logging in or signing up strategi pembelajaran aSGuest119233 Download Post to : URL : Related Presentations : Share Add to Flag Embed Email Send to Blogs and Networks Add to Channel Uploaded from authorPOINT lite Insert YouTube videos in PowerPont slides with aS Desktop Copy embed code: (To copy code, click on the text box) Embed: URL: Thumbnail: WordPress Embed Customize Embed The presentation is successfully added In Your Favorites. Views: 207 Category: Education License: All Rights Reserved Like it (0) Dislike it (0) Added: November 13, 2011 This Presentation is Public Favorites: 0 Presentation Description tugas Mata kuliah Strategi pembelajaran biologi. Universitas Muhammadiyah Prof. Dr. Hamka Comments Posting comment... Premium member Presentation Transcript Analisis Materi Pembelajaran: Analisis Materi Pembelajaran Safiri Yanti Tasha Ruvianita Tya Dwi Saputri Vicky Chintia Widuri BIOLOGI V.DSlide 2: Materi pembelajaran adalah bahan yang diperlukan untuk pembentukan pengetahuan , keterampilan , dan sikap yang harus dikuasai peserta didik dalam rangka memenuhi standar kompetensi yang ditetapkan . Materi yang dipilih untuk kegiatan pembelajaran hendaknya materi yang benar-benar menunjang tercapainya standar kompetensi dan kompetensi dasar .JENIS-JENIS MATERI PEMBELAJARAN : JENIS-JENIS MATERI PEMBELAJARANSlide 4: Materi fakta : segala hal yang berwujud kenyataan dan kebenaran , meliputi nama-nama objek , peristiwa sejarah , lambang , nama tempat , nama orang , nama bagian atau komponen suatu benda , dan sebagainya . Materi konsep : segala yang berwujud pengertian-pengertian baru yang bisa timbul sebagai hasil pemikiran , meliputi definisi , pengertian , ciri khusus , hakekat , inti / isi dan sebagainya .Uraian tanda-tanda konsep : Uraian tanda-tanda konsep Konsep memilik atribut Konsep memiliki struktur (konsep konjungtif, disjuntif dan relational) Konsep memiliki keabstrakan Konsep memiliki keinklusifan 5. Konsep memiliki generalitas 6. Konsep memiliki ketepatan 7. Konsep memilik kekuatanSlide 6: Materi Prosedur meliputi langkah-langkah secara sistematis atau berurutan dalam mengerjakan suatu aktivitas dan kronologi suatu sistem . Materi Sikap atau nilai merupakan hasil belajar aspek afektif , misalnya nilai kejujuran , kasih sayang , tolong-menolong , semangat dan minat belajar dan bekerja , dsb . Materi prinsip : berupa hal-hal utama , pokok , dan memiliki posisi terpenting , meliputi dalil , rumus , paradigma , teorema , serta hubungan antar konsep yang menggambarkan implikasi sebab akibat .PRINSIP-PRINSIP PENGEMBANGAN MATERI PEMBELAJARAN : PRINSIP-PRINSIP PENGEMBANGAN MATERI PEMBELAJARAN Prinsip relevansi : Materi pembelajaran hendaknya relevan dengan pencapaian standar kompetensi dan kompetensi dasar . Jika kemampuan yang diharapkan dikuasai peserta didik berupa menghafal fakta , maka materi pembelajaran yang diajarkan harus berupa fakta , bukan konsep atau prinsip ataupun jenis materi yang lain. Prinsip konsistensi : Jika kompetensi dasar yang harus dikuasai peserta didik ada empat macam , maka materi yang harus diajarkan juga harus meliputi empat macam . Prinsip kecukupan artinya materi yang diajarkan hendaknya cukup memadai dalam membantu peserta didik menguasai kompetensi dasar yang diajarkan . Materi tidak boleh terlalu sedikit , dan tidak boleh terlalu banyak .PENENTUAN MATERI PEMBELAJARAN : PENENTUAN MATERI PEMBELAJARAN Ranah Kognitif jika kompetensi yang ditetapkan meliputi pengetahuan , pemahaman , aplikasi , analisis , sintesis , dan penilaian . Ranah Psikomotorik jika kompetensi yang ditetapkan meliputi gerak awal , semi rutin , dan rutin . Ranah Afektif ( Sikap ) jika kompetensi yang ditetapkan meliputi pemberian respons , apresiasi , penilaian , dan internalisasi .Pendekatan untuk Menentukan Urutan Materi Pembelajaran : Pendekatan untuk Menentukan Urutan Materi Pembelajaran Pendekatan prosedural : Urutan materi pembelajaran secara prosedural menggambarkan langkah-langkah secara urut sesuai dengan langkah-langkah melaksanakan suatu tugas . Misalnya langkah-langkah menelpon , langkah-langkah mengoperasikan peralatan kamera video, cara menginstalasi program komputer dan sebagainya . Pendekatan hierarkis : Urutan materi pembelajaran secara hierarkis menggambarkan urutan yang bersifat berjenjang dari bawah ke atas atau dari atas ke bawah . Materi sebelumnya harus dipelajari dahulu sebagai prasyarat untuk mempelajari materi berikutnya .Urutan Penyampaiaan : U rutan Penyampaiaan Penyampaian simultan : materi secara keseluruhan disajikan secara serentak , kemudian diperdalam satu demi satu Penyampaian suksesif : materi satu demi satu disajikan secara mendalam baru kemudian secara berurutan menyajikan materi berikutnya secara mendalam pula.Komponen – komponen AMP : Komponen – komponen AMP Terjabarkan konsep menjadi sub- subkonsep Terpilihnya metode yang efektif dan efisien Terpilihnya sarana pembelajaran yang paling cocok Tersedianya alokasi waktu sesuai dengan lingkup materi ( kedalamn / keluasam materi )Analisis Materi Pelajaran: Analisis Materi Pelajaran Dalam pembahasan keluasan materi pelajaran, konsep-konsep yang disusun secara spiral akan lebih mudah dipelajari , karena akan memudahkan di dalam perolehan konsep, terutama dalam proses asimilasi konsep (penambahan konsep yang relevan) Diperlukan Penjabaran Kurikulum Penyesuaian kurikulumKeterkaitan Materi Pelajaran dengan Evaluasi: Keterkaitan Materi Pelajaran dengan Evaluasi Materi pelajaran membantu penetapan TPK dalam pendekatan sistem instruksional adalah merumuskan TPK bukan ditentukan oleh uraian materi pelajaran, melaikan materi pelajaran harus disesuaikan dengan tujuan yang sudah ditentukan. Nilai praktis suatu materi pelajaran dikaitkan dengan segi pemanfaatannya bagi kehidupan manusia.Slide 14: Tujuan pembelajaran IPA-Biologi dalam GBPP Kurikulum 1994 : Meningkatkan kesadaran akan kelestarian lingkungan, kebanggaan nasional, dan kebesaran serta kekuasaan Tuhan YME Memahami konsep-konsep IPA saling keterkaitan nya Mengembangkan daya penalarannya untuk memecah masalah yang dihadapi sehari-hari Mengembangkan keterampilan proses untuk memperoleh konsep-konsep IPA dan menumbuhkan nilai dan sikap ilmiah Menerapkan konsep dan prinsip IPA untuk menghasilkan karya teknologi sedrhana untuk memenuhi kebutuhan manusia.Penutup: Penutup Materi pelajaran dalam GBPP Kurikulum adalah berupa konsep-konsep yang perlu diajarkan, yang pengembangannya memperhatikan ranah kognitif, psikomotor dan afektif maupun keterampilan proses dan pembelajarannya. Untuk mencapai TPU diperlukan materi pelajaran yang diorganisasikan sesuai metode pembelajaran dan sumber materi. TPU dijabarkan menjadi TPK-TPK dengan memperhatikan penjabaran konsep. Perubahan tingkah laku siswa yang diharapkan berupa peningkatan hasil belajar atau prestasi, sikap, nilai dan moral sesuai dengan tujuan pembelajaran yang dirumuskannya. You do not have the permission to view this presentation. In order to view it, please contact the author of the presentation.
