logging in or signing up sistem pencernaan Melisafitri Download Post to : URL : Related Presentations : Share Add to Flag Embed Email Send to Blogs and Networks Add to Channel Uploaded from authorPOINT lite Insert YouTube videos in PowerPont slides with aS Desktop Copy embed code: (To copy code, click on the text box) Embed: URL: Thumbnail: WordPress Embed Customize Embed The presentation is successfully added In Your Favorites. Views: 362 Category: Education License: All Rights Reserved Like it (1) Dislike it (0) Added: May 05, 2011 This Presentation is Public Favorites: 0 Presentation Description sistem pencernaan pada manusia Comments Posting comment... Premium member Presentation Transcript SISTEM PENCERNAAN : SISTEM PENCERNAAN DAFTAR ISI: : DAFTAR ISI: Standar Kopetensi Kompetensi Dasar Indikator Tujuan Pembelajaran Materi Pembelajaran Fungsi Sistem Pencernaan Video Sistem Pencernaan Manusia Mulut , Kerongkongan , dan Tenggorokan Lambung Usus Halus Pankreas Hati Kandungan Empedu dan Saluran Empedu Usus Besar Rektum dan AnusSlide 3: Standar Kompetensi : 2. Memahami berbagai sistem dalam kehidupan manusia. Kompetensi Dasar : 2.2. Mendeskripsikan sistem pencernaan pada manusia dan hubungannya dengan kesehatan.Indikator :: Indikator : 1. Membedakan antara saluran pencernaan dan kelenjar pencernaan sebagai penyusun sistem pencernaan pada manusia . 2. Mendeskripsikan jenis makanan berdasarkan kandungan zat yang ada di dalamnya . 3. Membandingkan pencernaan mekanik dan pencernaan kimiawi . 4. Menyebutkan contoh kelainan dan penyakit pada sistem pencernaan yang biasa dijumpai dalam kehidupan sehari-hari dan upaya mengatasinya .Tujuan Pembelajaran :: Tujuan Pembelajaran : 1. Menyebutkan fungsi makanan bagi manusia . 2. Mengetahui adanya amilum , glukosa , lemak , dan protein pada beberapa bahan makanan . 3. Membedakan pencernaan mekanik dan pencernaan kimiawi . 4. Menyebutkan alat-alat pencernaan makanan pada manusia . 5. Membedakan saluran pencernaan dan kelenjar pencernaan pada sistem pencernaan manusia . 6. Menjelaskan proses pencernaan makanan pada manusiaMateri Pembelajaran : SISTEM PENCERNAAN: Materi Pembelajaran : SISTEM PENCERNAAN Sistem pencernaan ( mulai dari mulut sampai anus) berfungsi sebagai berikut : - menerima makanan - memecah makanan menjadi zat-zat gizi ( suatu proses yang disebut pencernaan ) - menyerap zat-zat gizi ke dalam aliran darah - membuang bagian makanan yang tidak dapat dicerna dari tubuh . Saluran pencernaan terdiri dari mulut , tenggorokan , kerongkongan , lambung , usus halus , usus besar , rektum dan anus. Sistem pencernaan juga meliputi organ-organ yang terletak diluar saluran pencernaan , yaitu pankreas , hati dan kandung empedu .Mulut, Tenggorokan & Kerongkongan : Mulut, Tenggorokan & Kerongkongan Mulut merupakan jalan masuk untuk sistem pencernaan dan sistem pernafasan . Bagian dalamdari mulut dilapisi oleh selaput lendir . Saluran dari kelenjar liur di pipi , dibawah lidah dan dibawah rahang mengalirkan isinya ke dalam mulut . Di dasar mulut terdapat lidah , yangberfungsi untuk merasakan dan mencampur makanan . Di belakang dan dibawah mulut terdapat tenggorokan (faring). Pengecapan dirasakan oleh organ perasa yang terdapat di permukaan lidah . Penciuman dirasakan oleh saraf olfaktorius di hidung . Pengecapan relatif sederhana , terdiri dari manis , asam , asin dan pahit . Penciuman lebih rumit , terdiri