AIK

Views:
 
Category: Education
     
 

Presentation Description

Agama Islam dan Kemuhammadiyahan

Comments

Presentation Transcript

AKHLAK DALAM SISTEM AJARAN ISLAM:

AKHLAK DALAM SISTEM AJARAN ISLAM Liza Verizza Nur Indah Eka Kelompok 11

Pengertian Akhlak:

Pengertian A khlak ► Secara etimologi : berasal dari bahasa Arab yang merupakan bentuk plural (jamak) dari “Al-khulq” artinya gambaran batin/perangai atau tabi’at/karakter. Suatu ilmu yang mempelajari tentang tingkah laku manusia, atau sikap hidup manusia (the human conduct) dalam pergaulan hidup ► Secara Terminologi : akhlak adalah pengetahuan tentang keutamaan-keutamaan dan cara memperolehnya agar jiwa menjadi bersih dan pengetahuan tentang kehinaan-kehinaan jiwa untuk mensucikan jiwa tersebut darinya. ► Dalam Bahasa Indonesia: akhlak dapat diartikan sebagai moral, etika, watak, budi pekerti, tingkah laku, perangai, dan kesusilaan.

Definisi Akhlak Menurut Para Ahli:

Definisi Akhlak Menurut Para Ahli Menurut Imam Ghozali : “Akhlak ialah suatu gejala kejiwaan yang sudah meresap dalam jiwa, yang daripadanya timbul perbuatan-perbuatan dengan mudah tanpa mempergunakan pertimbangan pikiran terlebih dahulu. Apabila timbul perbuatan-perbuatan yang baik, terpuji menurut akal dan syara’ maka disebut akhlak yang baik. Sebaliknya, apabila timbul perbuatan yang jelek maka dinamakan akhlak yang buruk”. Menurut Ibnu Maskawih : “ Akhlak adalah Keadaan jiwa seseorang yang mendoronganya untuk melakukan perbuatan-perbuatan, tanpa melalui pertimbangan pikiran terlebih dahulu” Menurut Prof. DR. Ahman Amin : “Akhlak adalah kehendak yang dibiasakan (adatul irodah), artinya apabila kehendak itu membiasakan sesuatu, maka kebiasaan itu disebut dengan Akhlak” Menurut Dr. M.Abdullah Diroz : “Akhlak adalah suatu kekuatan dalam kehendak yang mantap (perbuatan yang didorong oleh emosi jiwa, bukan karna tekanan dari luar serta sudah menjadi kebiasaan), kekuatan dan kehendak yang saling kombinasi sehingga membawa kecenderungan pada pemilihan pihak yang benar (sebagai akhlak baik) dan pihak yang jahat/salah (akhlak jahat/buruk)”.

Perbandingan Konsep Dasar Akhlakul Karimah dengan Konsep Etika dalam Ideologi Sekuler:

Perbandingan Konsep Dasar Akhlakul Karimah dengan Konsep Etika dalam Ideologi Sekuler Disamping istilah “ akhlak ”, kita juga mengenal istilah “ etika ” dan “moral”. Etika dalam bahasa Yunani , “ ethos ” ( dalam bentuk tunggal ), yang berarti kebiasaan , adat , akhlaq , watak , perasaan , sikap , dan cara berpikir . Dalam bentuk jamak , ta-etha , artinya adalah adat kebiasan . Sedangkan kata “moral” berasal dari bahasa Latin, “ mos ” ( bentuk tunggal ) dan “ mores ” ( bentuk jamak ), yang berarti kebiasaan atau adat . Ketiga islitah itu sama-sama menentukan nilai baik dan buruk dari sikap dan perbutan manusia . Perbedaannya terletak pada standar masing-masing . Akhlak standarnya adalah Al-Qur’an dan Sunnah . Sedangkan etika standarnya adalah pertimbangan akal pikiran , dan moral standarnya adalah adat kebiasaan yang umum berlaku di masyarakat . Sebagai kesimpulan , akhlak dalam Islam tidak dapat disamakan dengan etika sekuler . Jika etika dibatasi dengan sopan santun antar manusia dan hanya berkaitan dengan tingkah laku lahiriah . Sebaliknya , akhlak lebih luas maknanya daripada yang telah dikemukakan dan mencakup pula beberapa hal yang tidak merupakan sifat lahiriah .

Hubungan Khaliq, Makhluk, Akhlaq:

Hubungan Khaliq , Makhluk , Akhlaq

Akhlak dibagi menjadi dua:

Akhlak dibagi menjadi dua Akhlak Mahmudah Akhlak Mazmumah

PowerPoint Presentation:

Akhlak Mahmudah Amanah Benar Menepati janji Ikhlas Tawakal dll Akhlak Mazmumah Dusta Zalim Takabur Putus asa Pengecut dll

Cara Meraih Akhlakul Karimah:

Cara Meraih Akhlakul Karimah Ketika pertama kali melakukan suatu pekerjaan, sering kita merasa berat dan susah untuk melakukannya. Misalnya adalah bangun fajar untuk sholat subuh. Tertapi jika hal itu telah terbiasa, maka secara otomatis dan dengan sendirinya kegiatan itu terbiasa dilakukan sesuai dengan waktunya. Jika tahap ini tercapai, bangun fajar untuk beribadah tidak sulit lagi karena itu merupakan sudah menjadi kebiasaan. Untuk mengubah kebiasaan buruk, para ahli akhlak mengajarkan beberapa hal , yaitu : Niat yang sungguh-sungguh Pengertian dan kesadaran yang mendalam Dalam melaksanakan niat hendaknya setia sesuai dengan apa yang diniatkan mengisi kekosongan dengan kebaikan cari waktu baik dan tepat untuk melakukan niat itu memelihara kekuatan penolakan terdapat dalam jiwa, agar selalu tumbuh dan hidup.

Menjadi Uswatun Khasanah:

Menjadi Uswatun Khasanah Menjadi teladan yang baik bagi masyarakat , seorang muslim tentunya perlu mengikuti dan menerapkan akhlak yang dimiliki oleh nabi Muhammad saw. Al-Qur’an mengakui secara tegas . Bahkan dapat dikatakan bahwa ukuran pengangkatan beliau menjadi nabi adalah keluhuran budi pekerti . Nabi Muhammad meneladani sifat-sifat nabi sebelumnya , sehingga beliau mempunyai sifat-sifat seperti itu . Atas dasar sifat-sifat yang dimilikinya , Allah menjadikan beliau sebagai uswatun khasanah , sekaligus sebagai pembawa berita gembira dan peringatan . Setiap manusia sebenarnya bisa jika mau berusahan untuk memperoleh keteladanan tersebut karena sifat-sifat terpuji nabi Muhammad saw juga dapat dimiliki oleh manusia .

authorStream Live Help