logging in or signing up Bedah Networking denggleng Download Post to : URL : Related Presentations : Share Add to Flag Embed Email Send to Blogs and Networks Add to Channel Uploaded from authorPOINT lite Insert YouTube videos in PowerPont slides with aS Desktop Copy embed code: (To copy code, click on the text box) Embed: URL: Thumbnail: WordPress Embed Customize Embed The presentation is successfully added In Your Favorites. Views: 138 Category: Education License: All Rights Reserved Like it (0) Dislike it (0) Added: March 20, 2010 This Presentation is Public Favorites: 0 Presentation Description No description available. Comments Posting comment... Premium member Presentation Transcript Slide 1: Winarso D Widodo Bedah Bisnis Network Marketing Slide 2: 2 Network Purchasing Network Distributing Network Marketing Potensi Relasi Antar Manusia Pipeline building Communication Presentation Sponsoring Dreams & Commitment Pesan via e-Mail : 3 Pesan via e-Mail Make 25,000 Dollars In One Month! Be Your Own Boss—Earn Thousands $ In Just One Week! Get Rich Quick! Slide 4: 4 NETWORK PURCHASING Pada dasarnya MLM adalah sistem penjualan langsung dalam bentuk Jaringan FENOMENA SALURAN AIR DAN SUMBER AIR Multi Level Marketing Direct Marketing Potensi Luar biasa dari: HUBUNGAN ANTAR MANUSIA YANG RUMIT : 5 keluarga Potensi Luar biasa dari: HUBUNGAN ANTAR MANUSIA YANG RUMIT Membentuk jaringan karena satu tujuan Slide 6: 6 ANDA A B C D E F G H I Anda Mengajak teman untuk Satu Tujuan: Anda + 9 kolega jaringan 10 orang Slide 7: 7 ANDA A B C D E F G H I A1 A2 A3 A4 A5 A6 Anda + 9 kolega + 6 kolega A = jaringan 16 orang A menduplikasi Anda mencari teman, memperoleh 6 teman: Slide 8: 8 ANDA A B C D E F G H I A1 A2 A3 A4 A5 A6 Anda + 6 kolega aktif (A - F) + 6 kolega A + 6 kolega B + 6 Kolega C + 6 kolega D + 6 kolega E + 6 kolega F = jaringan 43 orang B, C, D, E dan F menduplikasi Anda seperti A; mencari teman: Slide 9: 9 ANDA A B C D E F G H I A1 A2 A3 A4 A5 A6 Bila duplikasi mencapai level kedalaman A1 s.d. I6c, anggota group menjadi: 9 x 25 + Anda = 226 orang Kolega dari B - I menduplikasi Anda dan A; mencari teman: A1a A1b A1c 25 6 9 1 3 Slide 10: 10 ANDA SPONSOR SUPPLIER SUPPORTING SYSTEM Products System Purchasing A B C D E F G H I A1 A2 A3 A4 A5 A6 A1a A1b A1c Prinsip network marketing konvensional: ada supplier, sponsor, pelaku (anda), downlines dan supporting system untuk mengalirkan produk dari supplier ke jaringan Network Marketing Konvensional Slide 11: 11 1. BANGUN CITA-CITA 2. BUAT DAFTAR NAMA 3. UNDANG BANYAK ORANG 4. PRESENTASI/SPONSORING 5. PEMAKAI PRODUK100% 6. BELI ALAT : (Kaset, Buku, Sales Kit) 7. PERTEMUAN: Infonite; Network Building Training, Business Building Seminar, Leadership Seminar/Free Enterprise, Opportunity Planning, Gebyar Entrepreneur… dsb) 8. IMING-IMING JABATAN: manager, director, crown-leader, lion-director, diamond, gold director…. Karena peringkat networker didasarkan pada “omset” produk (penjualan atau belanja), maka downline perlu dipertahankan dan dipacu berbelanja dengan: Downline bawah kerja keras untuk naik tingkat; Upline atas kerja keras untuk bertahan Perlu pengeluaran besar: dana, tenaga dan waktu Makin tinggi jabatan makin keras kerjanya dan makin terikat pada sistem/perusahaan Janji kebebasan waktu & finansial patut dipertanyakan Contoh Hitungan MLM berbasis produk tipe 1 : 12 Contoh Hitungan MLM berbasis produk tipe 1 Contoh Hitungan MLM berbasis produk tipe 1 : 13 Contoh Hitungan MLM berbasis produk tipe 1 Contoh Hitungan MLM berbasis produk tipe 2 : 14 Contoh Hitungan MLM berbasis produk tipe 2 