapatan petani tetap terjamin .

PowerPoint Presentation: 

5. Menurut Menteri Negara Urusan Pangan (1993) ada empat faktor yang menunjang tercapainya swasembada beras dan menjadi pilar-pilar untuk mencapai swasembada pangan selain beras , yaitu : adanya revolusi hijau , yaitu dengan ditemukannya padi “ ajaib ” PB5 dan PB8; adanya revolusi teknologi ruber roll di bidang pengolahan ; adanya revolusi di bidang transportasi dan telekomunikasi ; adanya revolusi kelembagaan . 6. Lima prinsip konsep kebijakan harga beras menurut Saleh Afif dan Leon Mears , yaitu : perlu ada harga dasar yang cukup merangsang produksi ; perlu ada harga tertinggi yang melindungi konsumen ; perlu ada selisih yang memadai antara harga dasar dan harga tertinggi untuk merangsang perdagangan oleh swasta ; perlu adanya relasi harga antara daerah , perlu isolasi harga terhadap pasaran dunia dengan fluktuasi yang lebar ; disarankan pula adanya stok penyangga (buffer stock) yang dikuasai pemerintah .

PowerPoint Presentation: 

7. Stok pangan beras pemerintah terdiri atas : a. Commitment Stocks; b. Stabilization Stocks; c. Emergency Stocks; d. Carry over Stocks atau pipeline. 8. Buffer stock pemerintah bukan merupakan buffer stok murni karena terdiri atas : buffer stok murni ditambah persediaan untuk distribusi tiap bulan secara rutin . Dengan demikian , volumenya terbagi atas dua komponen , yakni volume yang berubah-ubah dan volume tetap .

PowerPoint Presentation: 

9. Dengan diadakannya pembinaan , secara normatif , Lumbung Desa diharapkan dapat berfungsi sebagai : a. penyimpanan pangan untuk cadangan pangan di musim paceklik ; b. pengelola dan penyalur pangan untuk menanggulangi kekurangan pangan di desa ; c. pengelola perkreditan bagi masyarakat di desa , baik untuk pangan maupun untuk pengadaan sarana produksi pertanian . 10. Sistem lumbung pangan yang terintegrasi harus memenuhi beberapa persyaratan , yaitu : a. dukungan rakyat ; b. identifikasi kebutuhan penduduk ; c. pengelolaan , cara memperoleh , dan distribusi pangan ; d. pengetahuan tentang rencana ketahanan pangan nasional ; e. pengeluaran untuk operasi .

PowerPoint Presentation: 

Terminologi & Perhitungan

PowerPoint Presentation: 

Bahan Pangan / Makanan & Zat Gizi Hewani Nabati Susunan Kimia Kandungan Zat Gizi Berbeda Bervariasi jenis dan jumlahnya

PowerPoint Presentation: 

Guna Zat Gizi / Makanan : Energi untuk melakukan kegiatan fisik sehari-hari Memelihara proses tubuh Tumbuh dan berkembang

PowerPoint Presentation: 

Energi diperlukan untuk Pekerjaan fisik Menggerakkan proses dalam tubuh , seperti : Sirkulasi darah , denyut jantung , pernafasan , pencernaan , proses fisologis lainnya . Energi yang dihasilkan makanan diukur : Dengan cara langsung “Bomb Calorimeter” Oksidasi 1 gram KH 4,1 kal 1 gram lemak 9,45 kal 1 gram protein 5,65 kal

PowerPoint Presentation: 

Nilai Faali Energi Zat-zat Gizi Zat Gizi Energi Kasar Kkal /g % absorpsi Nilai Atwater Nilai faali energi Kkal/g Faktor Atwater Kkal/g Pati 4,19 99 4,14 4 Glukosa 3,73 99 3,68 4 Lemak 9,35 95 8,88 9 Protein 5,48 92 3,80 4 Alkohol 7,13 100 7,13 7 Penentuan nilai energy makanan melalui perhitungan dilakukan dengan menggunakan factor Atwater. Nilai energy makanan dapat ditetapkan melalui perhitungan menurut komposisi karbohidrat , lemak , dan protei , serta nilai energy faali makanan tersebut .

