macam ekosistem

Views:
 
Category: Entertainment
     
 

Presentation Description

No description available.

Comments

Presentation Transcript

Slide 1: 

1 5 rum_physic@yahoo.co.id

Slide 2: 

2 4 rum_physic@yahoo.co.id

Slide 3: 

3 3 rum_physic@yahoo.co.id

Slide 4: 

4 2 rum_physic@yahoo.co.id

Slide 5: 

5 1 rum_physic@yahoo.co.id

KOMPONEN DAN MACAM EKOSISTEM: 

KOMPONEN DAN MACAM EKOSISTEM rum_physic@yahoo.co.id

MACAM-MACAM EKOSISTEM: 

EKOSISTEM DARAT EKOSISTEM AKUATIK MACAM-MACAM EKOSISTEM

EKOSISTEM DARAT: 

EKOSISTEM DARAT Ekosistem darat dalam skala luas yang memiliki tipe vegetasi yang dominan disebut dengan bioma . Bioma adalah ekosistem darat yang khas pada wilayah tertentu dan dicirikan oleh jenis vegetasi yang dominan pada wilayah tersebut . Jenis-jenis bioma dipengaruhi oleh keadaan iklim , curah hujan , intensitas cahaya matahari , kelembapan , dan posisi lintang ekosistem tersebut . Berdasarkan letak geografisnya ( garis lintangnya ), ekosistem darat dibedakan menjadi beberapa bioma , yaitu hutan hujan tropis , padang rumput , gurun , hutan gugur temperata , taiga, dan tundra

Hutan Hujan Tropis: 

Hutan Hujan Tropis Ciri-cirinya adalah , curah hujan 200-225 cm per tahun . Tinggi pohon utama antara 20-40 m, cabang-cabang pohon tinngi dan berdaun lebat hingga membentuk tudung ( kanopi ). Dalam hutan hujan tropis sering terdapat tumbuhan khas, yaitu liana (rotan), dan anggrek sebagai epifit. Hewannya antara lain, gagak, kelelawar, ular, katak, monyet, dan burung.

Padang Rumput: 

Padang Rumput Padang rumput disebut juga dengan stepa atau prairie. Cirinya adalah intensitas curah hujan berada pada tingkat sedang , yaitu sekitar 50 sampai 76 cm per tahun . Vegetasi padang rumput antara lain rumput-rumputan dan semak . Hewannya antara lain bison, antelop , serigala , elang , burung hantu , gajah , dan badak .

Gurun: 

Gurun Ciri-ciri bioma gurun intensitas curah hujan yang rendah , hanya sekitar 15 cm per tahun . Kaktus merupakan tumbuhan xerofit , yaitu tumbuhan yang mampu hidup pada lingkungan dengan sedikit air. Hewan yang ada di gurun antara lain ular , tikus , unta , dan berbagai jenis amfibi .

Hutan gugur temperata: 

Hutan gugur temperata Ciri-cirinya antara lain, intensitas curah hujan sekitar 75-150 cm per tahun . Hutan gugur berada pada wilayah yang mengalami empat musim , yaitu musim dingin , musim semi, musim panas , dan musim gugur . Hewannya antara lain rusa , beruang , tupai , serigala , kucing hutan , dan berbagai jenis burung , seperti elang , burung hantu , dan kalkun . Tumbuhan di hutan gugur mengalami periode dorminasi di kala musim dingin .

Taiga: 

Taiga Taiga atau hutan konifer mempunyai ciri khas , yaitu mengalami musim dingin yang sangat dingin dan musim panas yang singkat . Curah hujan berkisar antara 25 hingga 100 cm per tahun . Ciri tumbuhan konifer antara lain daunnya berbentuk jarum dan bersemi sepanjang tahun . Jenis tumbuhan antara lain spruce, pinus , fir, dan alder. Hewannya antara lain moose , beruang hitam , dan ayam hutan .

Tundra: 

Tundra Bioma ini memiliki suhu rata-rata di bawah titik beku dengan intensitas curah hujan yang rendah . Tundra disebut juga sebagai padang lumut , karena vegetasi utamanya terdiri dari lumut , lumut kerak (lichen Sp.) dan rumput-rumputan . Tundra dapat dibagi menjadi dua jenis,yaitu tundra artik dan tundra alpine. Tundra artik terletak di kutub utara dengan kondisi lingkungan menyerupai gurun , tetapi gurun dengan suhu lingkungan yang dingin . Tundra alpine terletak di ketinggian gunung dimana pepohonan tidak dapat tumbuh .

EKOSISTEM AKUATIK 1. Ekosistem Air Tawar: 

a. Danau Bagian dasar danau yang dangkal disebut zona litoral . Bagian danau yang terbuka disebut zona limnetik . Selain dibagi secara horizontal, struktur danau juga dibagi secara vertikal menjadi zona fotik dan afotik . Cahaya matahari masih bisa berpenetrasi pada zona fotik . Sebaliknya , pada zona afotik , cahaya matahari sudah tidak bisa berpenetrasi . EKOSISTEM AKUATIK 1. Ekosistem Air Tawar

Slide 16: 

b. Lahan Basah Lahan basah disebut juga wet land , adalah suatu daerah yang digenangi oleh air sehingga kondisinya menyokong untuk kehidupan berbagai jenis organisme akuatik . Lahan basah bisa dibedakan menjadi rawa ( marsh ), rawa lumpur ( swamp ), dan tanah gambut ( bog ). C. Sungai Sungai adalah badan air yang bergerak terus menerus menuju satu arah . Ketika sungai bertemu lautan , maka akan terbentuk estuari . Pada estuari , air tawar akan tercampur dengan air asin .

2. Ekosistem Laut: 

2. Ekosistem Laut Ekosistem laut dapat dibagi menjadi beberapa zona , yaitu Zona intertidal atau zona pasang surut , zona neritik atau zona laut dangkal , dan zona pelagik atau zona laut terbuka . 1. Zona intertidal Area pasang dan surut air laut disepanjang garis pantai disebut dengan zona intertidal. Pada zona ini , cahaya matahari masih bisa masuk hingga ke dasar perairan sehingga produktivitas organisme fotosintetik di zona ini juga tinggi .

Slide 18: 

2. Zona neritik Zona neritik berada di zona intertidal dan zona pelagik . Kedalaman rata-rata zona laut dangkal ini adalah sekitar 200 m. 3. Zona pelagik Kedalaman rata-rata zona pelagik adalah 4.000 m. Zona pelagik merupakan zona yang paling tidak produktif dibandingkan zona neritik .

3. Ekosistem Buatan: 

3. Ekosistem Buatan Ekosistem buatan merupakan ekosistem yang diciptakan manusia untuk memenuhi kebutuhannya . Contohnya sawah , waduk , tambak , perkebunan kopi, dan hutan tanaman produksi , seperti hutan jati dan karet .