logging in or signing up MANAJEMEN FE UNPAS suteja Download Post to : URL : Related Presentations : Share Add to Flag Embed Email Send to Blogs and Networks Add to Channel Uploaded from authorPOINT lite Insert YouTube videos in PowerPont slides with aS Desktop Copy embed code: (To copy code, click on the text box) Embed: URL: Thumbnail: WordPress Embed Customize Embed The presentation is successfully added In Your Favorites. Views: 130 Category: Entertainment License: All Rights Reserved Like it (0) Dislike it (0) Added: May 06, 2011 This Presentation is Public Favorites: 0 Presentation Description No description available. Comments Posting comment... Premium member Presentation Transcript JAJA SUTEJA Manajemen FE Unpas: JAJA SUTEJA Manajemen FE Unpas Analisis Laporan Keuangan © Fakultas Ekonomi Universitas Pasundan Bandung Dr. H. Jaja Suteja, SE., M.ScAnalisis Laporan Keuangan: Analisis Laporan Keuangan Laporan Keuangan Kerangka Kerja Analisis Analisis Rasio Analisis Trend Common-Size dan Analisis IndeksPengguna Hasil Analisis: Pengguna Hasil Analisis Kreditur Dagang – Lebih memfokuskan pada likuiditas . Pemegang Obligasi -- Lebih memfokuskan pada CIF Jk Panjang Pemegang Saham -- Lebih memfokuskan pada profitabilitas, CIF JK Panjang & Kesehatan Perusahaan.Pengguna Internal Analisis Laporan Keuangan : Pengguna Internal Analisis Laporan Keuangan Perencana -- Lebih memfokuskan pada penilaian posisi keuangan saat ini dan evaluasi peluang potensial perusahaan . Pengawas -- Lebih memfokuskan pada ROI untuk beragam asset dan efisiesni asset.Bentuk Dasar Laporan Keuangan: Bentuk Dasar Laporan Keuangan Laporan Laba Rugi A Sebuah ringkasan mengenai pendapatan dan biaya-biaya selama periode tertentu yang menggambarkan apakah perusahaan dalam posisi untung atau rugi. Neraca Sebuah ringkasan posisi keuangan perusahaan pada tanggal tertentu yang menunjukkan total assets = total liabilities + owners’ equity . NERACA PT. ABC (Dilihat dari sisi Asset ): NERACA PT. ABC (Dilihat dari sisi Asset ) a. Posisi aset pd tanggal tertentu. b. Apa yg dimiliki perusahaan. c. Jumlah hutang para pelanggan d. Biaya dimuka yg siap dibayar. e. Aktiva lancar. f. Jml Aktiva tetap. g. Ak pengurangan atas penggunaan aset tetap. Kas. $ 90 Piutang Usaha. c 394 Persediaan 696 Biaya dibayar dimuka d 5 AK Pajak dibayar 10 Aktiva Lancar e $ 1,195 Aktiva Tetap (@Cost) f 1030 Dik: Ak.Penyusutan g (329) Aktiva Tetap Bersih $ 701 Investasi 50 Aset lainya 223 Total Assets b $2,169 NERACA PT. ABC (000) PER . 31 Desember , 2003 a NERACA PT. ABC (Sisi Utang): NERACA PT. ABC (Sisi Utang) a. Aktiva = Utang + MS. b.Apa yg menjadi utang perusahaan dan posisi kepemilikan usaha. c. Kewajiban pada pemasok perusahaan. d. Upah dan gaji yang masih hrs diabayar. e. Utang usaha < 1 thn. f. Utang > 1 thn. g. Investasi milik perusahan sendiri. h. Earnings reinvested. Wesel Bayar $ 290 Utang Dagang c 94 Pajak Yg Msh hrs dibyr d 16 Utang yg hrs dibyr lainya . d 100 Utang Lancar . e $ 500 Utang Jk Panjang f 530 Modal sendiri pemilik Saham Biasa ($1 par) g 200 Tambahan Dlm Modal g 729 Laba Ditahan h 210 Total MS $ 1,139 Total Utang & MS a,b $2,169 NERACA PT. ABC (000) Per 31 Desember, 2003LAPORAN LABA RUGI PT. ABC: LAPORAN LABA RUGI PT. ABC a. Mengukur kemapuan perusahan untuk memperoleh keuntungan. b. Yang diterima atau akan diterima dr pelanggan. c. Biaya penjualan, iklan adminstrasi kantor dll. d. Pendapatan operasi e. Biaya dana pinjaman. f. Pendapatan Kena pajak. g. Jumlah yang siap diterima oleh pemilik perusahaan. Penjualan Bersih $ 2,211 Harga Pokok Penj b 1,599 Laba Kotor $ 612 Biaya Adm umum c 402 EBIT d $ 210 Biaya bunga e 59 EBT f $ 151 Pajak Pendapatan 60 EAT g $ 91 Dividen kas 38 Laba ditahan $ 53 LAPORAN PENDAPATAN PT. ABC (000) per 31 Desember 2003 aKERANGKA KERJA ANALISIS FINASIAL: KERANGKA KERJA ANALISIS FINASIAL Alat Analisis yang digunakan Laporan Sumber & Penggunaan Dana Laporan Aliran kas dan Anggaran Kas Analsis Kebutuhan Dana Perusahaan Komponen Trend / Musiman Berapa besar dana yang akan diperlukan dimasa yang akan datang ? Apakah ada komponen yang bersifat musiman?Kerangka Kerja Analisis Finansial: Kerangka Kerja Analisis Finansial Kesehatan Sebuah Perusahaan Rasio Keuangan 1. Individual 2. Sepanjang waktu 3. Secara Kombinasi 4. Secara Perbandingan Analisis Kebutuhan