PERFORMANCE & MOTIVATION

Views:
 
Category: Education
     
 

Presentation Description

Mohon maaf karena filenya gak bisa didownload... untuk yang memerlukan materi ini silahkan postkan komen anda dan alamat email yg bisa dikirim... dijamin gratis.... dan tentunya harus sabar ........ semoga bermanfaat... Salam Ade Fauji. SE.,MM follow me: Follow Me On: Twitter: @ade_fauji FB: Ade Fauji 4sq: ade_fauji mim yahoo: @ade_fauji/ http://gplus.to/adefauji plurk.com/ade_fauji/ getglue.com/ade_fauji http://id.linkedin.com/pub/ade-fauji/3a/469/657

Comments

By: yiswan (18 month(s) ago)

mohon dikirim ke email saya yiswan@yahoo.com thanks before

By: adefauji (18 month(s) ago)

done

 

By: shei_93 (18 month(s) ago)

tlg dikirim ke email saya sheilla.amelinda@yahoo.com trima kasih :)

By: adefauji (18 month(s) ago)

done

 

By: ANDYWRX (19 month(s) ago)

o...ya tolong materinya d share k email saya,,,mas fauji... andy_wrx@yahoo.com thank,smoga bermanfaat bgi kita semua

By: adefauji (18 month(s) ago)

done

 

By: tarasi (20 month(s) ago)

mas materinya bagus banget, mohon di kirim ke email saya : bbpp.bkl@gmail.com, terima kasih atas bantuannya

By: adefauji (20 month(s) ago)

thanks, sudah saya kirim ke alamat email anda

 

By: ayahkia (21 month(s) ago)

mas mohon saran, kira2 ada games gak tentang motivasi? buat bahan saya mengajar agar mahasiswa tidak mengantuk. Trimakasih

By: adefauji (20 month(s) ago)

banyak sekali games untuk motivasi karyawan coba cari di google pastinya akan ketemu

 
See all

Presentation Transcript

PERFORMANCE MANAGEMENT AND MOTIVATION EXCELLENCE : 

PERFORMANCE MANAGEMENT AND MOTIVATION EXCELLENCE By: Ade fauji

MOTIVASI : 

MOTIVASI Terbentuk dari sikap (attitude) untuk menghadapi situasi kerja di perusahaan (situation) Sikap mental yang positif terhadap situasi kerja Motivasi Kinerja max Sikap mental yang siap sedia secara psikofisik (siap secara mental, fisik, situasi, tujuan)

KINERJA : 

KINERJA Hasil kerja (kuantitas dan kualitas) yang dicapai pimpinan/karyawan dalam melaksanakan tugasnya sesuai tanggung jawab yang diberikan Faktor yang mempengaruhi kinerja adalah ability dan motivasi Keith Davis (1994) HP = A + M M = At + St A = Kn + Sk HP = (Kn + Sk) + (At + St) Keterangan : HP = Human Performance, M = Motivation, At = Attitude, St = Situation, Kn= Knowledge, Sk= Skill, A = Ability KINERJA MAX = The right man in the right place, The right man on the right job

Slide 4: 

David McClelland (1987) MP = dorongan kuat untuk melakukan tugas kerja sehari-hari dengan sebaik-baiknya sampai mendapat predikat terpuji Motivasi berprestasi (MP) kinerja max Tumbuh dalam diri masyarakat + dukungan pimpinan

Teori Motivasi : 

Teori Motivasi PENDEKATAN ISI Lebih menekankan pada faktor yg membuat karyawan melakukan suatu tindakan tertentu (ex : teori Maslow) PENDEKATAN PROSES menekankan pada faktor yang membuat karyawan bertindak dan bagaimana karyawan itu termotivasi, ex : Teori McClelland PDKT PENGUAT menekankan pada faktor-faktor yang dapat meningkatkan suatu tindakan atau mengurangi suatu tindakan, ex : Teori Skinner (Operant Conditioning)

Need Theories of Motivation : 

Need Theories of Motivation Maslow`s Need Hierarchy Theory Kebutuhan = fundamen yang mendasari perilaku karyawan FISIOLOGI 85% RASA AMAN 70% RASA MEMILIKI 50% AKTUALISASI DIRI 10% HARGA DIRI 40%

Need Theories of Motivation : 

Need Theories of Motivation Hezberg Two Factor Theory Faktor-faktor yang menyebabkan kepuasan/ketidakpuasan Faktor pemeliharaan : administrasi dan kebijakan perusahaan, kualitas pengawasan, hubungan dengan pengawas, hubungan dengan subordinate, upah, keamanan kerja, kondisi kerja, dan status. Faktor permotivasian : dorongan berprestasi, pengenalan, kemajuan, work it self, kesempatan berkembang, dan tanggung jawab.

