fungi

Views:
 
Category: Education
     
 

Presentation Description

No description available.

Comments

Presentation Transcript

Slide 1: 

Achmad MusfikiPendidikan BiologiNIM = 0901145001Universitas Muhammadiyah Prof. Hamka Jakarta Kelas : Biologi 2a

FUNGI (JAMUR)Fungi adalah nama regnum dari sekelompok besar makhluk hidup eukariotik heterotrof yang mencerna makanannya di luar tubuh lalu menyerap molekul nutrisi ke dalam sel-selnya. Fungi memiliki bermacam-macam bentuk. Awam mengenal sebagian besar anggota Fungi sebagai jamur, kapang, khamir, atau ragi, meskipun seringkali yang dimaksud adalah penampilan luar yang tampak, bukan spesiesnya sendiri. Kesulitan dalam mengenal fungi sedikit banyak disebabkan adanya pergiliran keturunan yang memiliki penampilan yang sama sekali berbeda (ingat metamorfosis pada serangga atau katak). Fungi memperbanyak diri secara seksual dan aseksual. Perbanyakan seksual dengan cara :dua hifa dari jamur berbeda melebur lalu membentuk zigot lalu zigot tumbuh menjadi tubuh buah, sedangkan perbanyakan aseksual dengan cara membentuk spora, bertunas atau fragmentasi hifa. Jamur memiliki kotak spora yang disebut sporangium. Di dalam sporangium terdapat spora. Contoh jamur yang membentuk spora adalah Rhizopus. Contoh jamur yang membentuk tunas adalah Saccharomyces. Hifa jamur dapat terpurus dan setiap fragmen dapat tumbuh menjadi tubuh buah. Ilmu yang mempelajari fungi disebut mikologi (dari akar kata Yunani μυκες, "lendir", dan λογοσ, "pengetahuan", "lambang"). : 

FUNGI (JAMUR)Fungi adalah nama regnum dari sekelompok besar makhluk hidup eukariotik heterotrof yang mencerna makanannya di luar tubuh lalu menyerap molekul nutrisi ke dalam sel-selnya. Fungi memiliki bermacam-macam bentuk. Awam mengenal sebagian besar anggota Fungi sebagai jamur, kapang, khamir, atau ragi, meskipun seringkali yang dimaksud adalah penampilan luar yang tampak, bukan spesiesnya sendiri. Kesulitan dalam mengenal fungi sedikit banyak disebabkan adanya pergiliran keturunan yang memiliki penampilan yang sama sekali berbeda (ingat metamorfosis pada serangga atau katak). Fungi memperbanyak diri secara seksual dan aseksual. Perbanyakan seksual dengan cara :dua hifa dari jamur berbeda melebur lalu membentuk zigot lalu zigot tumbuh menjadi tubuh buah, sedangkan perbanyakan aseksual dengan cara membentuk spora, bertunas atau fragmentasi hifa. Jamur memiliki kotak spora yang disebut sporangium. Di dalam sporangium terdapat spora. Contoh jamur yang membentuk spora adalah Rhizopus. Contoh jamur yang membentuk tunas adalah Saccharomyces. Hifa jamur dapat terpurus dan setiap fragmen dapat tumbuh menjadi tubuh buah. Ilmu yang mempelajari fungi disebut mikologi (dari akar kata Yunani μυκες, "lendir", dan λογοσ, "pengetahuan", "lambang").

Slide 4: 

STRUKTUR JAMUR CARA MEMPEROLEH MAKANAN REPRODUKSI JAMUR KLASIFIKASI JAMUR HUBUNGAN SIMBIOTIK JAMUR PERANAN JAMUR DALAM KEHIDUPAN

STRUKTUR JAMUR : 

STRUKTUR JAMUR Pada umumnya, jamur merupakan organisme eukariot. Struktur tubuh jamur ada yang terdiri atas satu sel (uniseluler). Ragi (khamir) merupakan contoh yang paling dikenal dari jamur bersel satu. Namun, kebanyakan jamur tersusun dari banyak sel (multiseluler) yang dikenal dengan miselium. Miselium adalah bentuk susunan jamur berupa jaringan dan benang-benang halus jamur yang disebut hifa. Hifa menyebabkan miselium memiliki permukaan yang sangat luas sehingga dapat memperbesar daya serat jamur terhadap materi makanan.Sel jamur sangat berbeda dari sel tumbuhan. Perbedaan tersebut terlihat pada dua hal yang mendasar. Pertama, sel jamur tidak memiliki kloroplas. Kedua, dinding sel jamur disusun oleh zat kitin, bukan selulosa. Kitin merupakan yang biasa didapatkan pada eksoskeleton Arthropoda. next