dana perusahaan Analisis Kondisi Finansial Profitabilitas PerusahaanKerangka Kerja Analsis Fiansial : Kerangka Kerja Analsis Fiansial Contoh : Volatilitas penjualan Volatilitas biaya dll 1. Analysis of the funds needs of the firm. 2. Analysis of the financial condition and profitability of the firm. 3. Analisis Risiko Bisnis Perusahaan Risiko Bisnis terkait pada risiko inheren dalam operasi perusahaan.Kerangka Analisis Finansial: Kerangka Analisis Finansial Seorang manajer keuangan hrs mempertimbangkan ketiga faktor tersebut ketika menentukan kebutuhan pendanaan Perusahaan Penentuan dana Yang dibutuhkan Oleh perusahaan . Analisis Dana yang dibutuhkan perusahaan. Analisis Kondisi Keuangan dan Profitabilitas perusahaan . Analisis Risiko Bisnis perusahaan.Kerangka Kerja Analisis Keuangan: Kerangka Kerja Analisis Keuangan Negosiasi Dengan Pemasok Atau penyedia dana. Penentuan pendanaan perusahaan. Analisis Kebutuhan dana perusahaan. Analisis kondisi keuangan dan profitabilitas perusahaan. Analisis Risiko Bisnis.Penggunaan analisis rasio: Penggunaan analisis rasio Jenis jenis Perbandingan: Perbandingan internal Perbandingan Eksternal Rasio Keuangan merupakan indeks yang terkait pada dua jenis angka akuntansi yang diperoleh dengan membagi satu dengan yang lainnya.Perbandingan Eksternal dan Sumber rasio Industri : Perbandingan Eksternal dan Sumber rasio Industri Contoh : PT. GOLDEN MISSISSIPI PT. VIT PT. ZAM-ZAM Dan juga Rasio Keuangan Industri Hal ini melibatkan perbandingan rasio dari satu perusahaan dengan perusahaan sejenis lainnya atau dengan rata-rata kinerja industri.1. Rasio Likuiditas: 1. Rasio Likuiditas a. Current Ratio(CR) Aktiva lancar Utang lancar PT. ABC per- Desember , 2003 Menunjukkan kemampuan perusahaan untuk menutup hutang jk pendeknya dengan aktiva lancar Rasio Neraca Rasio Likuiditas $1,195 $500 = 2.39Perbandingan rasio likuiditas: Perbandingan rasio likuiditas PT. ABC Industry 2.39 2.15 2.26 2.09 1.91 2.01 Year 2003 2002 2001 Current Ratio Rationya lebih kuat dari rata-rata industri.Rasio Likuiditas: Rasio Likuiditas b. Acid-Test (Quick) rasio cepat ( Aktiva lancar – Persediaan ) Utang Lancar For PT.ABC Per 31 Desember , 2003 Menunjukan kemampuan perusahaan untuk menutup utang lancarnya dengan aset yang paling likuid. Rasio Neraca Rasio Likuiditas $1,195 - $696 $500 = 1.00Perbandingan Rasio likuiditas: Perbandingan Rasio likuiditas PT. ABC Industry 1.00 1.25 1.04 1.23 1.11 1.25 Year 2003 2002 2001 Rasio Cepat Rasionya lebih lemah dari rata-rata industri.Ringkasan perbandingan rasio likuiditas: Ringkasan perbandingan rasio likuiditas Rasio saat ini (CR) kuat dan lemah pada Rasio cepat (Quick) menunjukkan adanya masalah potensial dalam jumlah persediaan. Catatan , dalam industri ini memiliki tingkat persediaan barang yang relatif tinggi. Ratio PT.ABC Industry a.Current 2.39 2.15 b.Acid-Test 1.00 1.25Analisis Perbandingan CR dan Trend: Analisis Perbandingan CR dan TrendAnalisis Perbandingan Rasio Cepat: Analisis Perbandingan Rasio CepatRingkasan Analisis Trend Likuiditas: Ringkasan Analisis Trend Likuiditas Rasio Lancar industri meningkat secara perlahan, sementara rasio cepatnya relatif stabil. Hal ini menunjukkan bahwa persediaan merupakan masalah serius bagi PT.ABC . Rasio Lancar (CR) PT.ABC telah meningkat, pada waktu bersama rasio cepat mengalami penurunan.2. Rasio Leverage Keuangan: 2. Rasio Leverage Keuangan a.Utang Thd Modal sendiri (DER) Total Utang Total Modal sendiri PT. ABC per 31 Desember , 2003 Menunjukkan perluasan usaha yang didanai oleh utang. Rasio Neraca Rasio Leverage Finansial $1,030 $1,139 = .90Perbandingan Rasio Leverage Finansial : Perbandingan Rasio Leverage Finansial PT.ABC Industry .90 .90 .88 .90 .81 .89 Year 2003 2002 2001 Rasio Utang Thd Modal Sendiri PT. ABC memiliki rata-rata penggunaan utang relative rendah thd rerata industri.Rasio Leverage Finasial: Rasio Leverage Finasial b. DAR (Debt to Assets Ratio) Utang Thd Total Aktiva Total Utang Total Aktiva PT.ABC Per 31 Desember , 2003 Menunjukkan persentase kekayaan perusahaan yang didanai dari Utang Rasio Neraca Rasio Leverage Keuangan $1,030 $2,169 = .47Perbandingan Rasio Leverage Finansial : Perbandingan Rasio Leverage Finansial PT.ABC Industry .47 .47 .47 .47 .45 .47 Year 2003 2002 2001 Rasio Utang thd total Aktiva PT. ABC