Tugas Biologi ICT jenny

Views:
 
Category: Education
     
 

Presentation Description

Tugas UAS Biologi ICT Universitas Muhammadiyah Prof.Dr Hamka

Comments

Presentation Transcript

Slide 1: 

B I O L O G I Tugas Biologi ICT created by: Jenny Nurfajri E.

Slide 2: 

BAB 1 STRUKTUR dan FUNGSI SEL

PEMBENTUKAN MAKHLUK HIDUP : 

PEMBENTUKAN MAKHLUK HIDUP SENYAWA PROTEIN (HAROLD UREY) ORGANEL SEL JARINGAN ORGAN

Slide 4: 

KUMPULAN ORGAN SISTEM ORGAN KUMPULAN SISTEM ORGAN INDIVIDU (manusia, hewan, tumbuhan)

PEMBENTUKAN ORGANISASI KEHIDUPAN : 

PEMBENTUKAN ORGANISASI KEHIDUPAN KUMPULAN INDIVIDU POPULASI KOMUNITAS EKOSISTEM BIOMA BIOSFER

PENEMUAN TEORI SEL : 

PENEMUAN TEORI SEL Robert hooke

SEJARAH PENEMUAN SEL : 

SEJARAH PENEMUAN SEL Robert Hooke ( seorang ahli matematika dan fisika Inggris) tahun 1665 pada pengamatannya terhadap gabus dari kulit pohon, terlihat ruangan- ruangan kosong dan kecil yang diberi istilah sel Pada tahun 1835 Felix Dujardin menemukan bahwa di dalam sel yang hidup tidak kosong melainkan terdapat substansi cair. Substansi tersebut oleh Johans Purkinje disebut protoplasma. Selanjutnya Robert Brown, R. Strasburger dan C. Bernard menemukan adanya inti sel pada setiap sel hidup, menurut C. Bernard inti sel ini merupakan bagian sel yang terpenting.

MACAM TEORI SEL : 

MACAM TEORI SEL Sel sebagai unit struktural diuraikan oleh Mathias Schleiden ahli botani dan Theodore Schwann ahli zoologi keduanya berasal dari Jerman. Sel sebagai unit fungsional diuraikan oleh Max Schultze dan Thomas Huxley Sel sebagai unit reproduksi diuraikan oleh Rudolf Virchow Sel sebagai unit hereditas diuraikan oleh Bovary

BENTUK2 SEL : 

BENTUK2 SEL

APAKAH INI TERMASUK SEL???? : 

APAKAH INI TERMASUK SEL????

SEL : 

SEL Suatu unit struktural yang memiliki organel-organel dan mempunyai fungsi-fungsi bagi kehidupannya serta mempunyai sifat reproduksi + hereditas guna kelangsungan hidupnya Merupakan bagian terkecil dari organisme hidup.

JENIS MAKHLUK HIDUP : 

JENIS MAKHLUK HIDUP 1. UNISELULER Makhluk hidup yang terdiri dari satu sel contoh. Amoeba & Paramaecium 2. MULTISELULER Makhluk hidup yang terdiri dari banyak sel contoh. Manusia (tersusun dari kurang lebih 60.000.000.000.000 sel atau sekitar 100 macam sel

STRUKTUR UMUM SEL : 

STRUKTUR UMUM SEL SEL BAGIAN LUAR SEL (MEMBRAN DAN DINDING SEL) SITOPLASMA NUKLEUS/ INTI SEL BAGIAN DALAM SEL (SITOPLASMA DAN ORGANEL) ORGANEL LAIN

KOMPONEN KIMIA SEL : 

KOMPONEN KIMIA SEL AIR metabolisme KARBOHIDRAT dinding sel LEMAK dinding sel PROTEIN dinding sel + organel ASAM NUKLEAT nukleus

PEMBAGIAN KELOMPOK SEL: : 

PEMBAGIAN KELOMPOK SEL: 1. SEL PROKARIOT sel yang tidak mempunyai dinding atau selaput inti dan biasanya organelnya belum lengkap contoh sel : BAKTERI 2. SEL EUKARIOT sel yang mempunyai dinding atau selaput inti dan biasanya organelnya lengkap contoh sel : TUMBUHAN dan HEWAN

PERBEDAAN PROKARIOT - EUKARIOT : 

PERBEDAAN PROKARIOT - EUKARIOT

PERBEDAAN TUMBUHAN - HEWAN : 

PERBEDAAN TUMBUHAN - HEWAN

MACAM ORGANEL SEL : 

MACAM ORGANEL SEL PLASMALEMA (PL) RETIKULUM ENDOPLASMA (RE) RIBOSOM APARATUS GOLGI (AG) LISOSOM MITOKONDRIA PLASTIDA (KLOROPLAS) SENTRIOL SITOSKELETON PEROKSISOM INTI SEL VAKUOLA dan VESIKEL SILIA dan FLAGEL

PLASMALEMA : 

PLASMALEMA ∞ nama lainnya membran plasma ∞ tersusun atas tiga macam bahan organik: protein 52%, lemak 40% (kolesterol dan gliserofosfolipida) dan karbohidrat 8% (asam sialat, fukosa, galaktosa, manosa, N-asetil galaktosamin dan N-asetilglukosamin) ∞ rangka utama membran terdiri dari dua lapis molekul lemak, diantara molekul lemak terdapat protein sedangkan molekul karbohidrat berada disebelah luar lapisan lemak (melekat ke molekul lemak sendiri membentuk glikolipida atau melekat ke molekul protein membentuk glikoprotein)

