Pengembangan insan kreatif Indonesia

Views:
 
Category: Education
     
 

Presentation Description

suggestions to develop creative people thru entrepreneurship oriented education

Comments

Presentation Transcript

Strategi Pengembangan Insan Kreatif dan Kewirausahaan di Perguruan Tinggi : 

Strategi Pengembangan Insan Kreatif dan Kewirausahaan di Perguruan Tinggi Konvensi Pekan Produk Kreatif Indonesia - 25 Juni 2009 Jakarta Convention Centre Togar M. Simatupang Sekolah Bisnis dan Manajemen Institut Teknologi Bandung

Kilasan : 

Kilasan Kreativitas dan Inovasi Insan Kreatif Kewirausahaan Kreatif Permasalahan Kita Strategi Pengembangan Insan Kreatif: Peran Pendidikan Pendekatan Pengembangan Kewirausahaan Kreatif Agenda Pendidikan Berorientasi Kewirausahaan Kreatif Akuntabilitas Peran Perguruan Tinggi Studi Kasus: Sekolah Bisnis dan Manajemen ITB 2

Kreativitas dan Inovasi : 

Kreativitas dan Inovasi KREATIVITAS: Ide-ide INOVASI PRODUKTIVITAS Nilai Produk atau Jasa Kreatif Kebutuhan 3

Insan Kreatif : 

Insan Kreatif Orang yang mempunyai kapasitas kreatif yang mampu menggunakan bakat-bakatnya dalam menghasilkan produk dan jasa kreatif Orang yang mampu mengubah gagasan-gagasannya menjadi sumber mata pencarian Kata kunci: bakat  inovasi  jasa/produk kreatif  sumber mata pencarian 4

Insan Kreatif : 

Insan Kreatif Insan Kreatif RUANG Kreatif Kualitas Hidup Produk KREATIF Lembaga, Nilai-nilai, Peristiwa, Komunitas, Lingkungan Kreatif Kesejahteraan, keadilan sosial Inovasi , Estetika, Kewirausahaan Berbakat, Terampil , Berdaya saing 5

Kewirausahaan Kreatif : 

Kewirausahaan Kreatif Akrab dengan seluk beluk bisnis kreatif Terampil mengenal dan menangkap peluang bisnis kreatif Terampil mewujudkan rencana bisnis kreatif Melakukan inovasi nilai tambah 6

Permasalahan Kita : 

Permasalahan Kita Keterbelakangan dalam pendidikan dan penguasaan pengetahuan Industri kecil dan menengah yang tidak berkembang Pendidikan menjadi bagian masalah penggangguran. Pada tahun 2008 ini, sebanyak 4,5 juta dari 9,4 juta orang pengangguran berasal dari lulusan SMA, SMK, program Diploma, dan Universitas. Pendidikan yang terkotak-kotak 7

Mengapa? : 

Mengapa? Pendidikan menjadi pabrik yang menghasilkan manusia pekerja Pertumbuhan industri terbatas dalam menyerap tenaga kerja 8

Apakah solusinya? : 

Apakah solusinya? Pendidikan berorientasi pada kompetensi dengan prinsip jaringan dan aplikasi (link and match) plus pelayanan karir (career service): perubahan paradigma pendidikan dari orientasi jumlah pasokan (supply minded) menjadi kebutuhan (demand minded) (Wardiman Djojonegoro, Menteri Pendidikan dan Kebudayaan 1993-1998 ). Pendidikan berorientasi pada kewirausahaan (entrepreneurial education) 9

Keterkaitan antara dunia industri dan pendidikan : 

Keterkaitan antara dunia industri dan pendidikan Kualifikasi pendidikan pas dengan kompetensi kerja Perlu jejaring kerjasama antara lembaga bisnis + lembaga pendidikan + lembaga pemerintah Jepang: program magang di industri Jerman: KADIN turut menyusun kurikulum dan menyediakan tempat magang untuk pendidikan kejuruan Jumlah lulusan selalu lebih besar dari pasar tenaga kerja 10

Tujuan Pendidikan Kewirausahaan Kreatif : 

Tujuan Pendidikan Kewirausahaan Kreatif Menyediakan kesempatan kepada semua peserta didik untuk belajar, mengembangkan bakat, dan berprestasi Mendorong pengembangan karakter kewirausahaan: keunggulan, kepeloporan, kejuangan, dan pengabdian Mempersiapkan semua peserta didik terhadap kesempatan, tanggung-jawab, dan pengalaman hidup 11