memiliki rata-rata utilisasi utang relative sama thd rata-rata industri.Rasio Leverage Finansial : Rasio Leverage Finansial c. Total Kapitalisasi Total Utang Total Kapitalisasi PT. ABC Per 31 Desember, 2003 Menunjukkan kepentingan relatif utang jk panjang thd pendanaan jk panjang perusahaan Rasio Neraca Rasio Leverage Keuangan ( Financial Leverage ) $1,030 $1,669 = .62 (i.e., LT-Debt + Equity)Perbandingan Rasio Leverage Finansial : Perbandingan Rasio Leverage Finansial PT. ABC Industry .62 .60 .62 .61 .67 .62 Year 2003 2002 2001 Total Rasio Kapitalisasi PT. ABC memiliki rata-rata utilisasi utang jk panjang relatif lbh tinggi thd rata-rata industri .Rasio Pembayaran beban bunga: Rasio Pembayaran beban bunga d. Penutupan Beban bunga (interest coverage ratio) EBIT Beban bunga PT. ABC per 31 Desember , 2003 Menunjukkan kemampuan perusahaan untuk menutup beban bunga . Rasio Laba rugi Rasio Penutupan $210 $59 = 3.56Perbandingan Rasio Penutupan Beban Bunga: Perbandingan Rasio Penutupan Beban Bunga PT. ABC Industry 3.56 5.19 4.35 5.02 10.30 4.66 Year 2003 2002 2001 Rasio Penutupan Beban Bunga PT. ABC memiliki rata-rata penutupan beban bunga relatif dibawah industri .Perbandingan Analisis Trend – RAsio Penutupan : Perbandingan Analisis Trend – RAsio PenutupanRingkasan Analisis Trend Penutupan : Ringkasan Analisis Trend Penutupan Hal ini menunjukan bahwa earning yang rendah ( low earnings ) atau (EBIT) merupakan masalah potensial bagi PT. ABC . Catatan , kita tahu bahwa tingkat utang masih dalam batasan rata-rata industri . Rasio penutupan PT. ABC telah mengalami penurunan sejak 2001. dan mengalami penurunan dibawah rata-rata industri sejak 2 than lalu.Rasio Aktivitas: Rasio Aktivitas a. Perputaran Piutang Penjualan kredit bersih tahunan Piutang Dagang PT. ABC per-31 Desember, 2003 Menunjukkan kualitas piutang dan bagaimana keberhasilan perusahaan dalam Pengumpulannya Rasio neraca/ laba rugi Rasio Aktivitas $2,211 $394 = 5.61 ( Asumsi semua penjualan secara kredit)Rasio Aktivitas: Rasio Aktivitas b . Rata-rata Periode Pengumpulan Hari dalam satu tahun Perputaran Piutang PT. ABC per 31 Desember , 2003 Jumlah rata-rata hari dimana piutang beredar di pelanggan (or RT in days) Rasio Neraca/ Laba rugi Rasio Aktivitas 365 5.61 = 65 daysPerbandingan Rasio Aktivitas: Perbandingan Rasio Aktivitas PT. ABC Industry 65.0 65.7 71.1 66.3 83.6 69.2 Year 2003 2002 2001 Periode Pengumpulan rata-rata PT. ABC telah menunjukkan perbaikan dari Rata-rata industri.Rasio Aktivitas: Rasio Aktivitas c.Perputaran Utang (PT) Pembelian kredit tahunan Utang dagang PT. ABC per- 31 Desember, 2003 Menunjukkan percepatan pembayaran thd pemasok perusahaan . Rasio Neraca/ Laba- Rasio Aktivitas $1551 $94 = 16.5 (Assume annual credit purchases = $1,551.)Rasio Aktivitas: Rasio Aktivitas d. PT dalam hari Hari dalam satu tahun Perputaran utang PT. ABC per 31 Desember, 2003 Jumlah hari rata-rata utang beredar di pelanggan Rasio Neraca/ Laporan Laba- Rugi Rasio Aktivitas 365 16.5 = 22.1 daysPerbandingan Rasio Aktivitas: Perbandingan Rasio Aktivitas PT. ABC Industry 22.1 46.7 25.4 51.1 43.5 48.5 Year 2003 2002 2001 Perputaran Utang dalam hari PT. ABC telah meningkat perputaran utangnya dlm hari . Apakah hal ini baik ?Rasio Aktivitas: Rasio Aktivitas e. Perputaran Persediaan Harga pokok penjualan Persediaan PT. ABC Per – 31 Desember, 2003 Menunjukkan efektifitas praktek manajemen persediaan perusahaan. Rasio Neraca/ Laba Rugi Rasio aktivitas $1,599 $696 = 2.30Perbandingan Rasio AKtivitas: Perbandingan Rasio AKtivitas PT. AB Industry 2.30 3.45 2.44 3.76 2.64 3.69 Year 2003 2002 2001 Rasio Perputaran persediaan PT. ABC memiliki rasio perputaran persediaan yang kurang baik.Rasio Perputaran Persediaan- Analisis Perbandingan: Rasio Perputaran Persediaan- Analisis PerbandinganRasio Aktivitas: Rasio Aktivitas f. Total perputaran aktiva Penjualan kredit Total aktiva PT. ABC per 31 Desember, 2003 Menunjukkan efektifitas Perusahaan Secara keseluruhan dalam memanfaatkan aktiva-nya untuk menghasilkan penjualan. Rasio Neraca/ Laba rugi Rasio aktivitas $2,211 $2,169 = 1.02Perbandingan RAsio Aktivitas: Perbandingan RAsio Aktivitas PT. ABc Industry 1.02 1.17 1.03 1.14 1.01 1.13 Year 2003 2002 2001 Rasio Perputaran aktiva PT. ABC memiliki rasio perputaran aset yang lemah Mengapa rasio tersebut lemah?Rasio Profitabilitas: Rasio Profitabilitas a. Gross Profit Margin Gross Profit Net Sales For PT. ABC December 31, 2003 Menunjukkan efisiensi operasi dan kebijakan penentuan harga . Rasio Neraca/ Laba rugi Rasio Profitabilitas $612 $2,211 = . 