Slide 20: 

∞ fungsi plasmalema: - sebagai pembatas sel dengan lingkungan - melindungi isi sel agar tidak keluar meninggalkan sel - mengatur pertukaran zat yang masuk atau keluar sel - melakukan seleksi terhadap zat-zat yang boleh masuk atau meninggalkan sel - tempat berlangsungnya reaksi-reaksi kimia - tempat reseptor (penerima rangsang) dari luar

SITOPLASMA : 

SITOPLASMA ∞ merupakan plasma (cairan sel) yang berada diantara inti sel dan membran plasma (disebut juga dengan sitosol) ∞ cairan yang bersifat koloid atau mirip jeli ∞ fungsinya sebagai tempat berlangsungnya reaksi-reaksi kimia atau metabolisme sel

RETIKULUM ENDOPLASMA : 

RETIKULUM ENDOPLASMA ∞ merupakan saluran berjala-jala di dalam sitoplasma ∞ dinding saluran tersusun atas membran yang sama dengan plasmalema ∞ rongga saluran mempunyai 3 bentuk: - sisternae (rongga bentuk gepeng kadang tersusun berlapis dan saling berhubungan - tubuler (rongga bentuk tabung atau saluran) - vesikuler (rongga bentuk gelembung yang lepas satu sama lain)

Slide 23: 

∞ retikulum endoplasma terbagi menjadi: * retikulum endoplasma kasar (REK) - karena pada membrannya melekat banyak sekali ribosom sehingga tampak kasar - fungsinya: # sintesa protein yang akan disekresi # sintesa glikogen atau polisakarida # glikosilasi protein tertentu yang sudah disintesa yaitu penambahan oligosa-karida terhadap protein

Slide 24: 

* retikulum endoplasma halus (REH) - karena membrannya tidak dilekati ribosom sehingga dibawah mikroskop tampak licin - fungsinya: # sintesis protein yang tidak disekresi # sintesis lemak (lipida) # metabolisme dan transpor lemak serta zat yang larut dalam lemak # metabolisme glikogen # bekerja sama dengan REK mensintesis antibodi (pada sel plasma)

RIBOSOM : 

RIBOSOM ∞ organel yang tidak bermembran, mempunyai bentuk bulat atau lonjong ∞ terdiri dari protein dan ARN ∞ terdiri dari sub unit besar (60S) yang akan mengikat tARN dan sub unit kecil (40S) yang akan mengikat mARN

APARATUS GOLGI : 

APARATUS GOLGI ∞ Terdiri dari tiga komponen yaitu: * Sisterna (saccula) - bagian aparatus golgi yang berbentuk lempeng sejajar melengkung bentuk piala. * Vesikula - letaknya disebelah dalam sisterna, terdiri dari banyak gelembung dan mempunyai isi yang lebih terang * Vakuola - letaknya disebelah puncak, terdiri dari banyak gelembung dan mempunyai isi gelap berupa bahan sekresi

Slide 27: 

∞ fungsi Badan Golgi yaitu: - tempat pengubahan enzim tidak aktiv menjadi aktif - tempat penyimpanan sementara protein dan zat lainnya yang berasal dari RE - tempat pembentukan lisosom - memelihara membran plasma - tempat pembentukan karbohidrat yang akan digabung dengan protein

LISOSOM : 

LISOSOM ∞ bentuk gembungan (vakuola kecil) yang berselaput selapis membran ∞ berisi berbagai macam enzim untuk mencerna dan merombak, enzimnya lebih kurang 80 macam serta terbagi dalam enam kelompok: protease, lipase, glukosidase, fosfatase, nuklease dan sulfatase ∞ Letaknya paling banyak terdapat dalam leukosit dan makrofag

Slide 29: 

∞ proses pembentukan dan kerja lisosom:

Slide 30: 

∞ fungsi lisosom: - mencernakan benda asing (organel, metabolit molekul besar) - alat sekresi - sistem transpor zat - sistem absorbsi dan reabsorbsi - pembersih organel atau jaringan ekstraseluler (pendaur ulang) - pertahanan (memakan benda asing yang diphagocytosis) - menawarkan zat - pembuahan (Akrosom pada ujung kepala spermatozoa adalah lisosom yang besar dan berguna untuk pembuahan)

MITOKONDRIA : 

MITOKONDRIA ∞ bentuk lonjong ∞ diselimuti dua lapis membran (komposisinya sama dengan plasmalema yang mengandung protein reseptor dan transporter); membran sebelah dalam bertonjolan ke rongga disebut krista. Krista membuat rongga mitokondria terbagi atas banyak sekat; pada krista terdapat bintul halus yang mengandung ATPase, ATPase tempat berlangsungnya oksigenasi dalam proses pernafasan aerobik sehingga terbentuk ATP ∞ dalam sel, jumlah mitokondria banyak (sel kelenjar dan otot )

Slide 32: 

∞ memiliki ADN sehingga semi-autosom mensintesa protein untuk membuat membran dan enzim sendiri (dikatakan semi karena untuk sebagian masih tergantug pada ADN kromosom dalam inti) ∞ fungsi mitokondria: - pernafasan aerobik - metabolisme lemak, sintesa lemak dan hormon steroid - termogenesis - penyimpan serta penyalur ion Ca2+ pada sel- sel yang aktif seperti hati dan otot.

