logging in or signing up Askep ggn Konsep Diri aSGuest118973 Download Post to : URL : Related Presentations : Share Add to Flag Embed Email Send to Blogs and Networks Add to Channel Uploaded from authorPOINT lite Insert YouTube videos in PowerPont slides with aS Desktop Copy embed code: Embed: Flash iPad Copy Does not support media & animations WordPress Embed Customize Embed URL: Copy Thumbnail: Copy The presentation is successfully added In Your Favorites. Views: 862 Category: Education License: Some Rights Reserved Like it (1) Dislike it (0) Added: November 09, 2011 This Presentation is Public Favorites: 1 Presentation Description No description available. Comments Posting comment... Premium member Presentation Transcript Slide 1: 1 Asuhan Keperwatan Gangguan Konsep DiriSlide 2: 2 Stuart & Sundeen : Ad. Semua ide, pikiran, & pendirian yg diketahui individu ttg dirinya & mempengaruhi individu dlm berinteraksi dgn orang lain, persepsi individu akan sifat & kemampuannya, interaksi dgn orang lain & lingkungan, nilai-nilai yg berkaitan dengan pengalaman & objek, tujuan serta keinginannya. Beck, William & Rawlin : Ad. Cara individu memandang dirinya secara utuh; fisikal, emosional, intelektual, sosial & spiritual. KONSEP DIRILanjutan … definisi: 3 Lanjutan … definisi Mereflesikan pengalaman interaksi sosial, sensasinya juga didasarkan bagaimana orang lain memandangnya ( Potter&Perry,1993 ). Conclusion : Cara kita memandang diri kita sendiri secara utuh, meliputi: fisik ,intelektual, kepercayaan , sosial, perilaku, emosi, spiritual dan pendirianGambaran Umun Konsep Diri: Gambaran Umun Konsep Diri Belum ada sejak lahir Didapat dari hasil pengalaman Berkembang secara bertahap Dipelajari dari kontak sosial & pengalaman berhub. Dgn orang lainFAKTOR YANG MEMPENGARUHI KONSEP DIRI: FAKTOR YANG MEMPENGARUHI KONSEP DIRI Orang lain (keluarga, teman & orang terdekat Significant others (orang-orang terdekat lain: tokoh idola) Kelompok dimana kita tinggal Budaya Pengalaman sukses dan gagal Stressor Usia Keadaan sakit dan traumaRentang respon konsep diri: 6 Rentang respon konsep diri Respon Adaptif Respon Maladaptif Aktualisasi Konsep Harga Kerancuan Depersonalisasi Diri Diri Diri Identitas positif RendahSlide 7: 7 Citra Tubuh Ideal Diri Harga Diri Penampilan peran Identitas Personal Komponen Konsep DiriCitra Tubuh (Body Image): 8 Citra Tubuh (Body Image) Ad. Sikap, Persepsi, keyakinan,& pengetahuan individu secara sadar atau tdk sadar thdp tubuhnya yaitu ukuran, bentuk, struktur & fungsi, keterbatasan, makna & objek yg kontak scr terus-menerus baik masa lalu maupun sekarang.Slide 9: 9 Tanda dan Gejala gangguan Citra tubuh : - Menolak melihat & menyentuh bagian tubuh yg berubah - Tidak menerima perubahan tubuh - Menolak penjelasan perubahan tubuh - Persepsi negatif pd tubuh - Preokupasi dgn bagian tubuh yg hilang - Mengungkapkan keputusasaan - Mengungkapkan ketakutan (Self Ideal): 10 (Self Ideal) Ad. Persepsi individu ttg bgmn dia harus berperilaku berdasarkan standar, tujuan, keinginan atau nilai pribadi tertentu Gangguan Ideal Diri Ad. Ideal diri yg terlalu tinggi, sukar dicapai & tdk realistis, samar & cenderung menuntut. Tanda & Gejala : - Mengungkapkan Keputusasaan akibat penyakitnya - Mengungkapkan keinginan yg terlalu tinggi. Ideal DiriSlide 11: 11 Masalah Keperawatan : - Ideal diri tidak realistis - Harga Diri Rendah - Ketidakberdayaan - Keputusasaan: 12 Ad. Penilaian individu ttg pencapaian diri dgn menganalisa seberapa jauh perilaku sesuai dgn ideal diri. Gangguan Harga Diri ad. Perasaan negatif thdp diri sendiri, hilang kepercayaan diri, merasa gagal mencapai keinginan. Harga Diri (Self Esteem)5 KRETERIA DASAR BAGI SSORG DLM MENGAMBIL KEPUTUSAN UTK DIRINYA: 5 KRETERIA DASAR BAGI SSORG DLM MENGAMBIL KEPUTUSAN UTK DIRINYA Power : kemampuan utk mempengaruhi org lain Significance : penerimaan, perhatian & kasih sayang dari org lain Competence : tuntutan keberhasilan utk menerima khususnya tujuan ssorg Virtue : sama mmooral & etika Consistenly set limit : perubahan btk gaya hidup ssorg yg dpt diterima krn adanya perawatan & pelayanan yg dirasakan aman oleh org tersebutSlide 14: 14 Gangguan Harga Diri rendah dapat terjadi secara : - Situasional , Trauma yg tiba-tiba, misal harus ope- rasi, kecelakaan, dicerai suami, putus sekolah, PHK, KKN, dipenjara tiba-tiba. - Kronik , perasaan negatif thdp diri berlangsung lama, cara berpikir negatifFAKTOR-FAKTOR YG BERHUBUNGAN: FAKTOR-FAKTOR YG BERHUBUNGAN Patofisiologi Berhubungan dengan perubahan penampilan sekunder terhadap : * Hilangnya bagian anggota tubuh * Hilangnya beberapa fungsi tubuh * Kerusakan (akibat trauma, pengobatan, defek kelahiran)Slide 16: Situasional (personal, lingkungan) Berhubungan dengan ketergantungan yang tidak terpenuhi dengan perasaan gagal sekunder terhadap : * Kematian orang yang paling dekat * Kematian/penculikan anak * Terpisah dari orang terdekat * Hilangnya pekerjaan atau kemampuan kerja Pengangguran Perselisihan keluargaSlide 17: Maturasional Bayi/usia bermain/pra-sekolah : Berhubungan dengan kurangnya stimulus atau input (HDRK) Berhubungan dengan berpisah dengan orangtua terdekat (HDRK) Berhubungan dengan penilaian negatif orangtua Berhubungan dengan tidak adanya dukungan dari keluarga (HDRK)Slide 18: Masa usia sekolah Berhubungan dengan gagal meraih prestasi Berhubungan dengan kehilangan teman sebayaSlide 19: Masa usia remaja : Berhubungan dengan kehilangan kemandirian & autonomi sekunder Berhubungan dengan buruknya hubungan per sahabatan Berhubungan dengan berpisah dengan orang yang lebih berarti baginya Berhubungan dengan masalah sekolahSlide 20: Usia setengah baya : Berhubungan dengan perubahan dikaitkan dengan proses penuaan Lansia : Berhubungan dengan kehilangan )orang terdekat, fungsi tubuh, keuangan, t4 tinggal)Slide 21: 21 Tanda & Gejala HDR : - perasaan malu tghdp diri sendiri akibat penyakit & akibat tindkn - Rasa bersalah thdp diri sendiri. - merendahkan martabat - Gangguan hubungan sosial : menarik diri - Percaya diri kurang - Mencederai diri. Masalah Keperawatan - HDR situasional atau Kronik - Isolasi Sosial : MD - Risiko Perilaku Kekerasan/ Mencederai diri. - KeputusasaanSlide 22: 22 Ad. Kesadaran akan keunikan diri sendiri yg bersumber dari penilaian & observasi diri sendiri, mempunyai persepsi tentang peran serta citra diri. Gangguan Identitas ad. Kekaburan memandang diri sendiri, sukar menetapkan keinginan. Contoh penyebabnya: - Tubuh klien dikontrol