277Perbandingan Rasio Profitabilitas: Perbandingan Rasio Profitabilitas PT. ABC Industry 27.7% 31.1% 28.7 30.8 31.3 27.6 Year 2003 2002 2001 Gross Profit Margin [GPM] PT. ABC memiliki GPM yang lemahPerbandingan Analisis Trend GPM: Perbandingan Analisis Trend GPMRasio Profitabilitas: Rasio Profitabilitas b. Net Profit Margin Net Profit after Taxes Net Sales For PT. ABC December 31, 2003 Menunjukkan profitabilitas perusahaan setelah memperhitungkan biaya dan pajak. Rasio Neraca/ Laba rugi Rasio profitabilitas $91 $2,211 = .041Perbandingan RAsio Profitabilitas: Perbandingan RAsio Profitabilitas PT. ABc Industry 4.1% 8.2% 4.9 8.1 9.0 7.6 Year 2003 2002 2001 Net Profit Margin PT. ABC memiliki NPM yang lemahPerbandingan Analisis Trend – NPM (Net Profit Margin) : Perbandingan Analisis Trend – NPM (Net Profit Margin)Rasio Profitabilitas: Rasio Profitabilitas c. Return on Investment Net Profit after Taxes Total Assets For PT. ABC December 31, 2003 Menunjukkan profitabilitas aset perusahaan (setelah pajak dan biaya-biaya) Rasio Neraca/ Laba rugi Rasio Profitabilitas $91 $2,160 = .042Perbandingan Rasio Profitabilitas: Perbandingan Rasio Profitabilitas PT. ABC Industry 4.2% 9.8% 5.0 9.1 9.1 10.8 Year 2003 2002 2001 Return on Investment PT. ABC memiliki ROI yang lemahPerbandingan Analisis Trend- ROI: Perbandingan Analisis Trend- ROIRasio Profitabiltas: Rasio Profitabiltas d. Return on Equity(ROE) Net Profit after Taxes Shareholders’ Equity For PT. ABC December 31, 2003 Menunjukan profitabilitas bagi pemegang saham perusahaan (setelah biaya-biaya dan pajak) Rasio Neraca/ Laba rugi Rasio Profitabilitas $91 $1,139 = .08Perbandingan Rasio profitabilitas: Perbandingan Rasio profitabilitas PT. ABC Industry 8.0% 17.9% 9.4 17.2 16.6 20.4 Year 2003 2002 2001 Return on Equity [ROE] PT. ABC memiliki ROE yang kurang baikPerbandingan Analisis Trend- ROE : Perbandingan Analisis Trend- ROEROI dengan Pendekatan Du-Pont System: ROI dengan Pendekatan Du-Pont System ROI 2003 = .041 x 1.02 = .042 or 4.2% ROI Industry = .082 x 1.17 = .098 or 9.8% ROI = Net profit margin X Total asset turnover Earning Power = Sales profitability X Asset efficiencyReturn on Equity and the Du Pont Approach: Return on Equity and the Du Pont Approach ROE 2003 = .041 x 1.02 x 1.90 = .080 ROE Industry = .082 x 1.17 x 1.88 = . 179 Return On Equity = Net profit margin X Total asset turnover X Equity Multiplier Equity Multiplier = Total Assets Shareholders’ EquityRingkasan Analsis Trend Profitabilitas: Ringkasan Analsis Trend Profitabilitas Rasio Profitabilitas PT. ABC mengalamim penurunan sejak 2001. setiap sub indiaktor menunjukkan angka dibawah rata-rata industri selama 3 thn terakhir. Hal ini menunjukkan COGS dan biaya administrasi boleh jadi cukup mahal dan menjadi masalah utama bagi PT. ABC . Catatan, hasil ini konsisten dengan rasio kecukupan/penutupan biaya bunga yang rendah.Ringkasan Analisis Rasio: Ringkasan Analisis Rasio Tingkat persediaan cukup tinggi. Mungkin pembayaran terhadap kreditur terlalu cepat. COGS terlalu mahal Biaya penjualan, umum dan administrasi juga terlalu mahal.Common-size Analysis: Common-size Analysis An analysis of percentage financial statements where all balance sheet items are divided by total assets and all income statement items are divided by net sales or revenues .PT. ABC’ Common Size Balance Sheets: PT. ABC’ Common Size Balance SheetsPT. ABC’ Common Size Balance Sheets: PT. ABC’ Common Size Balance SheetsPT. ABC’ Common Size Income Statements: PT. ABC’ Common Size Income StatementsIndex Analyses: Index Analyses An analysis of percentage financial statements where all balance sheet or income statement figures for a base year equal 100.0 (percent) and subsequent financial statement items are expressed as percentages of their values in the base year.PT. ABC’ Indexed Balance Sheets: PT. ABC’ Indexed Balance SheetsPT. ABC’ Indexed Balance Sheets: PT. ABC’ Indexed Balance SheetsPT. ABC’ Indexed Income Statements: PT. ABC’ Indexed Income Statements You do not have the permission to view this presentation. In order to view it, please contact the author of the presentation.
