KEANEKARAGAMAN HAYATI

Views:
 
Category: Education
     
 

Presentation Description

Untuk SMA Kelas XI

Comments

Presentation Transcript

KEANEKARAGAMAN HAYATI:

KEANEKARAGAMAN HAYATI OLEH : TRI WULANDARI PRODI : BIOLOGI II A

HOME Click your choice:

HOME Click your choice MONERA PROTISTA TUMBUHAN HEWAN FUNGI

PowerPoint Presentation:

SEMOGA BERMANFAAT

Bakteri (Monera):

Bakteri (Monera) Aditya Pusparajasa, S.Si

Bakteri???:

Bakteri ??? Istilah bakteri berasal dari bahasa Yunani dari kata bakterion yang berarti tongkat atau batang, bersel satu dan umumnya tidak berklorofil. Bakteri adalah organisme prokariota uniseluler yang hanya dapat dilihat dengan menggunakan mikroskop. Bersifat prokariot a artinya memiliki inti sel tetapi tidak memiliki membran (selaput) inti sel. Cabang biologi yang mempelajari bakteri disebut bakteriologi.

Ciri-ciri Bakteri:

Ciri-ciri B akteri Uniseluler. B erukuran sangat kecil (mikroskopis) . Hidupnya ada yang soliter ada yang bersimbiosis, parasit dan saprofit. Pada umumnya tidak mempunyai kloroplas. Berkembang biak secara generatif dan vegetatif. Hidupnya kosmopolit.

Ukuran dan Bentuk Bakteri:

Ukuran dan Bentuk Bakteri Panjang bakteri umumnya berkisar antara 0,5-3 mikron, sedangkan lebarnya berkisar antara 0,1-0,2 mikron. Bentuk bakteri sangat bervariasi, tetapi secara umum ada tiga tipe, yaitu : a. Bentuk batang/silinder (basil) Basil tunggal,  hanya berbentuk satu batang tunggal. Contoh: Salmonella typhosa penyebab penyakit tipus, Escherichiacoli bakteri yang terdapat pada usus dan Lactobacillus .

PowerPoint Presentation:

Diplobasil  bakteri berbentuk basil yang bergandengan dua-dua . Streptobasil  bakteri berbentuk basil yang bergandengan memanjang berbetuk rantai , misal Bacillus anthracis penyebab penyakit antraks , Streptpbacillus moniliformis , Azotobacter , bakteri pengikat nitrogen.

PowerPoint Presentation:

b. Bentuk bulat (kokus) Monokokus  bakteri berbentuk bola tunggal, misal Monococcus gonorhoe penyebab penyakit kencing nanah. Diplokokus  bakteri berbentuk bola bergandengan dua-dua, misal Diplococcus pneumoniae penyebab penyakit pneumonia (radang, paru-paru). Sarcina  bakteri berbentuk bola yang berkelompok empat-empat membentuk kubus, misal Sarcina luten . Streptokokus  bakteri berbentuk bola yang berkelompok memanjang berbentuk rantai, misal Streptococcus lactis , Streptococcus pyogenes penyebab sakit tenggorokan dan Streptococcus thermophilis untuk pembuatan yoghurt (susu asam).

PowerPoint Presentation:

Stafilokokus  bakteri berbentuk bola yang berkoloni seperti buah anggur, misal Sta phylococcus aureus , penyebab penyakit radang paru-paru.

PowerPoint Presentation:

Bentuk spiral (spirilum) Spiral  golongan bakteri yang bentuknya seperti spiral, misalnya Spirillum . Vibrio atau bentuk koma  bentuk spiral tak sempurna misal Vibrio cholerae penyebab penyakit kolera. Spiroseta  berbentuk spiral yang dapat bergerak misal: Spirochaeta palida , penyebab penyakit sifilis.

Struktur Bakteri:

Struktur Bakteri

PowerPoint Presentation:

Dinding sel  mukopolisakarida dan peptidoglikan (murein) yaitu susunan yang terdiri dari polimerbesar dan terbuat dari N – asetil glukosamin dan asam N – asetil muramat yang saling berikatan silang dengan ikatan kovalen. Kapsul  selaput licin terdiri dari polisakarida terletak di luar dinding sel, bakteri yang patogen memiliki kapsul berfungsi mempertahankan diri dari antito ksin yang dihasilkan sel inang.

PowerPoint Presentation:

3. Flagel  untuk bergerak , flagel melekat pada membran luar di dinding sel. Berdasarkan letak dan jumlah flagel yang dimiliki maka bakteri dibedakan menjadi : Monotrik  bakteri yang memiliki sebuah flagel pada satu ujungnya Lopotrik  bakteri yang pada satu ujungnya memiliki lebih dari satu flagel Amfitrik  bakteri yang pada kedua ujungnya hanya terdapat satu buah flagel Peritrik  bakteri yang memiliki flagel pada seluruh permukaan tubuhnya

PowerPoint Presentation:

Membran sel  t ersusun atas lemak dan protein, bersifat semip ermeable , berfungsi untuk mengatur keluar masuknya zat ke dalam sel . Mesosom  t erbentuk dari membran sel yang tidak membentuk lipatan , berfungsi sebagai tempat pemisahan dua molekul DNA dan berperan juga dalam pembentukan dinding sel baru antara kedua sel anak tersebut. Sitoplasma  tempat berlangsungnya reaksi metabolik. DNA  mengontrol sintesis protein dan pembawaan sifat .Ribosom  tersusun atas protein dan RNA, sebagai tempat sintesis protein.

PowerPoint Presentation:

9. Endospora  terbentuk pada saat lingkungan yang tidak menguntungkan, misal kekurangan nutrisi dan air, suhu yang sangat panas atau sangat dingin serta racun . M isal pada bakteri Clostridium dan Basilus .

Reproduksi Bakteri:

Reproduksi Bakteri Bakteri berkembang biak dengan cara : - Vegetatif dengan pembelahan biner  Pada pembelahan ini, sifat sel anak yang dihasilkan sama dengan sifat sel induknya. - Generatif dengan rekombinasi genetik  pemindahan secara langsung bahan genetik (DNA) di antara dua sel bakteri melalui proses berikut: Transformasi  perpindahan materi genetik berupa DNA dari sel bakteri yang satu ke sel bakteri yang lain.

PowerPoint Presentation:

Transduksi  pemindahan materi genetik bakteri ke bakteri lain dengan perantaraan virus. 3. Konjugasi  transfer DNA (berupa plasmid) karena adanya kontak sel dengan membentuk jembatan untuk pemindahan materi genetik.

Pembelahan Biner:

Pembelahan Biner

Transformasi:

Transformasi

Transduksi:

Transduksi

Konjugasi:

Konjugasi

PLASMID:

PLASMID P lasmid adalah molekul DNA sirkuler yang terpisah dari DNA kromosomal dan bisa membelah sendiri. Ini berbentuk melingkar and double-stranded. Ini biasanya terdapat di bakteri, kadang – kadang di organisme eukariot, yaitu ragi. Ukuran dari plasmid beragam dari 1 sampai lebih dari 250 kb, sehingga hanya sebagian kecil dari plasmid alami yang dapat bermanfaat sebagai vektor kloning. Plasmid terdiri dari plasmid F untuk konjugasi, plasmid R untuk memberikan sifat resisten terhadap antibiotik, col plasmid, plasmid virulensi dan plasmid degradatif.

Plasmid:

Plasmid

Jenis-jenis Bakteri:

Jenis-jenis Bakteri Berdasarkan karakteristik dinding sel : Bakteri gram negatif Bakteri garam positif Bakteri tidak berdinding sel Berdasarkan jumlah dan letak flagela : bakteri monot ri k bakteri amfitrik bakteri lofotrik bakteri peritrik Berdasarkan cara hidup Bakteri heterotrof Bakteri parasit Bakteri saprofit Bakteri patogen Bakteri apatogen Bakteri autotrof Fotoautotrof Kemoautotrof

PowerPoint Presentation:

B erdasarkan sumber oksigen yang diperlukan dalam proses respiras i : Bakteri aerob Bakteri anaerob B erdasarkan kebutuhan terhadap oksigen : Bakteri aerob obligat Bakteri anaerob obligat Bakteri anaerob fakultatif

Perilaku Bakteri: Chemotaxis & Phototaxis:

Perilaku Bakteri : Chemotaxis & Phototaxis Taksis : pergerakan langsung bakteri kearah atau berlawanan arah dengan molekul signal yang berasal dari lingkungan. Chemotaxis : adanya kemoreseptor, pergerakan sebagai respon thd senyawa kimia. Phototaxis : adanya fotoreseptor----- respon terhadap cahaya, pada organisme yang fototrofik (bergerak ke arah cahaya).

Pertumbuhan Bakteri:

Pertumbuhan Bakteri Dipengaruhi oleh beberapa faktor : Temperatur, umumnya bakteri tumbuh baik pada suhu antara 25 - 35 derajat C. Kel e mbaban, lingkungan lembab dan tingginya kadar air sangat menguntungkan untuk pertumbuhan bakteri Sinar Matahari, sinar ultraviolet yang terkandung dalam sinar matahari dapat mematikan bakteri. Zat kimia, antibiotik, logam berat dan senyawa-senyawa kimia tertentu dapat menghambat bahkan mematikan bakteri

Kurva Pertumbuhan Bakteri:

Kurva Pertumbuhan Bakteri

Manfaat Bakteri:

Manfaat Bakteri Bakteri yang menguntungkan : Lactobacillus casei digunakan dalam pembuatan keju dan minuman nata decoco dari air kelapa. Streptococcus lacti s dan S. Cremoris digunakan dalam pembuatan keju dan mentega Lactobacillus citrovorum digunakan untuk memberi aroma pada mentega dan keju. Bacilluus brevis menghasilkan antibiotik tirotrisin, Bacillus subtilis menghasilkan antibiotik basitrasin, Bacilus polymixa menghasilkan polimixin.