Contoh Hitungan MLM berbasis produk tipe 2 : 15 Contoh Hitungan MLM berbasis produk tipe 2 Contoh Hitungan MLM berbasis produk tipe 2 : 16 Contoh Hitungan MLM berbasis produk tipe 2 Catatan: Omset merupakan perkiraan; karena ketidak-pastian dan ketidak-jelasan contoh pada Marketing Plan (MP). Mengingat persentase bonus riil (jika berharap penghasilan per bulan sesuai bonus total) yang semakin mengecil, maka sesungguhnya persentase bonus riil terhadap omset pada peringkat "IX" sd "XIII", diduga sangat kecil (<< 1%), hal ini jelas jauh dari angka persentase yang tertulis pada MP. Dengan hadiah berbagai macam, tetapi persentase riil kecil: 1. Perusahaan memperoleh keuntungan yang sangat besar 2. Harga sesungguhnya dari seluruh produk sangat murah Contoh Hitungan MLM berbasis produk tipe 3 (Matahari) : 17 Contoh Hitungan MLM berbasis produk tipe 3 (Matahari) BP-1 adalah bonus jika tidak ada downline yang mencapai tingkat 3%; Bonus Min, adalah bonusyang diterima jika downline menyamai peringkat persentase upline Contoh Hitungan MLM berbasis produk tipe 4 (Matahari) : 18 Contoh Hitungan MLM berbasis produk tipe 4 (Matahari) MLM Seharusnya : 19 MLM Seharusnya Sistem distribusi yang paling efisien Tugas divisi marketing, distribusi dan promosi diambil alih oleh perusahaan MLM dan membernya Harga dasar produk hanya dibentuk oleh biaya material, biaya produksi (manufaktur) dan keuntungan produsen Perincian Harga Produk Bisnis Retail vs Bisnis MLM : 20 Perincian Harga Produk Bisnis Retail vs Bisnis MLM MLM Seharusnya: : 21 MLM Seharusnya: Jalur Distribusi Produk Sistem Retail vs Sistem Multi Level Marketing Pemakai / Konsumen Bisnis Retail Bisnis MLM Divisi Marketing Perusahaan MLM & Member Distribusi Promosi Agen Langsung Agen Provinsi Agen Kabupaten Agen Kecamatan Toko / Pasar Media cetakdan elektronik Pamflet, Brosur Aktivitas spon-soring Distributor atau Member Menjadi Pemakai Produk Sponsoring Appointment Omset Lima “Bendera Merah” Karakter MLM : 22 Lima “Bendera Merah” Karakter MLM Kelimanya adalah penyebab kegagalan pelaku MLM yang jika diperhitungkan secara nasional maupun global adalah kerugian masyarakat (khususnya member) trilyunan rupiah per tahun Kelimanya adalah karakter MLM karena menjadi pembeda dengan model penjualan yang lain Secara ringkas inilah mereka Watch for the 5 red flags — Slide 23: 23 Perekrutan member baru tidak terbatas dan menjadi rantai tak putus.Upaya memotivasi member baru dari para upline untuk mencari member sangat GENCAR Red flag #1 Bendera Merah Pertama Bendera Merah Kedua : 24 Peningkatan peringkat lebih disebabkan oleh keberhasilan merekrut member, bukan karena perkembangan omset (appointment) Red flag # 2 Bendera Merah Kedua Bendera Merah Ketiga : 25 Proses jual beli dalam jaringan didominasi oleh pembelian para member (repeat order)Repeat Order dilakukan lebih karena untuk tutup point (“pay to play”) Red flag #3 Bendera Merah Ketiga Bendera Merah Keempat : 26 Perusahaan membayar komisi atau bonus tanpa batas peringkat dan perlu syarat pembelian minimal sesuai peringkat. Akibatnya, member sebenarnya bukan distributor, tetapi pembeli atau konsumen dengan harga diskon Red flag #4 Bendera Merah Keempat Bendera Merah Kelima : 27 Setiap terjadi penjualan oleh seorang member, maka upline memperoleh prosentasi yang sama…Ini membuat perbedaan sangat besar antara pelaku berdownline banyak dengan berdownline sedikit, meskipun persentasinya sama Red flag #5 5% 5% 5% 5% dst Bendera Merah Kelima Solusi atas Keterbatasan MLM : 28 Solusi atas Keterbatasan MLM Jumlah downline langsung (frontline) dan kedalaman