sistem peredaran darah

Views:
 
Category: Entertainment
     
 

Presentation Description

No description available.

Comments

By: Pebi (37 month(s) ago)

very good

Presentation Transcript

Sistem peredaran darah:

Sistem peredaran darah Nama : Andhika DwiCahya Prodi / Smter : Biologi 2A Awas_ada_omen@yahoo.com

DAFTAR ISI:

DAFTAR ISI Pengertian Golongan Darah Mekanisme Transfusi Darah Pembulu Darah Pembulu Darah Kapiler Perbedaan antara arteri dengan vena Peredarah darah tertutup Sistem Peredaran Darah Kecil Sistem Peredaran Portal

Pengertian:

Pengertian Terdiri dari : air (90 - 92) % zat-zat terlarut (sari makanan , garam mineral, enzim , hormon , zat-zat sisa , protein plasma, serum plasma) Protein plasma terdiri dari : a. Albumin Berfungsi untuk menjaga tekanan osmosis darah b. Globulin Berfungsi untuk membentuk protrombin dan antibodi (serum darah ) c. Fibrinogen Berfungsi untuk membekukan darah Serum darah : Serum darah dibangun oleh senyawa globulin, terdiri dari : a. Aglutinin Berfungsi untuk menggumpalkan protein asing (antigen = aglutinogen ) b. presipitin Berfungsi untuk mengendapkan antigen c. Antitoksi Berfungsi untuk menghancurkan atau memecahkan antigen d. Opsonin Berfungsi untuk menggiatkan sifat fagosit dari leukos it

Golongan Darah:

Golongan Darah Golongan darah ditemukan oleh ahli Imunologi Dr. landsteiner dan Donath . Golongan darah manusia dikelompokkan atas 4 macam ( dikenal dengan sistem ABO) berdasarkan perbedaan antigen ( aglutinogen ) dan antibodi ( aglutinin ), yaitu : 1. Golongan darah A Dalam eritrosit mengandung aglutinogen A dan dalam plasma mengandung aglutinin b 2. Golongan darah B Dalam eritrosit terkandung aglutinogen B dan dalam plasma terkandung aglutinin a 3. Golongan darah AB Dalam eritrosit terkandung aglutinogen A dan B, dalam plasma tidak terkandung aglutinin 4. Golongan darah O Dalam eritrosit tidak terkandung aglutinogen , dalam plasma terkandung aglutinin a dan b

Mekanisme Transfusi Darah:

Mekanisme Transfusi Darah Dalam proses transfusi darah , beberapa istilah yang berkaitan dengan proses transfusi darah sebagai berikut : 1. Transfusi = proses pindah tuang darah 2. Donor = orang yang memberikan sejumlah darah ke orang lain yang membutuhkan 3. Resipien = orang yang menerima sejumlah darah dari orang lain 4. Donor Universal = golongan darah yang bisa memberikan sejumlah darahnya ke orang lain. Golongan darah yang dimaksud adalah O 5. Resipien Universal = Golongan darah yang dapat menerima sejumlah darah dari golongan darah lain. Golongan darah yang dimaksud adalah AB 6. Serum = plasma tanpa fibrinogen 7. antigen = aglutinogen merupakan protein asing yang akan digumpalkan oleh antibodi / aglutinin 8. Antibodi = protein plasma yang dapat menggumpalkan antigen / aglutinin 9. Aglutinasi = penggumpalan darah akibat ketidakcocokan antara jenis aglutinogen donor dengan aglutinin resipien

Slide 6:

Fungsi penggolongan darah : 1. Penting untuk proses transfusi darah 2. Penting untuk penyelidikan golongan darah Peredaran darah Cairan tubuh diedarkan melalui pembuluh darah dan pembuluh limfe . Alat-alat peredaran Darah terdiri dari : a. jantung (heart/ cor ) b. Pembuluh darah ( pembuluh darah vena / pembuluh darah balik dan pembuluh darah arteri / pembuluh darah nadi . c. kapiler-kapiler / pembuluh darah halus : (arteriole dan venule )

Slide 7:

Berdasarkan bagan tersebut jelas terlihat bahwa golongan darah O bersifat sebagai donor universal dan golongan darah AB bersifat sebagai resipien universal. Pada pelaksanaan transfusi darah yang penting diperhatikan adalah pada donor, harus diperhatikan jenis aglutinogennya , sedangkan pada resipien adalah jenis aglutininnya . Pada tahun 1940, Lansteiner menemukan jenis penggolongan darah yang lain yaitu sistem Rhesus. berdasarkan penyelidikannya membedakan golongan darah A menjadi 2 macam yaitu : 1. Golongan darah A yang berfaktor rhesus Positif ( Rh +) 2. Golongan darah A yang tidak berfaktor rhesus ( rhesus -). Sebagian +, sedangkan sebagian besar ras kulit putih ber rhesus -.. besar ras kulit hitam dan sawo matang memiliki darah dengan rhesus