strategi pembelajaran aSGuest119233 Download Post to : URL : Related Presentations : Share Add to Flag Embed Email Send to Blogs and Networks Add to Channel Uploaded from authorPOINT lite Insert YouTube videos in PowerPont slides with aS Desktop Copy embed code: (To copy code, click on the text box) Embed: URL: Thumbnail: WordPress Embed Customize Embed The presentation is successfully added In Your Favorites. Views: 207 Category: Education License: All Rights Reserved Like it (0) Dislike it (0) Added: November 13, 2011 This Presentation is Public Favorites: 0 Presentation Description tugas Mata kuliah Strategi pembelajaran biologi. Universitas Muhammadiyah Prof. Dr. Hamka Comments Posting comment... Premium member Presentation Transcript Analisis Materi Pembelajaran: Analisis Materi Pembelajaran Safiri Yanti Tasha Ruvianita Tya Dwi Saputri Vicky Chintia Widuri BIOLOGI V.DSlide 2: Materi pembelajaran adalah bahan yang diperlukan untuk pembentukan pengetahuan , keterampilan , dan sikap yang harus dikuasai peserta didik dalam rangka memenuhi standar kompetensi yang ditetapkan . Materi yang dipilih untuk kegiatan pembelajaran hendaknya materi yang benar-benar menunjang tercapainya standar kompetensi dan kompetensi dasar .JENIS-JENIS MATERI PEMBELAJARAN : JENIS-JENIS MATERI PEMBELAJARANSlide 4: Materi fakta : segala hal yang berwujud kenyataan dan kebenaran , meliputi nama-nama objek , peristiwa sejarah , lambang , nama tempat , nama orang , nama bagian atau komponen suatu benda , dan sebagainya . Materi konsep : segala yang berwujud pengertian-pengertian baru yang bisa timbul sebagai hasil pemikiran , meliputi definisi , pengertian , ciri khusus , hakekat , inti / isi dan sebagainya .Uraian tanda-tanda konsep : Uraian tanda-tanda konsep Konsep memilik atribut Konsep memiliki struktur (konsep konjungtif, disjuntif dan relational) Konsep memiliki keabstrakan Konsep memiliki keinklusifan 5. Konsep memiliki generalitas 6. Konsep memiliki ketepatan 7. Konsep memilik kekuatanSlide 6: Materi Prosedur meliputi langkah-langkah secara sistematis atau berurutan dalam mengerjakan suatu aktivitas dan kronologi suatu sistem . Materi Sikap atau nilai merupakan hasil belajar aspek afektif , misalnya nilai kejujuran , kasih sayang , tolong-menolong , semangat dan minat belajar dan bekerja , dsb . Materi prinsip : berupa hal-hal utama , pokok , dan memiliki posisi terpenting , meliputi dalil , rumus , paradigma , teorema , serta hubungan antar konsep yang menggambarkan implikasi sebab akibat .PRINSIP-PRINSIP PENGEMBANGAN MATERI PEMBELAJARAN : PRINSIP-PRINSIP PENGEMBANGAN MATERI PEMBELAJARAN Prinsip relevansi : Materi pembelajaran hendaknya relevan dengan pencapaian standar kompetensi dan kompetensi dasar . Jika kemampuan yang diharapkan dikuasai peserta didik berupa menghafal fakta , maka materi pembelajaran yang diajarkan harus berupa fakta , bukan konsep atau prinsip ataupun jenis materi yang lain. Prinsip konsistensi : Jika kompetensi dasar yang harus dikuasai peserta didik ada empat macam , maka materi yang harus diajarkan juga harus meliputi empat macam . Prinsip kecukupan artinya materi yang diajarkan hendaknya cukup memadai dalam membantu peserta didik menguasai kompetensi dasar yang diajarkan . Materi tidak boleh terlalu sedikit , dan tidak boleh terlalu banyak .PENENTUAN MATERI PEMBELAJARAN : PENENTUAN MATERI PEMBELAJARAN Ranah Kognitif jika