dari berbagai macam bau . Makanan dipotong-potong oleh gigi depan ( incisivus ) dan dikunyah oleh gigi belakang (molar, geraham ), menjadi bagian-bagian kecil yang lebih mudah dicerna . Ludah dari kelenjar ludah akan membungkus bagian-bagian dari makanan tersebut dengan enzim-enzim pencernaan dan mulai mencernanya .Slide 9: Pada saat makan, aliran dari ludah membersihkan bakteri yang bisa menyebabkan pembusukan gigi dan kelainan lainnya. Ludah juga mengandung antibodi dan enzim (misalnya lisozim), yang memecah protein dan menyerang bakteri secara langsung. Proses menelan dimulai secara sadar dan berlanjut secara otomatis. Epiglotis akan tertutup agar makanan tidak masuk ke dalam pipa udara (trakea) dan ke paru-paru, sedangkan bagian atap mulut sebelah belakang (palatum mole, langit-langit lunak) terangkat agar makanan tidak masuk ke dalam hidung. Kerongkongan (esofagus) merupakan saluran berotot yang berdinding tipis dan dilapisi oleh selaput lendir. Kerongkongan menghubungkan tenggorokan dengan lambung. Makanan didorong melalui kerongkongan bukan oleh gaya tarik bumi, tetapi oleh gelombang kontraksi dan relaksasi otot ritmik yang disebut dengan peristaltik.Gambar Mulut: Gambar MulutLambung : Lambung Lambung berfungsi sebagai gudang makanan, yang berkontraksi secara ritmik untuk mencampur makanan dengan enzim-enzim. Sel-sel yang melapisi lambung menghasilkan 3 zat penting: - lendir - asam klorida - prekursor pepsin (enzim yang memecahkan protein).Usus Halus: Usus Halus Lambung melepaskan makanan ke dalam usus dua belas jari (duodenum), yang merupakan bagian pertama dari usus halus . Makanan masuk ke dalam duodenum melalui sfingter pilorus dalam jumlah yang bisa dicerna oleh usus halus .PANKREAS: PANKREAS Pankreas merupakan suatu organ yang terdiri dari 2 jaringan dasar: - Asini, menghasilkan enzim-enzim pencernaan - Pulau pankreas, menghasilkan hormon. Pankreas melepaskan enzim pencernaan ke dalam duodenum dan melepaskan hormon ke dalam darah. 3 hormon yang dihasilkan oleh pankreas adalah: - Insulin, yang berfungsi menurunkan kadar gula dalam darah - Glukagon, yang berfungsi menaikkan kadar gula dalam darah - Somatostatin, yang berfungsi menghalangi pelepasan kedua hormon lainnya (insulin dan glukagon).Hati : Hati Hati merupakan sebuah organ yang besar dan memiliki berbagai fungsi , beberapa diantaranya berhubungan dengan pencernaan . Zat-zat gizi dari makanan diserap ke dalam dinding usus yang kaya akan pembuluh darah yang kecil-kecil ( kapiler ). Kapiler ini mengalirkan darah ke dalam vena yang bergabung dengan vena yang lebih besar dan pada akhirnya masuk ke dalam hati sebagai vena porta . Vena porta terbagi menjadi pembuluh-pembuluh kecil di dalam hati , dimana darah yang masuk diolah . Darah diolah dalam 2 cara : - Bakteri dan partikel asing lainnya yang diserap dari usus dibuang - Berbagai zat gizi yang diserap dari usus selanjutnya dipecah sehingga dapat digunakan oleh tubuh . Hati melakukan proses tersebut dengan kecepatan tinggi , setelah darah diperkaya dengan zat-zat gizi , darah dialirkan ke dalam sirkulasi umum . Hati menghasilkan sekitar separuh dari seluruh kolesterol dalam tubuh , sisanya berasal dari makanan . Sekitar 80% kolesterol yang dihasilkan di hati digunakan untuk membuat empedu . Hati juga menghasilkan empedu , yang disimpan di dalam kandung empedu .Kandung empedu & Saluran empedu: Kandung empedu & Saluran