PowerPoint Presentation:

Nitrosomonas , Nitrosococcus , Nitrobacter dan Acetobacter chroocum berperan dalam proses penambahan kesuburan tanah (membentuk humus). Acetobacter penting dalam pembuatan asam gula dan nata de coco. Beberapa asam lemak penting dapat dihasilkan oleh bakteri misal: Propionibacterium  Asam propionat (C2H5COOH)  Pembuatan keju Clostridium  Asam butirat  Menghasilkan butilalkohol, aseton dan isopropil alkohol

PowerPoint Presentation:

Bakteri yang merugikan : Vibrio comma  Penyakit kolera Treponema palidum  sifilis Salmonella thyposa  tifus Pasteurella pestis  pes atau sampar Neisseria gonorhoe  kencing nanah Mycobacterium tuberculos is  TBC Bordetella pertusis  batuk rejan Cytophoga colimnaris  parasit pada ikan Salmonella pollurum  feses berkapur pada ayam Xanthomono citri  kanker pohon jeruk

Tindakan Pencegahan dan Pengobatan Terhadap Penyakit Bakteri:

T indakan P encegahan dan P engobatan T erhadap P enyakit B akteri Tindakan pencegahan dengan pemberian vaksin. Misalnya : vaksin BCG  pencegahan terhadap penyakit TBC Vaksin DPT  pencegahan penyakit difteri, pertusis dan tetanus Tindakan pengobatan  pemberian antibiotik

Biakan Murni dan Sterilisasi:

Biakan Murni dan Sterilisasi Biakan murni Biakan murni bakteri  biakan yang terdiri atas satu spesies bakteri yang ditumbuhkan dalam medium buatan (sebagai medium pertumbuhan) . Sterilisasi Sterilisasi adalah suatu usaha untuk membebaskan alat-alat atau bahan-bahan dari segala macam bentuk kehidupan terutama mikrobia. sterilisasi alat-alat atau medium dapat dikerjakan secara mekanik, secara fisik, ataupun secara kimia dan tergantung pada macam bahan dan sifat bahan yang disterilkan

PowerPoint Presentation:

Sterilisasi ini dapat dilakukan dengan cara-cara sebagai berikut: Pemanasan, misal dengan autoclave, oven Penyaringan, misal dengan vacuum filter, miliphore filter Sterilisasi bahan makanan dengan cara memasukkan ke dalam uap air panas selama 1 jam dengan suhu 100°C diulang selama tiga kali. Pengawetan makanan : Cara-cara tradisional  pengasapan, penggaraman, pengeringan, pemanisan Cara-cara modern  Sterilisasi, Pasteurisasi, pendinginan, penggunaan bahan kima dan teknik iradiasi

Alga Hijau-Biru (Cyanobacteria):

Alga Hijau - Biru (Cyanobacteria) Cyanobacteria termasuk dalam kelompok Eubacteria (bakteri). Ciri-cirinya adalah sebagai berikut : tidak mempunyai membran inti dinding selnya terletaka di antara plasmalema dan selubung lendir beberapa Cyanobacteria yang berkoloni dengan bentuk filamen memiliki heterosista dan spora istirahat ( resting spore ) uniseluler, koloni atau filamen bergerak dengan gerakan meluncur tidak berflagel

PowerPoint Presentation:

reproduksi dengan pembelahan sel, fragmentasi dan pembentukan spora peranan : sebagai sumber makanan alternatif ( Spirulina ) dan simbiosis dengan tumbuhan untuk menambat/fiksasi nitrogen bebas

PowerPoint Presentation:

Jenis-jenis ganggang hijau biru : Ganggang hijau biru bersel satu : Chroococcus Ganggang ini biasanya hidup di dasar kolam yang tenang, tembok yang basah atau cadas. Pembiakan berlangsung secara vegetatif, dengan membelah diri. Gloeocapsa Ganggang ini hidup pada batu-batuan dan kadang-kadang dijumpai endofit (di dalam tubuh makhluk hidup), atau epifit pada tumbuhan lain. Koloni berbentuk benang yang dapat putus menjadi hormogonium  tumbuh menjadi koloni baru.

PowerPoint Presentation:

Ganggang hijau biru berkoloni (berkelompok) : Polycitis dan Spirullina Polyciti s: bentuk seperti bola, hidup di kolam yang tenang dan jernih. Pembiakan dengan cara fragmentasi dari koloni. Ganggang hijau biru berupa benang (filamen) : Oscillatoria : ganggang ini berupa benang tebal terdiri dari sel pipih, pembiakan membelah diri dan fragmentasi atau potongan benang yang terpisah timbul menjadi benang baru  hormogonium. Nostoc comune : ganggang berupa trikoma terdiri dari sel bentuk bola, memiliki selubung dan mempunyai sel yang tidak efektif disebut akinet dan setelah selesai masa dorma bisa tumbuh menjadi trikoma baru. Banyak ditemukan di tanah alkalis dan batuan yang lembab, misal di sawah.

PowerPoint Presentation:

Anabaena : ganggang berupa trikoma diliputi oleh selaput lendir, bila telah dewasa mempunyai heterokista dan akinet . Hidup sebagai plankton di perairan, ada juga yang bersimbiosis pada tumbuhan seperti ujung akar pakis haji dan paku air atau Azolla pinata. Rivularia : ganggang bentuk bola dengan selaput lendir dan ujungnya ada trikoma meruncing. Hidup menempel pada tanaman air dan batuan yang lembab.

PowerPoint Presentation:

Jenis ganggang hijau biru yang bermanfaat di antaranya: Nostoc Perendaman sawah selama musim hujan mengakibatkan Nostoc tumbuh subur dan memfiksasi N2 dan udara sehingga dapat membantu penyediaan nitrogen yang digunakan untuk pertumbuhan pad i Anabaena azollae Hidup bersimbiosis dengan Azolla pinata (paku air). Paku air mendapat keuntungan berupa amonia hasil fiksasi nitrogen oleh Anabaena azollae. Spirullina Ganggang ini mengandung kadar protein yang tinggi, sehingga dijadikan sumber makanan.

Click This :

HOME Click This

KIGDOM PROTISTA:

KIGDOM PROTISTA

PowerPoint Presentation:

1. Eukariotik (memiliki inti sel) 2. Umumnya uniseluler, ada juga yang berkoloni serta multiseluler. 1. Ciri Umum Kingdom Protista

PowerPoint Presentation:

Protista Seperti Tumbuhan / Algae Protista Seperti Hewan / Protozoa Protista Seperti Jamur Diklasifikasikan berdasarkan kemiripannya dengan kingdom yang lebih tinggi, menjadi 3 kelompok : Protista Seperti Tumbuhan Protista Seperti Hewan Protista Seperti Jamur 2. Klasifikasi Kingdom Protista

PowerPoint Presentation:

Di sebut juga Algae / Ganggang 2.1. Protista Seperti Tumbuhan Ada yang uniseluler atau multiseluler Tubuh algae multiseluler disebut talus Fotosintetis, karena berklorofil Hidup di perairan (tawar maupun asin) Memiliki pigmen tambahan. Klorofil

Macam-Macam Pigmen Pada Algae:

Macam-Macam Pigmen Pada Algae Pigmen Fotosintetik Pigmen Non Fotosintetik Klorofil Fukosantin Xantofil Fikoeritrin Fikosianin Karoten Fikobilin

PowerPoint Presentation:

Ciri Umum : Memiliki pigmen fukosantin (coklat) yang dominan. Cadangan makanan berupa karbohidrat yang disebut laminarin dan asam alginat . Memiliki talus berukuran raksasa (100 m) Hidup menempel (sesil) Menghasilkan gamet yang motil. Algae diklasifikasikan berdasarkan jenis pigmen yang dimilikinya, serta cadangan makanannya menjadi : 1. Phaeophyta / Alga Coklat A. Klasifikasi Algae

PowerPoint Presentation:

Hutan Bawah Laut Dibentuk oleh Algae Coklat, misalnya Macrocystis sp. Hutan tersebut menjadi tempat mencari makan bagi banyak spesies laut, misalnya anjing laut dan ikan.

PowerPoint Presentation:

Ciri Umum : Memiliki pigmen fikoeritrin (merah) yang dominan. Cadangan makanan berupa karbohidrat yang disebut fluorid. Hidup di perairan laut dalam, walaupun ada yang hidup di air tawar. Tidak menghasilkan gamet yang motil. 2. Rhodophyta / Alga Merah (Mencakup 4000 spesies)

Peranan Algae Merah:

Peranan Algae Merah Nilai Komersial: Menghasilkan asam alginat yang digunakan dalam pembuatan ice cream, jelli, sirup, dan roti. Juga digunakan dalam produksi lotion, pastagigi, atau gel farmasi. Agar-Agar untuk media kultur bakteri dan kepentingan riset. Agar-Agar untuk bahan makanan.

