C O N F U C I U S

Views:
 
Category: Education
     
 

Presentation Description

No description available.

Comments

Presentation Transcript

C O N F U C I U S :

C O N F U C I U S

Ajaran Confucius:

Ajaran Confucius Confucius ( Khung Fu Zi / Khung Zi atau Guru Khung ) merupakan seorang Guru Agung , yang mana kumpulan tulisannya telah digunakan secara luas oleh berbagai kalangan sehingga saat ini Salah satu pandangannya yang sangat bererti adalah bahawa segala pengetahuan yang sesungguhnya bererti mengatakan apa yang diketahui bila memang mengetahui , dan mengatakan apa yang tidak diketahui bila memang tidak mengetahui Ungkapan lainnya yang sering dijadikan tolak-ukur dan membangun semangat kepercayaan diri dalam menjalani kehidupan ini , adalah nasihatnya yang mengatakan bahawa kita janganlah bersedih hati hanya karana tidak diakui oleh orang lain, tetapi lebih baik tanyakan diri kita sendiri ( instropeksi ) apakah sudah sepantasnya diakui orang .

Slide 3:

Ajaran utama Confucius menekankan cara menjalani kehidupan yang harmoni dengan mengutamakan moraliti atau kebajikan . Seseorang dilahirkan untuk menjalani hubungan tertentu sehingga setiap orang mempunyai kewajiban tertentu . Sebagai contoh , kewajiban terhadap negara , kewajiban terhadap orang tua , kewajiban untuk menolong rakan , dan suatu kewajiban umum terhadap kehidupan manusia . Kewajiban-kewajiban tersebut tidaklah sama dimana kewajiban terhadap negara dan orang tua lebih diutamakan daripada kewajiban terhadap rakan dan kehidupan manusia . Sifat-sifat mulia yang diajarkan oleh Confucius bertujuan untuk menciptakan manusia yang berbudi-pekerti luhur yang disebut Budiman ( C'un Zi ), suatu proses latihan yang meliputi peningkatan kualiti diri secara tetap , dan kemampuan berinteraksi di dalam kehidupan bermasyarakat secara berterusan . Walaupun Beliau menekankan proses belajar sebagai ' suatu kepentingan untuk diri sendiri ', dimana pada akhirnya terbentuk pengetahuan diri dan realisasi diri , namun Beliau juga menyatakan bahawa kebanyakan orang akan memperoleh pendidikan sejati secara alami .

Slide 4:

Confucius dikenal juga sebagai guru pertama di Tiongkok yang memperjuangkan pendidikan bagi semua orang , dan menekankan bahawa pendidikan bukan hanya sebagai suatu kewajiban semata-mata , bahkan suatu cara untuk menjalani kehidupan . Beliau mempercayai bahawa semua orang dapat menarik manfaat dari hasil pengolahan diri dalam belajar . Beliau mengabdikan seluruh hidupnya untuk belajar dan mengajar dengan tujuan meningkatkan dan mengubah kehidupan sosial saat itu . Confucius juga memperkenalkan suatu program ajaran moraliti atau kebajikan untuk para calon pimpinan negara , membuka peluang belajar bagi semua orang , dan mendefinisikan kegiatan belajar tidak hanya berdasarkan penguasaan pengetahuan semata-mata , tetapi juga membentuk moraliti atau kebajikan seseorang .

RIWAYAT HIDUP CONFUCIUS:

RIWAYAT HIDUP CONFUCIUS Confucius, bernama kecil Khung Chiu atau Zhong Ni, lahir pada masa pemerintahan Raja Ling dari dinasti Zhou (551 SM) di desa Chang Ping Negara bagian Lu ( Sekarang Chu-fu, propinsi Shandong ). Secara tradisi dikatakan bahawa Confucius dilahirkan pada hari ke-27 bulan lunar ke-8, tetapi hal tersebut masih dikaji oleh para ahli sejarah . Di kebanyakan Negara Asia Timur , kelahiran Confucius diperingati pada tanggal 28 September, dan di Taiwan pada hari tersebut diberlakukan sebagai hari cuti nasional atau ' Hari Guru '. Ayahnya meninggal dunia pada saat Confucius berusia 3 tahun , dan ibunya pada waktu Beliau berumur 17 tahun . Pada usia 15 tahun , Confucius telah mempelajari berbagai buku pelajaran .