Penciptaan Ruang Inovasi : 

Penciptaan Ruang Inovasi Kreasi Belajar Berkolaborasi 12 Teknologi Bisnis Sains Seni Kerekayasaan

Ragam Pendekatan Pembelajaran Berwirausaha (entrepreneurial learning) di Perguruan Tinggi : 

Ragam Pendekatan Pembelajaran Berwirausaha (entrepreneurial learning) di Perguruan Tinggi 13

Pemegang kepentingan : 

Pemegang kepentingan Cita-cita bersama: Kepemimpinan mandiri untuk berinovasi Komunitas Kreatif  pelatih, mentor Bisnis Kreatif  Magang, mentor, eksperimen Pemerintah  Koordinator, fasilitator, regulator Pendidikan  Akselelator dan katalisator 14

Contoh Komunitas Inovasi : 

Contoh Komunitas Inovasi 15

Agenda Pendidikan Berorientasi Kewirausahaan Kreatif : 

Agenda Pendidikan Berorientasi Kewirausahaan Kreatif Memberikan pendidikan kreatif pada anak-anak untuk mengembangkan individu kreatif: program pengenalan bakat sejak dini Memberikan keterampilan untuk mengembangkan bakat menjadi insan pekerja kreatif: program pemagangan atau pendampingan pada industri kreatif Mengembangkan riset inovasi dan teknologi: program R&D dan inovasi teknologi dalam mendukung industri kreatif Membantu bertumbuh kembangnya industri kreatif dan komunitas kreatif: program konsultasi, pelatihan, inkubator, dan pembiayaan Mengembangkan kurikulum yang inklusif: program studi yang terbuka dengan disiplin ilmu lain (trans-disiplin) Mengembangkan universitas sebagai simpul inovasi: program pengembangan komunitas inovasi 16

Akuntabilitas Peran Perguruan Tinggi : 

Akuntabilitas Peran Perguruan Tinggi Pemikat dan pengembang insan berbakat Pemasok pengetahuan bukan hanya teknologi saja Pengembang akumulasi pengetahuan formal dan juga informal – teknis dan siapa – jejaring dan pengembangan kelembagaan Fasilitator pembelajaran pada berbagai tingkatan Penyumbang pada pemerintah lokal dan strategi pembelajaran yang cocok dengan potensi daerah Penyumbang tindakan komunitas dan pengembangan sosial dan budaya lokal Penyumbang pemikiran terhadap pembangunan berkelanjutan lokal Pembentuk terbinanya kualitas hidup masyarakat lokal 17

Studi Kasus: E-Track : 

E-Track Sekolah Bisnis dan Manajemen Institut Teknologi Bandung Studi Kasus: E-Track 18

Visi SBM ITB : 

Visi SBM ITB Menjadi institusi kelas dunia yang menginspirasi dan mengembangkan pemimpin-pemimpin baru yang berjiwa wirausaha. 19

Tubuh Pengetahuan SBM ITB : 

Tubuh Pengetahuan SBM ITB 20

Kompetensi Sarjana Manajemen : 

Kompetensi Sarjana Manajemen LEADERSHIP ENTREPRENEURSHIP ACHIEVEMENT ORIENTATION PERSEVERANCE SOCIAL AWARENESS CREATIVE DECISION MAKING 21

Slide 22: 

1 Developing Soft Skills Integrative Business Experience (IBE) Mastery of Managerial Knowledge Developing Business Skills Functional Specialization First Year (Fundamental) Second Year (Building) Third Year (Specializing) Out-Bound Training Orientation Study Skill Training Management Study Program Fourth Year (Entrepreneurial) Intrapreneurship Entrepreneurship (e-Track) Biz Planning Biz Running

Profil Mahasiswa Sarjana Manajemen : 

Profil Mahasiswa Sarjana Manajemen 23 1:7 1:6,2 1:3,5 1:3 86% 86% 1:2,8

Profil Lulusan Sarjana Manajemen Tahun Masuk 2004 dan 2005 : 

Profil Lulusan Sarjana Manajemen Tahun Masuk 2004 dan 2005 24 (22,3%) (10%)

Inovasi Pembelajaran Kewirausahaan : 

Inovasi Pembelajaran Kewirausahaan Kurikulum Awal: 2003-sekarang Integrative Business Experience (IBE) Jalur Baru: 2008-sekarang E-Track 25 The Best Ideas 2005 versi Majalah Swa