oleh orang lain - Ketergantungan pd orang lain. - perubahan peran dan fungsi IdentitasSlide 23: 23 Tanda dan Gejala : - Tidak ada percaya diri - Sukar mengambil keputusan - ketergantungan - Masalah dlm interaksi sosial - Ragu terhadap keinginan - Proyeksi. Masalah Keperawatan : - Gangguan Identitas personal - Perubahan penampilan peran. - Keputusasaan - KetidakberdayaanPeran: 24 Peran Ad. Seperangkat perilaku yg diharapkan secara sosial yg berhubungan dengan fungsi individu pada berbagai kelompok sosial. Gangguan Penampilan ad. Berubah / berhenti fungsi peran yg disebabkan oleh penyakit, proses menua, putus sekolah, PHK.Slide 25: 25 Tanda dan Gejala : - Mengingkari ketidakmampuan menjalankan peran - Ketidakpuasan peran - kegagalan menjalankan peran baru - Ketegangan menjalankan peran baru - Kurang tanggung jawab - Apatis, bosan, jenuh dan putus asaSlide 26: 26 Masalah Keperawatan : - Perubahan penampilan peran - Harga Diri Rendah - Keputusasaan - KetidakberdayaanSlide 27: 27 Perubahan Penampilan Peran (efek) Gangguan Konsep Diri : HDR (Core Problem) Gangguan Citra Tubuh (Causa) POHON MASALAH (Problem Of Tree)Slide 28: 28 Isolasi Sosial : MD (Efek) Gangguan Konsep Diri : HDR (Core Problem) Gangguan Citra Tubuh (Causa)Slide 29: 29 Keputusasaan (efek) Gangguan Konsep Diri : HDR (Core Problem) Ideal Diri Tidak Realistis (Causa)Slide 30: 30 Risiko Perilaku Kekerasan (Efek) Gangguan Konsep Diri : HDR (Core Problem) Ideal Diri Tidak Realistis (Causa)Slide 31: 31 Risiko Mencederai diri sendiri, orang lain & lingkungan Perilaku kekerasan Gangguan Konsep Diri : HDRTindakan Keperawatan : 32 Tindakan Keperawatan Bina hubungan saling Percaya Beri kesempatan untuk mengungkapkan perasaannya Katakan pada klien bahwa ia seorang yg berharga & bertanggung jawab serta mampu menolong diri sendiri Diskusikan kemampuan & aspek positif yg dimiliki klien. Setiap bertemu klien hindarkan memberi penilaian negatif.Slide 33: 33 6. Diskusikan bersama klien kemampuan yg masih dapat digunakan selama sakit. 7. Membantu pasien memilih kegiatan yang akan dilatih sesuai dengan kemampuan pasien 8. Melatih pasien sesuai kemampuan yang dipilih 9. Memberikan pujian yang wajar terhadap keberhasilan pasien 10. Menganjurkan pasien memasukkan dalam jadwal kegiatan harian 11. Beri kesempatan pada klien untuk mencoba kegiatan yg telah direncanakan .Slide 34: 34 12. Beri reinforcement atas keberhasilan/hal positif yg dicapai 14 Mendiskusikan masalah yang dirasakan keluarga dalam merawat pasien 15. Bantu keluarga memberikan dukungan selama klien dirawat 16. Bantu keluarga menyiapkan lingkungan rumah yg kondusif 17.Menjelaskan pengertian, tanda dan gejala harga diri rendah yang dialami pasien beserta proses terjadinya 18. Menjelaskan cara-cara merawat pasien isolasi sosial 19. Membantu keluarga membuat jadwal aktivitas di rumah termasuk minum obat (discharge planning) 20. Menjelaskan follow up pasien setelah pulangSlide 35: Membantu keluarga membuat jadwal aktivitas di rumah termasuk minum obat (discharge planning) 35Slide 36: 36 Wassalam…….. Thank`s For Attention TIDAK ADA ORANG YANG MENDIDIK ANDA TAPI ANDA SENDIRILAH YANG HARUS MEMBUKTIKAN KEMAUAN BELAJAR ANDA You do not have the permission to view this presentation. In order to view it, please contact the author of the presentation.
