Listrik Dinamik 1

Views:
 
Category: Entertainment
     
 

Presentation Description

Materi Pembelajaran Fisika SMP

Comments

Presentation Transcript

PowerPoint Presentation: 

LISTRIK DINAMIS Adapted & Modified by : SUPRIANTO, S.Pd

PowerPoint Presentation: 

Standar Kompetensi 3. Memahami konsep kelistrikan dan penerapannya dalam kehidupan sehari-hari. Kompetensi Dasar 3.2 Menganalisis percobaan listrik dinamis dalam suatu rangkaian serta penerapannya dalam kehidupan sehari-hari. Indikator / Target Pertemuan I Menjelaskan konsep arus listrik dan beda potensial listrik. Menyelidiki hubungan antara arus listrik dan beda potensial dalam suatu rangkaian (hukum Ohm).

Pengertian Arus Listrik: 

Pengertian Arus Listrik Arus listrik adalah banyaknya muatan listrik yang mengalir dalam suatu penghantar per satuan waktu .

PowerPoint Presentation: 

Secara matematis dinyatakan sebagai : Q= muatan listrik ( Coulomb ~ C ) I Q t I= Kuat arus listrik (C / s = Ampere) t = waktu ( s )

PowerPoint Presentation: 

Arus listrik 3 A mengalir melalui seutas kawat penghantar selama 1,5 menit. Hitunglah muatan listrik yang mengalir melalui penghantar tersebut! Contoh soal: Diketahui : I = 3 A t = 1,5 menit =1,5’ x 60 s = 90 s Ditanya : Q = …… ..? Jawab : Q = I x t = 3 A x 90 s = 270 C

Rangkaian Listrik Sakelar ON  Rangkaian Tertutup Sakelar OFF  Rangkaian Terbuka

PowerPoint Presentation: 

Arah arus listrik (sesuai konvensi) dari potensial tinggi (kutub + ) ke potensial rendah ( kutub - ). Arah aliran elektron dari potensial rendah (kutub - ) ke potensial tinggi ( kutub + ). Potensial tinggi Potensial rendah Arus listrik Aliran elektron tegangan (beda potensial)

PowerPoint Presentation: 

Aliran muatan listrik dalam suatu rangkaian dapat dianalogikan (diumpakan) seperti aliran air.

Hukum OHM: 

Hukum OHM Dari analogi arus listrik ≈ arus air, dapat disimpulan bahwa : Semakin besar tegangan yang berpengaruh, arus yang mengalir akan semakin ………… Jika hambatan penghantar semakin besar, arus yang mengalir akan semakin ………… Hubungan antara arus (I), tegangan (V), dan hambatan (R) ini disebut sbg HUKUM OHM I V R

Latihan : 

Latihan Kerjakan latihan ttg persamaan I = Q/t berikut ! No Muatan (C) Arus Listrik (A) Waktu (s) 1 250 kC 1 A ……. 2 1 MC 250 ……. 3 ……. 5 mA 15 jam 4 ……. 10 A 2 jam 5 10 MC ……. 10 hari 6 630 kC ……. 5 hari Lengkapilah tabel berikut !

PowerPoint Presentation: 

2. Tentukan arah aliran elektron dan arus listrik pada gambar !! - - - - - - - - - - - - e + 2 C + 4 C e - 10 C - 25 C e + + + + + + + + + + e

PowerPoint Presentation: 

Beda Potensial (V) Kuat Arus (I ) Hambatan Listrik (R) = V / I 220 V 2 mV …… …… 3 V 5 V 2.5 A 0.4 mA 5 A 0.01 A ….. ….. ……. ……. 1500 Ω 200 k Ω 9 Ω 12.5 Ω Lengkapilah tabel di bawah :

PowerPoint Presentation: 

Indikator / Target Pertemuan II Membuat rangkaian komponen listrik dengan berbagai variasi baik seri maupun paralel. Menghitung hambatan pengganti rangkaian listrik seri dan paralel.