jaringan dibatasi Peringkat dan jabatan-jabatan dihilangkan untuk menjaga kebersamaan, tidak berkasta-kasta Member jaringan bukan berdasarkan jumlah orang, tetapi jumlah transaksi (omset) Solusi atas Keterbatasan MLM : 29 Solusi atas Keterbatasan MLM Sistem pemasaran berbasis Teknologi Informasi dan otomatis (e-Commerce), upline membantu downline dengan spill-over yang penempatannya dapat diatur oleh sponsor (upline) Pendaftaran anggota dapat dilakukan secara online (internet, e-mail) maupun offline (SMS) transaksi man-to-man Solusi atas Keterbatasan MLM : 30 Solusi atas Keterbatasan MLM Bonus jaringan diberikan di awal proses karena berhasil mengembangkan jaringan sekaligus menciptakan omset bagi perusahaan, tanpa syarat tutup poin Kalaupun ada tutup poin, nilainya harus jauh lebih kecil dibanding nilai bonus yang diterima (< 0.1%) member tidak merasa “merogoh kantong” untuk “Pay to Play” Solusi atas Keterbatasan MLM : 31 Solusi atas Keterbatasan MLM Produk diperlukan oleh banyak orang dan legal, dapat ditransaksikan di mana saja dan kapan saja di seluruh wilayah hukum negara Republik Indonesia Proses transaksi dan member entry mudah Ada potensi member memperoleh real passive income Contoh solusi:Network Binary (matriks 2) : 32 Contoh solusi:Network Binary (matriks 2) Anda Dst… misalnya sampai level 10 1024 downline Anda merekrut 2 downlines dan downlines Anda melakukan hal serupa (merekrut 2 downlines). Jika dianggap 1 orang hanya merekrut 2 orang, kemudian berhenti merekrut LEVEL JML DOWNLINE 0 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 0 (Anda) 2 4 8 16 32 64 128 256 512 1,024 Terimakasih atas perhatiannya : Terimakasih atas perhatiannya Semoga bermanfaatPilihlah Bisnis Networking secara Cermat !!! You do not have the permission to view this presentation. In order to view it, please contact the author of the presentation.
Bedah Networking denggleng Download Post to : URL : Related Presentations : Share Add to Flag Embed Email Send to Blogs and Networks Add to Channel Uploaded from authorPOINT lite Insert YouTube videos in PowerPont slides with aS Desktop Copy embed code: (To copy code, click on the text box) Embed: URL: Thumbnail: WordPress Embed Customize Embed The presentation is successfully added In Your Favorites. Views: 138 Category: Education License: All Rights Reserved Like it (0) Dislike it (0) Added: March 20, 2010 This Presentation is Public Favorites: 0 Presentation Description No description available. Comments Posting comment... Premium member Presentation Transcript Slide 1: Winarso D Widodo Bedah Bisnis Network Marketing Slide 2: 2 Network Purchasing Network Distributing Network Marketing Potensi Relasi Antar Manusia Pipeline building Communication Presentation Sponsoring Dreams & Commitment Pesan via e-Mail : 3 Pesan via e-Mail Make 25,000 Dollars In One Month! Be Your Own Boss—Earn Thousands $ In Just One Week! Get Rich Quick! Slide 4: 4 NETWORK PURCHASING Pada dasarnya MLM adalah sistem penjualan langsung dalam bentuk Jaringan FENOMENA SALURAN AIR DAN SUMBER AIR Multi Level Marketing Direct Marketing Potensi Luar biasa dari: HUBUNGAN ANTAR MANUSIA YANG RUMIT : 5 keluarga Potensi Luar biasa dari: HUBUNGAN ANTAR MANUSIA YANG RUMIT Membentuk jaringan karena satu tujuan Slide 6: 6 ANDA A B C D E F G H I Anda Mengajak teman untuk Satu Tujuan: Anda + 9 kolega jaringan 10 orang Slide 7: 7 ANDA A B C D E F G H I A1 A2 A3 A4 A5 A6 Anda + 9 kolega + 6 kolega A = jaringan 16 orang A menduplikasi Anda mencari teman, memperoleh 6 teman: Slide 8: 8 ANDA A B C D E F G H I A1 A2 A3 A4 A5 A6 Anda + 6 