Puisi - Bahasa Indonesia

Views:
 
Category: Education
     
 

Presentation Description

No description available.

Comments

Presentation Transcript

BAHASA DAN SASTRA INDONESIA PUISI:

BAHASA DAN SASTRA INDONESIA PUISI Oleh : Naufal Syahrial Hidayat Kelas : VIII - i

A. Pengertian :

A. Pengertian Puisi adalah rangkaian kata atau susunan kata yang indah , bermakna dan memiliki aturan serta unsur-unsur bunyi . Secara etimologis , kata puisi dalam bahasa Yunani berasal dari poesis yang artinya berati penciptaan . Dalam bahasa Inggris , padanan kata puisi ini adalah poetry yang erat dengan –poet dan -poem. Mengenai kata poet, Coulter ( dalam Tarigan , 1986:4) menjelaskan bahwa kata poet berasal dari Yunani yang berarti membuat atau mencipta . Dalam bahasa Yunani sendiri , kata poet berarti orang yang mencipta melalui imajinasinya , orang yang hampir-hampir menyerupai dewa atau yang amat suka kepada dewa-dewa . Dia adalah orang yang berpenglihatan tajam , orang suci , yang sekaligus merupakan filsuf , negarawan , guru, orang yang dapat menebak kebenaran yang tersembunyi . Naufal Syahrial H – 8i

B. Unsur-unsur Puisi:

B. Unsur - unsur Puisi Unsur - unsur puisi ini , menurut pendapat Richards dan Waluyo dapat dipilah menjadi dua struktur , yaitu struktur batin puisi ( tema , nada, rasa, dan amanat ) dan struktur fisik puisi ( diksi , imajeri , bahasa figuratif , kata konkret , ritme , dan rima ). ( 1) tema , ( 2) nada, ( 3) rasa, ( 4) amanat , (5) diksi , (6) imaji , (7) bahasa figuratif , (8) kata konkret , (9) ritme dan rima Naufal Syahrial H – 8i

C. Jenis-Jenis Puisi:

C. Jenis-Jenis Puisi Menurut zamannya puisi dibagi dalam dua kategori : Puisi Lama Puisi Baru Naufal Syahrial H – 8i

1. Puisi Lama:

1. Puisi Lama Ciri-ciri Merupakan puisi rakyat yang tak dikenal nama pengarangnya Disampaikan lewat mulut ke mulut, jadi merupakan sastra lisan Sangat terikat oleh aturan-aturan seperti jumlah baris tiap bait, jumlah suku kata maupun rima Naufal Syahrial H – 8i

…..Lanjutan:

….. Lanjutan Yang termasuk puisi lama adalah Mantra , adalah ucapan-ucapan yang dianggap memiliki kekuatan gaib. Pantun , adalah puisi yang bercirikan bersajak a-b-a-b, tiap bait 4 baris, tiap baris terdiri dari 8-12 suku kata, 2 baris awal sebagai sampiran, 2 baris berikutnya sebagai isi. Pembagian pantun menurut isinya terdiri dari pantun anak, muda-mudi, agama/nasihat, teka-teki, jenaka. Karmina , adalah pantun kilat seperti pantun tetapi pendek. Seloka , adalah pantun berkait. Gurindam , adalah puisi yang berdirikan tiap bait 2 baris, bersajak a-a-a-a, berisi nasihat. Syair , adalah puisi yang bersumber dari Arab dengan ciri tiap bait 4 baris, bersajak a-a-a-a, berisi nasihat atau cerita. Talibun , adalah pantun genap yang tiap bait terdiri dari 6, 8, ataupun 10 baris . Naufal Syahrial H – 8i

2. Puisi Baru:

2. Puisi Baru Ciri-ciri : bentuknya lebih bebas daripada puisi lama, baik dalam segi jumlah baris, suku kata, maupun rima Menurut isinya , puisi baru dibedakan atas : Balada , adalah puisi berisi kisah/cerita. Himne , adalah puisi pujaan untuk Tuhan, tanah air, atau pahlawan. Ode , adalah puisi sanjungan untuk orang yang berjasa. Epigram , adalah puisi yang berisi tuntunan/ajaran hidup. Romance , adalah puisi yang berisi luapan perasaan cinta kasih. Elegi , adalah puisi yang berisi ratap tangis/kesedihan. Satire , adalah puisi yang berisi sindiran/kritik Naufal Syahrial H – 8i

D. MENULIS PUISI :

D. MENULIS PUISI 1. Mencari ide Dengan mengumpulkan atau menggali info melalui membaca , melihat , dan merasakan terhadap kejadian atau peristiwa dan pengalaman pribadi , sosial masyarakat ataupun universal . 2. Mentukan Tema Tema adalah pokok persoalan yang akan dikemukakan dalam bentuk puisi . 3. Mengembangkan Tema Hal- hal apa yang dikemukakan dalam puisi . 4. Penulisan puisi Mengungkapkan kata-kata yang tepat ke dalam puisi , bukan hanya tepat makna melainkan juga harus tepat bunyinya . Naufal Syahrial H – 8i

E. Apresiasi Puisi:

E. Apresiasi Puisi Seperti bentuk karya sastra lain , puisi mempunyai ciri-ciri khusus . Pada umumnya penyair mengungkapkan gagasan dalam kalimat yang relatif pendek-pendek serta padat , ditulis berderet-deret ke bawah ( dalam bentuk bait-bait ), dan tidak jarang menggunakan kata-kata/ kalimat yang bersifat konotatif . Naufal Syahrial H – 8i

Catatan:

Catatan Hal ini mengakibatkan pembaca tidak dapat lagi membedakan antara puisi dengan prosa hanya dengan melihat bentuk visualnya Naufal Syahrial H – 8i

Perbedaan Puisi dan Prosa:

Perbedaan Puisi dan Prosa Puisi Prosa 1 Merupakan aktivitas jiwa yang menangkap kesan-kesan , kemudian kesan-kesan tersebut dipadatkan ( di-kondensasi-kan ) dan dipusatkan . Merupakan aktivitas menyebarkan (men- dispersi-kan ) ide/gagasan dalam bentuk uraian , bahkan kadang-kadang sampai merenik . 2 Merupakan pencurahan jiwa yang bersifat liris ( emosional ) dan ekspresif . Merupakan pengungkapan gagasan yang bersifat epis atau naratif . 3 Seringkali isi dan kalimat-kalimatnya bermakna konotasi . Pada umumnya bermakna denotasi , walaupun memang ada beberapa karya yang isinya konotasi . Naufal Syahrial H – 8i

Selamat Membaca :

Selamat Membaca Naufal Syahrial H – 8i

authorStream Live Help