empedu Empedu mengalir dari hati melalui duktus hepatikus kiri dan kanan, yang selanjutnya bergabung membentuk duktus hepatikus umum. Saluran ini kemudian bergabung dengan sebuah saluran yang berasal dari kandung empedu (duktus sistikus) untuk membentuk saluran empedu umum. Duktus pankreatikus bergabung dengan saluran empedu umum dan masuk ke dalam duodenum. Sebelum makan, garam-garam empedu menumpuk di dalam kandung empedu dan hanya sedikit empedu yang mengalir dari hati. Makanan di dalam duodenum memicu serangkaian sinyal hormonal dan sinyal saraf sehingga kandung empedu berkontraksi. Sebagai akibatnya, empedu mengalir ke dalam duodenum dan bercampur dengan makanan.Usus Besar : Usus Besar Usus besar terdiri dari: - Kolon asendens (kanan) - Kolon transversum - Kolon desendens (kiri) - Kolon sigmoid (berhubungan dengan rektum).Rektum & Anus : Rektum & Anus Rektum adalah sebuah ruangan yang berawal dari ujung usus besar (setelah kolon sigmoid) dan berakhir di anus. Biasanya rektum ini kosong karena tinja disimpan di tempat yang lebih tinggi, yaitu pada kolon desendens. Jika kolon desendens penuh dan tinja masuk ke dalam rektum, maka timbul keinginan untuk buang air besar.Orang dewasa dan anak yang lebih tua bisa menahan keinginan ini, tetapi bayi dan anak yang lebih muda mengalami kekurangan dalam pengendalian otot yang penting untuk menunda buang air besar. Anus merupakan lubang di ujung saluran pencernaan, dimana bahan limbah keluar dari tubuh. Sebagian anus terbentuk dari permukaan tubuh (kulit) dan sebagian lainnya dari usus. Suatu cincin berotot (sfingter ani) menjaga agar anus tetap tertutup.Gambar Anus: Gambar Anus You do not have the permission to view this presentation. In order to view it, please contact the author of the presentation.
sistem pencernaan Melisafitri Download Post to : URL : Related Presentations : Share Add to Flag Embed Email Send to Blogs and Networks Add to Channel Uploaded from authorPOINT lite Insert YouTube videos in PowerPont slides with aS Desktop Copy embed code: (To copy code, click on the text box) Embed: URL: Thumbnail: WordPress Embed Customize Embed The presentation is successfully added In Your Favorites. Views: 362 Category: Education License: All Rights Reserved Like it (1) Dislike it (0) Added: May 05, 2011 This Presentation is Public Favorites: 0 Presentation Description sistem pencernaan pada manusia Comments Posting comment... Premium member Presentation Transcript SISTEM PENCERNAAN : SISTEM PENCERNAAN DAFTAR ISI: : DAFTAR ISI: Standar Kopetensi Kompetensi Dasar Indikator Tujuan Pembelajaran Materi Pembelajaran Fungsi Sistem Pencernaan Video Sistem Pencernaan Manusia Mulut , Kerongkongan , dan Tenggorokan Lambung Usus Halus Pankreas Hati Kandungan Empedu dan Saluran Empedu Usus Besar Rektum dan AnusSlide 3: Standar Kompetensi : 2. Memahami berbagai sistem dalam kehidupan manusia. Kompetensi Dasar : 2.2. Mendeskripsikan sistem pencernaan pada manusia dan hubungannya dengan kesehatan.Indikator :: Indikator : 1. Membedakan antara saluran pencernaan dan kelenjar pencernaan sebagai penyusun sistem pencernaan pada manusia . 2. Mendeskripsikan jenis makanan berdasarkan kandungan zat yang ada di dalamnya . 3. Membandingkan pencernaan mekanik dan pencernaan kimiawi . 4. Menyebutkan contoh kelainan dan penyakit pada sistem pencernaan yang biasa dijumpai dalam kehidupan sehari-hari dan upaya mengatasinya .Tujuan Pembelajaran :: Tujuan Pembelajaran : 1. Menyebutkan fungsi makanan bagi manusia . 