PRESENTASI APM

Views:
 
Category: Entertainment
     
 

Presentation Description

No description available.

Comments

Presentation Transcript

MKCH (Matan,Keyakinan,Cita-Cita, Hidup) Muhammadiyah : 

MKCH (Matan,Keyakinan,Cita-Cita, Hidup) Muhammadiyah Kelompok 4 Ariyanto Winanda Ikhwan Ridho Wilti Sri Handayani Rahayu

Matan Keyakinan dan Cita-Cita Hidup Muhammadiyah : 

Matan Keyakinan dan Cita-Cita Hidup Muhammadiyah Muhammadiyah adalah Gerakan Islam dan Dakwah Amar Ma'ruf Nahi Munkar, beraqidah Islam dan bersumber pada Al-Qur'an dan Sunnah, bercita-cita dan bekerja untuk terwujudnya masyarakat utama, adil, makmur yang diridhai Allah SWT, untuk malaksanakan fungsi dan misi manusia sebagai hamba dan khalifah Allah di muka bumi. Muhammdiyah berkeyakinan bahwa Islam adalah Agama Allah yang diwahyukan kepada Rasul-Nya, sejak Nabi Adam, Nuh, Ibrahim, Musa, Isa dan seterusnya sampai kepada Nabi penutup Muhammad SAW, sebagai hidayah dan rahmat Allah kepada umat manusia sepanjang masa, dan menjamin kesejahteraan hidup materil dan spritual, duniawi dan ukhrawi.

Slide 3: 

Muhammadiyah dalam mengamalkan Islam berdasarkan: Al-Qur'an: Kitab Allah yang diwahyukan kepada Nabi Muhammad SAW; Sunnah Rasul: Penjelasan dan palaksanaan ajaran-ajaran Al-Qur'an yang diberikan oleh Nabi Muhammad SAW dengan menggunakan akal fikiran sesuai dengan jiwa ajaran Islam. Muhammadiyah bekerja untuk terlaksananya ajaran-ajaran Islam yang meliputi bidang-bidang: 'Aqidah Muhammadiyah bekerja untuk tegaknya aqidah Islam yang murni, bersih dari gejala-gejala kemusyrikan, bid'ah dan khufarat, tanpa mengabaikan prinsip toleransi menurut ajaran Islam.

Slide 4: 

AkhlakMuhammadiyah bekerja untuk tegaknya nilai-nilai akhlak mulia dengan berpedoman kepada ajaran-ajaran Al-Qur'an dan Sunnah rasul, tidak bersendi kepada nilai-nilai ciptaan manusia IbadahMuhammadiyah bekerja untuk tegaknya ibadah yang dituntunkan oleh Rasulullah SAW, tanpa tambahan dan perubahan dari manusia. Muamalah DuniawiyahMuhammadiyah bekerja untuk terlaksananya mu'amalat duniawiyah (pengolahan dunia dan pembinaan masyarakat) dengan berdasarkan ajaran Agama serta menjadi semua kegiatan dalam bidang ini sebagai ibadah kepada Allah SWT.

Slide 5: 

Keputusan Tanwir Tahun 1969 di Ponorogo (Rumusan Matan tersebut telah mendapat perubahan dan perbaikan oleh Pimpinan Pusat Muhammadiyah): Atas kuasa Tanwir tahun 1970 di Yogyakarta; Disesuaikan dengan Keputusan Muktamar Muhammadiyah ke 41 di Surakarta. Muhammadiyah gerakan berazas islamiyah Islam adalah agama Allah Berpedoman kepada al-quran dan as-sunnah Melaksanakan ajaran: Aqidah, ibadah, akhlaq dan muamalah Mengajak manusia khususnya masyarakat indonesia seluruh lapisan bangsa republik indonesia dalam memanfaatkan/mengelola alam indonesia dengan cara yang baik dan benar (aturan allah) sampai terwujud

Khittah perjuangan muhammadiyah (1) : 

Khittah perjuangan muhammadiyah (1) Khittah atau Garis Perjuangan Muhammadiyah yang cukup populer dibandingkan dengan Khittah lainnya ialah Khittah Ujung Pandang tahun 1971. Sesuai namanya, Khittah Perjuangan Muhammadiyah tersebut dilahirkan dari Muktamar ke-38 tahun 1971 di Ujung Pandang (Sulawesi Selatan), yang kini berganti nama kembali menjadi kota Makassar. Khittah Ujung Pandang inilah yang paling banyak dirujuk dan menjadi pedoman atau acuan pokok dalam menentukan sikap organisasi menghadapi dunia politik.

