Makna Lingkungan Hidup

Views:
 
     
 

Presentation Description

Membahas tentang makna lingkungan hidup mulai dari tempat, penghuni, hingga interaksinya

Comments

Presentation Transcript

PowerPoint Presentation: 

Bab 4 Makna Lingkungan Hidup Dianti Putri Yuliani Indah Permatasari Nurmellyta Tri Hartati Septiriana sari PGSD

PowerPoint Presentation: 

Lingkungan, di Indonesia sering juga disebut “lingkungan hidup". Dalam Undang-Undang no. 23 tahun 1997 tentang Pengelolaan Lingkungan Hidup , definisi Lingkungan Hidup adalah kesatuan ruang dengan semua benda, daya, keadaan, dan makhluk hidup, termasuk manusia, dan perilakunya, yang memengaruhi kelangsungan perikehidupan dan kesejahteraan manusia serta makhluk hidup lain. Makna Lingkungan Hidup

PowerPoint Presentation: 

Untuk memahami lebih mendasar makna lingkungan hidup sebagai suatu sistem. Terlebih dahulu dimulai dengan pengertian kata demi kata berdasarkan arti “Lingkungan Hidup” dalam UU No.23 Tahun 1997. 1. Ruang 2. Benda 3. Keadaan tatanan alam 4. Daya, peluang dan tantangan 5. Makhluk hidup (penganda insani) 6. Perilaku Makhluk hidup 7. Kelangsungan peri kehidupan 8. Kesejahteraan Makhluk hidup

PowerPoint Presentation: 

1. Ruang Ruang yang dihuni manusia adalah alam atau daratan yang luasnya ± 29% dari seluruh luas permukaan bumi. Selebihnya 71% adalah lautan. Penduduk yang menghuninya berjumlah lebih dari 6,5 miliar jiwa, di antaranya Bangsa Indonesia, lebih dari 217 juta merupakan 3% dari penduduk di Bumi yang menghuni hanya 1,3% dari luas daratan. Jadi ruang yang dihuni Bangsa Indonesia termasuk yang cukup padat penduduknya. 2. Benda Benda adalah pengada ragawi nirhidup (abiota) yang sering salah disebut sebagai benda mati, karena sesuatu yang mati tentulah sebelumnya pernah hidup, sedangkan benda nirhidup benda yang memang tidak pernah hidup. Benda dapat dipilah-pilah sebagai benda padat, cair dan gas.

PowerPoint Presentation: 

3 . Keadaan , Tatanan Alam 1. Alogenik Keadaan atau tatanan alam terbentuk karena dua hal : Keadaan yang dimaksud adalah tatanan lingkungan hidup , yakni apa yang dialami makhluk hidup . 2 . Autogenik

PowerPoint Presentation: 

1. Alogenik Alogenik adalah keadaan alam yang terjadi karena dinamika dalam alam

PowerPoint Presentation: 

Dari 129 gunung api di Indonesia atau 13 persen dari seluruh gunung api di dunia , terbentang dari pulau Sumatera menyusuri pulau Jawa kemudian menyeberang ke Bali, Nusa Tenggara hingga bagian timur Maluku dan berbelok ke utara pulau Sulawesi. Atau melingkari Kepulauan Indonesia sehingga dikenal dengan sebutan lingkaran api ( The Ring of Fire ) Indonesia, atau jalur tektonik Indonesia . Itulah salah satu penyebab Indonesia memiliki tatanan alam yang indah dan beraneka ragam .

PowerPoint Presentation: 

2 . Autogenik Autogenik adalah keadaan alam yang terjadi karena perbuatan makhluk hidup

PowerPoint Presentation: 

Di samping itu juga perlu dipahami bahwa ada di antara tatanan alogenik yang dapat dipengaruhi juga oleh perilaku autogenik , khususnya oleh manusia Contohnya banjir dan tanah longsor yang terjadi karena penebangan hutan .

PowerPoint Presentation: 

4. Daya , Peluang dan Tantangan Artinya , bagaimana kemampuan yang ada pada manusia digunakan dalam menghadapai tantangan serta peluang untuk melakukan sesuatu yang bermakna dalam kehidupan . Peluang ini juga merupakan kewajiban dan tugas manusia dalam masyarakat sesuai dengan manfaat dan kebutuhan .