PowerPoint Presentation:

Ciri Umum : Pigmen dominan adalah xantofil. Tubuh berbentuk talus (multiseluler), walau ada yang uniseluler. Habitat di air tawar dan air laut. Berperan sebagai plankton di perairan. 3. Chrysophyta / Alga Keemasan Ciri Umum : Memiliki pigmen yang beragam. Umumnya uniseluler, walaupun ada yang berkoloni. Sel tersusun atas 2 bagian. Bagian atas disebut epiteka dan bagian bawah disebut hipoteka . Reproduksi secara seksual ataupun aseksual. Habitat di air tawar, laut atau tempat lembab & berperan sebagai plankton 4. Diatom / Bacillariophyta

PowerPoint Presentation:

Kelompok algae yang memiliki anggota paling banyak. Memiliki pigmen dominan klofofil a dan b. Habitat: Umumnya ditemukan pada perairan tawar, walaupun ada yang di laut. Dapat juga hidup pada batuan, tumbuhan, ataupun tanah lembab. 5. Chlorophyta / Algae Hijau

PowerPoint Presentation:

Protista Seperti Tumbuhan / Algae Protista Seperti Hewan / Protozoa Protista Seperti Jamur Diklasifikasikan berdasarkan kemiripannya dengan kingdom yang lebih tinggi, menjadi 3 kelompok : Protista Seperti Hewan 2. Klasifikasi Kingdom Protista

PowerPoint Presentation:

Eukariot, Uniseluler Heterotrof Umumnya memiliki alat gerak. Hidup pada air, atau tubuh hewan. 2.2. Protista Seperti Hewan Di sebut juga Protozoa . Ciri Umum Protozoa. Klasifikasi Protista Seperti Hewan Diklasifikasikan berdasarkan alat gerak yang dimilikinya, menjadi 4 kelompok : 1. Ciliata 2. Rhizopoda 3. Flagelata 4. Sporozoa

PowerPoint Presentation:

Menggunakan cilia sebagai alat geraknya. Ad. 1 : Ciri Umum Ciliata Struktur sel Paramaecium Reproduksi pada Ciliata Gbr. Konjugasi Memiliki 2 nukleus, yaitu makronukleus dan mikronukleus. Mikronukleus terlibat dalam reproduksi seksual. Reproduksi secara aseksual dengan pembelahan sel, sedang reproduksi seksual dengan konjugasi.

PowerPoint Presentation:

Ad. 2 : Ciri Umum Rhizopoda Menggunakan kaki semu (pseudopoda) untuk pergerakannya. Pseudopodia 40 µm Pseudopoda sebenarnya adalah penjuluran sitoplasma. Contoh : Amoeba, Foraminifera, dll

PowerPoint Presentation:

Ad. 3 : Ciri Umum Flagelata Menggunakan flagel (bulu cambuk) untuk pergerakannya. Meliputi flagelata yang parasit ataupun non parasit. Tripanosoma sp (1,300 ) Euglena sp ( 1,300 ) Ad. 4 : Ciri Umum Sporozoa Tidak memiliki alat gerak. Merupakan protozoa parasit, dan memiliki siklus hidup yang kompleks dengan inang lebih dari satu. Contoh : Plasmodium sp

PowerPoint Presentation:

Protista Seperti Tumbuhan / Algae Protista Seperti Hewan / Protozoa Protista Seperti Jamur Diklasifikasikan berdasarkan kemiripannya dengan kingdom yang lebih tinggi, menjadi 3 kelompok : Protista Seperti Jamur 2. Klasifikasi Kingdom Protista

PowerPoint Presentation:

Heterotrof saprofit atau parasit Menghasilkan spora yang motil 2.3. Protista Seperti Jamur Ciri Umum Protista Seperti Jamur. 1. Myxomycota /Jamur Lendir Heterotrof saprofit Menghasilkan spora yang motil Memiliki 2 fase kehidupan, yaitu : A. Vegetatif B. Generatif

PowerPoint Presentation:

2. Oomycota / Jamur Air Heterotrof saprofit atau parasit Menghasilkan spora yang motil

Click This:

Click This HOME

DUNIA TUMBUHAN (PLANTAE):

DUNIA TUMBUHAN (PLANTAE)

DUNIA TUMBUHAN ( PLANTAE):

DUNIA TUMBUHAN ( PLANTAE)

PowerPoint Presentation:

Bryophyta (Lumut)

CIRI-CIRI LUMUT:

CIRI-CIRI LUMUT Berklorofil , belum memiliki ( floem , xilem ) Tumbuh di tempat yang lembab Belum dapat dibedakan antara akar , batang , dan daun Peralihan antara tumbuhan Thallophyta dan Cormophyta Autotrof Reproduksi sexual dan asexual Sebagian lumut tubuhnya berupa talus ( lembaran ) Sebagian lagi telah memiliki organ mirip akar ( rizoid ), batang , dan daun .

LUMUT:

LUMUT Tubuh lumut dibedakan menjadi 2, yaitu 1. Sporofit : tubuh penghasil spora 2. Gametofit : tubuh penghasil gamet (sel kelamin: sperma & ovum) Oleh karena itulah lumut disebut mengalai metagenesis (pergiliran keturunan)

Reproduksi lumut:

Reproduksi lumut Asexual dengan spora (sporofit) Sexual dengan penyatuan gamet jantan dan gamet betina (gametofit) Terjadi pergiliran keturunan antara fase gametofit dengan fase sporofit (metagenesis)

METAGENESIS LUMUT:

METAGENESIS LUMUT Spora (n) Gametofit adalah generasi yang dominan dalam daur hidupnya. Klasifikasi lumut ada 3 divisi: Lumut hati Lumut tanduk Lumut daun (lumut sejati). protonema Gametofit(n) arkegonium anteridium Zigot (2n) Ovum(n) Spermatozoid(n) Sporangium(2n) Spora (n) meiosis mitosis

KLASIFIKASI LUMUT TERDIRI DARI TIGA DIVISI::

KLASIFIKASI LUMUT TERDIRI DARI TIGA DIVISI: Lumut daun Lumut hati Lumut tanduk

PowerPoint Presentation:

Lumut Daun Lumut daun mempunyai batang yang semu yang tegak dengan panjang ukuran n3 cm. lebaran daunnya tipis dan tersusun secara spiral, keebalan dau hanya terdiri atas sebaris sel.

PowerPoint Presentation:

Lumut Hati Lumut hati mempunyai tubuh seperti lembaran daun. Bentuk tubuh demikian dikenal dangan lobus. Mereka tidak memiliki akar batang dan daun sebenarnya

LumutTanduk Lumut tanduk memiliki struktur tubuh mirip lumut hati oleh karena itu ada sebaian ahki menganggapnya sebagai bagian dari lumut hati :

LumutTanduk Lumut tanduk memiliki struktur tubuh mirip lumut hati oleh karena itu ada sebaian ahki menganggapnya sebagai bagian dari lumut hati

PowerPoint Presentation:

Pteridophyta (Tumbuhan Paku)

CIRI – CIRI PTERIDOPHITA:

CIRI – CIRI PTERIDOPHITA Sering disebut juga kormofita berspora Sering disebut juga Tracheophyta Telah memiliki akar, batang, dan daun sejati Memiliki klorofil Ukuran dan bentuk tubuh (2cm – 5m ) Ada dua generasi (sporofit dan gametofit) Sporofit adalah tumbuhan yang dominan. Terjadi metagenesis.

PowerPoint Presentation:

REPRODUKSI: ASEKSUAL : Spora SEKSUAL : Fertilisasi METAGENESIS: SPOROFIT : Tumbuhan paku (dominan) GAMETOFIT : Protalium

METAGENESIS pada paku:

METAGENESIS pada paku Spora (n) protalium Gametofit(n) arkegonium anteridium Zigot (2n) Ovum(n) Spermatozoid(n) Sporangium(2n) Spora (n) meiosis mitosis

PowerPoint Presentation:

Sporofil Tropofil Spora

PowerPoint Presentation:

Klasifikasi

PowerPoint Presentation:

Ekor Kuda

PERAN:

PERAN Tanaman hias (paku tanduk rusa, Asplenium , suplir) Bahan obat ( Aspidium , Lycopodium ) Sayuran (semanggi) Pupuk hijau ( Azolla pinata )

PowerPoint Presentation:

Spermatophyta (Tumbuhan Berbiji)

PowerPoint Presentation:

( Tumbuhan Berbiji ) (Biji Terbuka) ( Biji Tertutup ) (Pinus) (Pakis) (Mlinjo)

PowerPoint Presentation:

Gymnospermae

Ciri-ciri Gymnospermae:

Berkembang biak dengan biji Biji tidak dilindungi jaringan buah Struktur reproduksi terletak pada kerucut (strobilus) Siklus hidup - Generasi sporofit dominan hidup bebas - Generasi gametofit terreduksi, tidak hidup bebas Ciri-ciri Gymnospermae

PowerPoint Presentation:

Pakis haji

PowerPoint Presentation:

Coniferae / Pinus

PowerPoint Presentation:

Angiospermae

PowerPoint Presentation:

Ciri umum tumbuhan biji terbuka : Berkembang biak dengan biji Biji dilindungi jaringan buah Stuktur reproduksi terdapat pada bunga Siklus hidup : -Generasi Sporofit dominan hidup, bebas -Generasi gametofit tereduksi, hidup tidak bebas

Click This:

Click This HOME

PowerPoint Presentation:

DUNIA HEWAN A . Porifera Sekujur tubuh porifera terdapat pori-pori (porus = lubang kecil dan faro = membawa atau mengandung), hal tersebut menjadi sebab utama penamaannya. Bentuk tubuhnya beragam, misalnya mirip tumbuhan, bulat pipih, dan ada yang mirip vas bunga . Tubuhnya tidak bisa bergerak secara aktif dan melekat di dasar perairan (sesil). Kerangka tubuhnya kuat yang tersusun dari zat kapur, silikat atau spongin. Mereka mempunyai daya regenerasi yang tinggi, artinya mampu menumbuhkan kembali bagian tubuh yang hilang (rusak) sehingga jika hewan ini dipotong menjadi empat bagian, maka akan terbentuk empat hewan porifera baru.

