LARUTAN

Views:
 
Category: Entertainment
     
 

Presentation Description

No description available.

Comments

Presentation Transcript

LARUTAN : 

LARUTAN OLEH: DEDI MEIER SILABAN NIM: 1007113662 FAKULTAS TEKNIK JURUSAN TEKNIK KIMIA UNRI

PENGERTIAN LARUTAN : 

LARUTAN ADALAH campuran yang bersifat homogen antara molekul, atom ataupun ion dari dua zat atau lebih Mengapa dikatakan campuran? Mengapa dikatakan homogen? PENGERTIAN LARUTAN

Slide 3: 

Dikatakan campuran karena susunannya dan komposisinya dapat berubah Dikatakan homogen karena susunanya begitu seragam sehingga tidak dapat diamati adanya bagian-bagian yang berlainan, bahkan dengan mikroskop optis sekalipun.

Mengapa zat melarut : 

Banyak faktor-faktor yang dicakup dalam informasi dari suatu penyelesaian. Salah satunya adalah kecenderungan dari suatu system untuk mencapai kekacauan. Faktor utama yang akan dipertimbangkan adalah daya tarik menarik antara partikel larutan dan pelarut yang mebghasilkan bentuk partikel melarut. Mengapa zat melarut

Kelarutan : 

Kelarutan umumnya dinyatakan dalam gram zat terlarut per 100 mL pelarut, atau per 100 gram pelarut pada temperatur yang tertentu. Jika kelarutan zat kurang dari 0,01 gram per 100 gram pelarut, maka zat itu dikatakan tak larut (insoluble) Kelarutan

Faktor-faktor yang mempengaruhi kelarutan : 

A. Pengaruh Jenis Zat pada Kelarutan B. Pengaruh Temperatur pada Kelarutan Faktor-faktor yang mempengaruhi kelarutan

KONSENTRASI LARUTAN : 

Molaritas (M) Molaritas menyatakan jumlah mol zat terlarut dalam setiap liter larutan. Molalitas (m) Molalitas menyatakan jumlah mol zat terlarut dalam setiap kilo gram (1000 gram) pelarut. KONSENTRASI LARUTAN

Larutan elektrolit dan non elektrolit : 

Berdasarkan sifat kekonduktoran larutan terhadap listrik, maka larutan dapat dibedakan menjadi dua, yaitu larutan elektrolit dan larutan non-elektrolit. Larutan elektrolit adalah larutan yang dapat menghantarkan arus listrik. Sedangkan larutan non elektrolit adalah larutan yang tidak dapat menghantarkan arus listrik. Larutan elektrolit dan non elektrolit

SIFAT KOLIGATIF LARUTAN : 

SIFAT KOLIGATIF LARUTAN

A. Sifat Koligatif Larutan Non-elektrolit : 

1. Tekanan Uap Murni Tiap tekanan dalam suatu larutan melakukan tekanan yang sama dengan fraksi mol kali tekanan uap dari komponen murni PA = tekanan uap yang dilakukan oleh komponen A dalam larutan. XA = fraksi mol komponen A. P0A = tekanan uap zat murni A. A. Sifat Koligatif Larutan Non-elektrolit PA = XA . P0A

2. Titik didih larutan : 

Titik didih larutan dapat lebih tinggi maupun lebih rendah daripada titik didih pelarutnya, tergantung pada kemudahan zat terlarut itu menguap dibandingkan dengan pelarutnya. Δtb = kenaikan titik didih larutan. kb = kenaikan titik didih molal pelarut. m = konsentrasi larutan dalam molal 2. Titik didih larutan Δtb = kb . m

3. Titik Beku Larutan : 

Penurunan tekanan uap larutan menyebabkan titik beku larutan menjadi lebih rendah dari titik beku pelarut murninya. Δtf = penurunan titik beku larutan. kf = penurunan titik beku molal pelarut. m = konsentrasi larutan dalam molal. 3. Titik Beku Larutan Δtf = kf . m

4. Tekanan Osmose Larutan : 

Tekanan osmose larutan adalah tekanan yang harus diberikan pada larutan untuk mencegah terjadinya osmose (pada tekanan 1 atm) ke dalam larutan tersebut. π = tekanan osmose (atm). R = tetapan gas ideal = 0,08206 L.atm/mol.K T = suhu larutan (K). M = molaritas (M = mol/L 4. Tekanan Osmose Larutan Π = MRT ).