PLASTIDA (KLOROPLAS) : 

PLASTIDA (KLOROPLAS) ∞ bagian hidup dari sel tumbuhan ∞ mempunyai selaput membran dua lapisan ∞ mempunyai stroma (larutan kaya enzim untuk sintesis karbohidrat dan berisi ADN + ribosom) ∞ mempunyai tilakoid (kantong pipih dengan membran mengandung klorofil), granum dan integranal tilakoid

Slide 34: 

∞ macam plastida yaitu: * plastida berwarna (kromatofora) contoh kloroplas dan kromoplas pada sel tumbuhan dan protista * plastida tidak berwarna (leukoplas/amiloplas) contoh leukoamiloplas, elaioplas, proteinoplas pada umbi wortel, buah tomat dan buah cabai ∞ fungsi plastida: - pemproses energi yaitu tempat berlangsungnya proses fotosintesis - menghasilkan amilum (leukoamiloplas), tetes minyak/lemak (elaioplas), protein(proteinoplas)

SENTRIOL : 

SENTRIOL ∞ organel bentuk tabung, terletak dekat inti ∞ sentriol tampak dikelilingi oleh mikrotubul yang tersusun radial ke arah luar dan susunannya seperti bintang ∞ tersusun atas 9 set triplet tubuli yang tersusun melingkar membentuk silinder ∞ membentuk spindel primer pada awal profase

Slide 36: 

∞ fungsi sentriol: - mengatur pembentukan serat gelendong - menjadi orientasi pembelahan sel - mengatur pembentukan sitoskelet - mengatur pergerakan organel gerak waktu pembelahan - mengatur pergerakan kromosom waktu pembelahan

SITOSKELETON : 

SITOSKELETON ∞ organel sel berupa jalinan dari filamen protein dan buluh halus ∞ letaknya antara inti dan membran plasma ∞ fungsi sitoskeleton: - sebagai rangka yang menunjang sel agar tetap pada bentuknya, terutama eritrosit - untuk pergerakan

PEROKSISOM : 

PEROKSISOM ∞ organel ini merupakan bagian dari mikrobodies ∞ organel bentuk bundar atau lonjong dalam sitoplasma ∞ mempunyai membran selapis ∞ berisi enzim katalase dan okidase, dihasilkan dari retikulum endoplasma ∞ fungsi peroksisom: - mengubah peroksida jadi H2O dan O2 - sintesis beberapa metabolit: asam amino, gula fosfat - glukoneogenesis dan metabolisme asam-asam tiga C dalam siklus Krebs untuk menjadi asetil- KoA

GLIOKSISOM : 

GLIOKSISOM ∞ organel ini merupakan bagian dari mikrobodies ∞ dijumpai pada sel tumbuhan ∞ berfungsi untuk : sintesa glisin, serin, perkecambahan dan berperan dalam metabolisme asam lemak

INTI SEL : 

INTI SEL ∞ organel besar dan yang utama dalam sel eukariot ∞ bentuk bundar atau lonjong ∞ mempunyai selaput dua lapis ∞ berjumlah satu (sel hati suatu waktu mengandung banyak inti)

Slide 41: 

∞ Terdiri dari komponen: * Selaput inti - memisahkan kandungan inti dari sitoplasma - terdiri atas dua lapis selaput - mempunyai celah yang disebut spatium perinuclearis - memiliki banyak pori untuk keluar masuk karioplasma - pada stadium awal mitosis selaput inti ditempeli ribosom (lapisan luar) sedang bagian dalam ditempeli butir kromatin

Slide 42: 

* Anak inti ( nukleolus ) - merupakan tempat gen rARN - tempat rARN dan protein ribosom dirakit menjadi ribosom - kadang dijumpai lebih dari satu nukleolus - kadang menempel pada selaput inti - tidak mempunyai selaput - fungsinya: # tempat pembuatan protein untuk membuat ribosom # tempat mengadakan sintesis ARN

Slide 43: 

* Kromatin - merupakan benang halus membentuk jala - terdiri dari nukleoprotein (gabungan asam nukleat dan protein) - asam nukleatnya berupa ADN dan ARN - satu kromatin mengandung satu utas ADN yang doble heliks dan terbagi-bagi atas ribuan gen ( unit fungsional materi genetis )

VAKUOLA dan VESIKEL : 

VAKUOLA dan VESIKEL ∞ organel ini termasuk berbagai jenis kantung bermembran yang berbeda dalam fungsi dan ukuran ( vakuola lebih besar daripada vesikel ) ∞ macamnya: * vesikel transport membawa bahan yang dibungkus dari satu tempat ke tempat lain dalam sel * vakuola makanan mengandung materi padat yang dibawa ke dalam sel dari lingkungan disekitarnya

Slide 45: 

* vakuola air juga disebut vakuola kontraktil, dijumpai pada banyak protozoa yang hidup di air tawar. Organel ini memompa kelebihan air agar sel tidak pecah * vakuola sentral ditemukan pada sel tumbuhan berfungsi sebagai penyimpan, pencerna, dan absorbsi air. Vakuola ini merupakan organel yang paling menarik perhatian di dalam sel tumbuhan

SILIA dan FLAGEL : 