Rangkaian seri: 

Rangkaian seri

Rangkaian Seri: 

Rangkaian Seri Beberapa hambatan bila disusun seri akan memiliki hambatan lebih besar namun tegangan pada masing-masing hambatan menjadi lebih kecil .

Hambatan Pengganti: 

Hambatan Pengganti Beberapa hambatan yang disusun seri dapat diganti dengan hambatan sebesar jumlah semua hambatan tersebut R1 R2 R3 R R = R1 + R2 + R3

PowerPoint Presentation: 

R1 R2 R3 Bila R1 = 30 Ohm, R2 = 40 ohm dan R3= 10 ohm, berapakah hambatan pengganti dari rangkaian di atas? Jawab : Karena rangkaian seri, maka R = R1 + R2 + R3 R = 30 + 40 + 10 R = 80 ohm Contoh

Tegangan pada rangkaian seri: 

Tegangan pada rangkaian seri V2 V3 V1 V V = V1 + V2 + V3

Kuat arus pada rangkaian seri: 

Kuat arus pada rangkaian seri I1 I2 I3 I I = I1 = I2 = I3

Sifat rangkaian seri: 

Sifat rangkaian seri

Rangkaian Paralel: 

Rangkaian Paralel

Rangkaian Paralel: 

Rangkaian Paralel Bila beberapa hambatan disusun secara paralel maka hambatan totalnya menjadi lebihkecil dari masing-masing hambatan , tetapi tegangannya tetap

Hambatan pengganti pada rangkaian paralel: 

Hambatan pengganti pada rangkaian paralel R2 R3 R1 R 1 R 1 R1 1 R2 1 R3 = + +

PowerPoint Presentation: 

R2 R3 R1 Contoh Jika R1 = 10 ohm, R2 = 15 ohm dan R3 = 30 ohm, berapakah hambatan pengganti dari rangkaian diatas? 1 R 1 R1 1 R2 1 R3 = + + Jawab Karena rangkaiannya adalah paralel maka: 1 R 1 10 1 15 1 30 = + + 1 R = 3 + 2 + 1 30 = = 6 30 R = 30 6 R = 5 ohm

Tegangan pada rangkaian paralel: 

Tegangan pada rangkaian paralel V3 V2 V1 V V = V1 = V2 = V3

Kuat arus pada rangkaian paralel: 

Kuat arus pada rangkaian paralel I 3 I 2 I 1 I I = I 1 + I 2 + I 3

Sifat rangkaian paralel: 

Sifat rangkaian paralel

Sifat Rangkaian Paralel: 

Sifat Rangkaian Paralel

Mengukur kuat arus listrik : 

Mengukur kuat arus listrik Alat untuk mengukur kuat arus listrik adalah amperemeter atau ammeter. Amperemeter disusun seri dengan komponen yang akan diukur kuat arusnya. ke Diagram Rangkaian

Mengukur Beda Potensial ( tegangan listrik ): 

Mengukur Beda Potensial ( tegangan listrik ) Alat pengukur tegangan listrik adalah voltmeter Voltmeter dipasang paralel dengan komponen yang akan diukur beda potensialnya . Diagram Komponen

PowerPoint Presentation: 

Mengukur arus listrik dan beda potensial Diagram Rangkaian

PowerPoint Presentation: 

Pada Project Board buatlah ramgkaian seperti di bawah!! Cara kerja 1. Rangkaikan lampu dengan baterai seperti gambar berikut . 2. Tutup sakelarnya , kemudian amati nyala lampu-lampu tersebut . 3. Gunakan multimeter untuk mengukur kuat arus pada titik A, B, dan C. 4. Lakukan langkah 3 untuk beda potensial antara AB, BC, dan AC. Perhatian Berhati-hatilah kamu ketika memasang lampu , jangan sampai jatuh .

