Pengaruh kebudayaan terhadap pengobatan dan makanan

Views:
 
Category: Education
     
 

Presentation Description

No description available.

Comments

Presentation Transcript

Pengaruh kebudayaan terhadap pengobatan dan makanan ( etnofarmakologi dan Nutrisi) By Harfah Masady:

Pengaruh kebudayaan terhadap pengobatan dan makanan ( etnofarmakologi dan Nutrisi ) By Harfah Masady

PowerPoint Presentation:

Seiring dengan perkembangan ilmu pengetahuan dan tehnologi yang banyak membawa perubahan terhadap kehidupan manusia baik dalam hal perubahan pola hidup maupun tatanan sosial termasuk dalam bidang kesehatan yang sering dihadapkan dalam suatu hal yang berhubungan langsung dengan norma dan budaya yang dianut oleh masyarakat yang bermukim dalam suatu tempat tertentu .

PowerPoint Presentation:

Pengaruh sosial budaya dalam masyarakat memberikan peranan penting dalam mencapai derajat kesehatan yang setinggi-tingginya .

PowerPoint Presentation:

Hubungan antara budaya dan pengobatan sangatlah erat hubungannya,sebagai salah satu contoh suatu masyarakat desa yang sederhana dapat bertahan dengan cara pengobatan tertentu sesuai dengan tradisi mereka . Kebudayaan atau kultur dapat membentuk kebiasaan dan respons terhadap kesehatan dan penyakit dalam segala masyarakat tanpa memandang tingkatannya .

Planning:

Planning Karena itulah penting bagi tenaga kesehatan untuk tidak hanya mempromosikan kesehatan , tapi juga membuat mereka mengerti tentang proses terjadinya suatu penyakit dan bagaimana meluruskan keyakinan atau budaya yang dianut hubungannya dengan pengobatan .

Bentuk Pengobatan:

Bentuk Pengobatan B iasanya hanya berdasarkan anggapan mereka sendiri tentang bagaimana penyakit itu timbul . Kalau mereka menganggap penyakit itu disebabkan oleh hal-hal yang supernatural atau magis , maka digunakan pengobatan secara tradisional . Pengobatan modern dipilih bila meraka duga penyebabnya adalah faktor ilmiah .

PowerPoint Presentation:

Hal tersebut berdampak pada pengetahuan obat dan pengobatan tradisionalnya . Berbagai etnik atau suku bangsa di Indonesia mempunyai pengalaman empiris masing-masing dalam mengatasi gangguan Etnofarmakognosi adalah bagian dari ilmu farmasi yang mempelajari penggunaan obat dan cara pengobatan yang dilakukan oleh etnik atau suku bangsa tertentu . Ruang lingkup etnofarmakognosi meliputi obat serta cara pengobatan menggunakan bahan alam . Masyarakat etnik suatu daerah mempunyai kebudayaan dan kearifan lokal yang khas sesuai dengan daerahnya masing-masingkesehatan .

PowerPoint Presentation:

Obat tradisional Indonesia merupakan bagian dari sosio budaya bangsa yang menjadi salah satu aset kekayaan bangsa Indonesia. Bagian integral sosio budaya bangsa mempunyai makna bahwa keberadaan dan eksistensi obat tradisional dalam era modernisasi di segala bidang , khususnya dalam bidang kesehatan , menjadi tanggung jawab seluruh komponen bangsa . Kemajuan ilmu dan teknologi yang merambah hampir semua bidang ilmu , termasuk teknologi kesehatan pada umumnya , serta teknologi farmasi pada khususnya , menyebabkan pergeseran pola konsumsi dan penggunaan obat-obatan . Modernisasi menyebabkan perubahan perilaku dan pola hidup , yang berdampak pada penggunaan dan konsumsi obat .

Kepercayaan Kuno dan Praktik Pengobatan :

Kepercayaan Kuno dan Praktik Pengobatan Suku Bugis Sebagian besar masyarakat bugis sampai sekarang tetap mempunyai keyakinan bahwa peristiwa yang pertalian dengan kelahiran makhluk manusia ke atas bumi bukanlah suatu yang berlangsung secara kebetulan saja , melainkan adalah peristiwa sakral yang hanya mungkin terjadi atas restu , kehendak dan kuasa ilahi , sang pencipta . Organ-organ tubuh manusia sebagai mahluk induvidu terdiri atas pepaduan antara empat jenis zat alam yaitu tanah , air, angin , api Keempat zat alam tersebut kemudia menjelma kontruksi tubuh manusia secara serasi , sehingga tercipta sosok tubuh dengan susunan organisme berupa perangkan anggota bada tercipta dari api . Sebagaimana hanya alam raya , maka manusia pun merupakan suatu kesatuan organize yang mutu dan bulat . Sanro

Sanro:

Sanro Sebelum ilmu pengobatan modern dan ilmu kedokteran ditemuka , nenek moyang kita ( bugis-makassar ) juga telah mengenalnya dengan cara-cara pengobatan tradisional dalam bentuk ritual-ritual khusus dan memanfaatkan tanaman atau tumbuhan yang ada disekitarnya,orang yang melakukan ritual ini disebut Sanro .

