logging in or signing up bab stress J3an Download Post to : URL : Related Presentations : Share Add to Flag Embed Email Send to Blogs and Networks Add to Channel Uploaded from authorPOINT lite Insert YouTube videos in PowerPont slides with aS Desktop Copy embed code: (To copy code, click on the text box) Embed: URL: Thumbnail: WordPress Embed Customize Embed The presentation is successfully added In Your Favorites. Views: 54 Category: Education License: All Rights Reserved Like it (0) Dislike it (0) Added: July 14, 2011 This Presentation is Public Favorites: 0 Presentation Description MENJELASKAN TENTANG PSIKOLOGI BAGAIMANA MENGHADAPI SISWA STRESS Comments Posting comment... Premium member Presentation Transcript Slide 1: Problem Stress Sekolah dalam Perkembangan Peserta Didik BAB 15 KELAS 2 C, Pend. BIOLOGI UNIVERSITAS PROF. DR. HAMKA Slide 2: Fenomena Peserta didik Konsep Stress Sekolah Sumber Stress Sekolah Dampak Stress Sekolah Bentuk –bentuk Stress Problem Solving Kesimpulan Slide 3: Fenomena Peserta didik Sekolah merupakan rumah kedua bagi anak setelah Keluarga. Anak (peserta didik) mendapatkan pengajaran tentang ilmu dari guru (pendidik). Dengan harapan, peserta didik dapat menjadi seorang yang mandiri untuk memenuhi kebutuhannya di masa yang akan datang. Namun, di sisi lain, juga dapat memacu stress bagi peserta didik sehingga menjadi tempat yang menakutkan dan menimbulkan perasaan yang tertekan bagi siswa Slide 4: Konsep Stress Sekolah Beberapa pendapat mengenai Stress Sekolah (School stress) : VERMA, dkk mendefinisikan school stress sebagai school demands (tuntutan sekolah). Tuntutan sekolah atau demands difokuskan pada tuntutan tugas – tugas dari sekolah (schoolwork) tuntutan dari guru – guru (the demands of tutors). DESMITA, dkk stress sekolah ialah ketegangan emosional yang muncul dari peristiwa – peristiwa kehidupan di sekolah dan perasan terancamnya keselematan atau harga diri siswa, sehingga memunculkan reaksi–reaksi psikologis, tingkah laku, dan fisik yang berdampak pada penyesuaian psikologis dan prestasi akademis. Slide 5: Dampak Stress Sekolah Slide 6: Sumber Stress Sekolah Kiselica, dkk, (1994) Bersumber pada Tuntunan Sekolah, meliputi : Norma Nilai Peraturan Tuntunan lainnya yang harus dipenuhi oleh anggota sekolah, termasuk siswa. Ketidakmampuan siswa menyesuaikan diri dengan berbagai tuntutan sekolah tersebut akan memicu terjadinya stress dan frustasi. Slide 7: Sumber Stress Sekolah DESMITA, (2005) Bersumber pada 4 Tuntunan Sekolah : Physical demands : bersumber pada lingkungan fisik di sekitar sekolah. Task demands : bersumber pada tugas-tugas pelajaran. Role demands : bersumber pada tuntutan peran siswa beprestasi. Interpersonal demands : bersumber pada interaksi sosial di sekolah. Slide 8: FAKTOR PENDUKUNG Slide 9: DAMPAK STRESS SEKOLAH Stress tingkat tinggi : dapat menimbulkan kemunduran prestasi, tingkah laku, maladaptive dan berbagai psikososial lainnya. Bahkan dapat melakukan bunuh diri. Stress tingkat rendah : dapat meningkatkan kesadaran, kesiapan dan prestasi diri akibat kegagalan yang pernah di alaminya. Misalnya, saat mendapat nilai jelek ataupun saat menyelesaikan tugas sekolah yang menumpuk. Slide 10: 3 Bentuk Stress Hans Selye, Menemukan 3 bentuk Stress : Distress, diasosiakan dengan responds terhadap stress yang bersifat tidak memuaskan dan merusak pada keseimbangan fungsi tubuh individu. Eustres, respon terhadap stress yang bersifat memuaskan yang dapat membangkitkan fungsi optimal tubuh, baik fungsi fisik maupun fungsi psikis. Neustres, mengacu pada respon stress individual yang bersifat netral. Slide 11: PROBLEM SOLVING Menciptakan Iklim Sekolah yang Kondusif. Melaksanakan Program Pelatihan Penanggulangan Stress. Mengembangkan Resiliensi Peserta Didik. Peran guru sangat penting dalam menciptakan suasana belajar yang nyaman bagi siswa. Slide 12: Kesimpulan Hal yang bisa dilakukan untuk mengatasi dari problem stres dan tertekan peserta didik harus di dasari dari tingkah atau pola pengajaran seorang pendidik, agar membuat peserta didik merasa nyaman saat berlangsungnya sistem belajar mengajar di dalam kelas. Slide 13: TERIMA KASIH You do not have the permission to view this presentation. In order to view it, please contact the author of the presentation.
