Teknik Terkini Dalam Penentuan Warna Gigi

Uploaded from authorPOINTLite
Views:
 
Category: Education
     
 

Presentation Description

No description available.

Comments

By: ninisajadeh (18 month(s) ago)

minta video dan presentasinya dunk

By: ninisajadeh (18 month(s) ago)

very good!

Presentation Transcript

Teknik Terkini Dalam Penentuan Warna Gigi: 

Teknik Terkini Dalam Penentuan Warna Gigi M. Riyadhianto A

Warna: 

Warna Ilmu Abstrak, Subyektif Tiga elemen utama: Cahaya Obyek Subyek/ pemirsa Warna : sensasi psikofisikal dipicu oleh mata melalui cahaya tampak kemudian diterjemahkan melalui otak

Cahaya: 

Cahaya Suatu benda yg memancarkan radiasi dalam spektrum cahaya tampak (400-700nm). Sumber cahaya standar A, B, C, D (D50, D55, D65, dan yg menyerupainya)

Obyek: 

Obyek Obyek akan memantulkan, menyerap, atau mentransmisikan cahaya. Semua yg kita lihat merupakan cahaya yg dipantulkan obyek Warna yg hilang dr sumber cahaya  tidak akan dipantulkan

Dimensi Warna: 

Dimensi Warna Dikutip dari Commission Internationale de l’Eclairage. Colorimetry, Official Recommendations of the International Commission on Illumination, Publication CIE No. 15 (E-1.3.1). Paris:CIE, 1971

Munsell Color System: 

Munsell Color System http://en.wikipedia.org/wiki/Munsell_color_system

Warna Gigi: 

Warna Gigi Munsell Color System: Hue Value / Chroma Chu SJ Translucency Dikutip dari Fondriest J. Shade matching in restorative dentistry: The science and strategies. Int J Periodontics Restorative Dent 2003;23:467-79

Warna Gigi: 

Warna Gigi Daerah warna gigi alami dlm ruang warna CIE L*a*b Light yellow – light red

Hue: 

Hue Warna Untuk menjelaskan pigmen gigi/ restorasi gigi

Value: 

Value Nilai gelap atau terangnya warna (hue) Putih = 100 Hitam = 0

Chroma: 

Chroma Intensitas/ saturasi/ kepekatan warna (hue) Chroma Rendah = “pucat” Chroma Tinggi = “pekat”

Translusensi: 

Translusensi Tingkat transmisi cahaya dibandingkan cahaya yang diserap/ dipantulkan Translusensi Tertinggi = Transparansi Translusensi Terendah = Opasitas

Fluoresensi: 

Fluoresensi Emisi cahaya tampak ketika dipaparkan cahaya fluoresen Dentin>>Enamel

Opalescence: 

Opalescence Kemampuan bahan tranlusen untuk terlihat : biru oleh pantulan cahaya merah - oranye oleh tranmisi cahaya

Penentuan warna gigi: 

Penentuan warna gigi Visual: membandingkan dengan shade tab Instrumental: penentuan warna secara digital

Penentuan warna gigi konvensional: 

Penentuan warna gigi konvensional

Slide18: 

Illuminasi Pengamat Obyek Persepsi Warna

Illuminasi: 

Illuminasi Untuk melihat warna  cahaya berspektrum lengkap Cahaya alami saat jam 10 AM-2PM Untuk penentuan warna direkomendasikan illuminan  D50 (55000 K) ie, OSRAM LUMILUX® DE LUXE Daylight 950 Dikutip dari Osram website. Light and human being: Perception. www.osram.com/lightatwork/light_room

Intensitas Cahaya: 

Intensitas Cahaya Gunakan Light meter  150-200 foot-candles

Ruang Praktek: 

Ruang Praktek Warna ruangan harus bersaturasi rendah. Dinding & lemari penyimpanan harus cukup mengkilap namun tidak menyebabkan glare. Warna dinding & atap yg direkomendasikan white – off-white.

Pengamat: 

Pengamat

Slide23: 

Plate 1 Those with normal color vision should read the number 74

Slide24: 

Plate 2 Those with normal color vision should read the number 6.