MANAJEMEN FE UNPAS suteja Download Post to : URL : Related Presentations : Share Add to Flag Embed Email Send to Blogs and Networks Add to Channel Uploaded from authorPOINT lite Insert YouTube videos in PowerPont slides with aS Desktop Copy embed code: (To copy code, click on the text box) Embed: URL: Thumbnail: WordPress Embed Customize Embed The presentation is successfully added In Your Favorites. Views: 130 Category: Entertainment License: All Rights Reserved Like it (0) Dislike it (0) Added: May 06, 2011 This Presentation is Public Favorites: 0 Presentation Description No description available. Comments Posting comment... Premium member Presentation Transcript JAJA SUTEJA Manajemen FE Unpas: JAJA SUTEJA Manajemen FE Unpas Analisis Laporan Keuangan © Fakultas Ekonomi Universitas Pasundan Bandung Dr. H. Jaja Suteja, SE., M.ScAnalisis Laporan Keuangan: Analisis Laporan Keuangan Laporan Keuangan Kerangka Kerja Analisis Analisis Rasio Analisis Trend Common-Size dan Analisis IndeksPengguna Hasil Analisis: Pengguna Hasil Analisis Kreditur Dagang – Lebih memfokuskan pada likuiditas . Pemegang Obligasi -- Lebih memfokuskan pada CIF Jk Panjang Pemegang Saham -- Lebih memfokuskan pada profitabilitas, CIF JK Panjang & Kesehatan Perusahaan.Pengguna Internal Analisis Laporan Keuangan : Pengguna Internal Analisis Laporan Keuangan Perencana -- Lebih memfokuskan pada penilaian posisi keuangan saat ini dan evaluasi peluang potensial perusahaan . Pengawas -- Lebih memfokuskan pada ROI untuk beragam asset dan efisiesni asset.Bentuk Dasar Laporan Keuangan: Bentuk Dasar Laporan Keuangan Laporan Laba Rugi A Sebuah ringkasan mengenai pendapatan dan biaya-biaya selama periode tertentu yang menggambarkan apakah perusahaan dalam posisi untung atau rugi. Neraca Sebuah ringkasan posisi keuangan perusahaan pada tanggal tertentu yang menunjukkan total assets = total liabilities + owners’ equity . NERACA PT. ABC (Dilihat dari sisi Asset ): NERACA PT. ABC (Dilihat dari sisi Asset ) a. Posisi aset pd tanggal tertentu. b. Apa yg dimiliki perusahaan. c. Jumlah hutang para pelanggan d. Biaya dimuka yg siap dibayar. e. Aktiva lancar. f. Jml Aktiva tetap. g. Ak pengurangan atas penggunaan aset tetap. Kas. $ 90 Piutang Usaha. c 394 Persediaan 696 Biaya dibayar dimuka d 5 AK Pajak dibayar 10 Aktiva Lancar e $ 1,195 Aktiva Tetap (@Cost) f 1030 Dik: Ak.Penyusutan g (329) Aktiva Tetap Bersih $ 701 Investasi 50 Aset lainya 223 Total Assets b $2,169 NERACA PT. ABC (000) PER . 31 Desember , 2003 a NERACA PT. ABC (Sisi Utang): NERACA PT. ABC (Sisi Utang) a. Aktiva = Utang + MS. b.Apa yg menjadi utang perusahaan dan posisi kepemilikan usaha. c. Kewajiban pada pemasok perusahaan. d. Upah dan gaji yang masih hrs diabayar. e. Utang usaha < 1 thn. f. Utang > 1 thn. g. Investasi milik perusahan sendiri. h. Earnings reinvested. Wesel Bayar $ 290 Utang Dagang c 94 Pajak Yg Msh hrs dibyr d 16 Utang yg hrs dibyr lainya . d 100 Utang Lancar . e $ 500 Utang Jk Panjang f 530 Modal sendiri pemilik Saham Biasa ($1 par) g 200 Tambahan Dlm Modal g 729 Laba Ditahan h 210 Total MS $ 1,139 Total Utang & MS a,b $2,169 NERACA PT. ABC (000) Per 31 Desember, 2003LAPORAN LABA RUGI PT. ABC: LAPORAN LABA RUGI PT. ABC a. Mengukur kemapuan perusahan untuk memperoleh keuntungan. b. Yang diterima atau akan diterima dr pelanggan. c. Biaya penjualan, iklan adminstrasi kantor dll. d. Pendapatan operasi e. Biaya dana pinjaman. f. Pendapatan Kena pajak. g. Jumlah yang siap diterima oleh pemilik perusahaan. Penjualan Bersih $ 2,211 Harga Pokok Penj b 1,599 Laba Kotor $ 612 Biaya Adm umum c 402 EBIT d $ 210 Biaya bunga e 59 EBT f $ 151 Pajak Pendapatan 60 EAT g $ 91 Dividen kas 38 Laba ditahan $ 53 LAPORAN PENDAPATAN PT. ABC (000) per 31 Desember 2003 aKERANGKA KERJA ANALISIS FINASIAL: KERANGKA KERJA ANALISIS FINASIAL Alat Analisis yang digunakan Laporan Sumber & Penggunaan Dana Laporan Aliran kas dan Anggaran Kas Analsis Kebutuhan Dana Perusahaan Komponen Trend / Musiman Berapa besar dana yang akan diperlukan dimasa yang akan datang ? Apakah ada komponen yang bersifat musiman?Kerangka Kerja Analisis Finansial: Kerangka Kerja Analisis Finansial Kesehatan Sebuah Perusahaan Rasio Keuangan 1. Individual 2. Sepanjang waktu 3. Secara