Slide 6:

Menjalani kehidupan berkeluarga pada usia 19 tahun dengan menikahi gadis dari negara bahagian Song bernama Yuan Guan . Anak pertama Confucius lahir setahun kemudian dan diberi nama Khung Li. Sebagai seorang pemuda , Beliau cepat dikenal sebagai seorang yang bijaksana , sopan dan senang belajar . Berbagai pekerjaan pernah dilakukan oleh Confucius, antara lain sebagai ketua penulisan di lumbung padi , pengawal peternakan , dan buruh binaan kemudian Confucius menumpukan perhatian dalam mempelajari sejarah ( Shu ), ungkapan-ungkapan (Shi), tata krama (Li) dan muzik ( Yue ) sebelum diangkat sebagai gobenor distrik tengah Lu oleh Bangsawan Ding . Beliau melakukan berbagai perjalanan dan pernah menimba ilmu pengetahuan di Ibu Kota Negara , Zhou, dimana Beliau bertemu dan berdiskusi dengan Lau Zi .

Slide 7:

Tidak diketahui siapa saja guru dari Confucius, tetapi Beliau senantiasa berusaha untuk menemukan seorang guru yang ahli guna menimba ilmu dari mereka , khususnya dalam bidang tata-krama (Li) dan musik ( Yue ). Confucius menguasai enam seni , yaitu tata-krama , musik , memanah , menunggang kuda , menulis huruf indah ( kaligrafi ) dan ilmu menghitung ( aritmatika ). Selain itu Beliau juga menguasai berbagai bentuk tradisi klasik , sejarah dan puisi kebangsaan sehingga menjadikannya seorang pengajar yang tiada bandingnya pada saat Beliau berusia tiga-puluhan . Dalam memegang pemerintahan , Beliau sangatlah arif dan bijaksana , sehingga selalu mendapatkan naik pangkat ( dari usia 35 tahun sampai 60 tahun ) dimana Beliau pernah menyandang jawatan sebagai Menteri Pekerjaan Umum dan Komisaris Polisi untuk menjaga ketertiban dan keamanan serta Menteri Kehakiman .

Slide 8:

Sesudah mengundurkan diri dari jabatan pemerintahan , Confucius lebih banyak berdiam di rumah untuk menerbitkan Kitab tentang Puisi (The Book of Poetry / Odes = She Cing ), menggubah musik , dan menyusun tata krama kuno termasuk menulis dan menerbitkan Kitab Sejarah Musim Semi dan Gugur (Spring and Autumn Annals = Chuen Chiu ). Confucius juga selalu meluangkan waktu untuk memberi kuliah dan berbagi pengetahuan dengan murid-muridnya . Beliau menerima siapa saja , tanpa memandang miskin atau kaya , semuanya diberikan pelajaran sesuai dengan kemampuan masing-masing , sehingga murid-muridnya mengalami penambahan dalam jumlah yang sangat besar untuk jangka waktu yang relatif pendek . Dalam usia 67 tahun , Beliau kembali ke tempat kelahirannya untuk mengajar dan mengabadikan karya-karya tradisi klasik dengan cara menulis dan mengolah kembali bentuk karya tersebut . Confucius meninggal dunia pada tahun 472 SM, bulan ke-4 tahun ke-16 dalam masa pemerintahan bangsawan Ai , dalam usia 73 tahun . Menurut buku 'Records of the Historian', dijelaskan bahwa 72 murid Beliau menguasai enam jenis seni , demikian juga terdapat kurang lebih 3000 orang yang mengaku sebagai pengikut Confucius waktu itu .

AJARAN-AJARAN CONFUCIUS:

AJARAN-AJARAN CONFUCIUS Berbagai terjemahan atas ajaran Confucius telah dilakukan ke dalam berbagai bahasa . Ajaran-ajaran Confucius tersebar ke negara-negara di luar Tiongkok , bahkan tidak sedikit yang mempengaruhi kebudayaan mereka . Pengaruh ajaran Confucius berkembang pesat di Eropa dan Amerika , dimana dapat dilihat semboyan revolusi Perancis yang terkenal , yaitu Liberty ( kebebasan ), Equality ( persamaan ) dan Fraternity ( persaudaraan ), yang berasal dari ajaran kemanusiaan (Humanism) Confucius . Demikian juga Piagam Kemerdekaan Amerika Serikat (Declaration of Independence) sangat terpengaruh oleh ajaran Confucius, dimana dalam diskusi pembahasan naskah tersebut , Thomas Jefferson sendiri mengakuinya .

Slide 10:

Negara- negara Asia paling banyak menerima pengaruh ajaran Confucius, terutama negara Korea, Jepang , Vietnam, Singapura , dan Taiwan. Secara garis besar , Confucius membagi proses ajarannya melalui 4 tahapan , yaitu : Mengarahkan pikiran kepada cara . Mendasarkan diri pada kebajikan . Mengandalkan kebajikan untuk mendapat dukungan . Mencari rekreasi dalam seni .

