9 STRUKTUR PASAR & STRUKTUR REVENUE

Views:
 
Category: Education
     
 

Presentation Description

Semoga Bermanfaat untuk yg membutuhkannya...

Comments

Presentation Transcript

PowerPoint Presentation:

PERTEMUAN 9 STRUKTUR PASAR & STRUKTUR REVENUE TEORI EKONOMI MIKRO

STRUKTUR PASAR:

STRUKTUR PASAR 2 Struktur Pasar merupakan cara suatu pasar diorganisasikan yang akan mempengaruhi perilaku produsen/perusahaan, perilaku pembeli kinerja pasar. Struktur Pasar dikelompokan sebagai berikut: Pasar Persaingan Sempurna (PPS) (Perfectly competitive market) Pasar persaingan tidak sempurna (PPTS) (imperfectly competitive market), pada struktur pasar ini dibagi menjadi: Pasar monopolistik (monopolistic competitive market) Pasar monopoli (Monopoly Market) Pasar oligopoly (Oligopoly market)

PASAR PERSAINGAN SEMPURNA:

PASAR PERSAINGAN SEMPURNA 3 Pasar persaingan sempurna merupakan pasar untuk produk-produk yang memiliki banyak penjual dan pembeli serta setiap penjual ataupun pembeli tidak dapat mempengaruhi keadaan pasar, artinya tidak dapat mempengaruhi harga pasar.

KARAKTERISTIK PASAR PERSAINGAN SEMPURNA:

KARAKTERISTIK PASAR PERSAINGAN SEMPURNA 4 Jumlah produsen Banyak. Price Taker atau Pengambil Harga, artinya penetapan harga sesuai dengan harga yg terjadi dipasar. Produsen bebas keluar atau masuk pasar sebagai penjual. Homogenius Product, artinya setiap produk persis sama sehingga konsumen tidak mempunyai kecenderungan memilih terhadap barang. Full Knowledge, artinya pembeli atau konsumen benar-benar memiliki informasi dan pengetahuan yg sempurna terhadap kondisi produk yg ada di pasar. Non Promotion, artinya tidak diperlukan promosi iklan secara aktif. Kurva permintaan yg dihadapi seorang produsen bersifat elastis sempurna.

KELEBIHAN PASAR PERSAINGAN SEMPURNA:

KELEBIHAN PASAR PERSAINGAN SEMPURNA 5 Dapat memaksimumkan efisiensi Efisiensi produktif dalam satu perusahaan harus terjadi dengan syarat: - Setiap tingkat produktif dengan biaya yg paling minimum - Produksi barang pada ongkos rata-rata (ATC) paling rendah Efisiensi alokatif, terjadi jika pengalokasian sumber daya dalam kegiatan produksi mencapai tingkat maksimum dengan syarat harga jual = marginal cost (P = MC) 2. Dapat memberikan kebebasan bertindak dan memilih .

KELEMAHAN PASAR PERSAINGAN SEMPURNA:

KELEMAHAN PASAR PERSAINGAN SEMPURNA 6 Tidak mendorong Inovasi ; sifat produksi dan teknologi dapat dicontoh, kebebasan masuk pasar sangat mudah, munculnya perusahaan akan menimbulkan keuntungan yg diperoleh perusahaan tidak bertahan lama. Adakalanya menimbulkan ongkos sosial ; karena adanya penekanan efisiensi yg sangat tinggi dalam berproduksi sehingga merugikan kepentingan masyarkat. Membatasi pilihan konsumen ; konsumen tidak mempunyai pilihan karena barang yg dihasilkan adalah 100% sama.

A. PPTS = PASAR PERSAINGAN MONOPOLISTIC:

A. PPTS = PASAR PERSAINGAN MONOPOLISTIC 7 Pasar monopolistik merupakan pasar untuk produk-produk dimana terdapat banyak produsen yg menghasilkan barang berbeda corak. Yg memiliki karakteristiknya: Di pasar terdapat banyak produsen yg menghasilkan produk. Perusahaan dapat mempengaruhi harga produk Sifat produk yg dihasilkan berbeda corak Permintaan yg dihadapi perusahaan monopolistik bersifat menurun dari kiri atas kekanan bawah dan bersifat elastis. Produsen relatif mudah untuk keluar atau memasuki pasar Pembeli mempunyai pemahaman yg kurang sempurna terhadap kondisi produk dipasar. Promosi sangat penting dilakukan oleh produsen

B. PPTS = PASAR MONOPOLI:

B. PPTS = PASAR MONOPOLI 8 Pasar monopoli merupakan pasar untuk produk-produk perusahan monopoli, dimana hanya ada satu produsen dipasar dan produknya bersifat unik dan tidak mempunyai substitusi sama dengan produk yg dihasilkan perusahaan lain. Monopoli artinya perusahan yang menjadi satu-satunya penjual atas satu produk yg tidak mempunyai pengganti.

B. PPTS = KARAKTERISTIK PASAR MONOPOLI:

B. PPTS = KARAKTERISTIK PASAR MONOPOLI 9 Dipasar hanya terdapat satu perusahaan yg menghasilkan produk. Tidak mempunyai barang pengganti yg sama. Pada pasar monopoli tertutup kemungkinan perusahaan lain untuk menghasilkan produk yg sama karena adanya hak paten atau adanya monopoli alamiah. Perusahaan dapat mempengaruhi harga produk Kurva permintaan bersifat menurun dari kiri atas kekanan bawah bersifta inelastis. Konsumen memiliki pemahaman yg sempurna terhadap produk Promosi iklan kurang diperlukan.