PowerPoint Presentation: 

Contoh : 100g beras giling (kukus) mengandung 79,8g KH, 1,2g lemak , dan 6,2g protein. Nilai energinya adalah : {(4 x 79,8) + (9 x 1,2) + (4 x 6,2)} = 354,8 ≈ 355 kal

PowerPoint Presentation: 

1. Kalori - Energi 1 kalori adalah jumlah yang dibutuhkan untuk menaikkan suhu 1°C dari 1 kg air. Faktor Atwater & Bryant Diukur oleh “Bomb Calorimeter” : 1 gram lemak menghasilkan 9 kalori = 37 kj 1 gram protein menghasilkan 4 kalori = 17 kj 1 gram karbohidrat menghasilkan 4 kalori = 17 kj 1 gram alkohol menghasilkan 7 kalori = 29 kj Nilai bakar protein ( faktor koreksi ) dapat diabsorpsi 95%, 1 gram protein 5,56 kal : Pembakaran N tdk sempurna (-1,25) = (5,65 – 1,25) x 0,95 = 4 kal KH 4,1 kal ( faktor koreksi 2%) Lemak 9,45 kal ( faktor koreksi 8%)

PowerPoint Presentation: 

a. Angka Kecukupan Energi (AKE) Jenis Kelamin Kelompok Umur ( tahun ) Energy (Kcal-kal) 0-1 1-3 4-6 7-10 80-145 900-1800 1300-2300 1650-3300 11-18 19-22 23-50 >50 2000-3900 2500-3300 2300-3100 2000-2800 Hamil/menyusui + (300-500) 11-18 19-22 23-50 >50 1500-3000 1700-2500 1600-2400 1400-2200

PowerPoint Presentation: 

b. Nilai pembakaran zat gizi dalam tubuh KH Lemak Protein Pembakaran Sempurna 4,10 9,45 5,65 Kehilangan N 0 0 1,65 Koefisien Digestibilitas 0,98 0,95 0,92 Nilai Pembakaran ( Tubuh ) 4 9 4

PowerPoint Presentation: 

2. Kebutuhan ∑ Energi Kebutuhan energi (FAO, 1985) adalah konsumsi energi berasal dari makanan yang diperlukan untuk menutupi pengeluaran energy seseorang bila ia mempunyai ukuran dan komposisi tubuh dengan tingkat aktivitas yang sesuai dengan kesehatan jangka panjang , dan yang memungkinkan pemeliharaan aktivitas fisik yang dibutuhkan secara sosial dan ekonomi . Kebutuhan energy total dibutuhkan untuk : (1) metabolism basal, (2) aktivitas fisik , dan (3) Spesific Dynamic Action (SDA). Kebutuhan energi terbesar pada umumnya diperlukan untuk metabolism basal.

PowerPoint Presentation: 

1. Basal Metabolisme Panas yang dikeluarkan dalam keadaan istirahat , tidak tidur , suhu lingkungan nyaman untuk mempertahankan hidup pokok seperti : respirasi , detak jantung , mempertahankan T tubuh & fungsi esensial lainnya . BM = 1 Kcal x Kg (BB) x 24 (Jam) BM = 0,9 Kcal x kg (BB) x 24 (Jam) 2. Spesific Dinamic Action (SDA) 3. Angka Metabolisme basal (AMB) atau Basal Metabolic Rate (BMR) Merupakan kebutuhan energy minimal yang dibutuhkan tubuh untuk menjalankan proses toibuh yang vital. Pengaruh kalori genetic makan ~ perilaku bahan makanan setelah penyerapan metabolisme 6%.

PowerPoint Presentation: 

Cara menaksir Kebutuhan Energi Basal dengan Perhitungan AMB laki-laki = 66,5 + 13,7 BB + 5,0 TB – 6,8 U AMB Perempuan = 65,5 + 9,6 BB + 1,8 TB – 4,7 U Dimana : BB = Berat badan (kg); TB = Tinggi badan (cm); U = Umur Untuk menaksir AMB secara kasar bagi orang dengan kerangka badan sedang , kebutuhan untuk AMB laki-laki dewasa diperkirakan sebesar 1 kkal /kg berat badan /jam, sedangkan untuk wanita dewasa sebesar 0,9 kkal /g berat badan /jam. AMB = 1 kkal atau 0,9 kkal x berat badan (kg) x 24 jam

PowerPoint Presentation: 

3. Metabolisme Anabolisme : pembentukan senyawa yang lebih besar dalam jaringan sel , hormone, enzim , dan glikogen ( proses endoterm , memerlukan ATP). Katabolisme : pemecahan secara kimiawi dan senyawa yang besar menjadi fragmen kecil disertai dengan pelepasan panas ( proses eksoterm , menghasilkan ATP).

PowerPoint Presentation: 

Net Energi Energy yang tersisa setelah semua energy dari makanan telah dipergunakan tubuh . BM 53% Keaktifan Otot 25% SDA 6% Body gain 8% Urine 3% Faeces 5% Total energy yang digunakan per hari untuk :

PowerPoint Presentation: 

4. Basal Metabolism Rate (BMR) Kecepatan dari BM atau menyatakan titik paling rendah dari produk energy untuk hidup . Rumus untuk menaksir BMR dari berat badan Umur ( tahun ) BMR ( kal / hari ) L P 0-3 (60,90 x w) – 54 (61,0 x w) – 51 3-10 (22,7 x w) + 495 (22,5 x w) + 499 10-18 (17,5 x w) + 651 (12,2 x w) + 746 18-30 (15,3 x w) + 679 (12,7 x w) + 496 30-60 (11,6 x w) + 879 (8,7 x w) + 829 >60 (13,5 x w) +487 (10,5 x w) + 596 Sumber : WHO, 1985 .