Kombinasi 4. Secara Perbandingan Analisis Kebutuhan dana perusahaan Analisis Kondisi Finansial Profitabilitas PerusahaanKerangka Kerja Analsis Fiansial : Kerangka Kerja Analsis Fiansial Contoh : Volatilitas penjualan Volatilitas biaya dll 1. Analysis of the funds needs of the firm. 2. Analysis of the financial condition and profitability of the firm. 3. Analisis Risiko Bisnis Perusahaan Risiko Bisnis terkait pada risiko inheren dalam operasi perusahaan.Kerangka Analisis Finansial: Kerangka Analisis Finansial Seorang manajer keuangan hrs mempertimbangkan ketiga faktor tersebut ketika menentukan kebutuhan pendanaan Perusahaan Penentuan dana Yang dibutuhkan Oleh perusahaan . Analisis Dana yang dibutuhkan perusahaan. Analisis Kondisi Keuangan dan Profitabilitas perusahaan . Analisis Risiko Bisnis perusahaan.Kerangka Kerja Analisis Keuangan: Kerangka Kerja Analisis Keuangan Negosiasi Dengan Pemasok Atau penyedia dana. Penentuan pendanaan perusahaan. Analisis Kebutuhan dana perusahaan. Analisis kondisi keuangan dan profitabilitas perusahaan. Analisis Risiko Bisnis.Penggunaan analisis rasio: Penggunaan analisis rasio Jenis jenis Perbandingan: Perbandingan internal Perbandingan Eksternal Rasio Keuangan merupakan indeks yang terkait pada dua jenis angka akuntansi yang diperoleh dengan membagi satu dengan yang lainnya.Perbandingan Eksternal dan Sumber rasio Industri : Perbandingan Eksternal dan Sumber rasio Industri Contoh : PT. GOLDEN MISSISSIPI PT. VIT PT. ZAM-ZAM Dan juga Rasio Keuangan Industri Hal ini melibatkan perbandingan rasio dari satu perusahaan dengan perusahaan sejenis lainnya atau dengan rata-rata kinerja industri.1. Rasio Likuiditas: 1. Rasio Likuiditas a. Current Ratio(CR) Aktiva lancar Utang lancar PT. ABC per- Desember , 2003 Menunjukkan kemampuan perusahaan untuk menutup hutang jk pendeknya dengan aktiva lancar Rasio Neraca Rasio Likuiditas $1,195 $500 = 2.39Perbandingan rasio likuiditas: Perbandingan rasio likuiditas PT. ABC Industry 2.39 2.15 2.26 2.09 1.91 2.01 Year 2003 2002 2001 Current Ratio Rationya lebih kuat dari rata-rata industri.Rasio Likuiditas: Rasio Likuiditas b. Acid-Test (Quick) rasio cepat ( Aktiva lancar – Persediaan ) Utang Lancar For PT.ABC Per 31 Desember , 2003 Menunjukan kemampuan perusahaan untuk menutup utang lancarnya dengan aset yang paling likuid. Rasio Neraca Rasio Likuiditas $1,195 - $696 $500 = 1.00Perbandingan Rasio likuiditas: Perbandingan Rasio likuiditas PT. ABC Industry 1.00 1.25 1.04 1.23 1.11 1.25 Year 2003 2002 2001 Rasio Cepat Rasionya lebih lemah dari rata-rata industri.Ringkasan perbandingan rasio likuiditas: Ringkasan perbandingan rasio likuiditas Rasio saat ini (CR) kuat dan lemah pada Rasio cepat (Quick) menunjukkan adanya masalah potensial dalam jumlah persediaan. Catatan , dalam industri ini memiliki tingkat persediaan barang yang relatif tinggi. Ratio PT.ABC Industry a.Current 2.39 2.15 b.Acid-Test 1.00 1.25Analisis Perbandingan CR dan Trend: Analisis Perbandingan CR dan TrendAnalisis Perbandingan Rasio Cepat: Analisis Perbandingan Rasio CepatRingkasan Analisis Trend Likuiditas: Ringkasan Analisis Trend Likuiditas Rasio Lancar industri meningkat secara perlahan, sementara rasio cepatnya relatif stabil. Hal ini menunjukkan bahwa persediaan merupakan masalah serius bagi PT.ABC . Rasio Lancar (CR) PT.ABC telah meningkat, pada waktu bersama rasio cepat mengalami penurunan.2. Rasio Leverage Keuangan: 2. Rasio Leverage Keuangan a.Utang Thd Modal sendiri (DER) Total Utang Total Modal sendiri PT. ABC per 31 Desember , 2003 Menunjukkan perluasan usaha yang didanai oleh utang. Rasio Neraca Rasio Leverage Finansial $1,030 $1,139 = .90Perbandingan Rasio Leverage Finansial : Perbandingan Rasio Leverage Finansial PT.ABC Industry .90 .90 .88 .90 .81 .89 Year 2003 2002 2001 Rasio Utang Thd Modal Sendiri PT. ABC memiliki rata-rata penggunaan utang relative rendah thd rerata industri.Rasio Leverage Finasial: Rasio Leverage Finasial b. DAR (Debt to Assets Ratio) Utang Thd Total Aktiva Total Utang Total Aktiva PT.ABC Per 31 Desember , 2003 Menunjukkan persentase kekayaan perusahaan yang didanai dari Utang Rasio Neraca Rasio Leverage Keuangan $1,030 $2,169 = .47Perbandingan Rasio Leverage Finansial : Perbandingan Rasio Leverage Finansial PT.ABC Industry .47 .47 .47 .47 .45 .47 Year 