PPT MULTIKULTURAL

Views:
 
Category: Education
     
 

Presentation Description

No description available.

Comments

Presentation Transcript

Assalamualaikum Wr.wb:

Assalamualaikum Wr.wb

Makna bahasa DI TENGAH-TENGAH KEMAJEMUKAN:

Makna bahasa DI TENGAH-TENGAH KEMAJEMUKAN Nama Dosen : EkoDigdoyo,S.p.d.,M.Hum . Nama Kelompok : Adithia Ariestha Andri Pribadi Goan Syaripah Linda Dwi Hijriyanti Nurhidayati Rini Novianti

Pengertian masyarakat majemuk:

Pengertian masyarakat majemuk Masyarakat majemuk adalah kelompok manusia yang telah lama bertempat tinggal disuatu daerah yang tertentu dan memilki aturan bersama untuk mencapai tujuan bersama yaitu mencapai kesejahteraan . Masyarakat di Indonesia terdiri dari memilki latar belakang yang berbeda-beda baik dari segi kultur ( budaya ), letak geografis ( tempat ), maupun sikap dari masing-masing individu . Oleh karena itu , masyarakat Indonesia dikatakan masyarakat yang majemuk .

B. Masyarakat Majemuk &Jati Diri Bangsa:

B. Masyarakat Majemuk & Jati Diri Bangsa ketika bangsa ini menjelang dan pascakemerdekaan dipraktekkan secara konkret oleh masyarakat Indonesia. Terjadinya aneka perbedaan tersebut seolah justru menjadi lem perekat untuk membentuk kesatuan bangsa dan negara . Terjadinya peristiwa Soempah Pemoeda tahun 1928 yang didalamnya terdapat persatuan pemuda dari Jawa ( Jong Java), persatuan pemuda dari Sumatra ( Jong Sumatra), persatuan pemuda dari Sulawesi ( Jong Selebes ), dsb , merupakan cermin bersatu padunya para pemuda dari berbagai suku bangsa untuk mencapai cita-cita bersama .

lanjutan:

lanjutan Pada sisi lain diproklamasikannya kemerdekaan Republik Indonesia oleh Soekarno ( Jawa ) dan Bung Hatta (Sumatera) di samping secara konstitusional merupakan wakil dari bangsa Indonesia akan tetapi secara kultural merupakan simbol wakil dari suku-suku bangsa yang ada di negara kepulauan ini dalam menyatakan kemerdekaannya . Hal ini merupakan praktek dari semangat bhinneka tunggal ika yang diimplementasikan dalam berbangsa dan bernegara . Di samping kemajemukan budaya , bangsa Indonesia memiliki jati diri yang bersifat khas .

C. Karakteristik Masyarakat Majemuk:

C. Karakteristik Masyarakat Majemuk Menurut Pierre L. Van den Berghe , menyebutkan beberapa karakteristik ( sifat-sifat dasar ) dari suatu masyarakat majemuk : Terjadinya segmentasi ke dalam bentuk kelompok-kelompok yang seringkali memiliki sub- kebudayaan yang berbeda satu sama lain. Memiliki struktur sosial yang terbagi-bagi ke dalam lembaga-lembaga yang bersifat non komplementer . Kurang mengembangkan konsensus diantara kelompok yang satu dengan kelompok yang lain, serta Adanya dominasi politik oleh suatu kelompok atas kelompok-kelompok yang lain ( atau dengan kata lain tidak adanya kehendak bersama -common will)

Pemertahanan bahasa Indonesia di tengah kemajemukan:

Pemertahanan bahasa Indonesia di tengah kemajemukan Bahasa pada dasarnya tidak dapat dilepaskan dari konteks sosial budaya masyarakat penuturnya karena selain merupakan fenomena sosial , bahasa juga merupakan fenomena budaya . Sebagai fenomena sosial , bahasa merupakan suatu bentuk perilaku sosial yang digunakan sebagai sarana komunikasi . Oleh karena itu , berbagai faktor sosial yang berlaku dalam komunikasi , seperti hubungan peran di antara peserta komunikasi , tempat komunikasi berlangsung , tujuan komunikasi , situasi komunikasi , status sosial , pendidikan , usia , dan jenis kelamin peserta komunikasi , juga berpengaruh dalam penggunaan bahasa . Sementara itu , sebagai fenomena budaya , bahasa selain merupakan salah satu unsur budaya , juga merupakan sarana untuk mengekspresikan nilai-nilai budaya masyarakat penuturnya . Atas dasar itu , pemahaman terhadap unsur-unsur budaya suatu masyarakat di samping terhadap berbagai unsur sosial yang telah disebutkan di atas merupakan hal yang sangat penting dalam mempelajari suatu bahasa .