PowerPoint Presentation:

Makanan porifera A ntara lain diatom, protozoa kecil, bakteri, dan partikel organik yang mengendap di permukaan air. Makanan tersebut dicerna secara intraseluler di dalam vakuola. Sistem reproduksi Porifera Reproduksi hewan ini dilakukan secara aseksual maupun seksual. Secara aseksual dilakukan dengan membentuk tunas pada tubuh induk, lama kelamaan akan terbentuk koloni porifera. Secara seksual dilakukan dengan pembentukan gamet (sperma dan ovum).

SIKLUS HIDUP PORIFERA:

SIKLUS HIDUP PORIFERA

PowerPoint Presentation:

Klasifikasi Porifera : 1. Calcarea Memiliki rangka yang tersusun dari kalsium karbonat. Bentuknya seperti vas bunga, dompet, kendi, atau silinder. Hidup di laut dangkal. 2. Hexactinellida Hexactinellida memiliki spikula yang tersusun dari silika. Ujung spikula berjumlah enam seperti bintang. Bentuknya seperti vas bunga atau mangkuk. Hidup di laut yang dalam. 3.Demospongiae Memiliki rangka yang tersusun dari serabut spongin. Bentuknya tidak beraturan dan bercabang. Hidupnya di laut dangkal dan di laut yang dalam.

PowerPoint Presentation:

Peranan Porifera bagi kehidupan Rangka tubuh porifera mempunyai nilai ekonomi yang tinggi karena dapat dimanfaatkan sebagai alat pembersih (penggosok) alami ataupun sebagai pengisi jok (tempat duduk) kendaraan bermotor. Euspongia oficinalis merupakan spon yang biasa digunakan untuk mencuci piring, sedangkan Euspongia mollisima biasa digunakan sebagai alat pembersih toilet yang harganya mahal. Spons menghasilkan senyawa bioaktif yang berfungsi sebagai alat pertahanan diri, senyawa tersebut ternyata berpotensi sebagai bahan obat-obatan. Spesies Petrosia contegnatta menghasilkan senyawa bioaktif yang berkhasiat sebagai antikanker, sedangkan obat antiasma diambil dari Cymbacela.

PowerPoint Presentation:

B. Coelenterata Filum Coelenterata dikenal sebagai hewan berongga atau hewan karang. Sesuai dengan asal kata, koilos = rongga dan enteron = usus, tubuh bagian dalam kelompok hewan ini mempunyai satu rongga seperti usus yang berfungsi untuk mencerna makanan. Pada umumnya mereka hidup di laut. B entuk hewan ini ada 2 macam : 1. Polip adalah generasi yang berbentuk seperti tumbuhan, tidak dapat bergerak bebas, dan melekat di dasar perairan. Mereka hidup secara soliter (sendiri) atau berkoloni (berkelompok). 2. Medusa adalah generasi yang berenang bebas. Bentuknya seperti mangkuk terbalik yang dilengkapi tentakel dengan mulut menghadap ke bawah .

PowerPoint Presentation:

Sistem pencernaan makanan Coelenterata Pencernaan ekstraseluler adalah proses pencernaan yang terjadi di luar sel atau di dalam rongga gastrovaskuler. Proses tersebut dibantu dengan enzim pencernaan yang dihasilkan oleh kelenjar. Pencernaan intraseluler adalah proses pencernaan yang terjadi di dalam sel yang terdapat di dalam lapisan gastrodermis . Sistem reproduksi Coelenterata Reproduksi Coelenterata terjadi secara aseksual dan seksual . Reproduksi aseksual dilakukan dengan pembentukan tunas . Pembentukan tunas selalu terjadi pada Coelenterata yang berbentuk polip . Tunas tumbuh di dekat kaki polip dan akan tetap melekat pada tubuh induknya sehingga membentuk koloni . Reproduksi seksual dilakukan dengan pembentukan gamet (ovum dengan sperma ). Gamet dihasilakan oleh seluruh Coelenterata bentuk medusa dan beberapa Coelenterata bentuk polip . Contoh Coelenterata berbentuk polip yang membentuk gamet adalah hydra.

SIKLUS HIDUP COELENTERATA:

SIKLUS HIDUP COELENTERATA

PowerPoint Presentation:

Klasifikasi Coelenterata 1.Hydrozoa Hydrozoa (dalam bahasa yunani, hydro = air, zoa = hewan) sebagian besar memiliki pergiliran bentuk polip dan medusa dalam siklus hidupnya. Hydrozoa dapat hidup soliter. Contoh Hydrozoa adalah Hydra, Obelia, dan Physalia. Untuk Obelia merupakan Hydrozoa yang hidupnya berkoloni di laut. Obelia memiliki bentuk polip dan medusa dalam siklus hidupnya. 2. Scyphozoa Scyphozoa (dalam bahasa yunani, scypho = mangkuk, zoa = hewan) memiliki bentuk dominan berupa medusa dalam siklus hidupnya. Medusa Scyphozoa dikenal dengan ubur-ubur. Reproduksi dilakukan secara aseksual dan seksual. Polip yang berukuran kecil menghasilkan medusa secara aseksual. Contoh Scyphozoa adalah Cyanea dan Chrysaora fruttescens.

PowerPoint Presentation:

3. Anthozoa Anthozoa ( dalam bahasa yunani , anthus = bunga , zoa = hewan ) memiliki banyak tentakel yang berwarna-warni seperti bunga . Anthozoa tidak memiliki bentuk medusa , hanya bentuk polip . Polip Anthozoa berukuran lebih besar dari dua kelas Coelenterata lainnya . Hidupnya di laut dangkal secara berkoloni . Anthozoa bereproduksi secara aseksual dengan tunas dan fragmentasi , serta reproduksi seksual menghasilkan gamet . Contoh Anthozoa adalah koral atau karang dan Anemon laut . Koral hidup di air jernih dan dangkal karena koral bersimbiosis dengan ganggang . Ganggang memberikan makanan dan membantu pembentukan rangka pada koral . Sedangkan koral memberikan buangan yang merupakan makanan bagi ganggang serta perlindungan bagi ganggang dari herbivora . Rangka koral tersusun dari zat kapur . Rangka koloni dari polip koral inilah yang membentuk karang pantai ( terumbu karang ) atau atol ( pulau karang ).

:

TERUMBU KARANG ANEMON LAUT

PowerPoint Presentation:

Peranan Coelenterata bagi kehidupan Melindungi pantai terhadap hempasan ombak sehingga mengurangi abrasi pantai. Sebagai tempat perkembangbiakan dan perlindungan ikan. Dapat dibuat menjadi perhiasan karena mempunyai warna yang menarik. Sebagai daya tarik wisata bahari. Dapat digunakan sebagai bahan baku pembuatan landasan pesawat terbang.

PowerPoint Presentation:

C. Platyhelminthes Filum Platyhelminthes (platy = pipih dan helmins = cacing ). Penamaannya sangat tepat karena sebagian besar berbentuk seperti pita. Hewan ini termasuk triploblastik aselomata, artinya tersusun atas tiga lapisan tubuh dan tidak mempunyai rongga tubuh. Perkembangan ketiga lapisan tersebut adalah sebagai berikut : Ektoderm akan berkembang menjadi epidermis dengan kutikula pada permukaannya. Mesoderm akan berkembang menjadi otot, jaringan ikat, dan alat reproduksi. Endoderm akan berkembang menjadi gastrovaskuler (saluran pencernaan bercabang-cabang yang sekaligus berfungsi sebagai pembuluh darah).

PowerPoint Presentation:

Sistem pencernaan Platyhelminthes Sistem pencernaan cacing pipih disebut sistem gastrovaskuler, dimana peredaran makanan tidak melalui darah tetapi oleh usus. Sistem pencernaan cacing pipih dimulai dari mulut, faring, dan dilanjutkan ke kerongkongan. Di belakang kerongkongan ini terdapat usus yang memiliki cabang ke seluruh tubuh. Dengan demikian, selain mencerna makanan, usus juga mengedarkan makanan ke seluruh tubuh. Selain itu, cacing pipih juga melakukan pembuangan sisa makanan melalui mulut karena tidak memiliki anus. Cacing pipih tidak memiliki sistem transpor karena makanannya diedarkan melalui sistem gastrovaskuler. Sementara itu, gas O 2 dan CO 2 dikeluarkan dari tubuhnya melalui proses difusi.

PowerPoint Presentation:

Reproduksi Platyhelminthes Reproduksi Platyhelminthes dilakukan secara seksual dan aseksual.P ada reproduksi seksual akan menghasilkan gamet. Fertilisasi ovum oleh sperma terjadi di dalam tubuh (internal). Fertilisasi dapat dilakukan sendiri ataupun dengan pasangan lain. Reproduksi aseksual tidak dilakukan oleh semua Platyhelminthes. Kelompok Platyhelminthes tertentu dapat melakukan reproduksi aseksual dengan cara membelah diri (fragmentasi), kemudian regenerasi potongan tubuh tersebut menjadi individu baru.

