Pengkajian Gangguan Penglihatan

Views:
 
Category: Entertainment
     
 

Presentation Description

No description available.

Comments

Presentation Transcript

PENGKAJIAN GANGGUAN SISTEM PENGLIHATAN:

PENGKAJIAN GANGGUAN SISTEM PENGLIHATAN Arief Bachtiar

Tujuan Instruksional:

Tujuan Instruksional Menyebutkan Anatomi dan menjelaskan Fisiologi Sistem penglihatan Mengidentifikasi riwayat penyakit pada gangguan sistem penglihatan Melakukan pengkajian fisik pada gangguan sistem penglihatan Melakukan pengkajian psikososial pada gangguan sistem penglihatan Menjelaskan prosedur diagnostik Mengenal beberapa gangguan sistem penglihatan

Anatomi dan Fisiologi Sistem Penglihatan :

Anatomi dan Fisiologi Sistem Penglihatan Struktur Sistem Penglihatan : Lapisan Bola Mata Media refraktif Struktur eksternal Otot-otot mata Persarafan Pembuluh Darah Fungsi : Refraksi Konstriksi pupil Akomodasi

Lapisan Bola Mata:

Lapisan Bola Mata Lapisan luar : Sklera, kornea Lapisan tengah : khoroid, Badan silier, iris (Uvea) Lapisan paling dalam : retina

Media refraktif :

Media refraktif Kornea Aqueos humor Lensa Vitreus humor

Struktur eksternal :

Struktur eksternal Kelopak mata Konjungtiva Sistem lakrimal

Otot-otot mata :

Otot-otot mata Otot penggerak kelopak mata : Levator palpebra Orbikularis Otot penggerak bola mata : Rektus superior Rektus lateral Rektus medial Rektus inferior Oblik superior Oblik inferior

Otot-otot mata :

Otot-otot mata

Persarafan Motorik:

Persarafan Motorik Muscle Movement Produced Cranial Nerve Superior rectus Inferior rectus Medial rectus Lateral rectus Superior oblique Inferior oblique Up Down In toward nose Away from nose Down and in Up and out Oculomotor (III) Oculomotor (III) Oculomotor (III) Abducens (VI) Trochclear (IV) Oculomotor (III)

Persarafan (Sensorik) :

Persarafan (Sensorik) Saraf optik (N II) adalah saraf penglihatan Saraf trigeminal cabang oftalmik (N V) untuk berkedip Saraf fasial (N VII) mensarafi kelenjar lakrimal

Pembuluh Darah :

Pembuluh Darah Arteri oftalmik : arteri tengah dari cabang arteri oftalmik  Retina dari arteri-arteri siliaris  sklera, khoroid, badan silier, dan iris Vena oftalmik

Riwayat Penyakit pada gangguan sistem penglihatan :

Riwayat Penyakit pada gangguan sistem penglihatan Data demografi Proses aging : glukoma, katarak. Presbiopia muncul pada usia 40-an Terkait dengan jenis kelamin : ablasio retina lebih sering pada wanita, mata kering

Riwayat Penyakit pada gangguan sistem penglihatan :

Riwayat Penyakit pada gangguan sistem penglihatan Riwayat penyakit personal dan keluarga : Gangguan refraksi Kondisi-kondisi : DM, hipertensi, Lupus eritematosus, Sarcoides, Jantung, thyroid, Penyakit Sickle cell, AIDS, Multiple sclerosis Kejadian masa lalu : cedera, p’bedahan, laser Medikasi (dekongestan, antihistamin) menyebabkan mata kering.Beberapa obat memberi efek :pruritus, sensasi benda asing, kemerahan, berair, fotofobia, tanda-tanda katarak dan glukoma

Riwayat Penyakit pada gangguan sistem penglihatan :

Riwayat Penyakit pada gangguan sistem penglihatan Riwayat Diet : Terutama defisiensi vitamin A Status sosek : pemrogram komputer : eyestrain Operator mesin : Cidera Paparan sinar infrared dan UV : fotofobia Masalah lain : segera ke dokter mata (dlm 48 jam) : trauma, benda asing, nyeri mata mendadak dan kemerahan

Pengkajian Fisik : Pemeriksaan Mata :