B. PPTS = FAKTOR PENYEBAB PASAR MONOPOLI:

B. PPTS = FAKTOR PENYEBAB PASAR MONOPOLI 10 Perusahaan menguasai sumber daya tertentu yg unik dan tidak dimiliki perusahaan lain. Perusahaan dapat berproduksi dengan skala ekonomis Perusahaan diberi hak monopoli oleh pemerintah atau organisasi tertentu sehingga mempunyai hak ekslusif yg lebih besar misalnya pemberian hak paten dan hak cipta.

B. PPTS = KELEBIHAN DAN KELEMAHAN PASAR MONOPOLI:

B. PPTS = KELEBIHAN DAN KELEMAHAN PASAR MONOPOLI 11 KELEBIHAN: Dapat memberikan keuntungan hanya bagi pengusaha. Dapat memaksimumkan keuntungan dengan melakukan diskriminasi harga. KELEMAHAN: Dapat menimbulkan akibat buruk terhadap distribusi pendapatan dimana distribusi pendapatan tidak merata. Penetapan harga jual produk tanpa menghiraukan daya beli masyarakat.

C. PPTS = PASAR OLIGOPOLI:

C. PPTS = PASAR OLIGOPOLI 12 Oligopoli adalah organisasi pasar yg terdiri atas beberapa perusahaan yg menjual produk dipasar. Yg memiliki karakteristik sbb: Dipasar jumlah perusahaan yg menghasilkan produk antara 2 – 10 perusahaan. Produk yg dihasilkan merupakan produk homogen atau produk berbeda corak. Perusahaan lain relatif sulit untuk masuk pasar. Dalam penentuan harga produk terdapat 2 cara: a) untuk produk homogen ditentukan oleh pemimpin harga (price leader), b) untuk produk bercorak tidak ada kesepakatan harga. Bentuk kurva permintaan yaitu permintaan terpatah (Kinked Demand Curve) (perang harga) Pemahaman konsumen pada produk ada yg full konwledge ada juga yg unfull knowledge. Promosi iklan bisa diperlukan, bisa juga tidak diperlukan.

STRUKTUR REVENUE:

STRUKTUR REVENUE 13 Revenue adalah hasil berupa uang yg diterima oleh suatu perusahaan atas penjualan barang-barang dan jasa yang dihasilkannya. Struktu Revenue dalam Teori Ekonomi Mikro terdiri dari: TOTAL REVENUE (TR) adalah keseluruhan penerimaan produsen atas penjualan semua produk yg terjual. Rumusnya TR = Q x P AVERAGE REVENUE (AR) adalah penerimaan rata-rata perunit yg diterima produsen. Rumusnya AR = TR AR = Q x P AR = P output Q MARGINAL REVENUE (MR) adalah pertambahan/perubahan TR yg diterima penjual sebagai akibat pertambahan/perubahan 1 unit output yg terjual. Rumus AR = TR MR = TRn – TR (n-1) output Qn – Q (n-1)

Contoh kasus Pasar Persaingan Sempurna:

Contoh kasus Pasar Persaingan Sempurna 14 Produsen menetapkan harga produk sama/tetap berapa pun tingkat produk yg dihasilkan/dijual, karena permintaan yg dihadapinya bersifat elastis sempurna maka harga produk akan sama dengan marginal revenue. (Demand = P = AR = MR). Misalkan harga yg ditetapkan 450, maka nilai TR yg diperoleh sbb: Jika Q sebesar 1 unit, nilai TR = P x Q = 450 x 1 = 450 Jika Q sebesar 2 unit, nilai TR = P x Q = 450 x 2 = 900 Jika Q sebesar 3 unit, nilai TR = P x Q = 450 x 3 = 1350 Dan seterunya.. Nilai MR akan sama dengan AR dan MR dapat dihitung sbb: MR = ∆TR : ∆Q = (900 – 450) : (2-1) = 450

Contoh kasus Pasar Persaingan Sempurna:

Contoh kasus Pasar Persaingan Sempurna 15 Output (Q) AR (P) TR (P x Q) MR ( ∆TR : ∆Q) 1 450 450 450 2 450 900 450 3 450 1350 450 4 450 1800 450 5 450 2250 450 6 450 2700 450 7 450 3150 450 450 0 1 2 3 4 5 6 7 AR, TR, MR Q 3150 2700 2250 1800 1350 900 D=AR=MR TR

Contoh kasus Pasar Persaingan Tidak Sempurna:

Contoh kasus Pasar Persaingan Tidak Sempurna 16 Harga tidak sama dengan MR karena produsen menetapkan harga berbeda-beda pada tingkat kuantitas yg dijual/diproduksi. (Demand=P=AR≠MR) Misalkan harga ditentukan sebesar P=500 – 50P (dimana P=AR), maka nilai AR dan TR dihitung sbb: Jika Q = 1 unit maka nilai AR = P , 500 – (50x1) = 450, dan nilai TR adalah sebesar TR = PxQ = 450 x 1 = 450 Jika Q=2 unit maka nilai AR=P, 500 – (50x2) = 400, dan nilai TR adalah sebesar TR = PxQ = 400 x 2 = 800 Dst.. Nilai MR tidak akan sama dengan AR, MR sbb: MR = ∆TR: ∆Q = (800-450) : (2-1) = 350 Dst...

Contoh kasus Pasar Persaingan Sempurna:

Contoh kasus Pasar Persaingan Sempurna Output (Q) AR (P) TR (P x Q) MR ( ∆TR : ∆Q) 0 500 - - 450 1 450 450 350 2 400 800 250 3 350 1050 150 4 300 1200 -50 5 250 1250 -50 6 200 1200 -150 7 150 1050 -250 8 100 800 -350 9 50 450 500 450 400 350 300 250 200 150 100 50 -150 0 1 2 3 4 5 6 7 8 9 MR = 0 Q D=AR TR 1250 1200 1150 1050 800 TR MAKS MR AR, TR, MR