Konsep: ITB : 

Konsep: ITB Inovasi, Tumbuh, Berkembang 26

Pentahapan(milestones): : 

Pentahapan(milestones): Intensi Strategis: Imajinasi Proses Penyaringan Pembekalan Rencana Bisnis dan E-Club: Strategi Pelaksanaan dan Pendampingan: Bekerja dalam Tim Tumbuh dan Berkembang 27

Profil Mahasiswa E-Track : 

Profil Mahasiswa E-Track Argo Priandhiko Pupuk Organik Plus sebagai fasilitasi CSR bekerjasama dengan Burangrang Conservation Society Ariani Dwijayanti Human Development Community dengan menyediakan pelatihan (talent scouting, character building, dan achievement motivation) Kania Kintani Kafe Coklat M. Bagus Aminullah Sporting Apparel Marselinus Rahendra Promotor Musik 28

Strategic Intent : 

Strategic Intent This track is intended for students who want to start and run a business while they are at school. For SBM students, it is part of the 4-year undergraduate program, which includes the whole last year for only running and developing a real business. 29

Screening Process : 

Screening Process Students entering this e -Track program will be carefully selected based on their readiness in terms of individual and team quality, business opportunity, idea and concept, and resource availability. 30

e-Track Courses : 

e-Track Courses No lecturing class. Hooray!!! Mentorship Milestones planning Courses follow business life cycle SBM students must take all five courses Other ITB students may take three (*) courses. 31

e-Track Courses : 

e-Track Courses The five 3-credit-hour courses offered in the e–Track are: MB 4042 – Innovation Practice (semester 1, year 3) MB 4043 – Business Planning* (semester 2, year 3) MB 4044 – Business Initiation (short semester, year 3) MB 4045 – Managing Start Up Business* (semester 1, year 4) MB 4046 – Growing Business* (semester 2, year 4) 32

Career Opportunity : 

Career Opportunity Simply, being an Entrepreneur! Or alternatively, being a Jobs Creator! 33

Research Topics : 

Research Topics Topics for students’ final projects will certainly be related to her/his endeavor in creating, planning, running, and growing her/his own business. 34

Description of Courses : 

Description of Courses MB 4042 – Innovation Practice Objectives: Develop students’ entrepreneurial characters, skills, and capabilities. Develop networks with potential business partners. Experience the nature of small business and be aware of the nitty-gritty of creating a new venture. Identify or create business opportunities, ideas, and concepts. Short Description: Students will be actively involved in entrepreneurial activities, such as SME and entrepreneurship development, field studies at R&D facilities, and internship at a small business or to an entrepreneur. 35

Description of Courses (cont’d) : 

Description of Courses (cont’d) MB 4043 – Business Planning Objective: Prepare a business plan which might include an assessment of business idea, creation of a business model, assessment of the market, competition, and risks, setting up the entrepreneurial team, milestones planning, operations plan, and financial plan. Short Description: Students will be actively planning their own business. The planning might include activities such as product development, market surveys, finding business partners, selection of suppliers, choosing business location, and obtaining financial resources. 36

Description of Courses (cont’d) : 

Description of Courses (cont’d) MB 4044 – Business Initiation Short Description: Ready - Get Set - Go! The objective of this course is for students to start realizing their business plan and finally launch their new venture. Students are expected to plan and organize the launching of the business to the market. Other related programs could be designed to make the launching successful. 37

Description of Courses (cont’d) : 

Description of Courses (cont’d) MB 4045 – Managing Start Up Business Short Description: You’re on your own! The objective of this course is for students to manage their own start up business. The newborn business is on students’ hands for its survival. Students must exercise all of their brain and muscles trying to make the business survived and possibly growing in this early stage. 38

Description of Courses (cont’d) : 

Description of Courses (cont’d) MB 4046 – Growing Business Short Description: Up, Up, and Away! The objective of this course is for students to continue the early stage of the business to possibly grow and achieve a more stable condition. At this stage, students are expected to make some adjustments, revise the plan, and build systems needed whenever a business getting bigger. 39

Slide 40: 

Terima Kasih Acknowledgements: Sebagian materi merupakan hasil diskusi dengan Dr. Dwi Larso sebagai inisiator E-Track SBM ITB, Dr. Mursyid Hasan Basri sebagai Ketua Program Studi Sarjana Manajemen ITB, dan Prof. Surna Tjahja Djajadiningrat sebagai Dekan SBM ITB. 40