PowerPoint Presentation: 

Kemampuan kita untuk mengerti dan memahami sesuatu , apa yang ada , dan apa yang sebenarnya kita butuhkan . Faktor yang menentukan tersedianya peluang antara lain : Memahami sumber daya alam yang ada , termasuk potensi dan keadaannya . Untuk itulah manusia perlu menjalani proses pendidikan dan penelitian tanpa henti untuk meningkatkan daya dalam mempergunakan peluang untuk menghadapi tantangan yang ada di sekitar kita setiap harinya .

PowerPoint Presentation: 

Contohnya pertambangan . Dengan daya yang dimiliki manusia , peluang bahan tambang yang tersimpan di perut bumi bisa dieksplorasi untuk memenuhi tantangan kebutuhan barang tambang bagi industri pertambangan .

PowerPoint Presentation: 

Tanaman ilalang yang menganggu bisa dimanfaatkan dengan menggunakan daya kreatifitas manusia . Tantangan untuk pemberantasan yang beralih ke cara pengendalian , akhirnya diketahui bahwa sebenarnya ada peluang menguntungkan dari kehadiran ilalang tersebut .

PowerPoint Presentation: 

5. Pengada Insani (Biota) Makhluk hidup adalah pengada insani (biota) yang terutama menunjukan perwujudan atau gejala adanya kehidupan. S ebenarnya kehidupan itu juga terwujud dengan adanya hubungan timbal balik atau ketergantungannya dengan pengada ragawi, baik benda, materi, air, udara, panas, sinar, cahaya, dan seterusnya. Perkembangbiakan makhluk hidup juga berlangsung melalui proses yang berbeda-beda. Perkembangbiakan juga dibagi dua, yaitu secara generatif dan vegetatif.

PowerPoint Presentation: 

6. Perilaku Makhluk Hidup Perilaku makhluk hidup berbeda-beda menurut kelompok dan keberadaannya dalam kelompoknya. Makhluk hidup selain manusia menunjukkan perilaku yang mengikuti tatanan alam yang sewajarnya . a. Makhluk Hidup Lain b. Perilaku Manusia

PowerPoint Presentation: 

a. Perilaku Makhluk Hidup Lain Semua makhluk hidup yang ada mempunyai makna yang berbeda-beda, beranekaragam, isi mengisi dan saling melengkapi sebagai suatu keutuhan sistem. Pada umumnya semuanya menghasilkan suatu keindahan ( amenity ) dan akhirnya secara sosial kita sepakati akan adanya nilai (bukan harganya) keindahan itu .

PowerPoint Presentation: 

b . Perilaku Manusia Pada mulanya perilaku manusia yang hidup serasi dengan Alam, disekitar atau dalam hutan serta di perdesaan wajar-wajar saja. Tetapi setelah kehidupan mulai mengalami berbagai masalah dan kesulitan, muncullah perilaku yang kurang wajar. Hal ini disebabkan karena tuntutan dasar untuk bertahan hidup walaupun harus melupakan kearifan kita sebagai manusia terhadap makhluk Tuhan yang lain. Penangkapan harimau secara ilegal Eksploitasi monyot, dimanfaatkan untuk pertunjukan topeng monyet

7. KELANGSUNGAN PERI KEHIDUPAN : 

7 . KELANGSUNGAN PERI KEHIDUPAN Kelangsungan peri kehidupan di Bumi ini tidak mudah untuk diperkirakan . Berbagai keanekaragaman fa k tor , keadaan , daya , dan waktu sangat menentukan apa wujud dari kelangsungan peri kehidupan . Keadaan atau tatanan Alam yang sangat besar pengaruhnya dalam kehidupan , masih terlalu terbatas , untu k dapat kita ketahui s e perti g u nung , letusan gunung berapi , tsunami dan lain sebagainya dinamika tatanan itu harus dapat di manfaatkan untuk menyelamatkan kelangsungan peri kehidupan kita . Lingkungan hidup bukan sekadar alam sekitar, karena kita berada di dalamnya. Kalau hidup kita bermakna, di mana kita bersikap dan berprilaku sebaik mungkin, tidak mungkin terjadi atau pun kerusakan lingkungan; karena rusaknya lingkungan berarti juga rusaknya makna hidup kita.

7.1 Daur kehidupan: 

7.1 D aur kehidupan Dengan memahami daur kehidupan yang terjadi dan upaya penyesuaian diri dengan fenomena yang terjadi , berbagai resiko kehidupan dapat kita tanggapi secara lebih arif dan bijaksana. Misalnya saja hubungan antara makhluk hidup yang memisahkan kelompok autotrof dan heterotrof . 7 .2 Daur Hidup Lain Fenomena unik dimana hubungan antara tumbuhan dan hewan dapat berlangsung saling menguntungkan, tetapi juga dapat mematikan, yang maknanya adalah kearah pengaturan keseimbangan populasi antarjenis makhluk hidup.

