profesi kependidikan presentasi

Views:
 
Category: Education
     
 

Presentation Description

No description available.

Comments

Presentation Transcript

Guru:

Guru Kelompok : Saifudin 10144200101 Dhimas Agustian 10144200117 Fitra Maya Ratih 10144200113 Rini Meliani 10144200150

Pengertian Guru:

Pengertian Guru Menurut beberapa ahli : 1. UNESCO Guru adalah semua orang yang bertanggung jawab dalam pendidikan terhadap para peserta didik . 2. Mukti Aly Guru adalah seseorang yang patut digugu dan ditiru . 3. Syauqi Bey Guru adalah seseorang yang hampir seperti rasul karena tugasnya yang luhur .

Slide 3:

4 . Hellen Keller Guru adalah seseorang yang diibaratkan sebagai matahari kehidupan yang memberikan kehangatan . 5. Laurence D. Haskew dan Jonathan C. Mc. Lendoon Guru adalah seseorang yang mempunyai kemampuan dalam menata dan mengelola kelas .

Slide 4:

S ehingga dapat disimpulkan bahwa Guru adalah orang yang telah dewasa susila karena bertanggung jawab terhadap anak didiknya , dengan jalan mengajar , mendidik , dan memberikan bimbingan pada peserta didiknya .

Undang-Undang Keguruan :

Undang-Undang Keguruan UU No. 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional ( Sisdiknas ) . UU No. 14 Tentang Guru dan Dosen . UU No. 14 Tahun 2006 Tentang Kedudukan , Fungsi , dan Tujuan Guru ( pasal 2 dan pasal 4).

Syarat- Syarat Menjadi Guru:

Syarat - Syarat Menjadi Guru Guru harus berijazah Sehat jasmani dan rohani Bertaqwa Guru harus bertanggung jawab Mampu berinteraksi social dengan baik

Tugas Guru:

Tugas Guru Guru sebagai pengajar Guru sebagai pendidik Guru sebagai pembimbing Guru sebagai pelatih

Peran Guru:

Peran Guru Fasilitator Motivator Informator Evaluator Organisator Konselor Moderator Katalisator Iribiator Transmitter

Pengembangan Karir:

Pengembangan Karir 1. Untuk kategori sistem pelatihan dapat diambil langkah-langkah sebagai berikut : Perlunya revitalisasi pelatihan guru yang secara khusus dititikberatkan untuk memperbaiki kinerja guru dalam meningkatkan mutu pendidikan dan bukan untuk meningkatkan sertifikasi mengajar semata-mata ; Perlunya mekanisme kontrol penyelenggaraan pelatihan guru untuk memaksimalkan pelaksanaannya; Perlunya sistem penilaian yang sistemik dan periodik untuk mengetahui efektivitas dan dampak pelatihan guru terhadap mutu pendidikan; Perlunya desentralisasi pelatihan guru pada tingkat kabupaten/kota sesuai dengan perubahan mekanisme kelembagaan otonomi daerah yang dituntut dalam UU No. 22/1999.

2. Untuk kategori kemampuan profesional :

2. Untuk kategori kemampuan profe sional Dapat diambil langkah-langkah sebagai berikut : Perlunya upaya-upaya alternatif yang mampu meningkatkan kesempatan dan kemampuan para guru dalam penguasaan materi pelajaran. Perlunya tolak ukur ( benchmark ) kemampuan profesional sebagai acuan pelaksanaan pembinaan dan peningkatan mutu guru. Perlunya peta kemampuan profesional guru secara nasional yang tersedia di Depdiknas dan Kanwil-kanwil untuk tujuan-tujuan pembinaan dan peningkatan mutu guru. Perlunya untuk mengkaji ulang aturan/kebijakan yang ada melalui perumusan kembali aturan/kebijakan yang lebih fleksibel dan mampu mendorong guru untuk mengembangkan kreativitasnya. Perlunya reorganisasi dan rekonseptualisasi kegiatan Pengawasan Pengelolaan Sekolah, sehingga kegiatan ini dapat menjadi sarana alternatif peningkatan mutu guru. Perlunya upaya untuk meningkatkan kemampuan guru dalam penelitian, agar lebih bisa memahami dan menghayati permasalahan-permasalahan yang dihadapi dalam proses pembelajaran. Perlu mendorong para guru untuk bersikap kritis dan selalu berusaha meningkatkan ilmu pengetahuan dan wawasan.

2. Untuk kategori profesi:

2. Untuk kategori profesi Jenjang karier dan kesejahteraan dapat diambil langkah-langkah sebagai berikut: Memperketat persyaratan untuk menjadi calon guru pada Lembaga Pendidikan Tenaga Kependidikan (LPTK). Menumbuhkan apresiasi karier guru dengan memberikan kesempatan yang lebih luas untuk meningkatkan karier. Perlunya ketentuan sistem credit point yang lebih fleksibel untuk mendukung jenjang karier guru, yang lebih menekankan pada aktivitas dan kreativitas guru dalam melaksanakan proses pengajaran. Perlunya sistem dan mekanisme anggaran yang ditujukan untuk meningkatkan pendapatan guru.

Pembinaan Pegawai:

Pembinaan Pegawai Pembinaan pegawai dapat dilakuakan dengan cara pelatihan kerja dan pengawasan terhadap kinerja guru.

Organisasi Keguruan:

Organisasi Keguruan 1. Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) 2. Ikatan Sarjana Pendidikan Indonesia ( ISPI) 3. Ikatan Petugas Bimbingan Indonesia (IPBI )

Sistem Pemberian Imbalan:

Sistem Pemberian Imbalan Guru akan mendapat tunjangan jabatan fungsional diluar gaji pokok ( Kepres No. 3 tahun 2003 tentang tunjangan tenaga kependidikan )

authorStream Live Help