Askep ggn Konsep Diri aSGuest118973 Download Post to : URL : Related Presentations : Share Add to Flag Embed Email Send to Blogs and Networks Add to Channel Uploaded from authorPOINT lite Insert YouTube videos in PowerPont slides with aS Desktop Copy embed code: Embed: Flash iPad Copy Does not support media & animations WordPress Embed Customize Embed URL: Copy Thumbnail: Copy The presentation is successfully added In Your Favorites. Views: 862 Category: Education License: Some Rights Reserved Like it (1) Dislike it (0) Added: November 09, 2011 This Presentation is Public Favorites: 1 Presentation Description No description available. Comments Posting comment... Premium member Presentation Transcript Slide 1: 1 Asuhan Keperwatan Gangguan Konsep DiriSlide 2: 2 Stuart & Sundeen : Ad. Semua ide, pikiran, & pendirian yg diketahui individu ttg dirinya & mempengaruhi individu dlm berinteraksi dgn orang lain, persepsi individu akan sifat & kemampuannya, interaksi dgn orang lain & lingkungan, nilai-nilai yg berkaitan dengan pengalaman & objek, tujuan serta keinginannya. Beck, William & Rawlin : Ad. Cara individu memandang dirinya secara utuh; fisikal, emosional, intelektual, sosial & spiritual. KONSEP DIRILanjutan … definisi: 3 Lanjutan … definisi Mereflesikan pengalaman interaksi sosial, sensasinya juga didasarkan bagaimana orang lain memandangnya ( Potter&Perry,1993 ). Conclusion : Cara kita memandang diri kita sendiri secara utuh, meliputi: fisik ,intelektual, kepercayaan , sosial, perilaku, emosi, spiritual dan pendirianGambaran Umun Konsep Diri: Gambaran Umun Konsep Diri Belum ada sejak lahir Didapat dari hasil pengalaman Berkembang secara bertahap Dipelajari dari kontak sosial & pengalaman berhub. Dgn orang lainFAKTOR YANG MEMPENGARUHI KONSEP DIRI: FAKTOR YANG MEMPENGARUHI KONSEP DIRI Orang lain (keluarga, teman & orang terdekat Significant others (orang-orang terdekat lain: tokoh idola) Kelompok dimana kita tinggal Budaya Pengalaman sukses dan gagal Stressor Usia Keadaan sakit dan traumaRentang respon konsep diri: 6 Rentang respon konsep diri Respon Adaptif Respon Maladaptif Aktualisasi Konsep Harga Kerancuan Depersonalisasi Diri Diri Diri Identitas positif RendahSlide 7: 7 Citra Tubuh Ideal Diri Harga Diri Penampilan peran Identitas Personal Komponen Konsep DiriCitra Tubuh (Body Image): 8 Citra Tubuh (Body Image) Ad. Sikap, Persepsi, keyakinan,& pengetahuan individu secara sadar atau tdk sadar thdp tubuhnya yaitu ukuran, bentuk, struktur & fungsi, keterbatasan, makna & objek yg kontak scr terus-menerus baik masa lalu maupun sekarang.Slide 9: 9 Tanda dan Gejala gangguan Citra tubuh : - Menolak melihat & menyentuh bagian tubuh yg berubah - Tidak menerima perubahan tubuh - Menolak penjelasan perubahan tubuh - Persepsi negatif pd tubuh - Preokupasi dgn bagian tubuh yg hilang - Mengungkapkan keputusasaan - Mengungkapkan ketakutan (Self Ideal): 10 (Self Ideal) Ad. Persepsi individu ttg bgmn dia harus berperilaku berdasarkan standar, tujuan, keinginan atau nilai pribadi tertentu Gangguan Ideal Diri Ad. Ideal diri yg terlalu tinggi, sukar dicapai & tdk realistis, samar & cenderung menuntut. Tanda & Gejala : - Mengungkapkan Keputusasaan akibat penyakitnya - Mengungkapkan keinginan yg terlalu tinggi. Ideal DiriSlide 11: 11 Masalah Keperawatan : - Ideal diri tidak realistis - Harga Diri Rendah - Ketidakberdayaan - Keputusasaan: 12 Ad. Penilaian individu ttg pencapaian diri dgn menganalisa seberapa jauh perilaku sesuai dgn ideal diri. Gangguan Harga Diri ad. Perasaan negatif thdp diri sendiri, hilang kepercayaan diri, merasa gagal mencapai keinginan. Harga Diri (Self Esteem)5 KRETERIA DASAR BAGI SSORG DLM MENGAMBIL KEPUTUSAN UTK DIRINYA: 5 KRETERIA DASAR BAGI SSORG DLM MENGAMBIL KEPUTUSAN UTK DIRINYA Power : kemampuan utk mempengaruhi org lain Significance : penerimaan, perhatian & kasih sayang dari org lain Competence : tuntutan keberhasilan utk menerima khususnya tujuan ssorg Virtue : sama mmooral & etika Consistenly set limit : perubahan btk gaya hidup ssorg yg dpt diterima krn adanya perawatan & pelayanan yg dirasakan aman oleh org tersebutSlide 14: 14 Gangguan Harga Diri rendah dapat terjadi secara : - Situasional , Trauma yg tiba-tiba, misal harus ope- rasi, kecelakaan, dicerai suami, putus sekolah, PHK, KKN, dipenjara tiba-tiba. - Kronik , perasaan negatif thdp diri berlangsung lama, cara berpikir negatifFAKTOR-FAKTOR YG BERHUBUNGAN: FAKTOR-FAKTOR YG BERHUBUNGAN Patofisiologi Berhubungan dengan perubahan penampilan sekunder terhadap : * Hilangnya bagian anggota tubuh * Hilangnya beberapa fungsi tubuh * Kerusakan (akibat trauma, pengobatan, defek kelahiran)Slide 16: Situasional (personal, lingkungan) Berhubungan dengan ketergantungan yang tidak terpenuhi dengan perasaan gagal sekunder terhadap : * Kematian orang yang paling dekat * Kematian/penculikan anak * Terpisah dari orang terdekat * Hilangnya pekerjaan atau kemampuan kerja Pengangguran Perselisihan keluargaSlide 17: Maturasional Bayi/usia bermain/pra-sekolah : Berhubungan dengan kurangnya stimulus atau input (HDRK) Berhubungan dengan berpisah dengan orangtua terdekat (HDRK) Berhubungan dengan penilaian negatif orangtua Berhubungan dengan tidak adanya dukungan dari keluarga (HDRK)Slide 18: Masa usia sekolah Berhubungan dengan gagal meraih prestasi Berhubungan dengan kehilangan teman sebayaSlide 19: Masa usia remaja : Berhubungan dengan kehilangan kemandirian & autonomi sekunder Berhubungan dengan buruknya hubungan per sahabatan Berhubungan dengan berpisah dengan orang yang lebih berarti baginya Berhubungan dengan masalah sekolahSlide 20: Usia setengah baya : Berhubungan dengan perubahan dikaitkan dengan proses penuaan Lansia : Berhubungan dengan kehilangan )orang terdekat, fungsi tubuh, keuangan, t4 tinggal)Slide 21: 21 Tanda & Gejala HDR : - perasaan malu tghdp diri sendiri akibat penyakit & akibat tindkn - Rasa bersalah thdp diri sendiri. - merendahkan martabat - Gangguan hubungan sosial : menarik diri - Percaya diri kurang - Mencederai diri. Masalah Keperawatan - HDR situasional atau Kronik - Isolasi Sosial : MD - Risiko Perilaku Kekerasan/ Mencederai diri. - KeputusasaanSlide 22: 22 Ad. Kesadaran akan keunikan diri sendiri yg bersumber dari penilaian & observasi diri sendiri, mempunyai persepsi tentang peran serta citra diri. Gangguan Identitas ad. Kekaburan memandang diri sendiri, sukar menetapkan