kolega aktif (A - F) + 6 kolega A + 6 kolega B + 6 Kolega C + 6 kolega D + 6 kolega E + 6 kolega F = jaringan 43 orang B, C, D, E dan F menduplikasi Anda seperti A; mencari teman: Slide 9: 9 ANDA A B C D E F G H I A1 A2 A3 A4 A5 A6 Bila duplikasi mencapai level kedalaman A1 s.d. I6c, anggota group menjadi: 9 x 25 + Anda = 226 orang Kolega dari B - I menduplikasi Anda dan A; mencari teman: A1a A1b A1c 25 6 9 1 3 Slide 10: 10 ANDA SPONSOR SUPPLIER SUPPORTING SYSTEM Products System Purchasing A B C D E F G H I A1 A2 A3 A4 A5 A6 A1a A1b A1c Prinsip network marketing konvensional: ada supplier, sponsor, pelaku (anda), downlines dan supporting system untuk mengalirkan produk dari supplier ke jaringan Network Marketing Konvensional Slide 11: 11 1. BANGUN CITA-CITA 2. BUAT DAFTAR NAMA 3. UNDANG BANYAK ORANG 4. PRESENTASI/SPONSORING 5. PEMAKAI PRODUK100% 6. BELI ALAT : (Kaset, Buku, Sales Kit) 7. PERTEMUAN: Infonite; Network Building Training, Business Building Seminar, Leadership Seminar/Free Enterprise, Opportunity Planning, Gebyar Entrepreneur… dsb) 8. IMING-IMING JABATAN: manager, director, crown-leader, lion-director, diamond, gold director…. Karena peringkat networker didasarkan pada “omset” produk (penjualan atau belanja), maka downline perlu dipertahankan dan dipacu berbelanja dengan: Downline bawah kerja keras untuk naik tingkat; Upline atas kerja keras untuk bertahan Perlu pengeluaran besar: dana, tenaga dan waktu Makin tinggi jabatan makin keras kerjanya dan makin terikat pada sistem/perusahaan Janji kebebasan waktu & finansial patut dipertanyakan Contoh Hitungan MLM berbasis produk tipe 1 : 12 Contoh Hitungan MLM berbasis produk tipe 1 Contoh Hitungan MLM berbasis produk tipe 1 : 13 Contoh Hitungan MLM berbasis produk tipe 1 Contoh Hitungan MLM berbasis produk tipe 2 : 14 Contoh Hitungan MLM berbasis produk tipe 2 Contoh Hitungan MLM berbasis produk tipe 2 : 15 Contoh Hitungan MLM berbasis produk tipe 2 Contoh Hitungan MLM berbasis produk tipe 2 : 16 Contoh Hitungan MLM berbasis produk tipe 2 Catatan: Omset merupakan perkiraan; karena ketidak-pastian dan ketidak-jelasan contoh pada Marketing Plan (MP). Mengingat persentase bonus riil (jika berharap penghasilan per bulan sesuai bonus total) yang semakin mengecil, maka sesungguhnya persentase bonus riil terhadap omset pada peringkat "IX" sd "XIII", diduga sangat kecil (<< 1%), hal ini jelas jauh dari angka persentase yang tertulis pada MP. Dengan hadiah berbagai macam, tetapi persentase riil kecil: 1. Perusahaan memperoleh keuntungan yang sangat besar 2. Harga sesungguhnya dari seluruh produk sangat murah Contoh Hitungan MLM berbasis produk tipe 3 (Matahari) : 17 Contoh Hitungan MLM berbasis produk tipe 3 (Matahari) BP-1 adalah bonus jika tidak ada downline yang mencapai tingkat 3%; Bonus Min, adalah bonusyang diterima jika downline menyamai peringkat persentase upline Contoh Hitungan MLM berbasis produk tipe 4 (Matahari) : 18 Contoh Hitungan MLM berbasis produk tipe 4 (Matahari) MLM Seharusnya : 19 MLM Seharusnya Sistem distribusi yang paling efisien Tugas divisi marketing, distribusi dan promosi diambil alih oleh perusahaan MLM dan membernya Harga dasar produk hanya dibentuk oleh biaya material, biaya produksi (manufaktur) dan keuntungan produsen Perincian Harga Produk Bisnis Retail vs Bisnis MLM : 20 Perincian Harga Produk Bisnis Retail vs Bisnis MLM MLM Seharusnya: : 21 MLM Seharusnya: Jalur Distribusi Produk Sistem Retail vs Sistem Multi Level Marketing Pemakai / Konsumen Bisnis Retail Bisnis MLM Divisi Marketing Perusahaan MLM & Member Distribusi Promosi Agen Langsung