Need Theories of Motivation : 

Need Theories of Motivation Achievement Theory David McClelland “VIRUS MENTAL”, yaitu kondisi jiwa yang mendorong seseorang untuk mampu mencapai prestasinya secara maksimal. Terdiri dari tiga dorongan kebutuhan : Need of Achievment : kebutuhan berprestasi Need of Affiliation : kebutuhan memperluas pergaulan Need of Power : kebutuhan menguasai sesuatu Virus Mental perlu dibina dengan cara mengembangkan potensi mereka melalui lingkungan kerja yang efektif agar terwujudnya produktivitas perusahaan yang berkualitas tinggi dan tercapainya tujuan utama organisasi.

Need Theories of Motivation : 

Need Theories of Motivation Achievement Theory David McClelland Karateristik manajer yang mempunyai MP tinggi menurut McClelland dan Edward Murray : Bertanggung jawab Program kerja berdasarkan rencana dan tujuan realistis serta berjuang untuk merealisasikannya Mampu mengambil keputusan dan berani mengambil risiko Melakukan pekerjaan yang berarti dan menyelesaikannya dengan hasil yang memuaskan Ingin menjadi orang terkemuka yang menguasai bidang tertentu

Cognitive Theories of Motivation : 

Cognitive Theories of Motivation Expectancy Theory Victor H. Vroom M = V x H M= Motivasi, V = Valensi, H = Harapan Produk dari valensi dan harapan adalah motivasi yang dapat mendorong karyawan untuk melakukan aksi dalam mencapai tujuannya. Aksi dapat berupa mengikuti pelatihan. Hasil primernya adalah promosi jabatan dan gaji lebih tinggi. Hasil sekundernya antara lain, status menjadi lebih tinggi, pengenalan kembali, keputusan pembelian produk, dan pelayanan keinginan keluarga.

Cognitive Theories of Motivation : 

Cognitive Theories of Motivation Equity Theory Dikembangkan oleh Adam. Komponen : Input, Outcome, Comparison Person, Equity-in-equity. Input : semua nilai yang diterima pegawai yang dapat menunjang pelaksanaan kerja Outcome : semua nilai yang diperoleh dan dirasakan karyawan Comparison person : seorang karyawan dalam organisasi yang sama, seorang karyawan dalam organisasi berbeda atau dirinya sendiri dalam pekerjaan sebelumnya. Puas atau tidak puas dengan membandingkan input-outcome dirinya dengan karyawan lain. Perbandingan seimbang (equity) = puas Perbandingan tidak seimbang (inequity) jika over compensation inequity dan under compensation inequity.

Cognitive Theories of Motivation : 

Cognitive Theories of Motivation Goal-setting Theory Dikembangkan oleh Edwin Locke Strategi permotivasian yang krusial adalah penetapan tujuan. Penetapan suatu tujuan tidak hanya berpengaruh pada pekerjaan tapi juga merangsang karyawan untuk mencari atau menggunakan metode kerja yang efektif. Dalam menetapkan tujuan, karyawan perlu dilibatkan agar dapat menumbuhkan motivasi kerja dan pencapaian prestasi kerja maksimal.

Using Motivation Theory at Work : 

Using Motivation Theory at Work Intervention Programs Seorang pimpinan perusahaan harus mampu memotivasi karyawan bawahan dengan memahami apa yang dibutuhkan karyawan. Tiga aspek yang mempengaruhi motivasi kerja karyawan: Perbedaan karateristik individu : kebutuhan, minat, sikap, nilai Perbedaan karateristik pekerjaan : persyaratan jabatan untuk setiap pekerjaan Perbedaan karateristik organisasi (lingkungan kerja) : peraturan kerja, iklim kerja, budaya kerja yang disepakati Pimpinan perlu memahami ketiga aspek tersebut agar perilaku kerja karyawan dapat diarahkan untuk mencapai produktivitas kerja maksimal

Using Motivation Theory at Work : 

Using Motivation Theory at Work Pay Incentive Plans Insentif (berupa uang) yang diberikan kepada karyawan sangat berpengaruh terhadap motivasi dan produktivitas kerja. Karenanya, pimpinan perlu membuat perencanaan pemberian insentif yang memadai.

