PPT DEUTEROMYCOTA-Khairul

Views:
 
     
 

Presentation Description

untuk mengetahui deuteromycota

Comments

Presentation Transcript

PowerPoint Presentation:

DEUTEROMYCOTA Oleh : Heru Irmawansyah BIOLOGI CENDAWAN

Deuteromycota:

Deuteromycota Deuteromycota adalah jamur yang disebut fungi imperfecti ( jamur tidak sempurna ), karena tidak diketahui reproduksi seksualnya sehingga reproduksi jamur ini dilakukan secara aseksual dengan membentuk konidia seperti pada jamur Ascomycota. Jamur ini multiseluler dengan hifa bersekat dan bereproduksi vegetatif dengan konidiospora . Hidup jamur ini bersifat saprofit atau parasit . Hifa berukuran bersekat-sekat dan tubuhnya mikroskopis .

Ciri-ciri Deuteromycota:

Ciri-ciri Deuteromycota 1. Hifa bersekat, tubuh bersekat mikroskopis. 2. Bersifat parasit pada ternak, dan ada yang hidup saprofit pada sampah. 3. Reproduksi aseksual dengan membentuk konidi ospora , sedangkan reproduksi seksual yang belum diketahui. 4. Banyak yang bersifat merusak atau menyebabkan penyakit pada hewan-hewan ternak, manusia dan tanaman budidaya

Reproduksi:

Reproduksi SEKSUAL Belum diketahui . ASEKSUAL R eproduksi jamur ini dilakukan secara aseksual dengan membentuk konidia seperti pada jamur Ascomycota

Siklus hidup:

Siklus hidup Reproduksi aseksual dengan menghasilkan konidia atau menghasilkan hifa khusus yang disebut konidiofor . Kemungkinan jamur ini merupakan suatu perkembangan jamur yang tergolong Ascomycocetes ke Basidiomicetes akan tetapi tidak dapat diketahui hubungannya .

PowerPoint Presentation:

Siklus Hidup Aseksual

Klasifikasi:

Klasifikasi Kelompok jamur ini dianggap tidak sempurna (imperfect) karena tidak berkembang biak secara sexual atau mungkin belum dijumpai perkembangbiakan sexualnya . Apabila kelak di kemudian hari dijumpai perkembangbiakan sexualnya maka dipindahkan ke kelas yang sesuai , sebagai contoh Cercospora diubah menjadi Mycosphaerelia masuk ke kelas Ascomycetes juga Oidium diubah menjadi Erysiphe . Kelas ini dibagi menjadi empat ordo berdasarkan ada tidaknya tubuh buah dan konidia , yaitu : Ordo Phomales : tubuh buahnya piknidium Ordo Melanconiales : tubuh buahnya acervulus Ordo Moniliales : tidak punya tubuh buah Ordo Mycelia Sterilia : tidak membentuk konidia .

Kadang-kadang yang digunakan tidak hanya satu misalnya dapat warna dan jumlah sel seperti Phaeophragmise, Hylodictyae.:

Kadang-kadang yang digunakan tidak hanya satu misalnya dapat warna dan jumlah sel seperti Phaeophragmise , Hylodictyae . 1. Ordo Phomales Hylasporae Contoh : 1. Phoma sabdariffeae : penyebab penyakit busuk pangkal batang pada rosella 2. Phylosticta sp. : penyebab penyakit cacar daun cengkeh Phaeodymae Contoh : 1. Diplodia natalensis : penyebab penyakit blendok pada jeruk 2. Botryodiplodia theobromae : penyebab kematian ranting coklat · Scolacosporae Contoh : Septoriapli : penyebab penyakit bercak daun pada seledri .

PowerPoint Presentation:

2. Ordo Melanconiales Hylosporae Contoh : Colleototrichum dan Gloeosporim : menyebabkan penyakit antraknose pada beberapa buah-buahan Phaeophragmiae Contoh : Pestalotia ( Pestalozzia ) yang konidinya mempunyai satu atau dua bulu cambuk seperti P. palmarum : penyebab penyakit bercak daun pada palm.

