BIOLOGI SMP

Views:
 
Category: Education
     
 

Presentation Description

ARFANSYAH BIOLOGI 2A UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH PROF.DR.HAMKA

Comments

By: tinadahlia (38 month(s) ago)

bagaimana cara mendownloadnya?

By: jenggoman (43 month(s) ago)

thank you!!!!!!!!!

By: diz_diz (48 month(s) ago)

download y!!!!!!!!!!!111

By: Miyabi (49 month(s) ago)

tolong dong biar bs di download buat pr nih fast reply

By: bamgetol (52 month(s) ago)

Thx for share

Presentation Transcript

BIOLOGI ICTARFANSYAHBIOLOGI 2ASTANDAR KOMPETENSI :Memahami kelangsungan mahluk hidupKOMPETENSI DASAR :Mendeskripsikan proses pewarisan dan hasil pewarisan alat serta penerapannya : 

BIOLOGI ICTARFANSYAHBIOLOGI 2ASTANDAR KOMPETENSI :Memahami kelangsungan mahluk hidupKOMPETENSI DASAR :Mendeskripsikan proses pewarisan dan hasil pewarisan alat serta penerapannya Next

PENURUNAN SIFAT : 

PENURUNAN SIFAT Persilangan Dihibrid Pewarisan sifat dan bibit unggul

Pengertian : 

Sudah lazim seorang anak mirip dengan salah satu dari kedua orang tuanya. Namun, ada anak yang tidak mirip dengan salah satu dari kedua orang tuanya, tetapi lebih mirip dengan kakek atau neneknya. Hal itu dapat diterangkan dengan Hukum Mendel. Siapakah kamu? Apakah mirip ayah atau ibumu ataukah mirip kakek dan nenekmu? Dalam kemiripan banyak sekali hal-hal yang terjadi dilingkungan sekitar kita, sebagai contoh amatilah ayam yang ada disekitarmu. Apakah semua anak ayam sama seperti induknya? Banyak variasi warna bulu yang dimiliki, yang belum tentu sama dengan induknya. Mengapa bisa terjadi demikian? Pengertian Next

Pengertian : 

Pengertian Penelitian mengenai pola-pola pewarisan sifat keturunan baru dilakukan pada abad ke-19 oleh seoarang biarawan austria bernama Gregor Johann Mendel ( 1822-1884 ). Setelah pada tahun 1865 melakukan penelitian dengan kacang kapri ( kacang ercis ), Mendel berhasil menemukan pola-pola pewarisan sifat keturunan dan merumuskannya secara sistematis. Perinsip yang dikemukakan Mendek kemudian dikenal dengan nama Hukum Mendel. Karena jasa tersebut Mendel dikenal sebagai Bapak Genetika. Genetika berasal dari kata Genos yang berarti asal-usul. Ada juga yang berpendapat genetika berasal dari bahasa yunani gignesthai yang berarti dilahirkan. Back

Gen : 

Gen merupakan unit bahan genetik. Istilah gen pertama kali dikemukakan oleh W. Johanssen (1909). Istilah ini merupakan pengganti istilah determinant factor atau element yang dikemukakan oleh Gregor Mendel. Menurut Morgan, Gen adalah unit yang komplek dan terdapat dalam lokus suatu kromosom. Gen mengandung suatu informasi genetik yang mengatur sifat-sifat menurun. Gen mengatur berbagai macam karakter fisik maupun psikis. Contoh karakter fisik anatara lain morfologi, anatomi dan fisiologi. Adapun karakter psikis antara lain pemalu, pemarah, dan pendiam. Gen Your Text Hgen ereGn Gen Next

Sifat beda dan penurunan sifat : 

Sifat beda dan penurunan sifat Letak gen dalam kromosom Gen dominan dan resesif Back

Sifat beda dan penurunan sifat : 

Sifat beda dan penurunan sifat Seperti yang telah dijelaskan dalam pembahasan tenyang perkembang biakan generatip mempunyai sifat yang bervariasi yang merupakan hasil dari campuran sifat kedua induknya. Misalnya, seorang ayah berambut lurus menikah dengan seorang ibu berambut keriting. Contoh sifat beda pada tumbuhan adalah batang tinggi, batang pendek, warna bunga merah dan putih, rasa buah manis dan asam, biji bulat dan biji kisut (keriput). Cobalah kamu mencari contoh sifat beda lain, Sekarang sudah diketahui bahwa sifat beda ditentukan oleh Gen penentu sifat yang terletak didalam kromosom (didalam nukleus). Back