PowerPoint Presentation:

Budaya jawa Menurut orang Jawa , “ sehat “ adalah keadaan yang seimbang dunia fisik dan batin . Bahkan , semua itu berakar pada batin . Jika “ batin karep ragu nututi “ , artinya batin berkehendak , raga / badan akan mengikuti . Sehat dalam konteks raga berarti “ waras “ . Apabila seseorang tetap mampu menjalankan peranan sosialnya sehari – hari , misalnya bekerja di ladang , sawah , selalu gairah bekerja , gairah hidup , kondisii inilah yang dikatakan sehat . Dan ukuran sehat untuk anak – anak adalah apabila kemauannya untuk makan tetap banyak dan selalu bergairah untuk bermain .

Budaya Batak:

Budaya Batak Arti “ sakit “ bagi orang Batak adalah keadaan dimana seseorang hanya berbaring , dan penyembuhannya melalui cara – cara tradisional , atau ada juga yang membawa orang yang sakit tersebut kepada dukun atau “ orang pintar “. Dalam kehidupan sehari – hari orang batak , segala sesuatunya termasuk mengenai pengobatan jaman dahulu , untuk mengetahui bagaimana cara mendekatkan diri pada sang pencipta agar manusia tetap sehat dan jauh dari mara bahaya . Bagi orang batak , di samping penyakit alamiah , ada juga beberapa tipe spesifik penyakit supernatural , yaitu : Jika mata seseorang bengkak , orang tersebut diyakini telah melakukan perbuatan yang tidak baik ( mis : mengintip ) . Cara mengatasinya agar matanya tersebut sembuh adalah dengan mengoleskan air sirih . Nama tidak cocok dengan dirinya ( keberatan nama ) sehingga membuat orang tersebut sakit . Cara mengobatinya dengan mengganti nama tersebut dengan nama yang lain , yang lebih cocok dan didoakan serta diadakan jamuan adat bersama keluarga .

Nutrisi:

Nutrisi Faktor budaya sangat berperan penting dalam status gizi seseorang . Budaya memberi peranan dan nilai yang berbeda terhadap pangan dan makanan.Misalnya tabu makanan yang masih dijumpai di beberapa daerah . Tabu makanan yang merupakan bagian dari budaya menganggap makanan makanan tertentu berbahaya karena alasan-alasan yang tidak logis . Hal ini mengindikasikan masih rendahnya pemahaman gizi masyarakat dan oleh sebab itu perlu berbagai upaya untuk memperbaikinya . Pantangan atau tabu adalah suatu larangan untuk mengonsumsi suatu jenis makanan tertentu karena terdapat ancaman bahaya atau hukuman terhadap yang melanggarnya .

PowerPoint Presentation:

Selain itu unsur-unsur budaya mampu menciptakan suatu kebiasaan makan penduduk yang kadang bertentangan dengan prinsip-prinsip ilmu gizi . Kebiasaan makan adalah tingkah laku manusia atau kelompok manusia dalam memenuhi kebutuhannya akan makan yang meliputi sikap , kepercayaan dan pemilihan makanan ( Khumaidi , 1989). Suhardjo (1989) menyatakan bahwa kebiasaan makan individu atau kelompok individu adalah memilih pangan dan mengonsumsinya sebagai reaksi terhadap pengaruh fisiologis , psikologis , sosial dan budaya .

PowerPoint Presentation:

Kebiasaan makan yang terbentuk sejak kecil dapat dipengaruhi oleh berbagai hal antara lain perbedaan etnis , tingkat sosial ekonomi , geografi , iklim , agama dan kepercayaan serta tingkat kemajuan teknologi ( Wardiatmo , 1989). Kebiasaan makan banyakdipengaruhi oleh variabel lingkungan .

PowerPoint Presentation:

Menurut den Hartog (1995) kebiasaan makan dapat dibentuk oleh lingkungan sekitar dimana seseorang hidup . Adapun beberapa variabel lingkungan yang berpengaruh terhadap kebiasaan makan suatu masyarakat adalah lingkungan hidup yang meliputi topografi , keadaan tanah , iklim , dan flora, lingkungan budaya ( sistem produksi pertanian ) dan populasi ( kelahiran , kematian , migrasi , pertambahan penduduk , umur dan jenis kelamin ).

PowerPoint Presentation:

Oleh karena itu , penyuluhan gizi penting untuk terus menerus dilakukan untuk memperbaiki pengetahuan gizi dan kebiasaan makan masyarakat . Penyuluhan gizi menjadi landasan terjadinya perubahan pengetahuan , sikap dan keterampilan . Kelembagaan penyuluhan gizi seperti Posyandu perlu lebih diperkuat sehingga aktivitas penyuluhan tidak terabaikan .

authorStream Live Help