PowerPoint Presentation:

Klasifikasi Platyhelminthes 1.Turbellaria ( cacing rambut getar ) Turbellaria memiliki ukuran tubuh bersilia dengan ukuran 15 – 18 mm . Silia digunakan untuk bergerak . Pergerakan juga dapat menggunakan otot dengan gerakan seperti gelombang . 2. Trematoda ( cacing isap ) Trematoda disebut sebagai cacing isap karena cacing ini memiliki alat pengisap . Alat pengisap terdapat pada mulut di bagian anterior tubuhnya . K egunaan alat isap adalah untuk menempel pada tubuh inangnya . Pasa saat menempel cacing ini mengisap makanan berupa jaringan atau cairan tubuh inangnya . Dengan demikian , Trematoda merupakan hewan parasit . Trematoda dewasa pada umumnya hidup di dalam hati , usus , paru-paru , ginjal , dan pembuluh darah vertebrata.T rematoda berlindung di dalam tubuh inangnya dengan melapisi permukaan tubuhnya dengan kutikula dan permukaan tubuhnya tidak memiliki silia . Salah satu contoh Trematoda adalah cacing hati ( Fasciola hepatica ). Daur hidup cacing hati terdiri dari fase seksual dan aseksual . Fase seksual terjadi saat cacing hati dewasa berada di dalam tubuh inang utama . Fase aseksual dengan membelah diri terjadi saat larva berada di dalam tubuh inang perantara .

PowerPoint Presentation:

3. Cestoda ( cacing pita) Cestoda juga disebut sebagai cacing pita karena bentuknya pipih panjang seperti pita . Tubuh Cestoda dilapisi kutikula dan terdiri dari bagian anterior yang disebut skoleks , leher (strobilus), dan rangkaian proglotid . Pada skoleks terdapat alat pengisap . Skoleks pada jenis Cestoda tertentu selain memiliki alat pengisap , juga memiliki kait ( rostelum ) yang berfungsi untuk melekat pada organ tubuh inangnya . Dibelakang skoleks pada bagian leher terbentuk proglotid . Setiap proglotid mengandung organ kelamin jantan (testis) dan organ kelamin betina ( ovarium ). Tiap proglotid dapat terjadi fertilisasi sendiri . Proglotid yang dibuahi terdapat di bagian posterior tubuh cacing . Proglotid dapat melepaskan diri ( strobilasi ) dan keluar dari tubuh inang utama bersama dengan tinja . Cestoda bersifat parasit karena menyerap sari makan dari usus halus inangnya . Sari makanan diserap langsung oleh seluruh permukaan tubuhnya karena cacing ini tidak memiliki mulut dan pencernaan ( usus ). Manusia dapat terinfeksi Cestoda saat memakan daging hewan yang dimasak tidak sempurna . Inang pernatara Cestoda adalah sapi pada Taenia saginata dan babi pada taenia solium .

Turbellaria (cacing rambut getar) :

Turbellaria ( cacing rambut getar ) Trematoda (cacing isap) Cestoda (cacing pita)

PowerPoint Presentation:

Peranan Platyhelminthes bagi kehidupan Sebagian besar platyhelminthes merupakan parasit yang merugikan bagi manusia. Umumnya mereka menyebabkan penyakit yang dapat merusak organ dalam di tubuh organisme yang ditumpangi, baik pada hewan, tumbuhan, maupun manusia.

PowerPoint Presentation:

D. Nemathelminthes ( Nematoda ) Nematoda sering disebut cacing gilik karena berbentuk silinder memanjang . Filum Nemathelminthes ( nematos = benang dan helminthes = cacing ). Pada permukaan tubuh dilapisi oleh kutikula yang terbuat dari keratin ( zat tanduk ). Kutikula berfungsi untuk melindungi tubuh dan membentuk pergerakan . Dibandingkan dengan jantan , ukuran tubuh betina betina lebih besar . Kelompok ini telah mempunyai sistem pencernaan , ekskresi , saraf , dan reproduksi . Sistem pencernaan Nemathelminthes cacing ini telah lengkap, terdiri dari mulut, faring, usus, dan anus. Mulut terdapat pada ujung anterior, sedangkan anus terdapat pada ujung posterior . Beberapa jenis ada yang memiliki kait pada mulutnya. Nemathelminthes tidak memiliki pembuluh darah dan sistem respirasi. Cairan pseudoselom yang akan mengalirkan makanan ke seluruh tubuh dan pernapasan akan berlangsung secara difu s i melalui permukaan tubuh .

PowerPoint Presentation:

Reproduksi Nemathelminthes Cacing gilik telah dapat dibedakan jenis kelaminnya sehingga sistem reproduksinya juga terpisah antara jantan dan betina. Fertilisasi berlangsung secara internal. Sel sperma dikeluarkan melalui lubang kloaka, kemudian disalurkan ke dalam tubuh betina dengan alat kopulasi melalui vagina yang terdapat pada bagian tengah perut. Fertilisasi internal tersebut menghasilkan telur.

PowerPoint Presentation:

Klasifikasi Nemathelminthes Mereka hidup bebas diberbagai tempat ( perairan tawar , asin , dan di dalam tanah ) atau sebagai parasit di tubuh hewan atau tumbuhan . Jumlah spesies nematode yang hidup bebas lebih banyak dibandingkan yang parasit . Berikut ini beberapa cacing gilik yang bersifat parasit : 1 . Ascaris lumbricoides ( cacing perut ) M erupakan salah satu cacing yang merugikan bagi manusia. Ascaris lumbricoides hidup di dalam tubuh tepatnya di dalam usus halus. Ascaris lumbricoides hidup di dalam usus halus karena di dalam usus halus cacing perut ini dapat memperoleh makanan dengan mudah. Ascaris lumbricoides masuk ke dalam tubuh melalui makanan yang telah terkontaminasi telur cacing perut. Biasanya telur cacing perut dibawa oleh lalat, ketika lalat itu hinggap di makanan dan makanan itu kita makan maka kemungkinan besar cacing ini akan tumbuh di dalam tubuh kita. Setelah telur masuk ke dalam tubuh, telur akan menetas dan akan menjadi cacing ke dalam usus halus. Karena ukurannya yang microscopis, maka cacing ini dapat menembus dinding-dinding usus, jalan terus hingga ke paru-paru. Sampai paru-paru cacing perut ini terus berjalan ke trakea lalu kembali lagi ke dalam usus halus melalui esofagus.

PowerPoint Presentation:

2. Entrobius vermicularis ( cacing kremi ) Berkembang di dalam usus besar manusia , dan bila akan bertelur biasanya menuju ke anus sehingga penderita akan merasa gatal dan cenderung akan menggaruknya . Dengan demikian akan terjadi autoinfeksi karena telur cacing akan masuk kembali ke tubuh saat kuku tangan yang mengandung telur digunakan untuk makan . 3 . Ancylostoma duodenale ( cacing tambang ) Disebut cacing tambang karena dahulunya banyak ditemukan pada buruh tambang di Eropa . Necator americanus menyebabkan penyakit nekatoriasis dan Ancylostoma duodenale menyebabkan penyakit ankilostomiasis. Kedua jenis cacing ini banyak menginfeksi orang-orang di sekitar pertambangan dan perkebunan. N. americanus dan A. duodenale hidup di rongga usus halus dengan mulut melekat pada daging dinding usus . Adapun daur hidup dari cacing ini adalah Usus manusia – cacing – telur keluar bersama feses – tempat becek – menetas – hidup lama – menempel pada kaki manusia – menembus kaki – aliran darah – jantung – paru-paru – kerongkongan – tertelan – usus manusia – cacing dewasa Di Indonesia, insiden akibat cacing tambang tinggi pada daerah pedesaan, terutama perkebunan. Infeksi cacing ini disebabkan oleh kebiasaan masyarakat desa yang BAB di tanah dan pemakaian feces sebagai pupuk. Selain lewat kaki, cacing tambang juga bisa masuk ke tubuh manusia melalui makanan yang masuk ke mulut . C acing tambang menjadi berbahaya karena dapat menyebabkan anemia pada manusia.

PowerPoint Presentation:

4. Trichinella spiralis (cacing otot) Trichinella spiralis atau disebut juga cacing otot adalah hewan dari anggota hewan tak bertulang belakang yang termasuk dalam filum Nematoda . Parasit masuk ke tubuh manusia melalui daging babi yang dimasak kurang matang. Di dalam usus manusia, larva berkembang menjadi cacing muda. Cacing muda bergerak ke otot melalui pembuluh limfa atau darah dan selanjutnya menjadi cacing dewasa. Untuk mencegah terinfeksi oleh cacing ini, daging harus dimasak sampai matang untuk mematikan cacing muda. 5. Wuchereria bancrofti (cacing filaria) Wuchereria bancrofti atau disebut juga cacing filaria. Bentuk cacing ini gilig memanjang, seperti benang maka disebut filaria . Cacing ini menyebabkan penyakit kaki gajah (elephantiasis) terlihat kaki penderita menjadi bengkak. Daur Hidup Cacing ini hidup pada pembuluh limfe di kaki. Jika terlalu banyak jumlahnya, dapat menyumbat aliran limfe sehingga kaki menjadi membengkak. Pada saat dewasa, cacing ini menghasilkan telur kemudian akan menetas menjadi anak cacing berukuran kecil yang disebut mikrofilaria . Selanjutnya, mikrofilaria beredar di dalam darah. Larva ini dapat berpindah ke peredaran darah kecil di bawah kulit. Jika pada waktu itu ada nyamuk yang menggigit, maka larva tersebut dapat menembus dinding usus nyamuk lalu masuk ke dalam otot dada nyamuk, kemudian setelah mengalami pertumbuhan, larva ini akan masuk ke alat penusuk. Jika nyamuk itu menggigit orang, maka orang itu akan tertular penyakit ini, demikian seterusnya.