PowerPoint Presentation: 

Faktor yang mempengaruhi BMR : 1. Luas Permukaan Semakin besar luas permukaan , BMR- nya akan semakin besar sehingga kalori yang dihasilkan harus lebih besar . Menurut DU BOIS (1916), luas permukaan tubuh manusia (m 2 ) adalah : A = W 2,425 (kg) x H 0,725 (cm) x 71,84 - Luas permukaan tubuh manusia dapat dihitung secara langsung dengan menggunakan table grafik monogram.

PowerPoint Presentation: 

Monogram Untuk Manusia

PowerPoint Presentation: 

5. Keseimbangan Energi Keseimbangan energy dicapai apabila energy yang masuk melalui makanan sama dengan jumlah energy yang dikeluarkan . Keadaan ini menghasilkan berat badan ideal. Berat ideal = [TB(cm) -100] – 10% Berat badan tergantung pada besar kerangka dan komposisi otot dan lemak , untuk itu diberi kelonggaran ± 10 - 20% berat normal Cara lain menghitung Indeks Masa Tubuh (IMT) atau Body Mass Indeks (BMI) adalah BB : TB 2 IMT normal adalah kisaran 18,5 – 22,9

PowerPoint Presentation: 

IMT yang dihubungkan dengan resiko paling rendah terhadap kesehataan adalah antara 22 dan 25. Berat badan lebih adalah bila IMT anatara 25 dan 30, sedangkan obesitas bila IMT > 30. IMT Resiko Terhadap Penyakit 20-25 Sangat Rendah 25-30 Rendah 30-35 Sedang 35-40 Tinggi >40 Sangat Tinggi Sumber : Whitney, E.N. dan S.R. Rolfes , Understanding Nutrition , 1993, hlm . 255. Tabel Hubungan IMT dengan resiko terhadap penyakit

PowerPoint Presentation: 

Tabel IMT Ideal Menurut Umur Sumber : Whitney, E.N. dan S.R. Rolfes , Understanding Nutrition , 1993, hlm . 256. Umur ( thn ) IMT (kg/m) 2 19-24 19-24 25-34 20-25 35-44 21-26 45-54 22-27 55-64 23-28 >65 24-29

PowerPoint Presentation: 

Tabel Batas Ambang IMT Untuk Indonesia Kategori IMT Kurus Kekurangan berat badan tingkat berat < 17,0 Kekurangan berat badan tingkat ringan 17,0 - 18,5 Normal >18,5 - 25,0 Gemuk Kelebihan berat badan tingkat ringan > 2 5,0 - 27,0 Kelebihan berat badan tingkat berat > 27,0 Sumber : Depkes , 13 Pesan Dasar Gizi Seimbang,1994.

PowerPoint Presentation: 

6. Akibat Kekurangan Energi Kekurangan energy terjadi bila konsumsi energy melalui makanan kuarang dari energy yang dikeluarkan . Akibatnya , berat badan kurang dari berat ideal. Bila terjadi pada bayi dan anak-anak akan menghambat pertumbuhan sedangkan pada orang dewasa mengakibatkan penurunan berat badan dan kerusakan jaringan tubuh . Gejala yang timbul pada anak adalah kurang perhatian , gelisah , lemah , cengeng , kurang bersemangat , dan penurunan daya tahan terhadap penyakit infeksi . akibat kekurangan berat dinamakan marasmus , sedangkan bila kekurangan protein dinamakan kwarshiorkor .

PowerPoint Presentation: 

7. Akibat Kelebihan Energi Kelebihan energy dikeluarkan tubuh yang diubah menjadi lemak tubuh . Salah satu akibat kelebihan energi yaitu dapat mengakibatkan kegemukan ( obesitas ). Obesitas adalah kelebihan berat badan sebagai akibat dari penimbunan lemak tubuh yang berlebihan. Obesitas disebabkan karena kelebihan mengkonsumsi makanan, yaitu diantaranya bisa berasal dari lemak nabati contohnya kacang-kacangan.