PowerPoint Presentation: 

Cara kerja 1. Rangkaikan lampu dengan baterai seperti gambar di samping . 2. Tutup sakelarnya , kemudian amati nyala lampu-lampu tersebut . 3. Gunakan multimeter untuk mengukur kuat arus pada titik A, B, dan C. 4. Lakukan kegiatan 6 untuk beda potensial antara AF, BD, dan CE. Perhatian Berhati-hatilah kamu ketika bekerja , jangan sampai tanganmu terluka .

Rangkaian campuran: 

= + Rangkaian campuran 10 Ω 30 Ω 15 Ω 5 Ω 5 Ω 10 Ω Rp Berapakah hambatan total dari rangkaian di samping? jawab 1 Rp 1 30 1 15 = 1+2 30 = 3 30 Rp = 30 3 Rp = 10 Ω R = 10 + Rp + 5 R= 10 + 10 + 5 R = 25 Ω

PowerPoint Presentation: 

= + 10 Ω 20 Ω 8 Ω 7 Ω Berapakah hambatan total dari rangkaian di samping? Rs1 = 8 + 7 Rs1 = 15 ohm Rs2 = 20 + 10 Rs2 = 30 ohm 1 R 1 Rs1 1 Rs2 1 1 15 30 = + = + 1 30 = 3 30 R = 30 3 R = 10 ohm Rs2 Rs1 Jawab

Latihan: 

Latihan Bila semua resistor dalam rangkaian dibawah ini identik dan masing-masing memiliki hambatan 90 ohm, berapakah hambatan total pada masing-masing rangkaian? 1. 2. 3. 4.

PowerPoint Presentation: 

Indikator / Target Pertemuan III Menggunakan Hukum I Kirchoff untuk menghitung tegangan dan arus dalam rangkaian. Menggambarkan arus listrik dan beda potensial dalam bentuk tabel dan grafik. Menemukan perbedaan hambatan beberapa jenis bahan (konduktor, isolator dan semikonduktor).

Saklar dan Sekering: 

Saklar dan Sekering Saklar adalah alat untuk menyambung atau memutus aliran arus listrik . Diagram Rangkaian

PowerPoint Presentation: 

Sekering adalah alat untuk membatasi kuat arus listrik maksimum yang mengalir. arus ground netral isolator penjepit sekering

PowerPoint Presentation: 

Kompetensi Dasar 3.3 Mendeskripsikan prinsip kerja elemen dan arus listrik yang ditimbulkannya serta penerapannya dalam kehidupan sehari-hari Indikator / Target Pertemuan IV Menjelaskan konsep gaya gerak listrik (ggl) sumber arus listrik. Mengukur tegangan antara kutub-kutub sumber tegangan dan tegangan jepit (tegangan terpakai). Menjelaskan susunan dan cara kerja elemen listrik primer dan elemen listrik sekunder.

Sumber Tegangan: 

Sumber Tegangan Supaya arus listrik dapat terus mengalir dalam suatu penghantar, maka pada ujung – ujung penghantar itu harus selalu ada beda potensial. Alat yang dapat mengadakan selisih atau beda potensial disebut sumber tegangan atau sumber arus listrik. Beberapa macam sumber tegangan antara lain :

PowerPoint Presentation: 

Elemen Primer ( Sumber tegangan yang tidak dapat “diisi ulang) 1. Elemen Volta, terdiri dari komponen : Larutan asam sulfat encer Lempeng seng Batang tembaga + - Prinsip Kerja

PowerPoint Presentation: 

2. Elemen Kering ( batu baterai ) Beda potensial = 1,5 V Prinsip Kerja

PowerPoint Presentation: 

Elemen Sekunder ( dapat “diisi” kembali )  Akkumulator (aki ) Pada saat aki digunakan terjadi perubahan energi kimia menjadi energi listrik. Pada saat aki diisi ulang terjadi perubahan energi listrik menjadi energi kimia Bagian –bagian dari aki Prinsip Kerja

PowerPoint Presentation: 

ION media Studio