SILIA dan FLAGEL ∞ organel ini berada pada permukaan sel ∞ jika jumlahnya sedikit dan panjang disebut flagel ∞ jika jumlahnya banyak dan pendek disebut silia ∞ mempunyai bentuk silinder dan tersusun sembilan mikrotubula triplet kembar dua serta tambahan dua mikrotubula pada bagian tengah ∞ berfungsi sebagai alat gerak

MACAM ORGANEL: : 

MACAM ORGANEL: Ж AKTIF METABOLISME SEL 1. RIBOSOM 2. MITOKONDRIA 3. RETIKULUM ENDOPLASMA 4. APARATUS GOLGI 5. LISOSOM 6. VAKUOLA dan VESIKEL

Slide 48: 

Ж TIDAK AKTIF METABOLISME SEL 1. SENTRIOL 2. MIKROTUBULI 3. FIBRIL 4. MIKROBODI

Slide 49: 

Gb 1. SEL BAKTERI

Slide 50: 

Gb 2. SEL TUMBUHAN

Slide 51: 

Gb 3. SEL HEWAN

Slide 52: 

Gb 4. PLASMALEMA

Slide 53: 

Gb 5. RETIKULUM ENDOPLASMA

Slide 54: 

Gb 6. RIBOSOM 40S 40S 60S 60S 60S

Slide 55: 

Gb 7. APARATUS GOLGI

Slide 56: 

Gb 8. LISOSOM

Slide 57: 

Gb 9. MITOKONDRIA

Slide 58: 

Gb 10. KLOROPLAS

Slide 59: 

Gb 11. SENTRIOL

Slide 60: 

Gb 12. SITOSKELETON

Slide 61: 

Gb 13. PEROKSISOM

Slide 62: 

Gb 14. NUKLEUS

Slide 63: 

Gb 15. VAKUOLA

STRUKTUR DAN FUNGSI MEMBRAN : 

STRUKTUR DAN FUNGSI MEMBRAN BY : JENNY NURFAJRI E BIOLOGI 2 A TUGAS BIOLOGI ICT Universitas Muhammadiyah Prof. DR Hamka

MACAM TRANSPORTASI MEMBRAN PLASMA : 

MACAM TRANSPORTASI MEMBRAN PLASMA Ж TRANSPORT PASIF * DIFUSI # DIFUSI SEDERHANA # DIFUSI FASILITATOR * OSMOSIS Ж TRANSPORT AKTIF * TRANSPORT AKTIF PRIMER * TRANSPORT AKTIF SEKUNDER Ж EKSOSITOSIS Ж ENDOSITOSIS * PINOSITOSIS * FAGOSITOSIS

TRANSPORTASI PASIF : 

TRANSPORTASI PASIF perpindahan zat yang arahnya sesuai gradien konsentrasi (dari kerapatan tinggi ke kerapatan rendah) tanpa bantuan energi dan protein pembawa contoh gula larut dalam air panas

DIFUSI : 

DIFUSI perpindahan zat atau partikel dari yang daerah kerapatannya tinggi ke daerah yang kerapatannya rendah contoh proses difusi padat (larutnya garam di dalam segelas air panas)

Berdasarkan carrier difusi dibagi: Difusi bebas bebas berdifusi Difusi terikat diikat o/ carrier (permease) carrier(pembawa) khas bg suatu zat, dg arah difusi tetep  ] tinggi ke [ ] rendah difusi bebas difusi terikat

Slide 69: 

Gb 17. DIFUSI SEDERHANA

Slide 70: 

Gb 18. DIFUSI FASILITATOR

OSMOSIS : 

OSMOSIS perpindahan zat atau partikel air dari yang daerah kerapatannya tinggi ke daerah yang kerapatannya rendah melalui selaput semipermeabel contoh proses difusi air pada sel


TRANSPORTASI AKTIF : 

TRANSPORTASI AKTIF perpindahan zat yang arahnya melawan gradien konsentrasi (dari kerapatan rendah ke kerapatan tinggi) dengan bantuan energi dan protein pembawa contoh transportasi aktif adalah proses masuk- keluarnya ion Na dan ion K

TRANSPORTASI AKTIF : 

TRANSPORTASI AKTIF Melawan gradient konsentrasi  konsent- rasi rendah ke konsentrasi tinggi Membutuhkan energi (ATP) Transportasi aktif ini disebut juga absorpsi Ada 2 teori cara tranportasi aktif ini yaitu: dorongan pemusingan

Zat yg diabsorbsi adalah: elektrolit, glukosa as amino dll. Gambar: pompa natrium-kalium, transprtasi aktif.

TRANSPORTASI AKTIFPRIMER : 

TRANSPORTASI AKTIFPRIMER ∞ Transport aktif primer memerlukan energi dalam bentuk ATP ∞ transport aktif primer akan menciptakan potensial membran dan ini memungkinkan terjadinya transport aktif sekunder ∞ contoh keberadaan ion Na dan ion K dalam membran, kebanyakan sel memelihara konsentrasi K lebih tinggi di dalam sel daripada di luar sel; sementara konsentrasi Na  di dalam sel lebih kecil daripada di luar sel

TRANSPORTASI AKTIFSEKUNDER : 

TRANSPORTASI AKTIFSEKUNDER ∞ Transport aktif sekunder tergantung pada potensi alat membran ∞ transport aktif sekunder diciptakan dari terjadinya transport aktif primer ∞ contoh asam amino dan glukosa dengan molekul pengangkutannya berupa transport aktif