PowerPoint Presentation: 

Obesitas (Kegemukan) akibat kelebihan konsumsi lemak

PowerPoint Presentation: 

Kegemukan menyebabkan gangguan fungsi tubuh , merupakan resiko menderita penyakit kronis , seperti : Diabetes mellitus (DM) yang umum dikenal sebagai kencing manis adalah penyakit yang ditandai dengan hiperglisemia (peningkatan kadar gula darah) yang terus-menerus dan bervariasi, terutama setelah makan. Sumber lain menyebutkan bahwa yang dimaksud dengan diabetes mellitus adalah keadaan hiperglikemia kronik disertai berbagai kelainan metabolik akibat gangguan hormonal, yang menimbulkan berbagai komplikasi kronik pada mata, ginjal, dan pembuluh darah, disertai lesi pada membran basalis dalam pemeriksaan dengan mikroskop elektron. Diabetes melitus dapat dibedakan menjadi 2 macam diantaranya yaitu diabetes melitus tipe 1 dan diabetes melitus tipe 2. A. DIABETES

PowerPoint Presentation: 

a. Diabetes Melitus Tipe 1 Diabetes mellitus tipe 1 — dulu disebut insulin-dependent diabetes (IDDM, "diabetes yang bergantung pada insulin"), atau diabetes anak-anak , dicirikan dengan hilangnya sel beta penghasil insulin pada pulau-pulau Langerhans pankreas sehingga terjadi kekurangan insulin pada tubuh . Diabetes tipe ini dapat diderita oleh anak-anak maupun orang dewasa .

PowerPoint Presentation: 

Sampai saat ini diabetes tipe 1 tidak dapat dicegah . Diet dan olah raga tidak bisa menyembuhkan ataupun mencegah diabetes tipe 1. Kebanyakan penderita diabetes tipe 1 memiliki kesehatan dan berat badan yang baik saat penyakit ini mulai dideritanya . Selain itu , sensitivitas maupun respons tubuh terhadap insulin umumnya normal pada penderita diabetes tipe ini , terutama pada tahap awal . Saat ini , diabetes tipe 1 hanya dapat diobati dengan menggunakan insulin, dengan pengawasan yang teliti terhadap tingkat glukosa darah melalui alat monitor pengujian darah . Pengobatan dasar diabetes tipe 1, bahkan untuk tahap paling awal sekalipun , adalah penggantian insulin.

PowerPoint Presentation: 

b. Diabetes Melitus Tipe 2 Diabetes mellitus tipe 2 — dulu disebut non-insulin-dependent diabetes mellitus (NIDDM, "diabetes yang tidak bergantung pada insulin") — terjadi karena kombinasi dari " kecacatan dalam produksi insulin" dan " resistensi terhadap insulin" atau " berkurangnya sensitifitas terhadap insulin"( adanya defek respon jaringan terhadap insulin)yang melibatkan reseptor insulin di membran sel. Pada tahap awal abnormalitas yang paling utama adalah berkurangnya sensitifitas terhadap insulin, yang ditandai dengan meningkatnya kadar insulin di dalam darah . Pada tahap ini , hiperglikemia dapat diatas dengan berbagai cara dan Obat Anti Diabetes yang dapat meningkatkan sensitifitas terhadap insulin atau mengurangi produksi glukosa dari hepar , namun semakin parah penyakit , sekresi insulinpun semakin berkurang , dan terapi dengan insulin kadang dibutuhkan .

PowerPoint Presentation: 

Diabetes tipe 2 menjadi epidemi global. Saat ini ada 120-140 juta penderita di seluruh dunia . Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) memperkirakan angka kejadian akan menjadi 300 juta tahun 2025. Menurut WHO, jumlah penderita diabetes tipe 2 di Indonesia akan meningkat 250 persen—dari lima juta (1995)— menjadi 25 juta tahun 2005. Penelitian Diab Care Asia 2001 di beberapa Puskesmas lima kota besar Indonesia menunjukkan , 58 persen penderita diabetes tipe 2 kelebihan berat badan . Sekitar 35 persen penderita diabetes tipe 2 Indonesia mengalami kelebihan berat badan atau obesitas di sekitar perut . Seiring pertambahan berat badan , tubuh makin kurang sensitif terhadap efek insulin. Akibatnya , pankreas akan memproduksi insulin lebih banyak lagi . Ketika kemampuan pankreas memproduksi insulin tak bisa mengimbangi resistensi insulin, terjadi diabetes tipe 2 yang ditandai tingginya kadar gula darah

PowerPoint Presentation: 

Diatbets tipe 2 tidak bisa diobati sampai sembuh , hanya bisa dikelola / dikontrol . Komplikasi diabetes tipe 2 dapat merusak banyak organ, seperti mata , ginjal , otak , jantung , dan bisa berakibat fatal.