PowerPoint Presentation:

3. Ordo Moniliales Hylosporae Contoh : 1. Oidium heveae : penyebab penyakit embun tepung pada karet 2. O. tabaci : penyebab penyakit embun pada pada tembakau Phragmosporae Contoh : 1. Tiricularia orysea : penyebab penyakit busuk leher atau hampat atau patah buku pada padi 2. Helminthosporium heveae : penyebab penyakit bercak daun pada karet

PowerPoint Presentation:

Dictyosporae Contoh : Alternaria solani : penyebab penyakit bercak daun pada tanaman yang tergolong Solanaceae Scolecosporae Contoh : Cercospora nicotiana:e penyebab penyakit patik pada tembakau . Selain itu ada jamur yang konidinya dua macam disebut makro dan mikrokonidi , yaitu jamur Fusarium misalnya F. nonilioforme penyebab penyakit bakanas pada padi , F. moniliforme var subglutinanas penyebab penyakit pokah bunga pada tebu .

PowerPoint Presentation:

4. Ordo Mycelia sterilia mempunyai dua genus yang penting , yaitu : a. Genus Rhizoctonia : aklerotiumnya tidak berdinding Contoh : R. solani : penyebab penyakit patah rebah pada persemaian beberapa tanaman b. Genus Sclerotium : sklerotiumnya berdinding kuat Contoh : S. rofsii : penyebab penyakit patah rebah pada persemaian beberapa tanaman .

Habitat:

Habitat Jamur deuteromycota hidup pada lingkungan yang beragam. Habitat jamur berada didarat (terestrial) dan ditempat-tempat yang lemba b dan h idupnya saprofit. Meskipun demikian banyak pula jenis jamur yang hidup pada organisme atau sisa-sisa organisme dilaut atau air tawar. Jamur deuteromycota dapat hidup dilingkungan asam, misalnya pada buah yang asam. Jamur deuteromycota juga dapat hidup pada lingkungan dengan konsentrasi gula yang tinggi, misalnya pada selai. Jamur yang hidup bersimbiosis dengan ganggang membentuk lumut kerak dapat hidup di habitat yang ekstrim, misalnya gurun, gunung salju, dan kutub. Jenis jamur lainnya dapat hidup pada tubuh organisme lain secara parasit maupun simbiosis.

Peran:

Peran D euteromycota juga ada yang bermanfaat, yaitu Aspergillus . Aspergillus ada yang telah memasukkannya kedalam Ascomycota , akan tetapi ada pula yang memasukkannya kedalam Deuteromycota . Aspergillus bersifat saprofit dan terdapat dimana-mana, baik di negara tropis maupun subtropis. Aspergillus itu hidup pada makanan, sampah, kayu, dan pakaian. Hifa Aspergillus bercabang-cabang. Pada hifa Aspergillus tertentu muncul konidior (pembawa konidia) yang memiliki konidiaspora yang tumbuh radial pada konidiofor. Dan tidak hanya Aspergillus tapi banyak sekali jamur yang tidak sempurna (fungi imperfect) dan yang merusak / meyerang penyakit ini pada manusia , hewan dan tanaman budidaya .

Jamur menguntungkan:

Jamur menguntungkan Bidang pangan : a. Volvariella volvacea (jamur merang) berguna sebagai bahan pangan berprotein tinggi. b. Rhizopus oryzae , R. Olygosporus, dan R. Stolonifer, berguna dalam pembuatan tempe c. N eurospora sitophila dan N. intermedia berpern dalam pembuatan oncom merah d. Pleurotus sp . (jamur tiram) sebagai bahan pangan e. Saccharomyces cerevisiae dan Saccharomyces ovale berguna dalam pembuatan tape, alkhohol dan roti . f. Saccharomyces sake berguna dalam pembuatan sake g. Aspergillus oryzae berguna untuk melunakkan adonan roti h. Aspergillus wentii berguna dalam pembuatan kecap , tauco, dan asam oksalat i. Aspergillus niger untuk fermentasi asam sitrat

Jamur menguntungkan:

Jamur menguntungkan Bidang kedokteran j. Penicellium camemberti untuk pembuatan keju k. Penicellium roqueforti untuk pembuatan keju l . Jamur Kuping Hitam kering / Auricularia polytricha . jamur kuping berkhasiat membantu melancarkan peredaran darah dalam tubuh. Mengurangi penyumbatan pada pembuluh darah , dan bagus sebagai anti oksidant penangkal Radikal bebas , pencegah timbulnya kanker a. Penicillium notatum berguna sebagai penghasil antibiotik b. Penicillium chrysogenum berguna sebagai penghasil antibiotik

Bidang lingkungan :