Slide25: 

Plate 3 Those with normal color vision should read the number 29. Those with red-green deficiencies read the number 70. Those with total color-blindness can not read any number.

Pengamat: 

Pengamat Tes buta warna (For the entire Ishihara test visit the Color Blindness Tests web site) Amati sejarak lengan = 12-15 inches & sejajar mata Usia, kelelahan, nutrisi, emosi,perbedaan binokular & medikasi Dikutip dari Baltzer A, Kaufman-Jinolan V. The determination of the tooth colors. Quintessenz Zahntechnik 2004;30(7):726-40

Mata Manusia: 

Mata Manusia Reseptor: Batang & Konus Batang mengolah warna abu-abu (value) Konus memproses hue & chroma

Metamerism: 

Metamerism Obyek yang terlihat menyerupai pd satu kondisi namun berbeda pada kondisi lainnya Harus diinformasikan pada pasiensulit dihindari Bahan material baru bisa memperbaikinya

Sistem Shade Guide: 

Sistem Shade Guide Shade guide paling popular: VITA Classic, Chromascop, VITA 3D Master.

VITA Classical A1 – D4 shade guide: 

VITA Classical A1 – D4 shade guide VITA Zahnfabrik 50 tahun yg lalu Susunan warna VITA Classical : A1 – A4 reddish-brownish B1 – B4 reddish-yellowish C1 – C4 greyish shades D2 – D4 reddish-grey

VITA Classical A1 – D4 shade guide: 

VITA Classical A1 – D4 shade guide Kurang terdistribusinya sampel warna secara sistematis dlm ruang warna Tidak mencakup keseluruhan spektrum warna gigi yang ada

VITA Classical A1 – D4 shade guide: 

VITA Classical A1 – D4 shade guide Pilih hue dulu 70% pilih A 20% pilih D 10% pilih B/C Pilih chroma dr kelompok hue tsb Verifikasi value

VITA 3D-MASTER : 

VITA 3D-MASTER Sampel warna dibuat berjarak sama antar sampel secara prinsip saintifik dalam ruang warna Meningkatkan keakuratan pencocokan warna apabila dilakukan secara benar (Dikutip dari Baltzer A, Kaufman-Jinolan V. The determination of the tooth colors. Quintessenz Zahntechnik 2004;30(7):726-40.)

VITA 3D-MASTER : 

VITA 3D Master  5 tingkat kecerahan (value) dgn jarak sama (∆L=4) dlm ruang warna. Dalam satu grup value sampel gigi  value yang sama tapi dengan chroma dan hue yang berbeda (Dikutip dari Baltzer A, Kaufman-Jinolan V. The determination of the tooth colors. Quintessenz Zahntechnik 2004;30(7):726-40.) VITA 3D-MASTER

VITA Linearguide 3D-MASTER : 

VITA Linearguide 3D-MASTER

Panduan Penentuan Warna: 

Panduan Penentuan Warna Bila pasien berpakaian terang tutupi warna netral (bib biru) Hapus pewarna bibir/ rias wajah. Bersihkan gigi dr noda & debris. Mulut pasien sejajar mata & sejauh lengan. Tentukan warna pd sebelum tindakan.

Panduan Penentuan Warna: 

Seleksi shade dilakukan dg interval 5 detik Pilih derajat Value dg memicingkan mata. Bandingkan shade dlm beberapa kondisi Gunakan kaninus sebagai bantuan penentu karena chroma tertinggi & hue yg dominan Panduan Penentuan Warna

Penentuan warna secara digital: 

Penentuan warna secara digital

Keuntungan penentuan warna secara digital: 

Keuntungan penentuan warna secara digital Tidak dipengaruhi lingkungan Tidak dipengaruhi cahaya Hasilnya dapat direproduksi

Keterbatasan penentuan warna digital: 

Keterbatasan penentuan warna digital Kurang dpt diandalkan pada karakteristik kompleks : pewarnaan intrinsik, translusensi, tekstur permukaan

Instrumen penentu warna gigi: 

Instrumen penentu warna gigi

Alat RGB: 

Alat yg memerlukan informasi warna red, green, dan blue untuk membuat kesan warna Bukan merupakan alat ukur Memerlukan verifikasi subyektif warna oleh mata Alat RGB

Contoh hasil dr ShadeScan, Cynovad: 

Contoh hasil dr ShadeScan, Cynovad

Kamera Digital: 

Kamera Digital Efisien & mudah digunakan Membantu memaksimalkan komunikasi antara klinisi-lab Translusensi, Opasitas, Tekstur permukaan Kamera digital = mata manusia standarisasi sulit, dipengaruhi illuminasi, sudut pengambilan gambar.