2003 2002 2001 Rasio Utang thd total Aktiva PT. ABC memiliki rata-rata utilisasi utang relative sama thd rata-rata industri.Rasio Leverage Finansial : Rasio Leverage Finansial c. Total Kapitalisasi Total Utang Total Kapitalisasi PT. ABC Per 31 Desember, 2003 Menunjukkan kepentingan relatif utang jk panjang thd pendanaan jk panjang perusahaan Rasio Neraca Rasio Leverage Keuangan ( Financial Leverage ) $1,030 $1,669 = .62 (i.e., LT-Debt + Equity)Perbandingan Rasio Leverage Finansial : Perbandingan Rasio Leverage Finansial PT. ABC Industry .62 .60 .62 .61 .67 .62 Year 2003 2002 2001 Total Rasio Kapitalisasi PT. ABC memiliki rata-rata utilisasi utang jk panjang relatif lbh tinggi thd rata-rata industri .Rasio Pembayaran beban bunga: Rasio Pembayaran beban bunga d. Penutupan Beban bunga (interest coverage ratio) EBIT Beban bunga PT. ABC per 31 Desember , 2003 Menunjukkan kemampuan perusahaan untuk menutup beban bunga . Rasio Laba rugi Rasio Penutupan $210 $59 = 3.56Perbandingan Rasio Penutupan Beban Bunga: Perbandingan Rasio Penutupan Beban Bunga PT. ABC Industry 3.56 5.19 4.35 5.02 10.30 4.66 Year 2003 2002 2001 Rasio Penutupan Beban Bunga PT. ABC memiliki rata-rata penutupan beban bunga relatif dibawah industri .Perbandingan Analisis Trend – RAsio Penutupan : Perbandingan Analisis Trend – RAsio PenutupanRingkasan Analisis Trend Penutupan : Ringkasan Analisis Trend Penutupan Hal ini menunjukan bahwa earning yang rendah ( low earnings ) atau (EBIT) merupakan masalah potensial bagi PT. ABC . Catatan , kita tahu bahwa tingkat utang masih dalam batasan rata-rata industri . Rasio penutupan PT. ABC telah mengalami penurunan sejak 2001. dan mengalami penurunan dibawah rata-rata industri sejak 2 than lalu.Rasio Aktivitas: Rasio Aktivitas a. Perputaran Piutang Penjualan kredit bersih tahunan Piutang Dagang PT. ABC per-31 Desember, 2003 Menunjukkan kualitas piutang dan bagaimana keberhasilan perusahaan dalam Pengumpulannya Rasio neraca/ laba rugi Rasio Aktivitas $2,211 $394 = 5.61 ( Asumsi semua penjualan secara kredit)Rasio Aktivitas: Rasio Aktivitas b . Rata-rata Periode Pengumpulan Hari dalam satu tahun Perputaran Piutang PT. ABC per 31 Desember , 2003 Jumlah rata-rata hari dimana piutang beredar di pelanggan (or RT in days) Rasio Neraca/ Laba rugi Rasio Aktivitas 365 5.61 = 65 daysPerbandingan Rasio Aktivitas: Perbandingan Rasio Aktivitas PT. ABC Industry 65.0 65.7 71.1 66.3 83.6 69.2 Year 2003 2002 2001 Periode Pengumpulan rata-rata PT. ABC telah menunjukkan perbaikan dari Rata-rata industri.Rasio Aktivitas: Rasio Aktivitas c.Perputaran Utang (PT) Pembelian kredit tahunan Utang dagang PT. ABC per- 31 Desember, 2003 Menunjukkan percepatan pembayaran thd pemasok perusahaan . Rasio Neraca/ Laba- Rasio Aktivitas $1551 $94 = 16.5 (Assume annual credit purchases = $1,551.)Rasio Aktivitas: Rasio Aktivitas d. PT dalam hari Hari dalam satu tahun Perputaran utang PT. ABC per 31 Desember, 2003 Jumlah hari rata-rata utang beredar di pelanggan Rasio Neraca/ Laporan Laba- Rugi Rasio Aktivitas 365 16.5 = 22.1 daysPerbandingan Rasio Aktivitas: Perbandingan Rasio Aktivitas PT. ABC Industry 22.1 46.7 25.4 51.1 43.5 48.5 Year 2003 2002 2001 Perputaran Utang dalam hari PT. ABC telah meningkat perputaran utangnya dlm hari . Apakah hal ini baik ?Rasio Aktivitas: Rasio Aktivitas e. Perputaran Persediaan Harga pokok penjualan Persediaan PT. ABC Per – 31 Desember, 2003 Menunjukkan efektifitas praktek manajemen persediaan perusahaan. Rasio Neraca/ Laba Rugi Rasio aktivitas $1,599 $696 = 2.30Perbandingan Rasio AKtivitas: Perbandingan Rasio AKtivitas PT. AB Industry 2.30 3.45 2.44 3.76 2.64 3.69 Year 2003 2002 2001 Rasio Perputaran persediaan PT. ABC memiliki rasio perputaran persediaan yang kurang baik.Rasio Perputaran Persediaan- Analisis Perbandingan: Rasio Perputaran Persediaan- Analisis PerbandinganRasio Aktivitas: Rasio Aktivitas f. Total perputaran aktiva Penjualan kredit Total aktiva PT. ABC per 31 Desember, 2003 Menunjukkan efektifitas Perusahaan Secara keseluruhan dalam memanfaatkan aktiva-nya untuk menghasilkan penjualan. Rasio Neraca/ Laba rugi Rasio aktivitas $2,211 $2,169 = 1.02Perbandingan RAsio Aktivitas: Perbandingan RAsio Aktivitas PT. ABc Industry 1.02 1.17 1.03 1.14 1.01 1.13 Year 2003 2002 2001 Rasio Perputaran aktiva PT. ABC memiliki rasio perputaran aset yang lemah Mengapa rasio tersebut lemah?Rasio Profitabilitas: Rasio Profitabilitas a. Gross Profit Margin Gross Profit Net Sales For PT. ABC December 31, 2003 Menunjukkan efisiensi operasi dan kebijakan penentuan harga . Rasio Neraca/ Laba rugi Rasio Profitabilitas $612 $2,211 = . 