PowerPoint Presentation: 

Penyakit ini terjadi akibat penyempitan, penyumbatan pembuluh darah. Hal ini menyebabkan aliran darah ke jantung terhenti, atau jantung tak lagi dapat memompa darah ke seluruh tubuh. Penyakit ini diakibatkan oleh kelebihan mengkonsumsi kadar kolesterol dari makanan, bisa diakibatkan oleh kelebihan lemak nabati yaitu berasal dari tumbuh-tumbuhan, contohnya minyak kedelai dan margarine. b . jantung koroner

PowerPoint Presentation: 

Jantung Koroner akibat kelebihan konsumsi lemak

PowerPoint Presentation: 

c. Stroke Stroke termasuk penyakit serebrovaskuler (pembuluh darah otak) yang ditandai dengan kematian jaringan otak (infark serebral) yang terjadi karena berkurangnya aliran darah dan oksigen ke otak. Berkurangnya aliran darah dan oksigen ini bisa dikarenakan adanya sumbatan, penyempitan atau pecahnya pembuluh darah. Faktor Penyebab Stroke Faktor resiko medis : Hipertensi (penyakit tekanan darah tinggi), Kolesterol, Aterosklerosis (pengerasan pembuluh darah), Gangguan jantung, diabetes, Riwayat stroke dalam keluarga, Migrain. Faktor resiko perilaku : Merokok (aktif & pasif), Makanan tidak sehat (junk food, fast food), Alkohol, Kurang olahraga, Mendengkur, Narkoba, Obesitas. 80% pemicu stroke adalah hipertensi dan arteriosklerosis, Menurut statistik. 93% pengidap penyakit trombosis ada hubungannya dengan penyakit tekanan darah tinggi.

PowerPoint Presentation: 

Stroke akibat kelebihan konsumsi lemak

PowerPoint Presentation: 

8 . NDP CALS % ( Net Dietary Protein Calories ) NDP CAL % = NPU Operative makanan harus diuji cobakan kepada tikus Menurut Platt, bila makanan atau bahan makanan diukur nilai gizinya dengan NDP CALS % maka dianggap memiliki nilai cukup . Adekwat – “Adequate” bila : Makanan untuk bayi Adekwat bila NDP CAL% = 8,0 Makanan untuk anak 1-3 tahun Adekwat NDP CAL% = 7,8 Makanan untuk anak 4-9 tahun Adekwat NDP CAL% = 5,9

PowerPoint Presentation: 

9. Kebutuhan Energi Untuk Aktivitas Fisik Aktivitas fisik adalah gerakan yang dilakukan oleh alat tubuh dan system penunjangnya . Banyak energy yang dibutuhkan tergantung pada berapa banyak otot yang bergerak , berapa lama dan berapa berat pekerjaan yang dilakukan . Orang gemuk membutuhkan energy >> daripada orang kurus , karena orang gemuk membutuhkan usaha yang lebih besar .

PowerPoint Presentation: 

Rumus Perhitungan BM = berat x 1 kal /jam x 24 jam b. ∑ kal untuk tidur sehari = ∑ kal tidur seminggu : 7 hari c. Aktivitas fisik = ∑ kal /kg/mg : 7 hari d. Koreksi tidur = BM - ∑ kal untuk tidur sehari e. ∑ kalori yang dibutuhkan per hari = Koreksi tidur + Aktivitas fisik + 6% ( Koreksi tidur + Aktivitas fisik )

PowerPoint Presentation: 

Contoh Perhitungan 1. Contoh perhitungan kebutuhan kalori Makan siang si anu terdiri dari nasi putih 50 gram, soto padang 50 gram, dan apel malang 20 gram. Hitung jumlah kalori yang dihasilkan dari makan siang si anu ! Jawab : Untuk nilai protein, lemak , karbohidrat pada tiap makanan dapat dilihat pada tabel “ Komposisi Zat Gizi Pangan Indonesia”

PowerPoint Presentation: 

Nasi Putih 50 gram Protein : x 3,0 x 4 = 6 kal Lemak : x 0,3 x 9 = 1,35 kal Karbohidrat : x 39,8 x 4 = 79,6 kal ∑ kalori = 86,95 kal

PowerPoint Presentation: 

Soto Padang 50 gram Protein : x 5,9 x 4 = 11,8 kal Lemak : x 6,6 x 9 = 29,7 kal Karbohidrat : x 11,0 x 4 = 22 kal ∑ kalori = 63,5 kal

PowerPoint Presentation: 

Apel Malang 20 gram b.d.d = 85% x 20 gram = 17 gram Protein : x 0,5 x 4 = 0,34 kal Lemak : x 0,4 x 9 = 0,612 kal Karbohidrat : x 12,8 x 4 = 8,704 kal ∑ kalori = 9,656 kal

PowerPoint Presentation: 

Maka total kalori yang dihasilkan dari makan siang si anu adalah = 86,95 kal + 63,5 kal + 9,656 kal = 160,106 kal

PowerPoint Presentation: 