EKSOSITOSIS : 

EKSOSITOSIS proses pengeluaran suatu bahan atau materi dari dalam ke luar sel dengan cara melingkupi bahan atau materi tersebut dengan membentuk vesikel atau kantong yang menyelubunginya untuk dibawa bergerak menuju membran plasma dan berfusi sehingga bahan atau materi dibebaskan ke luar sel

Exositosis perlu u/: 1. sekresi: (getahan) yaitu mengeluarkan zat produksi sellendir,enzim steroid. 2. ekskresi: (pembuangan) yaitu mengelu- arkan ampas metabolisme atau ampas pencernaan sel dlm btk cair NH4OH, urea, asam urat dll 3. ekstrusi: membuang bahan padat pasca lisosom

ENDOSITOSIS : 

ENDOSITOSIS proses pemasukan suatu bahan dari luar ke dalam sel dengan cara melingkupi bahan tersebut dengan membran plasma

Slide 81: 

Gb 22. ENDOSITOSIS

FAGOSITOSIS : 

FAGOSITOSIS ∞ makanan atau partikel lain akan menempel pada membran lalu membran akan membentuk lekukan dan menutup serta membentuk kantong lalu kantong tersebut melepaskan diri ∞ biasanya untuk bahan makanan padat

Slide 83: 

Gb 24. FAGOSITOSIS

Model Davson dan Danielli (sandwich bilayer fosfolipid) diantara dua lap protein

GAMBAR: STRUKTUR MEMBRAN PLASMA

- membran merupakan lembaran molekul dinamis yang dapat berpindah tempat - terdiri dari daerah hidrofilik dan hidrofobik Gambar: Hidrofobik-hidrofilik

CARA ZAT MELINTASI MEMBRAN : 

CARA ZAT MELINTASI MEMBRAN Transpor: (a) protein mem bran bersifat selektif u/ zat tertentu, memberikan sa- luran hidrofilik melintasi membran. Mis: air, zat mo- lekul kecil, zat larut dlm lemak. (b) Protein menghidrolisis ATP u/ memompa bahan melintasi membran secara aktif.

Aktivitas enzimatik: Protein membran berupa enzim dg sisi aktifnya Transduksi sinyal: Protein membran memiliki btk pengikatan spesifik dg mesenjer kimia (hormon) dan pesan disampaikan ke dalam sel

Penggabungan intersel: protein membran antara sel bersebelahan diikat o/ junction. Pengenalan sel: glikoprotein berfungsi sebagai label identifikasi secara khusus dikenal o/ sel lain

Pelekatan ke sitoskeleton dan matriks ekstraselular: Elemen sitoskeleton atau mikrofilamen terikat ke protein membran u/ mem- pertahankan bentuk sel. Protein yg dekat ke matrik sel dapat mengkoordinasi perubahan ekstra/intra sel

SIFAT FISIK SEL : 

SIFAT FISIK SEL Terdiri dari: 1. koloid kompleks 2. kepermeabelan 3. transport zat 4. potensial listrik


Dalam keadaan biasa sel isotonis dg cairan mediumnya (CES) Menjaga tekanan osmosa homostatis Contoh: pd eritrosit dlm media hipertonis akan terjadi krenasi eritrosit dlm media hipotonis akan terjadi haemolisis Secara umum disebut cytolysis Pada sel tumbuhan disebut plasmolysis

FILTRASI : 

FILTRASI Transport zat terjadi krn perbedaan teka- nan atmosfer antar 2 ruangan yg dipisah- kan membran yg permiabel terhdp zat itu Mis: lumen kapiler ke sel jaringan sekitar, krn tek drh (akibat pemompaan jantung).

STRUKTUR DAN FUNGSI organisasi & jaringan tubuh : 

STRUKTUR DAN FUNGSI organisasi & jaringan tubuh

Slide 96: 

Tubuh manusia tersusun atas banyak sel yang pada tempat tertentu sel-sel itu bersatu membentuk Jaringan Sel makhluk hidup akan terus membelah kemudian melakukan diferensiasi dan spesialisasi. Deferensiasi artinya perkembangan sel menjadi bentuk yang khusus. Spesialisasi adalah perkembangan sel menuju ke fungsi khusus. Hasil deferensiasi dan spesialisasi adalah jaringan dan organ-organ tubuh. Organ-organ membentuk sistem organ dan akhirnya kumpulan sistem organ membentuk tubuh organisme.

Jaringan Tubuh : 

Jaringan Tubuh Pada tubuh tubuh Vertebrata terdapat bermacam-macam jaringan antara lain: jaringan epitelium, jaringan ikat, jaringan otot, jaringan saraf.