Using Motivation Theory at Work : 

Using Motivation Theory at Work Job Redesign Proses terjadinya pengaruh secara berkelanjutan dan perubahan pekerjaan yang berhubungan dengan karateristik pekerjaan tertentu yang diharapkan lebih memotivasi karyawan. Pertimbangan Job Redesign : Apakah memungkinkan untuk mengatasi kelesuan kerja Apakah tidak menyebabkan diskualifikasi kemampuan karyawan Apakah karyawan merasa menjadi lebih potensial Dilaksanakan agar karyawan tidak mengalami kebosanan dan mampu meningkatkan produktivitas kerja

Using Motivation Theory at Work : 

Using Motivation Theory at Work Behavior Modification Modifikasi perilaku kerja memperhatikan beberapa hal : Nilai penghargaan yang diharapkan karyawan Persepsi karyawan dalam berupaya mencapai penghargaan Usaha yang harus dilakukan Persepsi peranan Prestasi kerja yang diisyaratkan untuk dapat mencapai penghargaan Penghargaan intrinsik dan ekstrinsik Persepsi penghargaan yang adil Tingkat kepuasaan kerja yang dicapai karyawan

Penggunaan teori motivasi pada perusahaan ini Nama Perusahaan : PT. Sumber Daya (Perusahaan importir Consumer Goods and Toys) : 

Penggunaan teori motivasi pada perusahaan ini Nama Perusahaan : PT. Sumber Daya (Perusahaan importir Consumer Goods and Toys) Intervention Programs Pimpinan kurang memahami aspek yang mempengaruhi motivasi kerja karyawan Misalnya : meskipun sudah dibuat peraturan kerja namun masih ada toleransi yang tidak adil terhadap karyawan yang masih merupakan kerabat. Ini menciptakan iklim kerja yang tidak nyaman dan menyebabkan kurangnya motivasi karyawan untuk mencapai produktivitas kerja maksimal.   Pay Incentive Plans Pimpinan sudah membuat perencanaan pemberian insentif yang memadai dengan adanya bonus dan kenaikan gaji setiap tahun.   Job Redesign Pimpinan membuat job redesign sesuai dengan hasil evaluasi kerja masing-masing departemen dan karyawan namun terkadang menyebabkan diskualifikasi kemampuan karyawan.   Behaviour Modification Dalam perusahaan ini dapat dikatakan kurang dalam memberikan penghargaan kepada karyawan yang berprestasi sehingga tidak adanya kepuasaan kerja.

Penggunaan teori motivasi pada perusahaan ini Nama Perusahaan : PT. Cargill Indonesia (PMA bergerak di Ex-Im Agriculture) : 

Penggunaan teori motivasi pada perusahaan ini Nama Perusahaan : PT. Cargill Indonesia (PMA bergerak di Ex-Im Agriculture) Intervention Programs Manajemen pada perusahaan ini lebih profesional karena setiap tahapan pekerjaan dan jenis pekerjaan telah ada prosedurnya. sehingga karyawan yang melanggar prosedur akan menerima sanksi yg setimpal dengan pelanggaran yg telah dibuatnya. dan setiap prosedur/program telah disosialisasikan terlebih dahulu kepada karyawan sebelum diimplementasikan dalam training internal. untuk program pengembangan external pun dikirimkan beberapa karyawan yg kompeten untuk mengikuti external training yg dibutuhkan.   Pay Incentive Plans dalam rangka pemberian gaji dan bonus perusahaan melihat dari kinerja karyawan yg mengacu pada penilaian karyawan yg dilakukan oleh atasannya langsung   Job Redesign untuk memberikan penghargaan kepada karyawan manajemen memberikan keluasan kepada karyawan untuk melakukan rotasi sendiri seandainya karyawan yg bersangkutan merasa jenuh dengan lokasi kerja yg sekarang ini   Behaviour Modification Pihak manajemen selalu memberikan apresiasi kepada karyawan yg berprestasi secara langsung dan selalu dipublikasikan di media internal agar dapat memotivasi dari karyawan yg lainnya

IMPLEMENTASI MOTIVASIDI DINAS PENDIDIKAN KOTA CILEGON : 

IMPLEMENTASI MOTIVASIDI DINAS PENDIDIKAN KOTA CILEGON Sebagai seorang manager / pimpinan sudah merupakan kewajiban untuk memotivasi bawahan / staff, agar dalam melaksanakan tugas dapat berjalan dengan lancar sehingga tujuan organisasi dapat tercapai dengan baik Berusaha menempatkan orang sesuai dengan keahliannya (the right man in the right job / Keith Davis ). Seorang pimpinan / manager berusaha semaksimal mungkin agar karyawan / bawahan dapat melaksanakan tugas dengan penuh tanggung jawab tanpa adanya tekanan, sehingga menghasilkan suatu yang diharapkan dengan mutu yang sesuai yang diharapkan Adanya penghargaan yang dapat meningkatkan kinerja baik berupa bonus, kenaikan pangkat serta promosi dalam menduduki suatu jabatan Sebagai pimpinan berusaha agar segala permasalahan yang dihadapi bawahan dapat diketahui sekaligus diperbaiki, seperti tentang kesehatan, perekonomiannya, serta keadaan tentang keluarganya. Hal itu sangat berguna dalam menjaga stabilitas kinerja yang pada akhirnya dapat memperlancar tugas pekerjaannya.

Terima Kasih : 

Terima Kasih