bab stress J3an Download Post to : URL : Related Presentations : Share Add to Flag Embed Email Send to Blogs and Networks Add to Channel Uploaded from authorPOINT lite Insert YouTube videos in PowerPont slides with aS Desktop Copy embed code: (To copy code, click on the text box) Embed: URL: Thumbnail: WordPress Embed Customize Embed The presentation is successfully added In Your Favorites. Views: 54 Category: Education License: All Rights Reserved Like it (0) Dislike it (0) Added: July 14, 2011 This Presentation is Public Favorites: 0 Presentation Description MENJELASKAN TENTANG PSIKOLOGI BAGAIMANA MENGHADAPI SISWA STRESS Comments Posting comment... Premium member Presentation Transcript Slide 1: Problem Stress Sekolah dalam Perkembangan Peserta Didik BAB 15 KELAS 2 C, Pend. BIOLOGI UNIVERSITAS PROF. DR. HAMKA Slide 2: Fenomena Peserta didik Konsep Stress Sekolah Sumber Stress Sekolah Dampak Stress Sekolah Bentuk –bentuk Stress Problem Solving Kesimpulan Slide 3: Fenomena Peserta didik Sekolah merupakan rumah kedua bagi anak setelah Keluarga. Anak (peserta didik) mendapatkan pengajaran tentang ilmu dari guru (pendidik). Dengan harapan, peserta didik dapat menjadi seorang yang mandiri untuk memenuhi kebutuhannya di masa yang akan datang. Namun, di sisi lain, juga dapat memacu stress bagi peserta didik sehingga menjadi tempat yang menakutkan dan menimbulkan perasaan yang tertekan bagi siswa Slide 4: Konsep Stress Sekolah Beberapa pendapat mengenai Stress Sekolah (School stress) : VERMA, dkk mendefinisikan school stress sebagai school demands (tuntutan sekolah). Tuntutan sekolah atau demands difokuskan pada tuntutan tugas – tugas dari sekolah (schoolwork) tuntutan dari guru – guru (the demands of tutors). DESMITA, dkk stress sekolah ialah ketegangan emosional yang muncul dari peristiwa – peristiwa kehidupan di sekolah dan perasan terancamnya keselematan atau harga diri siswa, sehingga memunculkan reaksi–reaksi psikologis, tingkah laku, dan fisik yang berdampak pada penyesuaian psikologis dan prestasi akademis. Slide 5: Dampak Stress Sekolah Slide 6: Sumber Stress Sekolah Kiselica, dkk, (1994) Bersumber pada Tuntunan Sekolah, meliputi : Norma Nilai Peraturan Tuntunan lainnya yang harus dipenuhi oleh anggota sekolah, termasuk siswa. Ketidakmampuan siswa menyesuaikan diri dengan berbagai tuntutan sekolah tersebut akan memicu terjadinya stress dan frustasi. Slide 7: Sumber Stress Sekolah DESMITA, (2005) Bersumber pada 4 Tuntunan Sekolah : Physical demands : bersumber pada lingkungan fisik di sekitar sekolah. Task demands : bersumber pada tugas-tugas pelajaran. Role demands : bersumber pada tuntutan peran siswa beprestasi. Interpersonal demands : bersumber pada interaksi sosial di sekolah. Slide 8: FAKTOR PENDUKUNG Slide 9: DAMPAK STRESS SEKOLAH Stress tingkat tinggi : dapat menimbulkan kemunduran prestasi, tingkah laku, maladaptive dan berbagai psikososial lainnya. Bahkan dapat melakukan bunuh diri. Stress tingkat rendah : dapat meningkatkan kesadaran, kesiapan dan prestasi diri akibat kegagalan yang pernah di alaminya. Misalnya, saat mendapat nilai jelek ataupun saat menyelesaikan tugas sekolah yang menumpuk. Slide 10: 3 Bentuk Stress Hans Selye, Menemukan 3 bentuk Stress : Distress, diasosiakan dengan responds terhadap stress yang bersifat tidak memuaskan dan merusak pada keseimbangan fungsi tubuh individu. Eustres, respon terhadap stress yang bersifat memuaskan yang dapat membangkitkan fungsi optimal tubuh, baik fungsi fisik maupun fungsi psikis. Neustres, mengacu pada respon stress individual yang bersifat netral. Slide 11: PROBLEM SOLVING Menciptakan Iklim Sekolah yang Kondusif. Melaksanakan Program Pelatihan Penanggulangan Stress. Mengembangkan Resiliensi Peserta Didik. Peran guru sangat penting dalam menciptakan suasana belajar yang nyaman bagi siswa. Slide 12: Kesimpulan Hal yang bisa dilakukan untuk mengatasi dari problem stres dan tertekan peserta didik harus di dasari dari tingkah atau pola pengajaran seorang pendidik, agar membuat peserta didik merasa nyaman saat berlangsungnya sistem belajar mengajar di dalam kelas. Slide 13: TERIMA KASIH