Bidang lingkungan Jamur dapat membantu mengembalikan kesuburan tanah, sebagai organisme pengurai. Higroporus dan Lycoperdon perlatum berguna sebagai dekomposer. Jamur yang mampu merombak polimer plastiknya yaitu jamur Aspergillus fischeri dan Paecilomyces sp. Sedangkan jamur yang mampu merombak dan menggunakan sumber C dari plasticizers (senyawa lain penyusun plastik) yaitu jamur Aspergillus niger, A. Versicolor, Cladosporium sp., Fusarium sp., Penicillium sp., Trichoderma sp., Verticillium sp., dan khamir Zygosaccharomyces drosophilae , serta Saccharomyces cerevisiae. Hilangnya plasticizers menyebabkan lapisan plastik menjadi rapuh, daya rentang meningkat dan daya ulur berkurang Jamur yang termasuk entomophagus dapat digunakan untuk mengendalikan hama, contoh Metarhizium anisopliae dapat digunakan untuk mengendalikan kumbang Rhinoceros dan belalang cokelat. Beauveria bassiana untuk mengendalikan kumbang kentang Nomurea rilevi untuk mengendalikan lepidoptera. Paecylomyces lilacinus dan Gliocladium roseum dapat digunakan untuk mengendalikan nematoda.

Jamur merugikan:

Jamur merugikan Albugo merupakan parasit pada tanaman pertanian Phytophthora inf'estan menyebabkan penyakit pada daun tanaman kentang. Phytophthora nicotianae penyakit pada tembakau. Phytophthora faberi penyakit pada karet. Phytium sp. sebagai hama bibit tanaman yang menyebabkan penyakit rebah semai. Plasmopora viticola penyebab penyakit embun tepung pada tanaman Jamur Cercospora nicotinae menginfeksi tanaman melalui mulut daun tembakau (stomata). Untuk dapat berkecambah konidia membutuhkan air. Konidia dapat disebarkan melalui angin ataupun percikan air. Sporulasi jamur pada permukaan daun terjadi pada suhu 18 – 27oC. Pada Hewan a. Saprolegnia sebagai parasit pada tubuh organisme air. b. Aspergillus fumigatus , menyebabkan penyakit paru-paru burung (aspergilosis).

Albugo merupakan parasit pada tanaman pertanian :

Albugo merupakan parasit pada tanaman pertanian Alternaria , penyebab busuk pada tanaman budidaya , tomat dan kentang . Fusarium , menyerang tanaman kubis , tomat , padi pisang dll . Helminthosporium oryzae , merusak kecambah dan menyerang buah-buahan sehingga menimbulkan noda-noda pada daun inang dan buah yang terserang berwarna hitam .

Jamur merugikan:

Jamur merugikan Pada Manusia Aspergillus nidulans ,& Aspergillus niger , menyebabkan penyakit pada telinga (otomikosis). Candida sp. penyebab keputihan dan sariawan pada manusia. Deuteromycetes, menyebabkan penyakit kulit (dermatomikosis). Jamur penghasil racun : Aspergillus flavus , penghasil racun oflaktoksin , Amanita phaloides, penghasil racun falin, yang dapat merusak sel darah merah. Pneumonia carinii menyebabkan penyakit pneumonia pada paru-paru manusia. Aspergillus Flavus Ada pula Aspergillus parasit yang menimbulkan penyakit Aspergillosis yang menyerang paru-paru terhadap manusia . Aspergillus Rumigatus adalah penyebab infeksi saluran pernapasan manusia . Tinea versicolor, yaitu penyebab penyakit panu pada kulit. Microsporium, yaitu penyebab penyakit pada kurap , rambut dan kuku. Epidermophyton floocossum, yaitu penyebab penyakit pada kaki atlet . Epidermophyton , Mikrosporium , & Trighophyton , ketiga jamur ini penyebab penyakit kurap .

Gambar menguntungkan :

Gambar menguntungkan Aspergillus niger Aspergillus oryzae Aspergillus wentii produk makanan jamur merang Tempe ONCOM

PowerPoint Presentation:

budidaya jamur tiram TAPE SINGKONG Sake jepang Kecap Aspergillus niger KEJU JAMUR KUPING HITAM

GAMBAR MERUGIKAN:

GAMBAR MERUGIKAN Aspergillus Rumigatus Aspergillus Flavus Aspergillus Nidulans Aspergillus Fumigatus Condiophore Saprolegnia Microsporium Fungus

PowerPoint Presentation:

Epidermophyton floocossum Tinea Versicolor Microsporium Microsporium Epidermophyton floocossum Candida sp

PowerPoint Presentation:

Candida sp Aspergilosis Saprolegnia Tinea Versicolor

authorStream Live Help