Dampak terkena cacing filaria penyakit elafantis:

Dampak terkena cacing filaria penyakit elafantis

PowerPoint Presentation:

Peranan Nemathelminthes bagi kehidupan Cacing tambang merupakan salah satu jenis parasit yang paling berbahaya di daerah tropis (panas). Infeaksi Nematoda sangat dipengaruhi oleh keadaan sanitasi. Dibidang pertanian, beberapa jenis tanaman (tembakau, arbei, dan jeruk) dapat menjadi gampang terkena penyakit setelah terinfeksi nematode. Hal tersebut memberikan kesadaran baru bahwa serangan nematode mungkin merupakan penyebab dasar sebagian besar kerusakan tanaman.

PowerPoint Presentation:

E. Annelida Filum Annelida (annulus = cincin dan oidos = bentuk ) disebut juga cacing bersegmen ( beruas ) karena tubuhnya terdiri atas kumpulan segmen yang terlihat seprti cincin . Pada umumnya , mereka hidup bebas di tanah lembap atau berpasir , pohon , perairan tawar , dan perairan asin . Annelida merupakan hewan tripoblastik yang sudah memiliki rongga tubuh sejati ( hewan selomata ). Namun Annelida merupakan hewan yang struktur tubuhnya paling sederhana . Sistem Perncernaan Annelida Ekskresi dilakukan oleh organ ekskresi yang terdiri dari nefridia , nefrostom , dan nefrotor . Nefridia ( tunggal – nefridium ) merupakan organ ekskresi yang terdiri dari saluran . Nefrostom merupakan corong bersilia dalam tubuh . Nefrotor merupakan pori permukaan tubuh tempat kotoran keluar.T erdapat sepasang organ ekskresi tiap segmen tubuhnya .

PowerPoint Presentation:

Reproduksi Annelida Annelida umumnya bereproduksi secara seksual dengan pembentukan gamet. Namun ada juga yang bereproduksi secara fragmentasi, yang kemudian beregenerasi. Organ seksual annelida ada yang menjadi satu dengan individu (hermafrodit) dan ada yang terpisah pada individu lain (gonokoris).

PowerPoint Presentation:

Klasifikasi Annelida 1.Polychaeta Polychaeta (dalam bahasa yunani, poly = banyak, chaetae = rambut kaku) merupakan annelida berambut banyak. Tubuh Polychaeta dibedakan menjadi daerah kepala (prostomium) dengan mata, antena, dan sensor palpus. Polychaeta memiliki sepasang struktur seperti dayung yang disebut parapodia (tunggal = parapodium) pada setiap segmen tubuhnya. Fungsi parapodia adalah sebagai alat gerak dan mengandung pembuluh darah halus sehingga dapat berfungsi juga seperti insang untuk bernapas.

PowerPoint Presentation:

2. Oligochaeta Oligochaeta (dalam bahasa yunani, oligo = sedikit, chaetae = rambut kaku) yang merupakan annelida berambut sedikit. Contoh Oligochaeta yang paling terkenal adalah cacing tanah. Jenis cacing tanah antara lain adalah cacing tanah Amerika (Lumbricus terrestris), cacing tanah Asia (Pheretima), cacing merah (Tubifex), dan cacing tanah raksasa Australia (Digaster longmani). Cacing ini memakan oarganisme hidup yang ada di dalam tanah dengan cara menggali tanah.

PowerPoint Presentation:

3 . Hirudinea Hirudinea merupakan kelas annelida yang jenisnya sedikit . Tubuhnya pipih dengan ujung anterior dan posterior yang meruncing . Pada anterior dan posterior terdapat alat pengisap yang digunakan untuk menempel dan bergerak . Sebagian besar Hirudinea adalah hewan ektoparasit pada permukaan tubuh inangnya . Inangnya adalah vertebrata dan termasuk manusia . Hirudinea parasit hidup dengan mengisap darah inangnya , sedangkan Hirudinea bebas hidup dengan memangsa invertebrata kecil seperti siput . Contoh Hirudinea parasit adalah pacet dan lintah . Saat merobek atau membuat lubang , lintah mengeluarkan zat anestetik penghilang sakit , sehingga korbannya tidak akan menyadari adanya gigitan . Setelah ada lubang , lintah akan mengeluarkan zat anti pembekuan darah yaitu hirudin . Dengan zat tersebut lintah dapat mengisap darah sebanyak mungkin .

PowerPoint Presentation:

Peran Anelida bagi kehidupan Beberapa jenis annelida berguna sebagai bahan makanan . Cacing wawo dan palolo dapat digunakan sebagai sumber protein hewani bagi manusia . Cacing tanah mempunyai kandungan protein lebih tinggi dari daging sapi sehingga sangat baik untuk bahan pakan ternak . Cacing tanak bermanfaat untuk menyuburkan tanah pertanian . Cacing ini dapat menggemburkan lahan dan sisa metabolismnya dapat menambah unsur hara tanah . Lintah bermanfaat bagi dunia pengobatan . Pada zaman dahulu , lintah sering digunakan untuk membersihkan nanah pada luka yang telah terinfeksi . Selain itu , hirudin merupakan zat antikoagulan yang bermanfaat dalam penyimpanan darah untuk keperluan transfusi darah .

PowerPoint Presentation:

F. Mollusca Mollusca ( dalam bahasa latin , molluscus = lunak ) merupakan hewan yang bertubuh lunak . Tubuhnya lunak dilindungi oleh cangkang , meskipun ada juga yang tidak bercangkang . Kaki berfungsi untuk bergerak merayap atau menggali.Pada beberapa molluska kakinya ada yang termodifikasi menjadi tentakel yang berfungsi untuk menangkap mangsa . Mantel membentuk rongga mantel yang berisi cairan . Cairan tersebut merupakan lubang insang , lubang ekskresi , dan anus . Selain itu , mantel dapat mensekresikan bahan penyusun cangkang pada mollusca bercangkang . Sistem pencernaan mollusca Sistem pencernaan mollusca lengkap terdiri dari mulut , esofagus , lambung , usus , dan anus.Ada pula yang memiliki rahang dan lidah pada mollusca tertentu.Lidah bergigi yang melengkung kebelakang disebut radula.Radula berfungsi untuk melumat makanan.Mollusca yang hidup di air bernapas dengan insang.Sedangkan yang hidup di darat tidak memiliki insang.Pertukaran udara mollusca dilakukan di rongga mantel berpembuluh darah yang berfungsi sebagai paru-paru.Organ ekskresinya berupa seoasang nefridia yang berperan sebagai ginjal .

PowerPoint Presentation:

Reproduksi Mollusca Mollusca bereproduksi secara seksual dan masing-masing organ seksual saling terpisah pada individu lain. Fertilisasi dilakukan secara internal dan eksternal untuk menghasilkan telur. Telur berkembang menjadi larva dan berkembang lagi menjadi individu dewasa. Klasifikasi Mollusca 1.Gastropoda Gastropoda (dalam bahasa latin, gaster = perut, podos = kaki) adalah kelompok hewan yang menggunakan perut sebagai alat gerak atau kakinya. Misalnya, siput air, remis, dan bekicot. Hewan ini memiliki ciri khas berkaki lebar dan pipih pada bagian ventrel tubuhnya. Gastropoda bergerak lambat menggunakan kakinya. Gastropoda darat terdiri dari sepasang tentakel panjang dan sepasang tentakel pendek. Pada ujung tentakel panjang terdapat mata yang berfungsi untuk mengetahui gelap dan terang. Sedangkan pada tentakel pendek berfungsi sebagai alat peraba dan pembau

PowerPoint Presentation:

2. Pelecypoda Pelecypoda diidentefikasikan sebagai kerang , tiram mutiara , kerang raksasa , dan kerang hijau . Pelecypoda memiliki ciri khas , yaitu kaki berbentuk pipih seperti kapak . Kaki Pelecypoda dapat dijulurkan dan digunakan untuk melekat atau menggali pasir dan lumpur . Pelecypoda ada yang hidup menetap dan membenamkan diri di dasar perairan . Pelecypoda mampu melekat pada bebatuan , cangkang hewan lain, atau perahu karena mensekresikan zat perekat . Pelecypoda memiliki dua buah cangkang pipih yang setangkup sehingga disebut juga Bivalvia . Kedua cangkang pada bagian tengah dorsal dihubungkan oleh jaringan ikat ( ligamen ) yang berfungsi seperti engsel untuk membuka dan menutup cangkang dengan cara mengencangkan dan mengendurkan otot . Pada tiram mutiara , jika di antara mantel dan cangkangnya masuk benda asing seperti pasir , lama- kelamaan akan terbentuk mutiara . Mutiara terbentuk karena benda asing tersebut terbungkus oleh hasil sekresi palisan cangkang nakreas .

PowerPoint Presentation:

3. Cephalopoda Cephalopoda ( dalam bahasa latin , chepalo = kepala , podos = kaki) merupakan Mollusca yang memiliki kaki di kepala . Anggota Cephalopoda misalnya sotong , cumi - cumi , dan gurita . Hidup Cephalopoda seluruhnya di laut dengan merayap atau berenang di dasar laut . Makananya berupa kepiting atau invertebrata lainnya . Sebagai hewan pemangsa , hampir semua Cephalopoda bergerak cepat dengan berenang . Kebanyakan Cephalopoda memiliki organ pertahanan berupa kantong tinta . Kantong tinta berisikan cairan seperti tinta berwarna coklat atau hitam yang terletak di ventral tubuhnya . Tinta ini akan di keluarkan jika hewan ini merasa terancam dengan cara menyemburkannya . Cephalopoda memiliki kaki berupa tentakel yang berfungsi untuk menangkap mangsanya . Cephalopoda memiliki sistem saraf yang berpusat di kepalanya menyerupai otak . Untuk reproduksi hewan ini berlangsung secara seksual . Cephalopoda memiliki organ reproduksi berumah dua . Pembuahan berlangsung secra internal dan menghasilkan telur .