Pengkajian Fisik : Pemeriksaan Mata Fungsi penglihatan: Tajam penglihatan Dilakukan dengan menggunakan snelen card normal

Pengkajian Fisik : Pemeriksaan Mata :

Pengkajian Fisik : Pemeriksaan Mata Fungsi penglihatan: Tajam penglihatan Dilakukan dengan menggunakan snelen card kabur

Pengkajian Fisik : Pemeriksaan Mata :

Pengkajian Fisik : Pemeriksaan Mata Fungsi penglihatan: uji penglihatan dekat (near vision) Kartu baca

Pengkajian Fisik : Pemeriksaan Mata :

Pengkajian Fisik : Pemeriksaan Mata Fungsi penglihatan: lapang pandang perimetri

Pengkajian Fisik : Pemeriksaan Mata :

Pengkajian Fisik : Pemeriksaan Mata Fungsi penglihatan: penglih atan warna Kartu Ishihara

Pengkajian Fisik : Pemeriksaan Mata :

Pengkajian Fisik : Pemeriksaan Mata penglihatan warna

Pengkajian Fisik : Pemeriksaan Mata:

Pengkajian Fisik : Pemeriksaan Mata Palpebra superior, inferior Supersilia, silia Margopalpebra, fisura palpebra Sistem lakrimal Palpebra

Pengkajian Fisik : Pemeriksaan Mata:

Pengkajian Fisik : Pemeriksaan Mata Palpebra superior, inferior Supersilia, silia Margopalpebra, fisura palpebra Sistem lakrimal Silia

Pengkajian Fisik : Pemeriksaan Mata:

Pengkajian Fisik : Pemeriksaan Mata Palpebra superior, inferior Supersilia, silia Margopalpebra, fisura palpebra Sistem lakrimal Margopalpebra

Pengkajian Fisik : Pemeriksaan Mata:

Pengkajian Fisik : Pemeriksaan Mata Gerak Posisi : Simetris/tdk Bentuk : Makro/mikro talmos, lagoftalmos Tekanan bola mata

Pengkajian Fisik : Pemeriksaan Mata:

Pengkajian Fisik : Pemeriksaan Mata Gerak

Pengkajian Fisik : Pemeriksaan Mata:

Pengkajian Fisik : Pemeriksaan Mata Posisi

Pengkajian Fisik : Pemeriksaan Mata:

Pengkajian Fisik : Pemeriksaan Mata Bentuk

Pengkajian Fisik : Pemeriksaan Mata:

Pengkajian Fisik : Pemeriksaan Mata Konjungtiva : bulbi, palpebra dan fornik Sklera Kornea

Pengkajian Fisik : Pemeriksaan Mata:

Pengkajian Fisik : Pemeriksaan Mata Konjungtiva : bulbi, palpebra dan fornik Sklera Kornea

Pengkajian Fisik : Pemeriksaan Mata:

Pengkajian Fisik : Pemeriksaan Mata Kamera Okuli Anterior (COA) Iris dan pupil Lensa

Pengkajian Fisik : Pemeriksaan Mata:

Pengkajian Fisik : Pemeriksaan Mata Iris dan pupil

Pengkajian Fisik : Pemeriksaan Mata:

Pengkajian Fisik : Pemeriksaan Mata Badan kaca Papil N. optik Retina/khoroid

Pengkajian Fisik : Pemeriksaan Mata:

Pengkajian Fisik : Pemeriksaan Mata Funduskopi Normal Hipertensi

Pengkajian Psikososial :

Pengkajian Psikososial Perasaan Khawatir dan takut Perasaan ketergantungan akibat adanya penurunan penglihatan akan mempengaruhi harga diri klien Perlu pengkajian efektifitas tehnik koping Ketersediaan suport system keluarga atau orang yang berarti Menentukan pengetahuan klien

Prosedur Diagnostik:

Prosedur Diagnostik Kultur dan smear kornea/konjungtiva pada kasus infeksi CT-Scan : metode radiografi Slit lamp : memeriksa bag depan mata dg mikroskop Slit lamp

Prosedur Diagnostik:

Prosedur Diagnostik Flouresin test : Trauma, ulus, abrasi, benda asing, kelainan kornea lainnya. Tonometri : mengukur TIO. Oftalmoskop. Ultrasonografi. MRI. Flouresin angiografi. Elektroretinografi. Tonometer