277Perbandingan Rasio Profitabilitas: Perbandingan Rasio Profitabilitas PT. ABC Industry 27.7% 31.1% 28.7 30.8 31.3 27.6 Year 2003 2002 2001 Gross Profit Margin [GPM] PT. ABC memiliki GPM yang lemahPerbandingan Analisis Trend GPM: Perbandingan Analisis Trend GPMRasio Profitabilitas: Rasio Profitabilitas b. Net Profit Margin Net Profit after Taxes Net Sales For PT. ABC December 31, 2003 Menunjukkan profitabilitas perusahaan setelah memperhitungkan biaya dan pajak. Rasio Neraca/ Laba rugi Rasio profitabilitas $91 $2,211 = .041Perbandingan RAsio Profitabilitas: Perbandingan RAsio Profitabilitas PT. ABc Industry 4.1% 8.2% 4.9 8.1 9.0 7.6 Year 2003 2002 2001 Net Profit Margin PT. ABC memiliki NPM yang lemahPerbandingan Analisis Trend – NPM (Net Profit Margin) : Perbandingan Analisis Trend – NPM (Net Profit Margin)Rasio Profitabilitas: Rasio Profitabilitas c. Return on Investment Net Profit after Taxes Total Assets For PT. ABC December 31, 2003 Menunjukkan profitabilitas aset perusahaan (setelah pajak dan biaya-biaya) Rasio Neraca/ Laba rugi Rasio Profitabilitas $91 $2,160 = .042Perbandingan Rasio Profitabilitas: Perbandingan Rasio Profitabilitas PT. ABC Industry 4.2% 9.8% 5.0 9.1 9.1 10.8 Year 2003 2002 2001 Return on Investment PT. ABC memiliki ROI yang lemahPerbandingan Analisis Trend- ROI: Perbandingan Analisis Trend- ROIRasio Profitabiltas: Rasio Profitabiltas d. Return on Equity(ROE) Net Profit after Taxes Shareholders’ Equity For PT. ABC December 31, 2003 Menunjukan profitabilitas bagi pemegang saham perusahaan (setelah biaya-biaya dan pajak) Rasio Neraca/ Laba rugi Rasio Profitabilitas $91 $1,139 = .08Perbandingan Rasio profitabilitas: Perbandingan Rasio profitabilitas PT. ABC Industry 8.0% 17.9% 9.4 17.2 16.6 20.4 Year 2003 2002 2001 Return on Equity [ROE] PT. ABC memiliki ROE yang kurang baikPerbandingan Analisis Trend- ROE : Perbandingan Analisis Trend- ROEROI dengan Pendekatan Du-Pont System: ROI dengan Pendekatan Du-Pont System ROI 2003 = .041 x 1.02 = .042 or 4.2% ROI Industry = .082 x 1.17 = .098 or 9.8% ROI = Net profit margin X Total asset turnover Earning Power = Sales profitability X Asset efficiencyReturn on Equity and the Du Pont Approach: Return on Equity and the Du Pont Approach ROE 2003 = .041 x 1.02 x 1.90 = .080 ROE Industry = .082 x 1.17 x 1.88 = . 179 Return On Equity = Net profit margin X Total asset turnover X Equity Multiplier Equity Multiplier = Total Assets Shareholders’ EquityRingkasan Analsis Trend Profitabilitas: Ringkasan Analsis Trend Profitabilitas Rasio Profitabilitas PT. ABC mengalamim penurunan sejak 2001. setiap sub indiaktor menunjukkan angka dibawah rata-rata industri selama 3 thn terakhir. Hal ini menunjukkan COGS dan biaya administrasi boleh jadi cukup mahal dan menjadi masalah utama bagi PT. ABC . Catatan, hasil ini konsisten dengan rasio kecukupan/penutupan biaya bunga yang rendah.Ringkasan Analisis Rasio: Ringkasan Analisis Rasio Tingkat persediaan cukup tinggi. Mungkin pembayaran terhadap kreditur terlalu cepat. COGS terlalu mahal Biaya penjualan, umum dan administrasi juga terlalu mahal.Common-size Analysis: Common-size Analysis An analysis of percentage financial statements where all balance sheet items are divided by total assets and all income statement items are divided by net sales or revenues .PT. ABC’ Common Size Balance Sheets: PT. ABC’ Common Size Balance SheetsPT. ABC’ Common Size Balance Sheets: PT. ABC’ Common Size Balance SheetsPT. ABC’ Common Size Income Statements: PT. ABC’ Common Size Income StatementsIndex Analyses: Index Analyses An analysis of percentage financial statements where all balance sheet or income statement figures for a base year equal 100.0 (percent) and subsequent financial statement items are expressed as percentages of their values in the base year.PT. ABC’ Indexed Balance Sheets: PT. ABC’ Indexed Balance SheetsPT. ABC’ Indexed Balance Sheets: PT. ABC’ Indexed Balance SheetsPT. ABC’ Indexed Income Statements: PT. ABC’ Indexed Income Statements