CARA MEMPEROLEH MAKANAN : 

CARA MEMPEROLEH MAKANAN Seperti hewan, semua jamur adalah heterotrof. Jamur memperoleh makanannya dari organisme lain atau dari materi organik yang sudah mati. Untuk memenuhi kebutuhan makanannya, jamur dapat hidup secara saprofit, parasit, dan simbiotik. Saprofit Kebanyakan jamur adalah bersifat saprofitik. Mereka memperoleh makanan dari materi organik yang sudah mati atau sampah next

ParasitBebarapa jenis jamur ada yang memperoleh makanan langsung dari tubuh inangnya. Jamur tersebut hidup sebagai parasit di dalam tubuh inangnya (tumbuhan atau hewan) : 

ParasitBebarapa jenis jamur ada yang memperoleh makanan langsung dari tubuh inangnya. Jamur tersebut hidup sebagai parasit di dalam tubuh inangnya (tumbuhan atau hewan) next

Simbiosis Beberapa jenis jamur ada yang membentuk hubungan mutualisme dengan akar tumbuhan. Jamur menyediakan materi anorganik bagi tumbuhan dan sebaliknya jamur memperoleh materi organik dari tumbuhan. : 

Simbiosis Beberapa jenis jamur ada yang membentuk hubungan mutualisme dengan akar tumbuhan. Jamur menyediakan materi anorganik bagi tumbuhan dan sebaliknya jamur memperoleh materi organik dari tumbuhan. next

REPRODUKSI JAMUR : 

REPRODUKSI JAMUR Reproduksi jamur terbagi menjadi 2 : Secara Seksual Reproduksi secara seksual dapat dilakukan melalui penyatuan dua hifa haploid yang secara genetika berbeda. Secara Aseksual Reproduksi Aseksual dapat terjadi melalui berbagai cara : Pembentukan spora aseksual yaitu melalui spora yang dihasilkan oleg hifa tertentu. Fragmentasi yaitu terjadinya pemisahan hifa dari sebuah miselium. Pembentukan tunas yaitu terbentunknya semacam sel berukuran kecil yang kemudian tumbuh dalam ukuran sempurna. next

KLASIFIKASI JAMUR : 

KLASIFIKASI JAMUR Hampir sebanyak 100.000 species jamur yang sudah dapat dikenali. Para ahli mikologi sepakat untuk mengelompokan jamur menjadi beberapa divisi, yaitu Zygomycota, Ascomycota, Basidiomycota, dan Dueteromycota. Untuk lebih jelasnya, mari kita ikuti pembahasan keempat divisi tersebut satu per satu. next

Slide 11: 

Zygomycota Ciri-ciri dan sifat-sifat divisi ini adalah ; Hampir semua anggotanya hidup pada habitat darat. Kebanyakan hidup sebagai saprofit. Tubuh bersel banyak, berbentuk benang (hifa) yang tidak bersekat. Tidak menghasilkan spora berflagel. Reproduksi dapat secara aseksual dan seksual. Pada reproduksi seksual dihasilkan bentuk spora seksual yang berdindingtebal yang disebut zigospora. next

Slide 12: 

2. Ascomycota Ciri-ciri dan sifat-sifat divisi ini adalah Memiliki sebuah struktur umum yang disebut askus. Tubuhnya ada yang berupa uniseluler dan ada juga berupa multiseluler. Hidup sebagai saprofit dan parasit. Reproduksi secara aseksual dan seksual. next

Slide 13: 

Basidiomycota Ciri-ciri dan sifat-sifat divisi ini adalah Anggotanya kebanyakan berupa makroskopis. Maseliumnya bersekat. Memiliki tubuh buah (basidiokrap) berbentuk panjang, lembaran-lembaran yang berliku-liku, atau bulat. Hidupnya bersifat saprofit dan parasit. Berkembang biak secara aseksual dan seksual. Secara aseksual (vegetatif) biasa dilakukan konidium next

Slide 14: 

Deuteromycota Ciri-ciri dan sifat-sifat divisi ini adalah : Hifa berukuran berekat-sekat. Tubuhnya mikroskopis. Hidupnya ada yang bersifat saprofit pada sisa makanan atau sampah dan juga bersifat parasit. Deuteromycota yang bersifat parasit dapat menyebabkan penyakit pada tanaman budi daya, ternak, maupun manusia. Reproduksi dilakukan secara vegetatif, yaitu dengan konidia. next