Agen Provinsi Agen Kabupaten Agen Kecamatan Toko / Pasar Media cetakdan elektronik Pamflet, Brosur Aktivitas spon-soring Distributor atau Member Menjadi Pemakai Produk Sponsoring Appointment Omset Lima “Bendera Merah” Karakter MLM : 22 Lima “Bendera Merah” Karakter MLM Kelimanya adalah penyebab kegagalan pelaku MLM yang jika diperhitungkan secara nasional maupun global adalah kerugian masyarakat (khususnya member) trilyunan rupiah per tahun Kelimanya adalah karakter MLM karena menjadi pembeda dengan model penjualan yang lain Secara ringkas inilah mereka Watch for the 5 red flags — Slide 23: 23 Perekrutan member baru tidak terbatas dan menjadi rantai tak putus.Upaya memotivasi member baru dari para upline untuk mencari member sangat GENCAR Red flag #1 Bendera Merah Pertama Bendera Merah Kedua : 24 Peningkatan peringkat lebih disebabkan oleh keberhasilan merekrut member, bukan karena perkembangan omset (appointment) Red flag # 2 Bendera Merah Kedua Bendera Merah Ketiga : 25 Proses jual beli dalam jaringan didominasi oleh pembelian para member (repeat order)Repeat Order dilakukan lebih karena untuk tutup point (“pay to play”) Red flag #3 Bendera Merah Ketiga Bendera Merah Keempat : 26 Perusahaan membayar komisi atau bonus tanpa batas peringkat dan perlu syarat pembelian minimal sesuai peringkat. Akibatnya, member sebenarnya bukan distributor, tetapi pembeli atau konsumen dengan harga diskon Red flag #4 Bendera Merah Keempat Bendera Merah Kelima : 27 Setiap terjadi penjualan oleh seorang member, maka upline memperoleh prosentasi yang sama…Ini membuat perbedaan sangat besar antara pelaku berdownline banyak dengan berdownline sedikit, meskipun persentasinya sama Red flag #5 5% 5% 5% 5% dst Bendera Merah Kelima Solusi atas Keterbatasan MLM : 28 Solusi atas Keterbatasan MLM Jumlah downline langsung (frontline) dan kedalaman jaringan dibatasi Peringkat dan jabatan-jabatan dihilangkan untuk menjaga kebersamaan, tidak berkasta-kasta Member jaringan bukan berdasarkan jumlah orang, tetapi jumlah transaksi (omset) Solusi atas Keterbatasan MLM : 29 Solusi atas Keterbatasan MLM Sistem pemasaran berbasis Teknologi Informasi dan otomatis (e-Commerce), upline membantu downline dengan spill-over yang penempatannya dapat diatur oleh sponsor (upline) Pendaftaran anggota dapat dilakukan secara online (internet, e-mail) maupun offline (SMS) transaksi man-to-man Solusi atas Keterbatasan MLM : 30 Solusi atas Keterbatasan MLM Bonus jaringan diberikan di awal proses karena berhasil mengembangkan jaringan sekaligus menciptakan omset bagi perusahaan, tanpa syarat tutup poin Kalaupun ada tutup poin, nilainya harus jauh lebih kecil dibanding nilai bonus yang diterima (< 0.1%) member tidak merasa “merogoh kantong” untuk “Pay to Play” Solusi atas Keterbatasan MLM : 31 Solusi atas Keterbatasan MLM Produk diperlukan oleh banyak orang dan legal, dapat ditransaksikan di mana saja dan kapan saja di seluruh wilayah hukum negara Republik Indonesia Proses transaksi dan member entry mudah Ada potensi member memperoleh real passive income Contoh solusi:Network Binary (matriks 2) : 32 Contoh solusi:Network Binary (matriks 2) Anda Dst… misalnya sampai level 10 1024 downline Anda merekrut 2 downlines dan downlines Anda melakukan hal serupa (merekrut 2 downlines). Jika dianggap 1 orang hanya merekrut 2 orang, kemudian berhenti merekrut LEVEL JML DOWNLINE 0 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 0 (Anda) 2 4 8 16 32 64 128 256 512 1,024 Terimakasih atas perhatiannya : Terimakasih atas perhatiannya Semoga bermanfaatPilihlah Bisnis Networking secara Cermat !!!