keinginan. Contoh penyebabnya: - Tubuh klien dikontrol oleh orang lain - Ketergantungan pd orang lain. - perubahan peran dan fungsi IdentitasSlide 23: 23 Tanda dan Gejala : - Tidak ada percaya diri - Sukar mengambil keputusan - ketergantungan - Masalah dlm interaksi sosial - Ragu terhadap keinginan - Proyeksi. Masalah Keperawatan : - Gangguan Identitas personal - Perubahan penampilan peran. - Keputusasaan - KetidakberdayaanPeran: 24 Peran Ad. Seperangkat perilaku yg diharapkan secara sosial yg berhubungan dengan fungsi individu pada berbagai kelompok sosial. Gangguan Penampilan ad. Berubah / berhenti fungsi peran yg disebabkan oleh penyakit, proses menua, putus sekolah, PHK.Slide 25: 25 Tanda dan Gejala : - Mengingkari ketidakmampuan menjalankan peran - Ketidakpuasan peran - kegagalan menjalankan peran baru - Ketegangan menjalankan peran baru - Kurang tanggung jawab - Apatis, bosan, jenuh dan putus asaSlide 26: 26 Masalah Keperawatan : - Perubahan penampilan peran - Harga Diri Rendah - Keputusasaan - KetidakberdayaanSlide 27: 27 Perubahan Penampilan Peran (efek) Gangguan Konsep Diri : HDR (Core Problem) Gangguan Citra Tubuh (Causa) POHON MASALAH (Problem Of Tree)Slide 28: 28 Isolasi Sosial : MD (Efek) Gangguan Konsep Diri : HDR (Core Problem) Gangguan Citra Tubuh (Causa)Slide 29: 29 Keputusasaan (efek) Gangguan Konsep Diri : HDR (Core Problem) Ideal Diri Tidak Realistis (Causa)Slide 30: 30 Risiko Perilaku Kekerasan (Efek) Gangguan Konsep Diri : HDR (Core Problem) Ideal Diri Tidak Realistis (Causa)Slide 31: 31 Risiko Mencederai diri sendiri, orang lain & lingkungan Perilaku kekerasan Gangguan Konsep Diri : HDRTindakan Keperawatan : 32 Tindakan Keperawatan Bina hubungan saling Percaya Beri kesempatan untuk mengungkapkan perasaannya Katakan pada klien bahwa ia seorang yg berharga & bertanggung jawab serta mampu menolong diri sendiri Diskusikan kemampuan & aspek positif yg dimiliki klien. Setiap bertemu klien hindarkan memberi penilaian negatif.Slide 33: 33 6. Diskusikan bersama klien kemampuan yg masih dapat digunakan selama sakit. 7. Membantu pasien memilih kegiatan yang akan dilatih sesuai dengan kemampuan pasien 8. Melatih pasien sesuai kemampuan yang dipilih 9. Memberikan pujian yang wajar terhadap keberhasilan pasien 10. Menganjurkan pasien memasukkan dalam jadwal kegiatan harian 11. Beri kesempatan pada klien untuk mencoba kegiatan yg telah direncanakan .Slide 34: 34 12. Beri reinforcement atas keberhasilan/hal positif yg dicapai 14 Mendiskusikan masalah yang dirasakan keluarga dalam merawat pasien 15. Bantu keluarga memberikan dukungan selama klien dirawat 16. Bantu keluarga menyiapkan lingkungan rumah yg kondusif 17.Menjelaskan pengertian, tanda dan gejala harga diri rendah yang dialami pasien beserta proses terjadinya 18. Menjelaskan cara-cara merawat pasien isolasi sosial 19. Membantu keluarga membuat jadwal aktivitas di rumah termasuk minum obat (discharge planning) 20. Menjelaskan follow up pasien setelah pulangSlide 35: Membantu keluarga membuat jadwal aktivitas di rumah termasuk minum obat (discharge planning) 35Slide 36: 36 Wassalam…….. Thank`s For Attention TIDAK ADA ORANG YANG MENDIDIK ANDA TAPI ANDA SENDIRILAH YANG HARUS MEMBUKTIKAN KEMAUAN BELAJAR ANDA