10 TEORI KESEIMBANGAN PERUSAHAAN (PASAR PERSAINGAN SEMPURNA & PPTS )

Views:
 
Category: Education
     
 

Presentation Description

No description available.

Comments

Presentation Transcript

TEORI EKONOMI MIKRO :

TEORI EKONOMI MIKRO PERTEMUAN 10 TEORI KESEIMBANGAN PERUSAHAAN

PASAR PERSAINGAN SEMPURNA:

PASAR PERSAINGAN SEMPURNA 2 Perusahaan dikatakan dalam keadaan seimbang apabila perusahaan tersebut dapat menjalankan kegiatan operasionalnya. Terdapat 3 bentuk keseimbangan perusahaan, yaitu: Equilibrium dalam keadaan beruntung (profit) Equilibrium dalam keadaan rugi (loss) Equilibrium dalam keadaan tidak untung dan tidak rugi atau BEP

ANALISA KESEIMBANGAN PERUSAHAAN:

ANALISA KESEIMBANGAN PERUSAHAAN 3 Terdapat 2 pendekatan yg digunakan untuk menganlisanya: Pendekatan Total (Total Approach) Pendekatan ini menggunakan analisis total, baik dari struktur penerimaan (revenue) maupun struktur biaya (cost). Dimana struktur revenue berupa TR dan struktur biaya berupa TC, TVC dan TFC Syaratnya keseimbangannya adalah: Dalam keadaan profit: TR > TC Dalam keadaan BEP: TR = TC dan TR > TVC Dalam keadaan rugi: TR < TC dan TR > TVC Dalam keadaan Shut Down Point (SDP): TR<TC dan TR = TVC

ANALISA KESEIMBANGAN PERUSAHAAN (Cont`d):

ANALISA KESEIMBANGAN PERUSAHAAN (Cont`d) 4 Pendekatan Marjinal (Marginal Approach) Pendekatan ini menggunakan struktur penerimaan ataupun struktur biaya yg bersifat per unit dan yg bersifat marjinal. Struktur Revenue yg bersifat per unit adalah AR, MR dan Struktur biayanya adalah ATC, AVC dan MC. Syaratnya keseimbangannya adalah Dalam keadaan profit: AR > ATC Dalam keadaan BEP: AR = ATC dan AR > AVC Dalam keadaan Rugi: AR < ATC dan AR > AVC Dalam keadaan Shut Down Point (SDP): AR < ATC dan AR = AVC

Contoh: Pendekatan Total:

Contoh: Pendekatan Total 5 Q P=AR TR=PxQ TFC TVC TC Profit/Loss TR – TC Kondisi Perusahaan 0 90 0 1200 0 1200 -1200 Loss 10 90 900 1200 400 1600 -700 BEP 20 90 1800 1200 600 1800 0 30 90 2700 1200 900 2100 600 Profit 40 90 3600 1200 1600 2800 800 50 90 4500 1200 2700 3900 600 BEP 60 90 5400 1200 4200 5400 0 70 90 6300 1200 5800 7000 -700 Loss 80 90 7200 1200 7200 8400 -1200 SDP

Contoh: Kurva Pendekatan Total:

Contoh: Kurva Pendekatan Total 1800 0 10 20 30 40 50 60 70 80 TR, TC, TVC & TFC Q 7200 7000 6300 5400 3600 2800 TFC TR 1200 900 BEP TR = TC Profit maximum TR – TC = 800 TC TVC SDP Profit Maksimum terjadi ketika: Garis Miring AB adalah Slope TR = Slope TC TR = TVC TR = TC BEP A B Loss TR < TC Batasan output profit TR >TC Loss TR < TC

Contoh: Pendekatan Marjinal:

Contoh: Pendekatan Marjinal 7 Q P=AR TR=PxQ TVC TC AVC ATC MC MR Profit/Loss TR – TC Kondisi Perusahaan MC < MR 0 90 0 0 1200 - - -1200 Loss 40 90 10 90 900 400 1600 40 160 -700 Loss 20 90 20 90 1800 600 1800 30 90 0 BEP 30 90 30 90 2700 900 2100 30 70 600 Profit 70 90 40 90 3600 1600 2800 40 70 MC=MR 800 Profit Maximum MC > MR 110 90 50 90 4500 2700 3900 54 78 600 profit 150 90 60 90 5400 4200 5400 70 90 0 BEP 160 90 70 90 6300 5800 7000 82 99 -700 Loss 140 90 80 90 7200 7200 8400 90 105 -1200 SDP

Contoh: Kurva Pendekatan Marjinal:

Contoh: Kurva Pendekatan Marjinal 0 10 20 30 40 50 60 70 80 PRICE Q AVC 160 100 90 70 50 40 30 20 10 BEP, P = ATC Profit maximum (AR – ATC) x Q (90-70) x 40 = 80 ATC MR = MC MC D=AR=MR B A C D E F G H Q ideal BEP, P = ATC

PASAR PERSAINGAN TIDAK SEMPURNA:

PASAR PERSAINGAN TIDAK SEMPURNA 9 Pengertiannya sama dengan keseimbangan pasar sempurna dan analisa serta syarat yg digunakannya untuk terjadinya keseimbangan pd perusahaan. Perbedaannya hanya pada cara penetapan harga yg akan berpengaruh pada struktur revenue-nya Harga pd persaingan sempurna bersifat price taker artinya harga per unit selalu tetap meskipun output yg terjual berubah-ubah. Harga pada persaingan tidak sempurna bersifat price maker/setter artinya penjual dapat mempengaruhi harga, sehingga harga per unit bisa berubah, jika output yg terjual semakin banyak harga per unit akan semakin turun. Perusahaan yg bekerja pada pasar persaingan tidak sempurna ada 3: Pasar Monopolistik Competition, Monopoli dan Oligopoli.

Contoh: Pendekatan Total:

Contoh: Pendekatan Total 10 Q P=AR TR=PxQ TFC TVC TC Profit/Loss TR – TC Kondisi Perusahaan 0 200 0 1200 0 1200 -1200 Loss TR=TC BEP 10 175 1750 1200 400 1600 150 Profit 20 150 3000 1200 600 1800 1200 Profit 30 125 3750 1200 900 2100 1650 Profit maksimum 40 100 4000 1200 1600 2800 1200 Profit TR=TC BEP 50 75 3750 1200 2700 3900 -150 Loss TR=TVC SDP 60 50 3000 1200 4200 5400 -2400 Loss

Contoh: Kurva Pendekatan Total:

Contoh: Kurva Pendekatan Total

Contoh: Pendekatan Marjinal:

Contoh: Pendekatan Marjinal 12 Q P=AR TR=PxQ TVC TC AVC ATC MC MR Profit/Loss TR – TC Kondisi Perusahaan MC<MR 0 200 0 0 1200 - - -1200 Loss 40 175 BEP 10 175 1750 400 1600 40 160 150 Profit 20 125 20 150 3000 600 1800 30 90 1200 Profit 30 75 30 125 3750 900 2100 30 70 MC=MR 1650 Profit maksimum MC > MR 70 25 40 100 4000 1600 2800 40 70 1200 Profit 110 -25 BEP 50 75 3750 2700 3900 54 78 -150 Loss 150 -75 60 50 3000 4200 5400 70 90 -2400 Loss 160 -125 70 25 1750 5800 7000 82 99 -5250 Loss

Contoh: Kurva Pendekatan Marjinal:

Contoh: Kurva Pendekatan Marjinal

authorStream Live Help