Slide 11:

Beliau menyusun 8 prinsip belajar , mendidik diri sendiri dan hubungan social, yaitu : Menyelidiki hakikat segala sesuatu ( Ke'- wu ) Bersikap Jujur Mengubah fikiran kita Membina diri sendiri ( Hsiu-shen ) Mengatur keluarga sendiri Mengelola negara Membawa perdamaian di dunia . Confucius membuat suatu senarai prioriti dalam menjalani kehidupan bermasyarakat , iaitu : Kelakuan Berbicara , Memahami soal-soal Pemerintahan , Kesusasteraan .

Slide 12:

Ajaran-ajaran Confucius telah mempengaruhi kehidupan sebagian besar kebudayaan China baik kehidupan berumah-tangga , sosial mahupun politik . Walaupun ajaran Confucius telah menjadi suatu ideologi rasmi di Tiongkok , namun ajaran Beliau tidaklah dapat dianggap sebagai suatu organisasi keagamaan dengan gereja dan pendeta sebagaimana yang terdapat dalam agama-agama rasmi lainnya . Para cendekiawan China menghormati Confucius sebagai seorang Guru Agung dan Orang Suci tetapi tidak menyembahnya sebagai dewa . Demikian juga Confucius tidak pernah menyatakan dirinya sebagai utusan Ilahi . Namun dalam perkembangannya lebih lanjut , yang dipengaruhi oleh ajaran Taoisme saat itu , Confucius juga dipuja sebagai salah satu Dewa Pendidikan dalam vihara para Taois .

Slide 13:

Prinsip ajaran Confucius terkandung dalam sembilan karya kuno China yang diturunkan oleh Confucius dan pengikutnya yang hidup pada masa pengajaran Beliau . Karya tersebut dapat dikelompokkan dalam dua bagian utama , yaitu Empat Buku (Shih Shu ) dan Lima Kitab ( Wu Cing ). Kata kunci utama etika para pengikut Confucius adalah JEN, yang dapat diterjemahkan secara bervariasi sebagai Cinta Kasih , Moraliti , Kebajikan , Kebenaran , dan Kemanusiaan . Jen merupakan perwujudan akal budi luhur dari seseorang yang mana dalam hubungan antar manusia , Jen diwujudkan dalam cung , atau sikap menghormati terhadap seseorang ( tertentu ) ataupun orang lain ( pada umumnya ), dan shu , atau sikap mementingkan orang lain ( altruisme ) dimana terkenal dari ucapan Confucius sendiri , " Janganlah engkau lakukan kepada orang lain apa yang tidak ingin engkau lakukan terhadap dirimu sendiri ."

Slide 14:

Ajaran Confucius lainnya yang penting adalah Kebenaran , Budi Pekerti , Kebijaksanaan , Kepercayaan , Bhakti , Persaudaraan , Kesetiaan , dan Kesadaran Diri . Seseorang yang telah menguasai keseluruhan sifat luhur tersebut maka layak disebut Budiman ( C'un-Zi ). Ajaran politik yang dikembangkan oleh Confucius mengarah kepada suatu pemerintahan yang bersifat paternalistik ( kebapakan ), dimana terjalin sikap saling menghormati dan menghargai antara pemerintahan dan rakyat . Pemimpin negara haruslah menciptakan kesempurnaan moral dengan cara memberikan contoh yang benar kepada rakyat . Dalam ajaran pendidikan , Confucius berpegang pada teori , yang diakui selama tempoh pemerintahan selama Beliau masih hidup , bahawa " Dalam pendidikan , tidak ada perbezaan taraf ."

KUMPULAN BUKU / KITAB AJARAN CONFUCIUS:

KUMPULAN BUKU / KITAB AJARAN CONFUCIUS Kitab ajaran Confucius yang utama adalah Empat Buku [Shi Shu ] dan Lima Kitab [Wu Cing ] Empat Buku [Shi Shu ] Buku tentang Jalan Tengah [ The Doctrine of the Mean/ Zhong Yong] Buku tentang Jalan Besar [ The Great Learning/ Da Xue ] Buku Kumpulan Ujaran [ The Analects/ Lun Yu] Pokok Pelajaran Mencius [ The Principle of Mencius/ Meng Zi ]

Slide 16:

Lima Kitab (Five Classics / Wu Cing ) I Cing ( Kitab tentang Kejadian / Perubahan ), Shu Cing ( Kitab tentang Sejarah ), Shih Cing ( Kitab tentang Sajak ), Li Chi ( Rangkaian Upacara ), Ch'un Ch'iu ( Riwayat Ch'un Ch'iu ).