andika sitoresmi @ mutasi kelas 12

Views:
 
Category: Education
     
 

Presentation Description

No description available.

Comments

By: EnvaPya (36 month(s) ago)

bagi pptnya yah?? :)

By: pipit7 (43 month(s) ago)

minta pptnya dong....?

By: nadyazlin (43 month(s) ago)

izin download dooooonggg :)

By: subagus (49 month(s) ago)

terima kasih, tugas sekolah saya selesai...

Presentation Transcript

MUTASI : 

MUTASI Oleh : Andika sitoresmi prastiasti FKIP/ PEND. BIOLOGI UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH PROF. DR HAMKA

SK :Agar dapat memahami penerapan konsep dasar dan prinsip – prinsip hereditas serta implikasinya pada salingtemas : 

SK :Agar dapat memahami penerapan konsep dasar dan prinsip – prinsip hereditas serta implikasinya pada salingtemas KD : Menjelaskan peristiwa mutasi dan implikasinya dalam sains, lingkungan, teknologi, dan masyarakat.

Slide 3: 

mutasi Jenis mutasi Mutasi alami dan buatan Pemanfaatan mutasi Pengertian mutasi

Pengertian Mutasi : 

Pengertian Mutasi Menurut Hugo de Vres pada tahun 1990, mutasi adalah peristiwa terjadinya perubahan pada fenotipe. Seiring dengan waktu, ilmu pengetahuan pun terus berkembang, yang kemudian diketahui bahwa Gen atau DNA dapat mengalami perubahan (mutasi). Penyebab terjadinya mutasi dinamakan mutagen. Individu yang kandungan gennya mengalami mutasi dinamakan mutan.

Slide 5: 

back

Slide 6: 

Mutasi kromosom Mutasi gen Jenis mutasi Perubahan set kromosom Kerusakan kromosom

Mutasi Gen : 

Mutasi Gen Mutasi gen (mutasi kecil) adalah perubahan yang hanya terjadi pada susunan DNA dan lokusnya tidak mengalami perubahan (Starr dan Taggart, 1995: 228). Perbedaan jumlah dan jenis basa nitrogen menimbulkan perbedaan jenis DNA. Hal ini menyebabkan terbentuknya gen yang berbeda. Ketika meiosis dan mitosis terjadi, setial molekul DNA mereplikasikan diri dengan tepat. Akan tetapi, pada suatu saat dapat terjadi kekeliruan kimia yang berdampak pada berubahnya susunan basa nitrogen yang akan mempengaruhi arti sandi. Sel yang baru terbentuk akan menerima perintah baru seiring dengan berubahnya susunan basa nitrogen tersebut sehingga terjadilah mutasi gen.

Mutasi kromosom : 

Mutasi kromosom Pada manusia, mutasi kromosom dapat terjadi pada salah satu kromosom tubuh (autosom) atau pada kromosom seks (gonosom).

Perubahan set kromosom : 

Perubahan set kromosom Perubahan set kromosom adalah perubahan pada jumlah n-nya. Variasi yang menyangkut jumlah kromosom dapat dibedakan menjadi euploidi dan aneuploidi.

Euploidi : 

Euploidi Euploidi adalah individu yang variasi kromosomnya berhubungan dengan seluruh set kromosom. Tipe euploidi adalah monoplidi (memiliki genom (n), ex. ganggang), diploidi (memiliki genom dua (2n), ex. Makhluk hidup normal) dan poliploidi (memiliki jumlah genom yang lebih basar dari 2n). Menurut kejadiannya, Plioploidi dibagi menjadi dua, yaitu autopoliploidi dan alloploidi. autopoliploidi adalah penggandaan genom (n) dikarenakan gangguan yang terjadi ketika meiosis. Alloploidi adalah hybrid yang terjadi antara spesies yang berbeda susunan kromosommya.