PERHITUNGAN KEBUTUHAN BERAT PADI-PADIAN UNTUK, E = 1000 Kkal/kap/hr Prediksi Komposisi : Karbohidrat 81 %; Protein 5 %; Lemak 2,2 %; Air dan lainnya 10,8 % (0,81) (X) (4) = a (0,05) (X) (4) = b (0,022) (X) (9) = c 3,24 X = a 0,2 X = b 0,198 X = c 3,24 X = 1000 – (b + c) 3,24 X = 1000 – (0,2 X + 0,198 X), maka X = 275 g/kap/hr B. PERHITUNGAN KEBUTUHAN BERAT UMBI-UMBIAN UNTUK, E = 120 Kkal/kap/hr Prediksi Komposisi : Karbohidrat 30 %; Serat 20 %; Air dan lainnya 50 % (0,3) (X) (4) = 120, maka X = 100 g/kap/hr C. PERHITUNGAN KEBUTUHAN BERAT PANGAN HEWANI UNTUK, E = 240 Kakal/kap/hr Prediksi Komposisi : Karbohidrat 3,36 %; Protein 20 %; Lemak 8 %; Air dan lainnya 68,64 % (0,0336) (X) (4) = a (0,2) (X) (4) = b (0,08) (X) (9) = c 0,1344 X = a 0,8 X = b 0,72 X = c 0,1344 X = 240 – (0,8 X + 0,72 X), maka X = 150 g/kap/hr PERHITUNGAN KEBUTUHAN BERAT MINYAK & LEMAK UNTUK, E = 200 Kkal/kap/hr Prediksi Komposisi : Lemak 100 % (1) (X) (9) = 200, maka X = 22,2 ~ X = 20 g/kap/hr PERHITUNGAN KEBUTUHAN BERAT BUAH/BIJI BERMINYAK UNTUK, E = 60 Kkal/kap/hr Prediksi Komposisi : Lemak 30 %; Karbohidrat (gula) 7,5 %; Air dan lainnya 62,5 % (0,3) (X) (9) = a, 2,7 X = a (0,075) (X) (4) = b, 0,3 X = b 2,7 X = 60 – 0,3 X, maka X = 20 g/kap/hr

PowerPoint Presentation: 

F. PERHITUNGAN KEBUTUHAN BERAT KACANG-KACANGAN UNTUK, E = 100 Kkal/kap/hr Prediksi Komposisi : Protein 30 %; Lemak 10 %; Karbohidrat 19 %; Air dan lainnya 41 % (0,3) (X) (4) = a (0,1) (X) (9) = b (0,19) (X) (4) = c 1,2 X = a 0,9 X = b 0,76 X = c 1,2 X = 100 – (0,9 X + 0,76 X), maka X = 35 g/kap/hr PERHITUNGAN KEBUTUHAN BERAT GULA UNTUK, E = 100 Kkal/kap/hr Prediksi Komposisi : Karbohidrat 84 %; air dan lainnya 16 % (0,84) (X) (4) = 100, maka X = 30 g/kap/hr PERHITUNGAN KEBUTUHAN BERAT SAYUR DAN BUAH UNTUK, E = 120 Kkal/kap/hr Prediksi Komposisi : Karbohidrat 10 %; Lemak 0,44 %; Protein 1 %; Air dan lainnya 88,54 % (0,1) (X) (4) = a (0,0044) (X) (9) = b (0,01) (X) (4) = c 0,4 X = a 0,0396 X = b (0,04) X = c 0,4 X = 120 – (0,0396 X + 0,04 X), maka X = 250 g/kap/hr

PowerPoint Presentation: 

2. Contoh Perhitungan keaktivan fisik manusia dalam 1 minggu No. Jenis Keaktivan ∑ Jam/ minggu Kal /jam/ minggu ∑ kal /kg/ minggu 1 Tidur 56 0,1 56 x0,1 = 5,6 2 Berpakaian &membuka pakaian,mandi 9,1 0,7 9,1 x 0,7 = 6,4 3 Makan & kudapan 14,2 0,4 14,2 x 0,4 = 5,7 4 Duduk dikelas 20,6 0,4 20, x 0,4 = 8,2 5 Praktek di lab 5,1 0,5 5,1 x 0,5 = 2,6 6 Lari / olahraga 6,0 7,0 6,0 x 7,0 = 42 7 Berenang 1,5 7,9 1,5 x 7,9 = 11,9 8 Belajar / membersihkan rumah 27,7 0,4 27,7 x 0,4 = 11,2 9 Mengetik /membuat tugas 3,7 1,0 3,7 x 1,0 = 3,7 10 Jalan 6,0 2,0 6,0 x 2,0 = 12,0 11 Kerja didapur / mencuci 3,5 3,4 3,5 x 3,4 = 11,9 12 Mengemudikan kendaraan 4,5 0,9 4,5 x 0,9 = 4,05 13 Nonton Tv/Film 10,1 0,4 10,1 x 0,4 =4,04 ∑ 168 133,33

PowerPoint Presentation: 

