Slide 2:
Pengorbanan,
kau bukan nak buat mencari megah nama,
hanya kau dambakan
kesungguhanmu,
Membela nasibnya wajar tak berdaya.
Slide 3:
Perjuangan,
mula dari jiwa biar terancam nyawa,
di pedang yang berkelip,
sekalipun sekelumit gentar,
takkan kau rasakan,
tak kau rasakan.
Slide 4:
Makin HEBAT,
makin terpanggil,
makinlah membara, sampai telinga,
makin rumit,
makinlah terangsang,
makinlah geliat, sampai ke tulang
Putihmu, sulbimu, hayatmu,
kudratmu.
Slide 5:
perjuangan,
mestilah jangan dipandang sia-sia,
biar diri siapakah engkau,
jadi teka-teki tak memberi erti,
kesal secebis.
Slide 6:
Makin HEBAT,
makin terpanggil,
makinlah membara, sampai telinga,
makin rumit,
makinlah terangsang,
makinlah geliat, sampai ke tulang
Putihmu, sulbimu, hayatmu,
kudratmu.
Slide 8:
makin HEBAT... makin terpanggil...
membara sampai telinga,
Slide 9:
makin rumit... makin terangsang...
geliat sampai ketulang.
Slide 10:
ini
perjalanan aku,buat sementara,
mengejar mimpi.
Slide 11:
Makin HEBAT,
makin terpanggil,
makinlah membara, sampai telinga,
makin rumit,
makinlah terangsang,
makinlah geliat, sampai ke tulang
Putihmu, sulbimu, hayatmu,
kudratmu.
Putihmu :
Putihmu
sulbimu :
sulbimu
hayatmu :
hayatmu
kudratmu :
kudratmu