2. Mengetahui adanya amilum , glukosa , lemak , dan protein pada beberapa bahan makanan . 3. Membedakan pencernaan mekanik dan pencernaan kimiawi . 4. Menyebutkan alat-alat pencernaan makanan pada manusia . 5. Membedakan saluran pencernaan dan kelenjar pencernaan pada sistem pencernaan manusia . 6. Menjelaskan proses pencernaan makanan pada manusiaMateri Pembelajaran : SISTEM PENCERNAAN: Materi Pembelajaran : SISTEM PENCERNAAN Sistem pencernaan ( mulai dari mulut sampai anus) berfungsi sebagai berikut : - menerima makanan - memecah makanan menjadi zat-zat gizi ( suatu proses yang disebut pencernaan ) - menyerap zat-zat gizi ke dalam aliran darah - membuang bagian makanan yang tidak dapat dicerna dari tubuh . Saluran pencernaan terdiri dari mulut , tenggorokan , kerongkongan , lambung , usus halus , usus besar , rektum dan anus. Sistem pencernaan juga meliputi organ-organ yang terletak diluar saluran pencernaan , yaitu pankreas , hati dan kandung empedu .Mulut, Tenggorokan & Kerongkongan : Mulut, Tenggorokan & Kerongkongan Mulut merupakan jalan masuk untuk sistem pencernaan dan sistem pernafasan . Bagian dalamdari mulut dilapisi oleh selaput lendir . Saluran dari kelenjar liur di pipi , dibawah lidah dan dibawah rahang mengalirkan isinya ke dalam mulut . Di dasar mulut terdapat lidah , yangberfungsi untuk merasakan dan mencampur makanan . Di belakang dan dibawah mulut terdapat tenggorokan (faring). Pengecapan dirasakan oleh organ perasa yang terdapat di permukaan lidah . Penciuman dirasakan oleh saraf olfaktorius di hidung . Pengecapan relatif sederhana , terdiri dari manis , asam , asin dan pahit . Penciuman lebih rumit , terdiri dari berbagai macam bau . Makanan dipotong-potong oleh gigi depan ( incisivus ) dan dikunyah oleh gigi belakang (molar, geraham ), menjadi bagian-bagian kecil yang lebih mudah dicerna . Ludah dari kelenjar ludah akan membungkus bagian-bagian dari makanan tersebut dengan enzim-enzim pencernaan dan mulai mencernanya .Slide 9: Pada saat makan, aliran dari ludah membersihkan bakteri yang bisa menyebabkan pembusukan gigi dan kelainan lainnya. Ludah juga mengandung antibodi dan enzim (misalnya lisozim), yang memecah protein dan menyerang bakteri secara langsung. Proses menelan dimulai secara sadar dan berlanjut secara otomatis. Epiglotis akan tertutup agar makanan tidak masuk ke dalam pipa udara (trakea) dan ke paru-paru, sedangkan bagian atap mulut sebelah belakang (palatum mole, langit-langit lunak) terangkat agar makanan tidak masuk ke dalam hidung. Kerongkongan (esofagus) merupakan saluran berotot yang berdinding tipis dan dilapisi oleh selaput lendir. Kerongkongan menghubungkan tenggorokan dengan lambung. Makanan didorong melalui kerongkongan bukan oleh gaya tarik bumi, tetapi oleh gelombang kontraksi dan relaksasi otot ritmik yang disebut dengan peristaltik.Gambar Mulut: Gambar MulutLambung : Lambung Lambung berfungsi sebagai gudang makanan, yang berkontraksi secara ritmik untuk mencampur makanan dengan enzim-enzim. Sel-sel yang melapisi lambung menghasilkan 3 zat penting: - lendir - asam klorida - prekursor pepsin (enzim yang memecahkan protein).Usus Halus: Usus Halus Lambung melepaskan makanan ke dalam usus dua belas jari (duodenum), yang merupakan bagian pertama dari usus halus . Makanan masuk ke dalam duodenum melalui sfingter pilorus dalam jumlah yang bisa dicerna oleh usus halus .PANKREAS: PANKREAS Pankreas merupakan suatu organ yang terdiri dari 2 jaringan dasar: - Asini, menghasilkan enzim-enzim pencernaan - Pulau pankreas, menghasilkan hormon. Pankreas melepaskan enzim pencernaan ke dalam duodenum dan melepaskan hormon ke dalam darah. 