Diketahui : Blacky = BB = 60 kg Umur = 22 th TB = 170 cm Ditanyakan : Hitung ∑ kal yg dibutuhkan per hari ! Jawab : IMT = = = 20,76 Normal Berat Badan Ideal = [TB(cm) -100] – 10% = [ 170 – 100 ] – 10% = 63 kg Kurang ideal BM = BB (kg) x 1 kal /jam ( untuk ) x 24 jam ( hari ) = 0 x 1 x 24 = 1440 kal ∑ kal untuk tidur = 0,1 kal /jam/kg = 0,1 x 56 ( waktu tidur ) x 60 (BB) = = 48 kal

PowerPoint Presentation: 

Aktivitas fisik = ∑ kal /kg/ minggu =( ∑ kal /kg/ minggu x BB): 7 ( hari ) = (133,33 x 60 kg) : 7 = 1142,8 kal BM – Koreksi untuk tidur = 1440 kal – 48 kal = 1392 kal SDA ( Spesific Dinamic Acid ) = 6% x [ Aktivitas fisik + (BM – Koreksi untuk tidur )] =6% x (1142,8 kal + 1392 kal ) = 152,088 kal Maka ∑ kal / hari yang dibutuhkan Blacky adalah : (BM – Koreksi untuk tidur ) + Aktivitas fisik + SDA = 1392 kal + 1142,8 kal + 152,088 kal = 268 6 ,9 kal Catatan : SDA 6%, karena di Indonesia banyak yang mengkonsumsi serat sehingga tidak dapat dicerna . Tetapi di negara lain banyak yang mengkonsumsi protein sehingga jumlah SDAnya bisa lebih banyak .

PowerPoint Presentation: 

P ola P angan H arapan (PPH) adalah komposisi kelompok pangan utama yang dikonsumsi secara beragam, bergizi, dan berimbang sesuai standar untuk memenuhi kebutuhan energi 2000 Kkal dan zat gizi lainnya . PPH : susunan beragam pangan yang didasarkan atas proporsi keseimbangan energi dari 9 kelompok pangan dengan mempertimbangkan segi daya terima, ketersediaan pangan, ekonomi, budaya dan agama Pengertian Pola Pangan Harapan

PowerPoint Presentation: 

No Kelompok Pangan Berat (gr/kap/hr) Energi (kkal/kap/hr) % AKG Bobot Skor PPH 1. Padi-padian 275.0 1000 50.0 0.5 25.0 2. Umbi-umbian 100.0 120 6.0 0.5 2.5 3. Pangan hewani 150.0 240 12.0 2.0 24.0 4. Minyak dan lemak 20.0 200 10.0 0.5 5.0 5. Buah/biji berminyak 10.0 60 3.0 0.5 1.0 6. Kacang-kacangan 35.0 100 5.0 2.0 10.0 7. Gula 30.0 100 5.0 0.5 2.5 8. Sayur dan buah 250 120 6.0 5.0 30.0 9. Lain-lain - 60 3.0 0.0 0.0 Jumlah 2000 100.0 100.0 Tabel 1. Susunan PPH Ideal (Tingkat Nasional ) Berdasarkan Sisi Konsumsi Pangan

Tabel 4. Jumlah Konsumsi Pangan (gr/kap/hr) dan (kg/kap/hari) Jawa Barat Tahun 1999 - 2007: 

Tabel 4. Jumlah Konsumsi Pangan ( gr / kap /hr) dan (kg/ kap / hari ) Jawa Barat Tahun 1999 - 2007 Jenis Pangan Konsumsi Pangan gr / kap / hari kg/kap/thn 1999* 2002* 2005 2007 1999* 2002* 2005 2007 Beras 345.2 341.8 310.0 289.5 126.0 124.7 113.1 105.7 Jagung 0.7 0.9 0.7 4.5 0.3 0.3 0.3 1.6 Terigu 22.0 28.6 31.7 39.2 8.0 10.4 11.6 14.3 Ubi Kayu 25.8 23.9 30.9 29.4 9.4 8.7 11.3 10.7 Ubi Jalar 9.3 7.3 7.3 4.2 3.4 2.7 2.7 1.5 Kentang 3.3 5.7 6.3 6.8 1.2 2.1 2.3 2.5 Daging Ruminansia 2.7 3.9 4.4 4.1 1.0 1.4 1.6 1.5 Daging Unggas 6.5 12.5 10.2 11.3 2.4 4.5 3.7 4.1 Telur 10.7 17.6 19.8 20.6 3.9 6.4 7.2 7.5 Susu 2.0 3.9 5.3 6.8 0.7 1.4 1.9 2.5 Ikan 28.1 36.7 43.4 39.4 10.2 13.4 15.8 14.4 Kacang Kedelai 16.4 19.2 27.6 27.9 6.0 7.0 10.1 10.2 Kacang Tanah 1.1 2.1 1.4 2.1 0.4 0.8 0.5 0.8 Kacang Hijau 1.2 1.8 1.5 1.1 0.4 0.6 0.6 0.4 Kacang lain 1.0 1.2 1.1 1.2 0.4 0.4 0.4 0.4 Ket : * Direktori Konsumsi Pangan (PPKP, Deptan 2005)