Jaringan Epitelium : 

Jaringan Epitelium Jaringan epitelium merupakan jaringan penutup permukaan tubuh, baik permukaan tubuh sebelah luar maupun dalam Jaringan epitelium dapat berasal dari perkembangan lapisan ektoderma, mesoderma, atau endoderma Epitelium yang melapisi dinding dalam kapiler darah, pembuluh limfe, dan jantung disebut endotelium Epitelium yang melapisi rongga tubuh, misalnya perikardium, pleura, dan peritoneum disebut mesotelium Endotelium dan mesotelium berasal dari perkembangan lapisan mesoderma

Epitelium berdasarkan Jumlah Lapisan Sel dan Bentuk : 

Jaringan epitelium dapat dikelompokkan berdasarkan jumlah lapisan sel: Epitelium sederhana adalah epitelium yang sel-selnya selapis Epitelium berlapis adalah epitelium yang terdiri atas beberapa lapis sel Epitelium berlapis semu Jaringan epitelium dapat dikelompokkan berdasarkan bentuknya yaitu: Epitelium bentuk pipih Epitelium bentuk kuboid Epitelium bentuk batang Epitelium berdasarkan Jumlah Lapisan Sel dan Bentuk

Epitelium Sederhana : 

Epitelium selapis pipih (squamous) Bentuk sel-selnya pipih Dilihat dari permukaannya, Sel-selnya seperti lantai ubin tetapi dengan batas-batas tidak teratur Epitelium ini berfungsi sebagai jalan pertukaran zat dari luar ke dalam tubuh atau sebaliknya Epitelium selapis pipih terdapat misalnya pada dinding dalam kapiler darah dan dinding alveolus paru-paru Epitelium Sederhana

Slide 101: 

Epitel selapis kuboid (cuboidal) Berbentuk seperti kubus Dilihat dari permukaannya, Sel-selnya berbentuk poligonal Contohnya, epitelium kubus pada permukaan ovarium, kelenjar tiroid, tubulus ginjal

Slide 102: 

Epitelium selapis batang (silindris) Berbentuk seperti batang Permukaannya terlihat seperti epitelium kubus, tetapi pada potongan tegak lurus terlihat sel-sel yang tinggi Ada yang memiliki silia di permukaannya, seperti yang terdapat pada oviduk (saluran telur) Ada yang tidak memiliki silia, misalnya pada dinding sebelah dalam usus dan kandung empedu

Epitelium Berlapis Semu : 

Tersusun atas selapis sel tetapi ketinggian sel penyusunnya tidak sama, sehingga terlihat berlapis Terdapat pada trakea Epitelium Berlapis Semu

Epitelium Berlapis : 

Tersusun atas dua atau lebih lapisan sel Sel pada lapisan bawah disebut sel basal Di atas sel basal terdapat beberapa lapis sel yang berbentuk pipih, kubus, atau batang atau bentuk lain yang disebut transisional Epitelium Berlapis

Slide 105: 

Epitelium berlapis pipih, misalnya terdapat pada permukaan kulit, vagina, esofagus. Pada vagina dan esovagus, permukaan epitelnya selalu basah

Slide 106: 

Epitelium berlapis kubus terdapat pada saluran kelenjar keringat, folikel ovarium yang sedang berkembang dan kelenjar ludah Epitelium berlapis batang (silindris) terdapat pada permukaan uretra pria

Slide 107: 

Epitel transisional Terdapat pada kandung kemih. Bentuk sel epitel transisional bergantung pada derajat perenggangan kandung kemih

Epitelium berdasarkan Struktur dan Fungsi : 

Epitelium berdasarkan Struktur dan Fungsi Jaringan Epitelium Penutup Berperan melapisi permukaan tubuh dan jaringan lainnya Terdapat di permukaan tubuh, permukaan organ, melapisi rongga, atau merupakan lapisan di sebelah dalam dari saluran yang ada pada tubuh, misalnya dinding sebelah dalam saluran pencernaan dan pembuluh darah

Slide 110: 

Jaringan Epitelium Kelenjar Tersusun oleh sel-sel khusus yang mampu menghasilkan sekret atau getah cair Getah cair ini berbeda dengan darah dan cairan antarsel Berdasarkan cara kelenjar menskresikan cairannya, dibedakan menjadi: Kelenjar Eksokrin Kelenjar endokrin

Kelenjar Eksokrin : 

Kelenjar Eksokrin Merupakan kelenjar yang memiliki saluran pengeluaran untuk menyalurkan hasil sekresinya Zat sekret berupa enzim, keringat, dan air ludah Berdasarkan banyaknya sel penyusunnya, kelenjar eksokrin dibedakan menjadi: Kelenjar eksokrin uniseluler tersusun atas satu sel. Contoh sel goblet, yaitu sel epitelium penghasil mukus pada lapisan usus halus dan saluran pernafasan Kelenjar eksokrin multiseluler tersusun atas banyak sel

Slide 112: 

Macam dan contoh kelenjar Eksokrin: Kelenjar tubuler sederhana, contoh: kelenjar Lieberkuhn pada dinding usus Kelenjar tubuler bergelung sederhana, contoh elenjar keringat pada kulit Kelenjar tubuler bercabang sederhana, contoh: kelenjar fundus pada dinding lambung Kelenjar alveolar sederhana, contoh kelenjar mukus dan kelenjar racun pada kulit katak

Slide 113: 

Kelenjar alveolar bercabang sederhana, pada kulit Kelenjar tubuler majemuk, contoh kelenjar Brunner pada usus dan kelenjar susu Kelenjar alveolar majemuk, contoh kelenjar susu (glandula mamae) Kelenjar tubulo-alveolar majemuk, contohnya kelenjar ludah submaksilaris (bawah rahang atas)

Kelenjar Endokrin : 

Kelenjar Endokrin Merupakan kelenjar yang tidak memiliki saluran pengeluaran Sekret yang dihasilkan langsung masuk ke pembuluh darah sehingga disebut kelenjar buntu Sekret yang dihasilkan disebut hormon Contoh kelenjar endokrin adalah kelenjar tiroid, kelenjar paratiroid, dan adrenal