Contoh daur kehidupan: 

Contoh daur kehidupan

Contoh daur hidup lain : 

Contoh daur hidup lain Gambar 43. Di belantara topik Sumatera, Malaysia dan sekitarnya terdapat Nepenthes gymnosphora (A) yang mendapatkan sebagian bahan metabolisme dari serangga yang jatuh ke dalam bunga untuk kemudian menagkap dan mencernakannya, sedangkan raflesia arnoldi dengan baunya yang menarik datangnya serangga yang merupakan polinator sebagai penyerbuk bunga Raflesia (B). Hal yang sama juga terjadi pada penyerbukan bunga bangkai (amorphophallus titanum) (C) A B C

8.1 Kesejahteraan manusia: 

8.1 K esejahteraan manusia Kesejahteraan manusia tidak hanya kebutuhan dasar fisiologi seperti makan , minum , bernapas dan sebagainya , disamping itu juga terdapat kebutuhan fisik untuk mendapatkan ketentraman hidup diri dari gangguan keamananan . Manusia juga mempunyai kebutuhan dasar psikologi , yakni sikap lahir pribadi jati diri atau egoism e ( self - personal esteem ) yang merupakan kepercayaan diri . Manusia juga memerlukan hubungan kekerabatan dan kemitraan antar sesam a manusia , yang menuntut sikap saling menghormati (interpersonal esteem) dalam keluarga , dalam pergaulan dan dalam kehidupan bermasyarakat . Sedangkan kesejahteraan batin termasuk yang bersifat keagamaan , keyakinan , moral, dan etika . 8. Kesejahteraan Makhluk Hidup

Tingkat Kualiatas hidup manusia yang dapat diukur sebagai berikut : : 

T ingkat K ualiatas hidup manusia yang dapat diukur sebagai berikut : 1. Harapan usia , pada waktu dilahirkan setiap individu mempunyai harapan untuk mencapai tahapan usia . Ada yang meninggal langsung waktu dilahirkan , ada yang meninggal pada umur balita ( bawah umur lima tahun ), ada pula yang remaja , dewasa dan lansia . 2. Kualitas hidup manus ia sebagian besar tersebut di atas adalah berkar dari perilaku manusia ditambah resiko karena kecenderungan menurunnya kualitas lingkungan , baik daya dukung maupun daya tampungnya .

Kesenjangan antara perumahan kumuh keluarga miskin yang tinggal dirumah sangat sederhana sekali (A) yang kerap kali tergusur oleh rumah mewah yang merupakan gambaran timpananganya keadilan (B)   : 

Kesenjangan antara perumahan kumuh keluarga miskin yang tinggal dirumah sangat sederhana sekali (A) yang kerap kali tergusur oleh rumah mewah yang merupakan gambaran timpananganya keadilan (B) Dalam gambaran hidup bermasyarakat timbul pula kesenjangan antara masyarakat “ kumuh ” dengan masyarakat “ mewah ”. A B

Kesenjangan sosial yang terjadi di Jakarta pada umumnya, dimana anatara yang miskin dan yang kecukupan terlihat di sepanjang hari. Hal ini jelas menyangkut masalah pendidikan, peluan dan kebijakan, ketenaga kerjaan serta keadilan sosial: 

Kesenjangan sosial yang terjadi di Jakarta pada umumnya , dimana anatara yang miskin dan yang kecukupan terlihat di sepanjang hari . Hal ini jelas menyangkut masalah pendidikan , peluan dan kebijakan , ketena g a kerjaan serta keadilan sosial

8.2 Kesejahteraan makhluk hidup lain: 

8.2 Kesejahteraan makhluk hidup lain Demikian pula makna Kebun Raya Bogor , Cibodas (Puncak), Puwodadi (Malang), Kebun Raya Sibolangit (Padang), Kebun Raya Eka Karya (Bali) merupakan upaya manusia untuk menempatkan flora di habitat buatan (ex-situ) bagi keperluan wisata, keindahan, pendidikan dan penelitian. Kebun Raya Bogor sering di jadikan tempat dalam rangka studi-wisata para turis dan mahasiswa .