Letak gen dalam kromosom : 

Letak gen dalam kromosom Gen merupakan hasil pengkodean urutan basa tertentu. Gen terdiri atas intron dan akson. Intron adalah daerah nukleotida yang tidak diterjemahkan menjadi protein, gen memiliki posisi tertentu pada kromosom yang disebut lokus. Lous terletak berderet, jarak lokus ditentukan dari jarak sentromernya, satuan jaraknya disebut unit yang dalam satuan Kb. Pasangan kromosom yang memiliki kesamaan bentuk, ukuran, jumlah, dan jenis gen yang dikandungnya dinamakan pasangan homolog, adapun yang berada dalam satu garis horizontal yang disebut bersesuaian. Untuk mempermudah dalam penulisan, kromosom digambarkan berupa garis vertikal, sedangkan gen-gen yang terdapat pada kromosom digambarkan dengan garis-garis pendek horizontal. Letak Gen dalam kromosom : Pasangan Bebas Gen bertautan atau berangkai Back

Gen Dominan dan Resesif : 

Gen Dominan dan Resesif Jika pada lokus yang bersesuaian terdapat Gen yang sama, Gen diberi notasi dengan jenis huruf yang sama pula. Ukuran huruf ditentukan untuk membedakan penulisan anatra Gen dominan dan gen resesif. Huruf besar untuk Gen yang bersifat dominandan huruf kecil untuk Gen yang bersifat resesif. Gen dominan adalah Gen yang menunjukan ekspresinya walaupun berpasangan dengan Gen resesif. Gen Resesif akan menunjukan ekpresinya jika tidak berpasangan dengan gen dominan. Susunan pasangan gen pada kromosom homolog dinamakan Genotipe. Jika Gen yang bersifat Dominan yang sama disebut Homozigot dominan, dan ekspresi dari suatu genotipe dinmakan fenotipe. Back

Kromosom : 

Kromosom Bagian terkecil secara struktural dan fungsional dari mahluk hidup adalah Sel. Sel memiliki bagian inti Sel yang disebut Nukleus. Pada inti sel, terdapat jalinan benang-benang halus yang dinamakan Kromatin. Kromatin berasal dari kata chroma dikarenakan apabila kromatin diberi suatu zat pewarna, jalinan benang-benang kromatin akan mengisap zat warna. Ketika sel mengalami pembelahan, benang-benang kromatin akannmembentuk pilihan yang padat. Struktur hasil pengompakan benang kromatin tersebut dinamakan Kromosom. Next

Ukuran dan Struktur Kromosom : 

Ukuran dan Struktur Kromosom Ukuran kromosom sangat bervariasi antara spesies yang satu dan spesies yang lain. Ukuran kromosom pada suatu spesies tetap. Panjang kromosom berkisar 0,2 µm-50 µm, dan diameternya berkisar 0,2 µm – 20µm. Panjang kromosom manusia berkisar sekitar 6 µm. Sebagaimana telah dijelaskan bahwa melalui pengamatan mikroskopis yang disertai pewarnaan dasar, akan terlihat adanya suatu materi berwarna didalam inti sel yang bernama Kromatin. Materi ini merupakan suatu rantai DNA yang membentuk struktur seperti manik-manik yang disebut nukleosom yang merupakan gabungan antara lilitan DNA dan protein bermuatan positif bernama Histon. Para ahli biologi menemukan bahwa antara nukleosom yang satu dan yang lainnya terjadi interaksi membentuk kumparan yang merupakan susunan nukleosom yang melilit bersama protein nonhiston bernama Topoisomerase. Pada awal pembelahan, kromatin terpilin rapat (membentuk struktur yang sangat padat) dan terjadi duplikasi kromosom sehingga terbentuk lengan kromosom ganda yang dinamakan Kromatid. Kromatid tersebut terhubung satu sama lain pada suatu simpul bernama Sentromer. Kromosom yang terdiri atas dua kromatid dinamakan Kromosom Dupleks. Next

Macam-macam Kromosom : 