Jaringan Ikat : 

Jaringan Ikat Jaringan ikat merupakan jaringan yang menghubungkan antara jaringan yang satu dengan jaringan yang lain. Fungsi jaringan ikat antara lain: Melekatkan suatu jaringan ke jaringan lain. Membungkus organ-organ. Mengisi rongga di antara organ. Mengangkut zat oksigen dan makanan ke jaringan lain Mengangkut sisa-sisa metabolisme ke alat pengeluaran Menghasilkan kekebalan

Komponen Jaringan Ikat : 

Komponen Jaringan Ikat Sel Sel yang menyusun jaringan ikat berasal dari sel mesenkim yang merupakan penyusun jaringan mesenkim pada awal kehidupan embrio Macam sel penyusun jaringan ikat: Fibroblas adalah sel yang mensintesis dan mensekresikan protein pada serabut Makrofag adalah sel yang bentuknya tidak beraturan, umumnya terletak dekat pembuluh darah dan bergerak jika ada luka Sel Mast adalah sel yang memproduksi heparin yang berfungsi mencegah pembekuan darah dan histamin yang dapat mengatur permeabilitas kapiler darah Sel lemak adalah sel yang terspesialisasi untuk menyimpan lemak Leukosit adalah sel darah putih

Slide 117: 

Serabut Serabut atau serat penyusun terdiri atas: Serabut Kolagen (Serabut Putih) Merupakan serabut yang bersifat sangat liat dan ulet Dalam jumlah sedikit tidak berwarna tetapi dalam jumlah banyak berwarna putih, misalnya tendon Serabut Elastin (Serabut Kuning) Lebih halus dari serabut kolagen dan bersifat elastis (kenyal) Dalam jumlah sedikit tidak berwarna, dalam jumlah banyak berwarna kuning Misalnya pada bantalan lemak, pembuluh darah, ligamen

Slide 118: 

Serabut Retikulum Merupakan Serabut halus dan bercabang berbentuk seperti jala. Berfungsi menghubungkan jaringan ikat dengan jaringan lain, misalnya pada sistem saraf

Macam Jaringan Ikat : 

Macam Jaringan Ikat Jaringan ikat dapat dikelompokkan menjadi: Jaringan Ikat Biasa Jaringan ikat biasa dibedakan menjadi: Jaringan ikat padat Struktur serat-seratnya padat Dibedakan menjadi jaringan ikat padat teratur dan tidak teratur Pada jaringan ikat padat teratur, berkas kolagen tersusun teratur ke satu arah, misal tendon Pada jaringan ikat padat teratur, berkas kolagen menyebar membentuk anyaman kasar yang kuat, misal di lapisan bawah (dermis) kulit

Slide 120: 

Jaringan ikat longgar. Susunan seratnya agak longgar Berfungsi sebagai medium penyokong, pengisi ruang di antara organ dan mengelilingi elemen-elemen dari jaringan lain Berperan menyediakan nutrien bagi elemen jaringan lain yang diselubunginya Contoh jaringan bawah epitelium dan di sekeliling kapiler

Slide 121: 

Jaringan Ikat Khusus Terdiri atas jaringan: Jaringan Tulang Rawan (Kartilago) Tulang rawan adalah spesialisasi dari jaringan ikat berserabut tebal dan matriks yang elastis Tulang rawan bersifat kuat dan lentur Penyusun jaringan tulang rawan adalah sel tulang rawan (kondrosit) yang terletak di dalam rongga kecil (lakuna) Lakuna terdapat di dalam matriks yang mengandung serabut Tulang rawan tidak mempunyai saraf dan pembuluh darah

Slide 122: 

Tulang rawan dibedakan menjadi tiga berdasarkan kandungan matriksnya: Tulang Rawan hialin, mengandung serabut kolagen halus, berwarna bening kebiruan. Terdapat pada cakra epifisis, ujung tulang rusuk, permukaan tulang di daerah persendian Tulang rawan elastis, mengandung serabut elastis dan serabut kolagen. Terdapat pada daun telinga, epiglotis, bronkiolus Tulang rawan fibrosa, mengandung serabut kolagen yang padat dan kasar, terdapat pada simfisis pubis

Slide 123: 

Jaringan Tulang Sejati (Osteon) Merupakan jaringan ikat yang mengandung mineral Disusun oleh sel-sel tulang atau osteosit Osteosit berasal dari sel induk tulang atau osteoblas Osteosit terletak dalam lakuna Osteosit tersusun dalam lapisan konsentris yang disebut lamela Osteosit satu dengan lainnya saling berhubungan melalui kanalikuli Jaringan tulang mengandung osteoklas, yaitu sel berukuran besar dengan jumlah inti 6-50

Slide 125: 

Osteoklas menghasilkan enzim kolagenase dan enzim proteolitik lain yang berfungsi merombak tulang serta mengatur bentuk tulang Tulang dibedakan menjadi 2 berdasarkan ada tidaknya rongga di dalamnya, yaitu: Tulang Kompak, terdapat sistem Havers yang terdiri dari 4-20 lamela havers yang tersusun konsentris mengelilingi saluran havers. Sistem havers merupakan unit penyusun tulang. Saluran havers mengandung pembuluh darah dan saraf sebagai penyuplai nutrien untuk menghidupi tulang Tulang Spons, terdiri dari trabekula tulang yang saling berhubungan satu dengan lainnya. Trabekula adalah struktur penyusun tulang spons yang berbentuk seperti kumpulan jarum atau lempengan