E. HUBUNGAN SIMBIOTIK JAMUR : 

E. HUBUNGAN SIMBIOTIK JAMUR Liken (lichenes) Liken merupakan nama ilmiah untuk lumut kerak. Liken dapat kita temukan pada kulit pohon, genteng, batu-batuan, atau candi. Liken tersebut berwarna abu-abuatau hijau. Liken merupakan organisme hasil simbiosis antara jamur Ascomycota atau basidiomycota dengan ganggang hijau atau ganggang biru-hijau.bentuk simbiosis tersebut memungkinkan jamur memperoleh makanan dari hasil fotosintesis ganggang, sedangkan ganggang memperoleh air dan mineral dari jamur. Liken dapat hidup di lingkungan ekstrem dan dapat memberikan kontribusi untuk pembentukan tanah dan pembentukan liken sangat lambat. next

Slide 16: 

Mikoriza Mikoroza adalah bentuk hubungan simbiotik antara jamur dengan akar tumbuhan pinus atau akar tumbuhan tingkat tinggi. Secara umum, mikoriza dapat dibedakan atas endomikoriza dan ektomikoriza. Penamaan demikian dibuat berdasarkan posisi jamur pada akar tumbuhan next

Slide 17: 

Endomikoriza Pada endomikoriza, hifa jamur dapat menembus akar sampai ke bagian korteks. Misalnya yang terjadi pada tanaman anggrek, sayuran (kol), dan pada berbagai jenis tumbuhan tingkat tinggi. next

Slide 18: 

Ektomikoriza Pada ektomikoriza, hifa jamur tidak sampai menembus ke dalam korteks akar, tetapi sampai hanya sampai pada bagian epidermis akar tumbuhan. Dengan adanya ektomikoriza, akar tumbuhan tidak begitu memerlukan bulu akar. Tumbuhan tersebut dapat memperoleh air dan unsure-unsur hara dari tanah dalam jumlah yang lebih banyak. next

Jamur sangat berperan dalam kehidupan manusia. Sebagian jenis jamur ada yang dimakan sebagai sumber protein, lemak, dan glikogen. Beberapa jenis lainnya dapat dimanfaatkan dalam industri makanan dan minuman dengan melalui proses permentasi. Jamur juga ada yang menguntungkan dan ada juga yang merugikan dalam kehidupan. Berikut ini beberapa contoh jamur yang menguntungkan dan merugikan dalam kehidupan : 

Jamur sangat berperan dalam kehidupan manusia. Sebagian jenis jamur ada yang dimakan sebagai sumber protein, lemak, dan glikogen. Beberapa jenis lainnya dapat dimanfaatkan dalam industri makanan dan minuman dengan melalui proses permentasi. Jamur juga ada yang menguntungkan dan ada juga yang merugikan dalam kehidupan. Berikut ini beberapa contoh jamur yang menguntungkan dan merugikan dalam kehidupan PERANAN JAMUR DALAM KEHIDUPAN next

Slide 20: 

Jamur yang menguntungkan adalah sebagai berikut. Rhizopus oryzae, untuk pembuatan tapai. Saccarhomyces crevisiae, untuk pembuatan tempe. Aspergillus wenti, untuk pembuatan kecap. Aspergillus oryzae, untuk pembuatan sake (minuman di Jepang). Pinicillium camembertii dan pinicillium roqueforti, untuk pembuatan keju. Pinicillium nonatum dan pinicillium chrysogenum, dapat menghasilkan antibiotic penisilin. Volvariella volvacea, untuk dijadikan sayur. Auricularia polytrica, untuk dijadikan sayur. next

Slide 21: 

Jamur yang merugikan adalah sebagai berikut. Aspergillus fumigatus, parasit pada paru-paru burung. Aspergillus flavus, menghasilkan racun aflatksin. Amanita phallodies, menghasilkan racun balin. Ustilago maydis, parasit pada akar tanaman tembakau. Epidermophyton floocosum, penyebab penyakit kaki atlet. Epidermophyton, Microsporum, dan trighophyton, penyebab penyakit kurap. Candida, penyebab infeksi pada saluran genital wanita. Claviceps purpurea, menghasilkan senyawa kimia ergot yang dapat menyebabkan pusing dan halusinasi. next

Slide 22: 

THANKS FOR ALL

authorStream Live Help