Macam-macam Kromosom Berdasarkan fungsinya, kromosom dibedakan menjadi kromosom tubuh dan kromosom kelamin. Kromosom tubuh atau autosom adalah kromosom yang tidak menentukan jenis kelamin, berjumlah 2n-2. Pada manusia jumlah autosom pada setiap sel tubuh sebanyak 44 (22 pasang). Kromosom kelamin (seks) atau gonsom adalah kromosom yang menentukan jenis kelamin, berjumlah sepasang. Kromosom kelamin pada wanita XX. Sedangkan kromosom kelamin pada laki-laki XY. Next

Berdasarkan letak sentromer dan kromosom : 

Berdasarkan letak sentromer dan kromosom Letak sentromer mendekati bagian tengah kromosom (lengan kromosom yang satu pendek dan yang lainnya panjang Letak sentromer mendekati salah satu ujung kromosom (lengan yang satu sangat pendek) Sentromer terletak ditengah-tengah dan kromosom membentuk V (lengan kromosom hampir sama panjang Letak sentromer diujung kromosom (lengan kromosom hanya satu) Back

Istilah dalam penurunan sifat : 

Istilah dalam penurunan sifat Sebelum mempelajari prinsip genetika, terlebih dahulu memehami beberapa istilah dibawah ini. Parental (P), yaitu induk yang mengadakan perkawinan/persilangan (orang tua). Filial (F), yaitu individu hasil persilangan, disebut juga keturunan/zuriat. Gen Dominan, yaitu Gen yang mempu menutupi sifat Gen lain yang sealel. Gen Resesif, yaitu Gen yang ditutupi oleh sifat gen lain yang sealel. Gen Intermediet, yaitu gen yang tidak saling mengalahkan atau sama kuat. Alel, yaitu Gen yang terletak dalam kromosom homolog. Fenotipe, yaitu sifat yang tampak dari luar, dapat dicium dan dirasakan. Genotipe, yaitu sifat yang tidak tampak dari luar dan disimbolkan engan huruf awal sifat yang diwakilinya. Homozigot, yaitu pasangan Gen yang mempunyai alel yang sama. Heterozigot, yaitu pasangan Gen yang mempunyai alel yang berbeda. Hibrid, yaitu hasil persilangan atau perkawinan dua individu yang berbeda sifat. Back

Persilangan Monohibrid : 

Persilangan Monohibrid Merupakan persilangan dua individu dengan satu sifat beda. Persilangan monohibrid dibedakan menjadi dua macam, yaitu persilangan monohibrid dominan dan monohibrid intermediat. Pengertian : Monohibrid dominan Monohibrid intermediat

Monohibrid Dominan : 

Monohibrid Dominan Persilangan dua individu sejenis yang memperhatikan satu sifat beda dengan gen yang dominan. Sifat dominan dapat dilihat secara mudah, yaitu sifat yang lebih banyak muncul pada keturunan daripada sifat lainnya yang sealel. Persilangan monohibrid sudah diteliti oleh mendel. Dari hasil penelitiannya dengan tanaman kacang kapri, Mendel menyatakan pokok-pokok pikirannya sebagai berikut. Ciri setiap organisme ditentukan oleh sepasang faktor keturunan (gen); yang berasal dari induk jantan dan induk betina. Setiap pasangan gen menunjukan ciri alternatif seamanya, misalnya tinggi dengan pendek dan merah dengan putih. Jika terdapat bersama-sama, alel yang dominan akan menutupi alael yang resesif. Pada waktu pembentukan gamet, pasangan gen induk memisah kedalam dua sel anak secara bebas yang dikenal dengan hukum Mendel I. Individu galur murni mempunyai dua alel yang sama. Alel dominan dilambangkan dengan huruf besar, Misalnya MM (merah), sedangkan alel resesif dilambangkan dengan huruf kecil, misalnya mm (putih). Contoh persilangannya

Tumbuhan berbatang tinggi dan pendek : 

Tumbuhan berbatang tinggi dan pendek P : TT >< tt Fenotipe : (batang tinggi) (batang pendek) Gamet : T t T t F1 : Tt Fenotipe : (batang tinggi) Jika F1 disilangkan sesmanya, akan dihasilkan keturunan sebagai berikut. P : Tt >< Tt (batang tinggi) (batang pendek) Gamet : T T t t Back

Monohibrid Intermediat : 