Spektrofotometer: 

Spektrofotometer Alat ukur & perekam jumlah radian energi yg dipantulkan / ditransmisikan oleh obyek, per satu panjang gelombang value, hue, chroma yg ada dr seluruh spektrum tampak.

Colorimeter: 

Colorimeter Alat ini mengukur warna seperti yg diterima mata manusia Mefiltrasi cahaya menjadi 3 atau 4 jenis spektrum tampak  warna obyek

Rekomendasi penentuan warna terkini: 

Rekomendasi penentuan warna terkini Evaluasi pasien pra operatif Apakah ada efek kontras yg akan mempengaruhi persepsi warna? Bagaimana pilihan warna satu restorasi mempengaruhi senyum secara keseluruhan? Apakah ada variasi signifikan antara bag incisal, badan & cervical gigi tsb? Apakah gigi memiliki translusensi tinggi atau opak? Apakah pemilihan bahan restorasi akan mempengaruhi estetika hasil akhir?

Slide49: 

Analisis Gunakan semua alat penentuan warna yg tersedia d klinik. Pertama, alat penentu warna digital Kedua, verifikasi secara visual & gunakan shade tab kontras Shade tab kontras: Shade tab dgn warna lebih terang dan gelap dr shade tab pilihan

Slide50: 

Komunikasi Gunakan foto dgn shade tab dr analisis digital & shade tab kontras Gunakan kartu abu 18% sbg latar foto eliminasi distraksi warna & efek kontras Kirim data dlm bentuk digital, tidak dalam bentuk cetak (CD, surel, kartu memori)

Komunikasi Foto Untuk Lab: 

Komunikasi Foto Untuk Lab

Bentuk dan Tekstur Permukaan: 

Bentuk dan Tekstur Permukaan Bersihkan dan keringkan gigi Posisi tegak lurus permukaan subyek Gunakan latar hitam/alat kontras Translusensi Bracket f-stop  underexpose Gunakan latar hitam Posisi 600 keatas dari permukaan Vector shots

Warna: 

Posisi 600 keatas dari permukaan Pastikan shade tab dan subyek gigi sejajar dan berjarak sama dengan kamera Gunakan latar abu-abu 18% Vector shoot Gunakan juga pengambilan insisal/oklusal Warna

Foto utk restorasi All Ceramic: 

Foto utk restorasi All Ceramic Foto shade tab & gigi sebelum preparasi Foto shade tab & gigi setelah preparasi Foto shade yg diinginkan dgn gigi preparasi Foto gigi provisional/ sementara Foto shade gigi provisional/ sementara

Foto shade yg diinginkan dgn gigi preparasi: 

Foto shade yg diinginkan dgn gigi preparasi

Photography for Lab Communication: 

Photography for Lab Communication

Slide57: 

Interpretasi, Fabrikasi, Verifikasi (Tahap Lab) Pemasangan Bila sesuai panduan  mengurangi / mengeliminasi ketidakcocokan warna Bila ada kesalahan ulangi tahap tsb dg mengambil foto restorasi in vivo & shade tab pilihan

Kesimpulan: 

Kesimpulan Walaupun dgn penentuan warna digital didapatkan detil & informasi warna yg signifikan FOTO rujukan perlu disertakan utk hasil yg akurat. Cara terbaik menentukan warna

Contoh Kasus: 

Contoh Kasus

Single Crown VS Nature: 

Single Crown VS Nature

Double Veneer VS Nature: 

Double Veneer VS Nature

Bridge VS Nature: 

Bridge VS Nature

Terima Kasih: 

Terima Kasih