PowerPoint Presentation:

Umumnya mollusca menguntungkan bagi manusia , namun ada pula yang merugikan . Peran mollusca yang menguntungkan : - Sumber makanan berprotein tinggi , misalnya tiram batu , kerang , kerang hijau , sotong , cumi - cumi , remis , dan bekicot . - Perhiasan , misalnya tiram mutiara . - Hiasan dan kancing , misalnya dari cangkang tiram batu , Nautilus, dan tiram mutiara . - Bahan baku terasi , misalnya cangkang Tridacna sp. Mollusca yang merugikan bagi manusia : - Bekicot dan keong sawah yang merupakan hama dari tanaman . - Siput air adalah perantara cacing Fasciola hepatica. - Teredo navalis, merusak kerang-kerang piaran dan bangunan kapal . - Lymnea javanica sebagai inang perantara berbagai cacing fasciola hepatica .

PowerPoint Presentation:

G. Arthopoda Arthropoda ( dalam bahasa latin arthra = ruas , buku , segmen ; podos = kaki) merupakan hewan yang memiliki ciri kaki beruas , berbuku , atau bersegmen . Segmen tersebut juga terdapat pada tubuhnya . Tubuh Arthropoda bersegmen dengan jumlah segmen yang bervariasi.Pada tiap segmen tubuh tersebut terdapat sepasang kaki yang beruas . Segmen bergabung membentuk bagian tubuh , yaitu Kaput ( kepala ), toraks (dada), dan abdomen ( perut ). Ciri lain dari Arthropoda adalah adanya kutikula keras yang membentuk rangka luar ( eksoskeleton ). Eksoskeleton tersusun dari kitin yang di sekresikan oleh sel kulit . Eksoskeleton melekat pada kulit membentuk perlindungan tubuh yang kuat . Eksoskeleton terdiri dari lempengan-lempengan yang dihubungkan oleh ligamen yang fleksibel dan lunak . Eksoskeleton tidak dapat membesar mengikuti pertumbuhan tubuh . Oleh karena itu , tahap pertumbuhan Arthropoda selalu diikuti dengan pengelupasan eksoskeleton lama dan pembentukan eksoskeleton baru . Arthropoda bernapas dengan insang , trakea , atau paru-paru buku .

PowerPoint Presentation:

Sistem Pencernaan Arthopoda Sisa metabolisme berupa cairan dikeluarkan oleh organ ekskresi yang disebut saluran / tubula Malpighi, kelenjar ekskresi , atau keduanya . Reproduksi Arthropoda Sistem reproduksi Arthropoda umumnya terjadi secara seksual . Namun ada juga yang secara aseksual , yaitu dengan partenogenesis . Partenogenesis adalah pembentukan individu baru tanpa melalui fertilisasi ( pembuahan ). Individu yang dihasilkan bersifat steril . Organ reproduksi jantan dan betina pada Arthropoda terpisah , masing-masing menghasilkan gamet pada individu yang berbeda sehingga bersifat dioseus ( berumah dua ). Hasil fertilisasi berupa telur .

PowerPoint Presentation:

Klasifikasi Arthropoda 1.Arachnoidea Arachnoidea ( dalam bahasa yunani , arachno = laba - laba ) disebut juga kelompok laba - laba , meskipun anggotanya bukan laba - laba saja . Kalajengking adalah salah satu contoh kelas Arachnoidea . Arachnoidea merupakan hewan terestrial ( darat ) yang hidup secara bebas maupun parasit . Arachnoidea yang hidup bebas bersifat karnivora . 2. Myriapoda Myriapoda ( dalam bahasa yunani , myria = banyak , podos = kaki) merupakan hewan berkaki banyak . Hewan kaki seribu adalah salah satunya . Myriapoda hidup di darat pada tempat lembap , misalnya di bawah daun , batu , atau tumpukan kayu . 3. Chilopoda Kelompok hewan ini dikenal sebagai kelabang . Tubuhnya memanjang dan agak pipih . Pada kepalanya terdapat antena dan mulut dengan sepasang mandibula dan dua pasang maksila . Pada tiap segmen tubuhnya terdapat kaki dan sepasang spirakel . Pasangan pertama kaki termodifikasi menjadi alat beracun . Alat penyengat digunakan untuk menyengat musuh atau pengganggunya . Sengatannya menimbulkan bengkak dan rasa sakit .

PowerPoint Presentation:

4. Diplopoda Hewan dikenal dengan kaki seribu, meskipun jumlah kakinya bukan berjumlah seribu. Ada yang menyebutkan nama lain seperti keluwing. Tubuhnya bulat panjang. tidak memiliki cakar beracun karenanya hewan ini bersifat hebivora atau pemakan sisa organisme. Gerakkan hewan ini lambat dengan kaki yang bergerak seperti gelombang. Bila terganggu hewan ini akan menggulungkan tubuhnya dan pura-pura mati. 5. Crustacea Crustacea (dalam bahasa latinnya, crusta = kulit) memiliki kulit yang keras.Udang, lobster, dan kepiting adalah contoh kelompok ini. Umumnya hewan Crustacea merupakan hewan akuatik.

PowerPoint Presentation:

8. Insecta Insecta (dalam bahasa latin, insecti = serangga).B anyak anggota hewan ini sering kita jumpai disekitar kita, misalnya kupu-kupu, nyamuk, lalat, lebah, semut, capung, jangkrik, belalang,dan lebah.C iri khususnya adalah kakinya yang berjumlah enam buah, karena itu pula sering juga disebut hexapoda. Insecta dapat hidup di bergagai habitat, yaitu air tawar, laut dan darat. Hewan ini merupakan satu-satunya kelompok invertebrata yang dapat terbang. Insecta ada yang hidup bebas dan ada yang sebagai parasit.

PowerPoint Presentation:

Peran Arthropoda bagi manusia Berbagai jenis Arthropoda memberikan keuntungan dan kerugian bagi manusia . Peran arthropoda yang menguntungkan manusia misalnya dibidang pangan dan sandang yaitu sebagai berikut : - Sumber makanan yang mengandung protein hewani tinggi . Misalnya Udang windu , rajungan , dan udang karang . - Penghasil madu , yaitu lebah madu . - Bahan industri kain sutera , yaitu pupa kupu-kupu sutera . Sementara yang merugikan manusia anatara lain : - Vektor perantara penyakit bagi manusia . Misalnya nyamuk malaria, nyamuk demam berdarah , lalat tsetse sebagai vektor penyakit tidur , dan lalat rumah sebagai vektor penyakit tifus . - Menimbulkan gangguan pada manusia . Misalnya caplak penyebab kudis , kutu kepala , dan kutu busuk . - Hama tanaman pangan dan industri . Contohnya wereng coklat dan kumbang tanduk - Perusak makanan . Contohnya kutu gabah - Perusak produk berbahan baku alam . Contohnya rayap dan kutu buku .

PowerPoint Presentation:

H. Echinodermata Echinodermata (dalam bahasa yunani, echino = landak, derma = kulit) adalah kelompok hewan triopoblastik selomata yang memilki ciri khas adanya rangka dalam (endoskeleton) berduri yang menembus kulit. Bentuk tubuh Echinodermata ada yang seperti bintang, bulat, pipih, bulat memanjang, dan seperti tumbuhan. Sistem Pencernaan Echinodermata sistem pencernaan terdiri dari mulut, esofagus, lambung, usus, dan anus. Sistem ekskresi tidak ada. Pertukaran gas terjadi melalui insang kecil yang merupakan pemanjangan kulit. Sistem sirkulasi belum berkembang baik. Echinodermata melakukan respirasi dan makan pada selom. Sistem saraf Echinodermata terdiri dari cincin pusat saraf dan cabang saraf. Echinodermata tidak memiliki otak.

PowerPoint Presentation:

Klasifikasi Echinodermata 1.Asteroidea Asteroidea juga sering disebut bintang laut . Tubuh Asteroidea memiliki duri tumpul dan pendek . Duri tersebut ada yang termodifikasi menjadi bentuk seperti catut yang disebut Pediselaria . Fungsi pediselaria adalah untuk menangkap makanan serta melindungi permukaan tubuh dari kotoran . 2. Ophiuroidea Ophiuroidea ( dalam bahasa yunani ophio = ular ) berbentuk seperti asteroidea , namun lengannya lebih langsing dan fleksibel . Cakram pusatnya kecil dan pipih yang halus atau berduri tumpul . Contohnya adalah bintang ular . 3. Echinoidea Berbentuk bola atau pipih , tanpa lengan.E chinoidea yang berbentuk bola misalnya bulu babi dan landak laut . Permukaan tubuh hewan ini berduri panjang . Tubuhnya tertutupi oleh duri yang halus dan rapat.Durinya berfungsi untuk bergerak , menggali , dan melindungi permukaan tubuhnya dari kotoran .

PowerPoint Presentation:

4. Holothuroidea Holothuroidea dikenal dengan nama timun laut atau teripang. Hewan ini tidak berlengan dan anus terdapat pada kutub yang berlawanan dari tubuhnya. 5. Crinoidea Hewan ini berbentuk seperti tumbuhan. Crinoidea terdiri dari kelompok yang tubuhnya bertangkai dan tidak bertangkai. Kelompok yang bertangkai dikenal sebagai lili laut, sedangkan yang tidak bertangkai dikenal sebagai bintang laut. Lengannya yang berjumlah banyak mengelilingi bagian kaliks (dasar tubuh). Pada kaliks terdapat mulut dan anus.