Monohibrid Intermediat Persilangan antara dua individu sejenis yang memperhatikan satu sifat beda dengan gen-gen intermediat. Contoh persilangannya I’M GREGOR JOHANN MENDEL HA…HA…HA…

Tumbuhan berbubga Merah dan putih : 

Tumbuhan berbubga Merah dan putih P : MM >< mm Fenotipe : (merah) (putih) Gamet : M m M m F1 : Mm Fenotipe : (merah muda) jika F1 disilangkan sesamanya, akan dihasilkan keturunan sebagai berikut. P : Mm >< Mm (merah muda) (merah muda) Gamet : M M m m Back

Persilangan Dihibrid : 

Persilangan Dihibrid Persilangan antara dua individu sejenis yang melibatkan dua sifat beda, misalnya persilangan antara tanaman ercis berbiji bulat dan berwarna hijau dengan tanaman ercis berbiji kisut dan berwarna cokelat. Mendel juga meneliti persilangan dihibrid pada kacang kapri, mendel menyilangkan kacang kapri berbiji bulat dan berwarna kuning dengan tanaman kacang kapri berbiji kisut berwarna hijau. Ternyata semua F1nya berbiji bulat dan berwarna kuning. Berarti berbiji bulat dan berwarna kuning merupakan sifat dominan. Hasil penelitiannya menghasilkan hukum Mendel II atau hukum asortasi Hasil Percobaannya

Persilangan Kacang Kapri : 

Persilangan Kacang Kapri P1 : BBKK >< bbkk Fenotipe : (bulat-kuning) (kisut-hijau) Gamet : BK bk BK bk F1 : BbKk Fenotipe : (bulat-kuning) P2 : F1 >< F1 BbKk BbKk Fenotipe : (bulat-kuning) (bulat-kuning) Gamet : BK, Bk, bK, bk BK, Bk, bK, bk F2 : Next

Slide 22: 

Penjelasan

Slide 23: 

Rasio penotipe F2 = bulat-kuning: bulat-hijau : kisut-kuning : kisut-hijau = 9 : 3 : 3 : 1. Pada F2 akan muncul penotipenya yang tidak sama dengan kedua induknya, yaitu bulat-hijau dan kisut-kuning. Apakah rasio ini tidak sama dengan hasil percobaan Mendel ? Kalau kamu hitung, 315 : 108 : 106 : 32 mendekati 9 : 3 : 3 : 1 Setelah dilakukan berbagai macam percobaan, sekarang telah diketahui rumus untuk menentukan/meramalkan jumlah macam gamet, jumlah macam genotipe F2, jumlah macam fenotipe F2, dan jumlah kombinasi F2 pada persilangan dengan berbagai jumlah sifat beda Tabel Rumus Penentu Jumlah macam Gamet, Penotipe, Genotipe dan kombinasinya Back

Pewarisan Sifat dan Bibit Unggul : 

Pewarisan Sifat dan Bibit Unggul Hukum Mendel dapat digunakan untuk menghasilkan tanaman atau ternak bibit unggul. Sifat-sifat unggul tanaman, antara lain adaptif (mudah menyesuaikan diri) terhadap berbagai kondisi lingkungan, misalnya cuaca buruk dan kekeringan: tahan terhadap hama dan penyakit: lebih cepat menghasilkan: produtivitasnya tinggi dan rasanya enak: atau untuk tanaman menahun mempunyai masa produksi yang lebih lama. Sifat-sifat unggul hewan, antara lain tahan terhadap penyakit: hewan pedaging menghasilkan daging yang lebih banyak dan enak, unggas petelur menghasilkan telur yang lebih banyak: atau sapi menghasilkan susu yang lebih banyak. Untuk memperoleh bibit unggul, dapat dilakukan dengan seleksi dan hibridisasi. Keduaproses ini berkaitan erat. Seleksi adalah pemilihan sifat-sifat tanaman dan hewan yang sesuai dengan kehendak manusia. Misalnya, untuk menghasilkan bahan pangan, diseleksi tanaman dengan sifat produktivitas tinggi, rasanya enak, serta tahan hama dan penyakit. Hibridisasi adalah mengawinkan dua individu sejenis yang berbeda sifatnya senhingga dihasilkan keturunan dengan sifat unggul yang dimiliki kedua induknya, contoh persilangan induk varietas padi yang produktivitasnya tinggi. Next

Slide 25: 

Thank you!!!

authorStream Live Help