3 hormon yang dihasilkan oleh pankreas adalah: - Insulin, yang berfungsi menurunkan kadar gula dalam darah - Glukagon, yang berfungsi menaikkan kadar gula dalam darah - Somatostatin, yang berfungsi menghalangi pelepasan kedua hormon lainnya (insulin dan glukagon).Hati : Hati Hati merupakan sebuah organ yang besar dan memiliki berbagai fungsi , beberapa diantaranya berhubungan dengan pencernaan . Zat-zat gizi dari makanan diserap ke dalam dinding usus yang kaya akan pembuluh darah yang kecil-kecil ( kapiler ). Kapiler ini mengalirkan darah ke dalam vena yang bergabung dengan vena yang lebih besar dan pada akhirnya masuk ke dalam hati sebagai vena porta . Vena porta terbagi menjadi pembuluh-pembuluh kecil di dalam hati , dimana darah yang masuk diolah . Darah diolah dalam 2 cara : - Bakteri dan partikel asing lainnya yang diserap dari usus dibuang - Berbagai zat gizi yang diserap dari usus selanjutnya dipecah sehingga dapat digunakan oleh tubuh . Hati melakukan proses tersebut dengan kecepatan tinggi , setelah darah diperkaya dengan zat-zat gizi , darah dialirkan ke dalam sirkulasi umum . Hati menghasilkan sekitar separuh dari seluruh kolesterol dalam tubuh , sisanya berasal dari makanan . Sekitar 80% kolesterol yang dihasilkan di hati digunakan untuk membuat empedu . Hati juga menghasilkan empedu , yang disimpan di dalam kandung empedu .Kandung empedu & Saluran empedu: Kandung empedu & Saluran empedu Empedu mengalir dari hati melalui duktus hepatikus kiri dan kanan, yang selanjutnya bergabung membentuk duktus hepatikus umum. Saluran ini kemudian bergabung dengan sebuah saluran yang berasal dari kandung empedu (duktus sistikus) untuk membentuk saluran empedu umum. Duktus pankreatikus bergabung dengan saluran empedu umum dan masuk ke dalam duodenum. Sebelum makan, garam-garam empedu menumpuk di dalam kandung empedu dan hanya sedikit empedu yang mengalir dari hati. Makanan di dalam duodenum memicu serangkaian sinyal hormonal dan sinyal saraf sehingga kandung empedu berkontraksi. Sebagai akibatnya, empedu mengalir ke dalam duodenum dan bercampur dengan makanan.Usus Besar : Usus Besar Usus besar terdiri dari: - Kolon asendens (kanan) - Kolon transversum - Kolon desendens (kiri) - Kolon sigmoid (berhubungan dengan rektum).Rektum & Anus : Rektum & Anus Rektum adalah sebuah ruangan yang berawal dari ujung usus besar (setelah kolon sigmoid) dan berakhir di anus. Biasanya rektum ini kosong karena tinja disimpan di tempat yang lebih tinggi, yaitu pada kolon desendens. Jika kolon desendens penuh dan tinja masuk ke dalam rektum, maka timbul keinginan untuk buang air besar.Orang dewasa dan anak yang lebih tua bisa menahan keinginan ini, tetapi bayi dan anak yang lebih muda mengalami kekurangan dalam pengendalian otot yang penting untuk menunda buang air besar. Anus merupakan lubang di ujung saluran pencernaan, dimana bahan limbah keluar dari tubuh. Sebagian anus terbentuk dari permukaan tubuh (kulit) dan sebagian lainnya dari usus. Suatu cincin berotot (sfingter ani) menjaga agar anus tetap tertutup.Gambar Anus: Gambar Anus