Aneuploidi : 

Aneuploidi Aneuploidi (aneusomi) adalah individu yang memiliki kekurangan atau kelebihan kromosom dibandingkan dengan jumlah kromosom diploid dari suatu individu. Beberapa tipe aneuploidi adalah monosomi (2n-1), nullisomi (2n-2) dan polisomi (jumlah kromosomnya lebih dari 2n-2). Aneuploidi terjadi karena beberapa hal, diantaranya : Anafase lag adalah tidak melekatnya salah satu kromatid pada serat gelendong yang terjadi ketika anaphase meiosis I. Nondisjunction adalah tidak terpisahnya kromatid atau kromosom homolog menuju kutub berlawanan ketika meiosis tahap anaphase.

sindroma Turner (2n-1) bersimbol XO : 

sindroma Turner (2n-1) bersimbol XO Merupakan monosomi pada manusia. Penderita sindrom turner memiliki beberapa sifat abnormal, seperti tubuh pendek, leher pendek dengan bagian pangkal bersayap, tanda – tanda kelamin sekunder tidak tumbuh, dan kulit pada leher sangat kendur.

Sindroma Klinefelter (2n+1) bersimbol XXY : 

Sindroma Klinefelter (2n+1) bersimbol XXY Sindrom ini merupakan trisomi pada manusia, kariotupenya ZZ AA + XXY. Sindrom ini terjadi pada laki – laki yang memeliki ciri – ciri fisik seperti prempuan seperti tumbuhnya payudarah.

Sindroma Down : 

Sindroma Down Sindrome down merupakan individu yang memiliki kelebihan autosom atau trisomi autosom. Penderita sindrom down memiliki kelebihan sebuah autosom nomor 21. penderita biasanya memiliki tubuh pendek, wajah membulat, kepala lebar, mulut selalu terbuka, memiliki lipatan pada kelopak mata, serta gigi rusak. Selain itu, IQ penderita sindrom down umumnya rendah, yaotu 25-27.

Simdroma Edwards : 

Simdroma Edwards Sindrom patau ditemukan oleh patau pada 1960. penderita ini mengalami trisomo pada autosom dengan kariotipe 45A + XX atau 45A + XY. Ciri penderita sindrom edwards adalah memiliki kelainan. Seperti letak telinga rendah, rahang bawah rendah, mulut kecil dan memiliki keterbelakangan mental. Hampir 90% penderita ini meninggal dalam 6 bulan pertama.

Sindoma Patau : 

Sindoma Patau Sindrome patau terjadi karena nondisjunction. Penderita sindrome ini memiliki beberapa ciri, yaitu cacat mental, polidaktili, memiliki celah bibir, mata kecil, adanya kelainan otak, jantung dan anus, tangan dan kaki tampak rusak.

Kerusakan Kromosom : 

Kerusakan Kromosom Kerusakan genetic dapat terjadi kerena adanya kerusakan kromosom. Kerusakan kromosom dapat dibagi menjadi 4 macam, yaitu inverse, duplikasi, delesi dan translokasi.

Slide 18: 

mutasi alami buatan

Mutasi Alami : 

Mutasi Alami Mutasi alami adalah perubahan yang terjadi dengan sendirinya akibat adanya factor alami yang mempengaruhinya. Berlangsung sekali antara 2000 – 1 milyar kejadian yang dikarenakan : Pancaran sinar kosmik Sinar radioaktif yang terdapat di alam Radiasi internal dari bahan radioaktif yang masuk ke makhluk hidup melalui pencernaan Kesalahan sewaktu replikasi DNA back

Mutasi Buatan : 

Mutasi Buatan Mutasi buatan adalah mutasi yang sengaja dilakukan oleh manusia. Faktor penyebabnya antara lain adalah : Sinar X, sinar ultraviolet, sinar a, neutron, sinar ß, sinar ?. Gas metana, kafein, formaldehida, kolkisin, obat-obatan tertentu, pengawet makanan, benzopyrener dalam asap rokok, dan pestisida. back

… Pemanfaatan Mutasi ? : 

… Pemanfaatan Mutasi ? Beberapa mutagen tertentu telah diketahui bersifat menguntungkan. Berbagai upaya pemanfaatan mutagen menguntungkan tersebut telah dilakukan pada bidang kedokteran, pertanian dan peternakan. back