Slide 126: 

Darah dan Limfa Darah termasuk jaringan ikat khusus karena darah berasal dari jaringan mesenkim Darah terdiri atas eritrosit, leukosit, trombosit, dan plasma darah Plasma darah merupakan cairan yang mengandung zat anorganik dan organik Plasma darah merupakan zat antarsel yang mengandung sel-sel darah dan keping darah Sel darah dibentuk dalam sumsum tulang, kecuali 2 macam sel darah putih (limfosit dan monosit) dibentuk dalam kelenjar limfa.

Slide 127: 

Sel darah merah berfungsi mengangkut O2 dan CO2dalam darah Sel darah putih berfungsi sebagai pelindung terhadap benda asing yang masuk ke dalam tubuh Keping darah berperan dalam proses pembekuan darah Limfa adalah cairan yang dikumpulkan dari jaringan-jaringan dan kembali ke aliran darah Sel limfosit merupakan salah satu jenis sel darah putih (leukosit) dan berfungsi sebagai penghasil antibodi.

Jaringan Otot : 

Jaringan Otot Jaringan otot terdiri atas: Otot polos Sel otot polos berbentuk gelendong dengan sebuah inti pipih yang terletak di tengah sarkoplasma Mempunyai persarafan autonom (involunter) Kontraksinya lambat, cukup lama dan tidak cepat lelah Pada lambung, usus, pembuluh darah Jaringan otot berfungsi sebagai penggerak aktif.

Slide 129: 

Otot rangka/ otot lurik Sel atau serabut sel otot rangka berbentuk silinder Setiapsel berinti banyak yang terletak di tepi sarkoplasma Bekerja di bawah kesadaran (otot volunter) Kontraksinya cepat, tetapi cepat lelah Otot rangka melekat pada rangka (misal trisep, bisep), lidah, bibir, kelopak mata dan diafragma

Slide 130: 

Otot jantung Terdapat khusus pada jantung Ukuran serabutnya lebih kecil dari otot rangka Memiliki 1-2 inti yang terletak pada di tengah sarkoplasma Memiliki diskus interkalaris Kontraksinya tidak di bawah kesadaran (otot involunter) Bersifat kuat dan berirama

Jaringan Saraf : 

Jaringan Saraf Jaringan saraf terdiri dari sel-sel saraf (neuron) dan serabut saraf. Jaringan saraf berfungsi sebagai penghantar rangsang, yakni membawa rangsang dari alat penerima rangsang (reseptor) ke otak kemudian diteruskan ke otot.

Slide 132: 

Sel pembentuk jaringan saraf mempunyai sitoplasma yang menjulur panjang Neuron terdiri atas badan sel atau perikarion dan prosesus (penjuluran sitoplasma) yang terdiri dari dendrit dan akson Badan sel memiliki inti sel dan penjuluran sitoplasma Dendrit adalah serabut khusus yang bercabang-cabang dan berfungsi menerima sinyal dan menyampaikannya ke badan sel Akson adalah serabut panjang yang berfungsi menghantarkan implus dari badan sel ke neuron lain atau menyampaikan respon ke organ efektor Akson diselubungi oleh sel penyokong (sel Schwann)

Slide 133: 

Berdasarkan fungsinya neuron dibedakan menjadi: Neuron sensori berfungsi menyampaikan implus dari indera ke saraf pusat Neuron motor berperan menyampaikan implus dari saraf pusat ke organ efektor Neuron asosiasi berfungsi menyampaikan implus dari neuron sensori ke neuron motor

Organ Tubuh : 

Organ Tubuh Sekumpulan jaringan bekerja membentuk organ tubuh yang memiliki fungsi khusus. Misalnya, organ sirkulasi tersusun atas jaringan otot lurik, otot jantung, otot polos, saraf, dan jaringan ikat. Berdasarkan letaknya, organ tubuh dibedakan atas organ dalam dan organ luar Contoh organ dalam: paru-paru, jantung, hati Contoh organ luar: hidung

Slide 135: 

Organ lambung Organ jantung Organ Usus Besar

Sistem Organ : 

Sistem Organ Beberapa macam organ yang terangkai dan mempunyai fungsi tertentu disebut sistem organ. Untuk menjalankan fungsinya, organ bekerja sama dengan organ lainnya. Sistem organ transportasi memerlukan kerja sama antara organ jantung dan pembuluh darah, organ paru-paru, hati, ginjal, dan kulit. Kerusakan pada salah satu anggota sistem organ akan merusak sistem organ tersebut

Slide 137: 

Sistem Pencernaan Sistem Pernafasan

Slide 138: 

Berbagai Sistem dalam tubuh beserta Fungsi dan Organ penyusunnya

Transplantasi Organ : 

Transplantasi Organ Tujuan transplantasi organ adalah untuk menggantikan organ tubuh yang rusak dengan organ baru Transplantasi Organ sering mengalami kegagalan karena ada penolakan dari tubuh pasien Transplantasi akan berhasil jika organ berasal dari tubuh pasien sendiri

SEKIANTERIMA KASIH : 

SEKIANTERIMA KASIH