Pembulu Darah:

Pembulu Darah Tekanan / denyut jantung Berkaitan dengan menguncup dan mengembangnya jantung , dikenal 2 macam tekanan darah yaitu : a . Sistole Peristiwa menguncupnya bilik dan darah keluar dari jantung ( jantung kontraksi ). Pada orang normal tekanan nya sekitar 120 mm Hg b. Diastole arah Peristiwa mengembangnya bilik jantung dan darah masuk ke jantung ( jantung relaksasi ), pada orang normal tekanannya sekitar 80 mm Hg Alat untuk mengukur tekanan darah disebut Sphigmomanometer

Slide 9:

2. Vena ( pembuluh darah balik ), yaitu pembuluh darah yang membawa darah menuju ke jantung . a . Vena Pulmonalis yaitu pembuluh darah yang membawa darah dari paru-paru menuju ke jantung b . Vena cava inferior pembuluh darah yang membawa darah dari bagian bawah tubuh menuju jantung . Vena cava superior Yaitu pembuluh darah yang membawa darah dari bagian atas tubuh menuju ke jantung

Pembuluh darah kapiler :

Pembuluh darah kapiler Pembuluh darah halus , yang langsung berhubungan dengan jaringan tubuh . Pada pembuluh darah kapiler terdapat hubungan antara pembuluh darah arteri dengan pembuluh darah vena. Pembuluh darah kapiler tersusun atas satu lapis sel pipih satu lapisan . Semua jaringan tubuh berhubungan langsung dengan kapiler darah , sehingga proses pertukaran menjadi lebih efisien . Pertukaran material dalam pembuluh darah kapiler ke sel terjadi melalui mekanisme difusi , dan sistem transport aktif . Aliran darah dalam kapiler lebih lambat sehingga memungkinkan proses pertukaran menjadi lebih efektif a. Venule Pembuluh darah kapiler dari vena b. Arteriole Pembuluh darah kapiler dari arteri

Perbedaan antara arteri dengan vena :

Perbedaan antara arteri dengan vena Tabel perbedaan antara arteri dan vena No Perbedaan Pembuluh darah arteri Pembulu darah vena 1 Dinding pembuluh Lebih tebal Lebih tipis 2 Lumen / salran Sempit luas 3 Katup Tidak ada Ada disepanjang pembuluh , berfungsi untuk mencegah terjadinya arus balik , sehingga arah aliran hanya ke satu arah 4 Aliran darah Meninggalkan jantung Menuju jantung 5 Tekanan darah kuat lemah 6 denyutan Terasa , seirama dengan denyut jantung Tidak ada

Peredarah darah tertutup :

Peredarah darah tertutup Peredarah darah tertutup Peredaran darah yang terjadi dimana darah mengalir hanya melalui pembuluh darah , tanpa pernah langsung menembus sel-sel atau jaringan tubuh .

Sistem Peredaran Darah Kecil:

Sistem Peredaran Darah Kecil 1. Sistem peredaran darah kecil ( sistem peredaran paru-paru ) Merupakan sistem peredaran yang membawa darah dari jantung ke paru-paru kembali lagi ke jantung . Pada peristiwa ini terjadi difusi gas di paru-paru , yang mengubah darah yang banyak mengandung CO2 dari jantung menjadi O2 setelah keluar dari paru-paru . Mekanisme aliran darah sebagai berikut : Ventrikel kanan jantung --> Arteri pulmonalis --> paru-paru --> vena pulmonalis -- atrium kiri jantung

Sistem Peredaran darah Besar:

Sistem Peredaran darah Besar 2. Sistem peredaran darah besar ( peredaran darah sistemik ) merupakan sistem peredaran darah yang membawa darah yang membawa darah dari jantung ke seluruh tubuh . Darah yang keluar dari jantung banyak mengandung oksigen . Mekanisme aliran darah sebagai berikut : Ventrikel kiri --> aorta --> arteri superior dan inferior --> sel / jaringan tubuh --> vena cava inferior dan superior --> atrium kanan jantung

Sistem Peredaran Portal:

Sistem Peredaran Portal 3. Sistem peredaran portal Sistem peredaran darah yang menuju ke alat-alat pencernaan menuju ke hati , sebelum kembali ke jantung . pembuluh darah portal berwarna coklat karena banyak mengandung nutrien