kompetensi yang ditetapkan meliputi pengetahuan , pemahaman , aplikasi , analisis , sintesis , dan penilaian . Ranah Psikomotorik jika kompetensi yang ditetapkan meliputi gerak awal , semi rutin , dan rutin . Ranah Afektif ( Sikap ) jika kompetensi yang ditetapkan meliputi pemberian respons , apresiasi , penilaian , dan internalisasi .Pendekatan untuk Menentukan Urutan Materi Pembelajaran : Pendekatan untuk Menentukan Urutan Materi Pembelajaran Pendekatan prosedural : Urutan materi pembelajaran secara prosedural menggambarkan langkah-langkah secara urut sesuai dengan langkah-langkah melaksanakan suatu tugas . Misalnya langkah-langkah menelpon , langkah-langkah mengoperasikan peralatan kamera video, cara menginstalasi program komputer dan sebagainya . Pendekatan hierarkis : Urutan materi pembelajaran secara hierarkis menggambarkan urutan yang bersifat berjenjang dari bawah ke atas atau dari atas ke bawah . Materi sebelumnya harus dipelajari dahulu sebagai prasyarat untuk mempelajari materi berikutnya .Urutan Penyampaiaan : U rutan Penyampaiaan Penyampaian simultan : materi secara keseluruhan disajikan secara serentak , kemudian diperdalam satu demi satu Penyampaian suksesif : materi satu demi satu disajikan secara mendalam baru kemudian secara berurutan menyajikan materi berikutnya secara mendalam pula.Komponen – komponen AMP : Komponen – komponen AMP Terjabarkan konsep menjadi sub- subkonsep Terpilihnya metode yang efektif dan efisien Terpilihnya sarana pembelajaran yang paling cocok Tersedianya alokasi waktu sesuai dengan lingkup materi ( kedalamn / keluasam materi )Analisis Materi Pelajaran: Analisis Materi Pelajaran Dalam pembahasan keluasan materi pelajaran, konsep-konsep yang disusun secara spiral akan lebih mudah dipelajari , karena akan memudahkan di dalam perolehan konsep, terutama dalam proses asimilasi konsep (penambahan konsep yang relevan) Diperlukan Penjabaran Kurikulum Penyesuaian kurikulumKeterkaitan Materi Pelajaran dengan Evaluasi: Keterkaitan Materi Pelajaran dengan Evaluasi Materi pelajaran membantu penetapan TPK dalam pendekatan sistem instruksional adalah merumuskan TPK bukan ditentukan oleh uraian materi pelajaran, melaikan materi pelajaran harus disesuaikan dengan tujuan yang sudah ditentukan. Nilai praktis suatu materi pelajaran dikaitkan dengan segi pemanfaatannya bagi kehidupan manusia.Slide 14: Tujuan pembelajaran IPA-Biologi dalam GBPP Kurikulum 1994 : Meningkatkan kesadaran akan kelestarian lingkungan, kebanggaan nasional, dan kebesaran serta kekuasaan Tuhan YME Memahami konsep-konsep IPA saling keterkaitan nya Mengembangkan daya penalarannya untuk memecah masalah yang dihadapi sehari-hari Mengembangkan keterampilan proses untuk memperoleh konsep-konsep IPA dan menumbuhkan nilai dan sikap ilmiah Menerapkan konsep dan prinsip IPA untuk menghasilkan karya teknologi sedrhana untuk memenuhi kebutuhan manusia.Penutup: Penutup Materi pelajaran dalam GBPP Kurikulum adalah berupa konsep-konsep yang perlu diajarkan, yang pengembangannya memperhatikan ranah kognitif, psikomotor dan afektif maupun keterampilan proses dan pembelajarannya. Untuk mencapai TPU diperlukan materi pelajaran yang diorganisasikan sesuai metode pembelajaran dan sumber materi. TPU dijabarkan menjadi TPK-TPK dengan memperhatikan penjabaran konsep. Perubahan tingkah laku siswa yang diharapkan berupa peningkatan hasil belajar atau prestasi, sikap, nilai dan moral sesuai dengan tujuan pembelajaran yang dirumuskannya.