Lanjutan :

Lanjutan Sebagian besar penyebab perbedaan bahasa ini adalah adanya perbedaan struktur kebahasaan di setiap daerah . Struktur inilah yang terkadang menyebabkan kesalahpahaman dalam berbahasa . Kesalahpahaman dalam berbahasa juga dapat disebabkan karena adanya perbedaan cara pengucapan , logat , dan nada bicara . Maka dari itu seharusnya Pemerintah membuat suatu program yang mengajarkan bahasa Indonesia yang baik dan benar untuk digunakan berkomunikasi dalam kehidupan masyarakat nasional . Hal ini akan memberikan sebuah kontribusi yang baik untuk mangatasi kesalahpahaman bahasa yang terjadi di Indonesia, serta akan terjalin sebuah komunikasi yang baik antar warga Negara Indonesia.

Dukungan Politik untuk Bahasa indonesia dalam kemajemukan:

Dukungan Politik untuk Bahasa indonesia dalam kemajemuka n Dukungan politis terhadap perkembangan dan pengindonesiaan sejumlah istilah asing dalam bahasa Indonesia secara hierarki seperti dalam Sumpah Pemuda 1928. Peran dan kedudukan bahasa Indonesia semasa era Sumpah Pemuda 1928 dikenal sebagai bahasa pemersatu dan alat perjuangan nasional saat itu . Kemudian diperkuat oleh konstitusi , dalam UUD 1945 Bab XV pasal 36 menyatakan bahwa bahasa negara adalah bahasa Indonesia. Sebagai bahasa nasional , bahasa Indonesia menjalankan tugas sebagai (1) Lambang kebanggaan negara ; (2) Lambang identitas nasional ; (3) Alat perhubungan antar warga , antardaerah , dan antarbudaya ; (4) Alat untuk menyatukan berbagai suku bangsa dengan latar belakang sosial budaya dan bahasanya masing-masing . Dalam kedudukan sebagai bahasa negara , bahasa Indonesia berperan sebagai : (1) Bahasa resmi kenegaraan ; (2) Bahasa pengantar di dunia pendidikan ; (3) Alat perhubungan pada tingkat nasional untuk kepentingan perencanaan dan pelaksanaan pembangunan ; (4) Alat pengembangan kebudayaan , ilmu pengetahuan , dan teknologi .

d. Pengertian Seni :

d. Pengertian Seni a. Ensiklopedia Indonesia : Seni adalah penciptaan benda atau segala hal yang karena kendahan bentuknya , orang senang melihat dan mendengar b. Aristoteles : seni adalah kemampuan membuat sesuatu dalam hubungannya dengan upaya mencapai suatu tujuan yang telah ditentukan oleh gagasan tertentu , c. Ki Hajar Dewantara : seni adalah indah , menurutnya seni adalah segala perbuatan manusia yang timbul dan hidup perasaannya dan bersifat indah hingga dapat menggerakkan jiwa perasaan manusia lainnya ,

* Ciri-ciri khas yang menggambarkan seni kebudayaan DI Tengah-TENGAH MASYARAKAT MAJEMUK :

* Ciri-ciri khas yang menggambarkan seni kebudayaan DI Tengah-TENGAH MASYARAKAT MAJEMUK a. Rumah adat daerah yang berbeda satu dengan daerah lainnya . b. Alat musik di setiap daerah pun berbeda dengan alat musik di daerah lainnya . c. Seni Tari Yang bermacam disetiap daerahnya . d. Kriya ragam hias dengan motif-motif tradisional , dan batik yang sangat beragam dari daerah tertentu . e. Properti Kesenian f. Pakaian Daerah. Setiap propinsi memiliki kesenian , pakaian dan benda seni yang berbeda antara satu daerah dengan daerah lainnya . g. Benda Seni . Karya seni yang tidak dapat dihitung ragamnya .

kebudayaan seni ditengah-tengah kemajemukan:

kebudayaan seni ditengah-tengah kemajemukan Di Bali adalah adat istiadat Ngaben . Ngaben adalah upacara pembakaran mayat , khususnya oleh mereka yang beragama Hindu, dimana Hindu adalah agama mayoritas di Pulau Seribu Pura ini . Suku Dayak di Kalimantan mengenal tradisi penandaan tubuh melalui tindik di daun telinga . Tak sembarangan orang bisa menindik diri hanya pemimpin suku atau panglima perang yang mengenakan tindik di kuping , sedangkan kaum wanita Dayak menggunakan anting-anting pemberat untuk memperbesar daun telinga , menurut kepercayaan mereka , semakin besar pelebaran lubang daun telinga semakin cantik , dan semakin tinggi status sosialnya di masyarakat .

Wassalamualaikum wr.w.b :

Wassalamualaikum wr.w.b