Tingkat Konsumsi Energi dan Protein Penduduk Selama 1993-2007: 

Tingkat Konsumsi Energi dan Protein Penduduk Selama 1993-2007 Tahun Tingkat Konsumsi Energi (%AKE) Protein (%AKP) 1993*) 87.1 98.2 1996*) 96.3 122.9 1999*) 85.9 104.6 2002*) 92.4 117.3 2005**) 103.1 113.0 2007**) 102.5 114.2 Laju rata-rata (%) 3.7 4 Ket : *) %AKE dihitung terhadap AKE 2200 kkal/kap/hr (WKNPG 1998) *) %AKP dihitung terhadap AKP 48 gr/kap/hr (WKNPG Tahun 1998) Sumber :*) Direktori pengembangan konsumsi pangan **) Susenas Tahun 2005 dan 2007 diolah; %AKP dihitung terhadap AKP 52 gr/kap/hr (WKNPG Tahun 2004)

PowerPoint Presentation: 

 10  6 Potensi percptan konsumsi Pangan (skor PPH 100 pada th 2015)  3.6

Tabel 5. Komposisi Konsumsi pangan penduduk selama 1999-2007: 

Tabel 5. Komposisi Konsumsi pangan penduduk selama 1999-2007 Ket : *) %AKE dihitung terhadap AKE 2200 (WKNPG Tahun 1998) Sumber :*) Direktori pengembangan konsumsi pangan **)Susenas Tahun 2005 dan 2007 diolah; %AKE dihitung terhadap AKE 2000 (WKNPG Tahun 2004) Kelompok Pangan Standar 1999*) 2002*) 2005**) 2007**) Proyeksi 2005 Panel Energi % AKE Skor PPH Energi % AKE Skor PPH Energi % AKE Skor PPH Energi % AKE Skor PPH Energi % AKE Skor PPH Energi % AKE Skor PPH Padi – Padian 1000 50.0 25.0 1354 61.5 25.0 1371 62.3 25.0 1370 68.5 25.0 1321 66.0 25.0 1352 67.6 25.0 Umbi – Umbian 120 6.0 2.5 55 2.5 1.3 55 2.5 1.3 52 2.6 1.3 61 3.1 1.5 46 2.3 1.2 Pangan Hewani 240 12.0 24.0 83 3.8 7.5 128 5.8 11.6 156 7.8 15.6 167 8.3 16.7 166 8.3 16.6 Minyak & Lemak 200 10.0 5.0 176 8.0 4.0 207 9.4 4.7 211 10.5 5.0 209 10.5 5.0 204 10.2 5.0 Bh/Biji Berminyak 60 3.0 1.0 16 0.7 0.4 21 1.0 0.5 23 1.2 0.6 28 1.4 0.6 21 1.1 0.5 Kcang-Kacangan 100 5.0 10.0 56 2.5 5.1 74 3.4 6.7 75 3.8 7.5 78 3.9 7.8 79 4.0 7.9 Gula 100 5.0 2.5 64 2.9 1.5 74 3.4 1.7 72 3.6 1.8 76 3.8 1.9 68 3.4 1.7 Sayur & Buah 120 6.0 30.0 62 2.8 14.1 76 3.5 17.3 72 3.6 18.0 79 3.9 19.6 82 4.1 20.5 Lain-lain 60 3.0 0.0 22 1.0 0.0 27 1.2 0.0 31 1.6 0.0 35 1.7 0.0 33 1.6 0.0 Total 2000 100 100 1889 85.9 58.8 2033 10 2. 1 68.8 2062 103.1 74.8 2054 102.7 78.1 2051 102.5 78.4

PowerPoint Presentation: 

Wilayah %AKE Skor PPH 1999* 2002* 2005** 2007** 1999* 2002* 2005** 2007** Pedesaan 90.2 94.8 105.8 105.1 57.8 65.0 71.7 75.2 Perkotaan 81.1 90.3 100.9 100.8 60.3 72.5 77.5 80.3 Pedesaan+Perkotaan 85.9 92.4 103.1 102.5 58.8 68.8 74.8 78.4 Tabel 6. Jumlah dan Mutu Konsumsi pangan penduduk Menurut wilayah selama 1999 - 2007 Sumber : * Direktori Pengembangan Konsumsi Pangan (BKP Deptan 2005) **Susenas tahun 2005 dan 2007 (diolah)

PowerPoint Presentation: 

24,8 19,7 21,6

PowerPoint Presentation: 

TERIMA KASIH