Slide 7: 

Sebagaimana diketahui bahwa pada Muktamar ke-38 tahun 1971 Muhammadiyah membuat keputusan tentang “Pernyataan (Penegasan) Muhammadiyah” tentang “Hubungan Muhammadiyah dengan partai-partai dan organisasi-organisasi lain”, yang kemudian dikenal dengan “Khittah Muhammadiyah tahun 1971” atau “Khittah Muhammadiyah Ujung Pandang”

Slide 8: 

Isi pernyataan sikap Muhammadiyah atau Khittah Muhammadiyah Ujung Pandang tersebut yang dipetik dari Dokumen Pimpinan Pusat Muhammadiyah tentang Keputusan Muktamar ke-38 tahun 1971 di Ujung Pandang:“BismillahirrahmanirrahimMuktamar Muhammadiyah ke-38 yang berlangsung dari tanggal 1 s.d. 6 Sya‘ban 1391 bertepatan dengan 21 s.d. 26 September 1971 di Ujung Pandang, setelah mendengar pandangan dan pendapat para peserta Muktamar tentang hubungan Muhammadiyah dengan partai-partai dan organisasi-organisasi lainnya dalam usaha peningkatan Muhammadiyah sebagai Gerakan Da‘wah Islam”

Khittah perjuangan muhammadiyah (2) : 

Khittah perjuangan muhammadiyah (2) Ada hal penting dari Khittah tahun 1971 tersebut: Pertama, secara tegas Muhammadiyah menentukan posisi dan sikapnya yang benar-benar netral terhadap politik praktis dan partai politik, yakni tidak memiliki hubungan afiliasi apa pun. Kedua, jika Khittah tahun 1969 masih terkandung pemihakan terhadap Partai Muslimin Indonesia, pada Khittah tahun 1971 secara jelas Muhammadiyah menunjukkan kenetralannya dengan meletakkan partai apa pun termasuk Parmusi berada di luar Muhammadiyah, dengan semangat melakukan amar ma‘ruf dan nahi munkar terhadapnya, artinya melakukan fungsi dakwah terhadap kekuatan-kekuatan politik. Ketiga, memberi kebebasan politik kepada warga, baik dengan menggunakan hak politiknya maupun tidak, sebagai sikap yang cukup terbuka dari Muhammadiyah.

Slide 10: 

Matan kepribadian muhammadiyahMatan: apakah muhammadiyah itu? Muhammadiyah merupakan gerakan islam. maksud geraknya adalah dakwah amar makruf nahi munkar Dakwah ditujukan pada perorangan dan masyarakat. perorangan yang telah islam bersifat tajdid, dan yang belum islam bersifat seruan, ajakan untuk memeluk islam Masyarakat bersifat perbaikan, bimbingan dan peringatan. Masyarakat ini meliputi state, partai politik dan civil society dasar dan amal usaha muhammadiyah: 1.Bertauhid 2.Bermasyarakat 3. Islam satu-satunya ajaran yang bisa mencapai kebahagiaan dunia dan akhirat

Slide 11: 

Dasar dan amal usaha muhammadiyah: 1.Bertauhid 2.Bermasyarakat 3. Islam satu-satunya ajaran yang bisa mencapai kebahagiaan dunia dan akhirat 4. Menegakkan dan menjunjung tinggi agama islam 5. ittiba’ 6. Tertib organisasi

Slide 12: 

Sifat Muhammadiyah: Beramal/berjuang untuk perdamaian dan kesejahteraan. Mempunyai banyak kawan dan ukhuwah islamiyah. Lapang dada, luas pandangan dan menjunjung teguh ajaran islam. Bersifat keagamaan dan kemasyarakatan. Amal ma’ruf disegala bidang dan menjadi tauladan. Aktif dalam perkembangan memajukan dan memperjuangkan islam. Kerjasama dengan golongan islam lainnya. Membantu pemerintah. Adil, korektif kedalam dan keluar dengan bijak

Slide 13: 

Wassalam.. Sekian dan terima kasih

authorStream Live Help