PowerPoint Presentation:

Peran Echinodermata bagi Manusia Echinodermata dimanfaatkan oleh manusia sebagai berikut : - Makanan, misalnya telur landak laut yang banyak dikonsumsi di Jepang dan keripik timun laut yang banyak dijual di Sidoarjo, Jawa Timur. - Bahan penelitian mengenai fertilisasi dan perkembangan awal. Para ilmuwan biologi sering mengggunakan gamet dan embrio landak laut. Namun, bintang laut sering dianggap merugikan oleh pembudidaya tiram mutiara dan kerang laut karena merupakan predator hewan-hewan budidaya tersebut.

PowerPoint Presentation:

I. Chordata Chordata berasal dari bahasa Yunani. Chordata berarti tali. Jadi, Chordata berarti hewan yang mempunyai tali di bagian punggung. Klasifikasi Chordata a) Kelas Amphibia Habitat saat larva di air, saat dewasa di darat. Kulit selalu basah (berlendir). Tidak bersisik. Alat pernapasan larva dengan insang, saat dewasa dengan paru-paru. Contoh: katak hijau, katak bangkong, salamander.

PowerPoint Presentation:

b) Kelas Reptilia Bernapas dengan paru-paru. Kulit kering bersisik. Tidak berkelenjar lendir maupun kelenjar keringat. Alat gerak berupa 2 pasang kaki yang berjari-jari dan berkuku. Berkembang biak secara kawin. Fertilisasi internal. contohnya: cicak, kadal, tokek, ular, kura-kura, penyu, buaya. c) Kelas Aves Tubuh ditutupi bulu. Alat gerak bagian depan berupa sayap. Contoh: burung merpati, bangau, pelikan, ayam, dan kasuari.

PowerPoint Presentation:

d ) Kelas Mamalia Tubuh berambut . Punya kelenjar susu . Mamalia dibagi menjadi beberapa ordo : 1. Monotremata , ovipar , mengerami telur dan bila telur menetas anaknya akan menyusu pada induk . Contoh : Platyphus , Ornithorynchus ( cungur bebek ). 2. Marsupialia , hewan berkantong , vivipar . Contoh : kanguru , kuskus . 3. Chiroptera , tangan sebagai sayap . Contoh : kelelawar . 4. Insectivora , pemakan serangga , contoh : tikus cucurut ( Suncus marinus ). 5. Pholidota , tubuh bersisik , contoh : trenggiling ( Manis javanicus ). 6. Rodentia , hewan pengerat , contoh : tikus , tupai , dan landak . 7. Logomorpha , contoh : kelinci . 8. Cetacea , contoh : ikan paus . 9. Sirenia , contoh : ikan duyung . 10. Carnivora , hewan pemakan daging , contoh : harimau

PowerPoint Presentation:

11. Pinnipedia, contoh: singa laut dan anjing laut. 12. Proboscidea contoh: gajah India. 13. Perissodactyla, contoh: badak, kuda, tapir. 14. Arthrodactyla, contoh: babi, kambing, sapi, rusa, kerbau. 15. Primata dibedakan menjadi 2 subordo: a. Prosimii dibagi menjadi 3 familia : - Tupaidae, contoh tupai - Lemuridae, contoh lemur - Tarsiidae, contoh tarsius b. Arthropoidae dibagi menjadi 3 familia : - Cercopithecidae, contoh kera babon - Pongidae, contoh simpanse - Hominidae, contoh manusia.

PowerPoint Presentation:

Peran Chordata bagi Kehidupan 1.Bahan makanan Manusia membutuhkan bahan makanan dan minyak hewani untuk memperoleh energy. Bahan makanan tersebut dapat diambil dari berbagai jenis chordate, antara lain jenis ikan, ayam, sapi. 2. Bahan obat-obatan dan kesehatan Misalnya, ular dan hati ayam. Industri bioteknologi berhasil memebuat obat tidur dan penenang dari kuda laut, obat luka dan tetanus dari tempurung kura-kura, serta obat untuk memperbaiki saraf otak yang rusak dan pengurangan rasa sakit dari hati ikan buntel. Serbuk ular laut dapat digunakan untuk meningkatkan daya ingat. 3. Hama pertanian Misalnya, babi hutan, monyet, dan gajah. Meskipun begitu, sebagian besar disebabkan karena manusia telah mengambil/merebut tempat mencari makanan atau menempati jalur perjalanan alami dari hewan-hewan tersebut.

PowerPoint Presentation:

4. Pengenbangan teknologi Teknologi ruang angkasa telah menggunakan anjing dan primata sebagai bahan percobaan . 5. Hobi dan rekreasi Beberapa jenis hewan mempunyai bentuk atau kemampuan yang menarik perhatian manusia , misalnya burung pengicau , reptil , ular , dan burung merpati . Selain itu , kita dapat berekreasi di kebun binatang atau memancing ikan di laut . 6. Bahan sandang Kulit chordata telah digunakan untuk membuat berbagai produk sandang , mulai dari tas hingga pakaian . Beberapa hewan yang diambil kulitnya tersebut antara lain buaya , sapi , kambing , dan ular .

Click This:

Click This HOME

PowerPoint Presentation:

KINGDOM FUNGI

PowerPoint Presentation:

Ciri-ciri JAMUR 1. Eukarotik 2. Uniseluler / Multiseluler 3. Berkembang Biak Secara Seksual dan aseksual 4. Heterotof

Anggota Fungi mendapatkan nutrisi melalui 3 cara ::

Anggota Fungi mendapatkan nutrisi melalui 3 cara : Cara Memperoleh Nutrisi pada Fungi 1. Saprofit. Menguraikan sisa bagian makhluk hidup yang sudah mati. 2. Parasit. -> Obligat -> Fakultatif Mengambil nutrisi dari makhluk yang masih hidup. Hidup bersama makhluk hidup lainnya. 3. Simbiosis. Jamur Parasit Hifa Cacing Nematoda Malang Lichen, Simbiosis Jamur dengan Algae

PowerPoint Presentation:

Berdasarkan ada tidaknya sekat / Spta : Hifa Aseptal ( Hifa Tidak Bersepta ) Hifa Septat Uninukleus ( Hifa Berinti Tunggal) Hifa Septa Multi ( Hifa Bersepta B erinti Banyak )

Reproduksi jamur:

Reproduksi jamur -> Seksual ( Generatif ) -> Aseksual ( Vegetatif )

PowerPoint Presentation:

Klasifikasi jamur Zygomycotina Ascomycotina Basidiomycotina Deuteromycotina

PowerPoint Presentation:

1. Zygomycotina (Jamur Hitam) berciri : hidup saprofit pada makanan (roti, nasi,tempe) dan parasit (menimbulkan penyakit busuk pada ubi jalar) Tubuh terdiri atas : rhizoid, stolon dan sporangiophor Reproduksi asekual : sporangiospora Reproduksi sekual: zigospora dari peleburan dua hypha

PowerPoint Presentation:

Hal.: 162 Isi dengan Judul Halaman Terkait Siklus hidup Zygomycotina

PowerPoint Presentation:

2. Ascomycotina (Jamur Kantong) berciri : a. sebagai saprofit dimanfaatkan untuk pembuatan tempe, kecap, oncom, roti, penghasil antibiotik penisilin dan streptomisin. b. Sebagai parasit pada manusia , tumbuhan dan hewan. Contoh epitel mulut (sacharomycosis) dan penyakit paru- paru (aspergilosis) c. Bersimbiose dengan ganggang biru membentuk lumut kerak

Siklus hidup Ascomycotina:

Siklus hidup Ascomycotina Campbel, 2005

PowerPoint Presentation:

3. Basidiomycotina ( Jamur Gada ) berciri : a. makroskopik b. banyak ditemukan pada pohon atau tanah c. tubuhnya seperti payung d. ada yang dibudidayakan , ada juga beracun e. reproduksi seksual ( menghasilkan spora ) dan aseksual ( konidia ) Contoh - contoh ( basidiomycotina ), Vulvoriella vulvaceae ( jamur merang ), Auricularia polytricha ( jamur kuping ), Pleurotes ( jamur kayu )

PowerPoint Presentation:

Hal.: 166 Isi dengan Judul Halaman Terkait Struktur Tubuh Basidiomycotina

PowerPoint Presentation:

Siklus Hidup Basidiomycotina

PowerPoint Presentation:

4.Deuteromycotina (jamur tidak tentu). Bila diketahui menghasilkan askus digolongkan askomycotina dan bila menghasilkan basidium maka digolongkan basidyomycotina . Contohnya : 1. Tinea versicolor (penyebab panu) 2. Epidermophytol flocossom (penyebab penyakit kaki atlit) 3. Aspergillus fumigatus (penyebab infeksi saluran pernapasan manusia)

PowerPoint Presentation:

Peranan Jamur a. Sebagai Sumber bahan makanan b. Menghasilkan zat antibiotik dan obat-obatan c. Membantu proses pembuatan makanan d. Menghasilkan protein sel tunggal Kerugian Jamur a. Menghasilkan zat kima / Racun b. Menimbulkan penyakit pada manusia dan hewan c. Sebagai Parasit Pada Tanaman

Click This:

Click This Hal.: 170 Isi dengan Judul Halaman Terkait HOME