B. Sifat Koligatif Larutan Elektrolit : 

Pada konsentrasi yang sama, sifat koligatif larutan elektrolit memliki nilai yang lebih besar daripada sifat koligatif larutan non elektrolit. Banyaknya partikel zat terlarut hasil reaksi ionisasi larutan elektrolit dirumuskan dalam faktor Van't Hoff. B. Sifat Koligatif Larutan Elektrolit

I = faktor Van't Hoff n = jumlah koefisien kation = derajat ionisasi Perhitungan sifat koligatif larutan elektrolit selalu dikalikan dengan faktor Van't Hoff:

Sifat Koligatif Larutan Elektrolit : 

Sifat Koligatif Larutan Elektrolit

Hukum Raoult : 

Hukum Raoult adalah hukum yang dicetuskan oleh Francois M Raoult (1830-1901) untuk mempelajari sifat-sifat tekanan uap larutan yang mengandung zat pelarut yang bersifat nonvolatil, serta membahas mengenai aktivitas air.Bunyi dari hukum Raoult adalah: “tekanan uap larutan ideal dipengaruhi oleh tekanan uap pelarut dan fraksi mol zat terlarut yang terkandung dalam larutan tersebut”. Hukum Raoult

Campuran Ideal dan Non-ideal : 

Campuran Ideal dan Non-ideal

Penyimpangan Hukum Roult : 

Tidak semua campuran bersifat ideal. Campuran – campuran non ideal ini mengalami penyimpangan/deviasi dari hukum Raoult. Terdapat dua macam penyimpangan hukum Raoult, yaitu: Penyimpangan positif Penyimpangan negatif Penyimpangan Hukum Roult

a. Penyimpangan Positif : 

Penyimpangan positif hukum Raoult terjadi apabila interaksi dalam masing–masing zat lebih kuat daripada interaksi dalam campuran zat ( A – A, B – B > A – B). Penyimpangan ini menghasilkan entalpi campuran (ΔHmix) positif (endotermik) dan mengakibatkan terjadinya penambahan volume campuran (ΔVmix > 0). Contoh penyimpangan positif terjadi pada campuran etanol dan n–hekasana. a. Penyimpangan Positif

b. Penyimpangan Negatif : 

Penyimpangan negatif hukum Raoult terjadi apabila interaksi dalam campuran zat lebih kuat daripada interaksi dalam masing–masing zat ( A – B > A – A, B – B). Penyimpangan ini menghasilkan entalpi campuran (ΔHmix) negatif (eksotermik) dan mengakibatkan terjadinya pengurangan volume campuran (ΔVmix < 0). Contoh penyimpangan negatif terjadi pada campuran aseton dan air. b. Penyimpangan Negatif

DAYA HANTAR LARUTAN : 

Daya hantar listrik atau konduktivitas adalah ukuran seberapa kuat suatu larutan dapat menghantarkan DHL = 1/R = k A/L DAYA HANTAR LARUTAN

Konduktivitas molar : 

Konduktivitas molar adalah konduktivitas suatu larutan apabila konsentrasi larutan sebesar satu molar, yang dirumuskan sebagai: Dimana, k : Konduktivitas spesifik (SCm-1) C : Konsentrasi larutan (mol/L) ∆m : Hantaran molar (SCm2mol-1) Konduktivitas molar ∆m = k/C

Daya Hantar Ekuivalen : 

Daya hantar ekuivalen adalah daya hantar satu gram ekuivalen suatu zat terlarut diantara 2 elektroda dengan jarak kedua elektroda 1 cm. Daya hantar ekuivalen pada larutan encer diberi symbol “0” yang harganya tertentu untuk setiap ion. Daya Hantar Ekuivalen

Terima kasih….. : 

Terima kasih…..