gerakan mhs

Views:
 
     
 

Presentation Description

No description available.

Comments

Presentation Transcript

PENGARUH GERAKAN MAHASISWA TAHUN 1998 TERHADAP PEMERINTAHAN ORDE BARU : 

PENGARUH GERAKAN MAHASISWA TAHUN 1998 TERHADAP PEMERINTAHAN ORDE BARU

Slide 2: 

Disusun oleh: Annisa Yudi Nuranggun 0716021021 Ayu Nadia Pramazuli 0716021024 Al Hadi Kurniawan 0716021018 Eko Andika 0716021028 Lidya Dwi Jayanti 0716021006 Meliana Anggraini 0616021050 Rezi Azani 0716021051

I. PENDAHULUAN : 

I. PENDAHULUAN Latar Belakang Masalah Pasca tahun 1966 (pasca orde lama) kebijakan pemerintah yang begitu represif sehingga kondisi perpolitikan nasional menjadi alat yang efektif untuk mematikan aspirasi dan gerakan mahasiswa. Mahasiswa dipandang telah kehilangan kepekaaan sosial yang terjadi pada saat itu. 2. Tahun 1970 an – tahun 1990 an Mahasiswa menyadari perguruan tinggi dan lembaga pemerintah tidak dapat diharapkan. Gerakan mahasiswa masih bersifat sporadis dan dilakukan dalam kampus.

Slide 4: 

3. Kondisi sosial masyarakat, 4. Adanya kesamaan rasa tertindas oleh pemerintah, 5. Penyebaran serta gagasan dengan landasan kebenaran, 6. Hak asasi manusia dan rakyat sebagai dasar perjuangan , 7. Adanya faktor pemicu dengan gugurnya mahasiswa Universitas Trisakti yang kemudian berlanjut pada peristiwa lainnya , 8. Adanya usaha mobilisasi aksi dengan berbagai elemen masyarakat, 9. Adanya tekanan dari negara atau bentuk kontrol sosial lainnya yang berusaha menggagalkan/menggangu proses perubahan.

Slide 5: 

B. Rumusan masalah Bagaimana Pengaruh Gerakan Mahasiswa tahun 1998 terhadap Pemerintahan Orde Baru Seperti apakah Gerakan Mahasiswa tahun 1998 yang mempengaruhi Pemerintahan Orde Baru C. Tujuan Menjawab rumusan masalah sebagai bahan pengetahuan bagi masyarakat dan mahasiswa

II. TINJAUAN TEORITIK : 

II. TINJAUAN TEORITIK Definisi Pengaruh Menurut kamus besar bahasa Indonesia Pengaruh adalah suatu yang mampu mempengaruhi segala apa yang terjadi dan yang ada, sehingga berkaitan satu dengan yang lainnya. B. Definisi Mahasiswa Susanturo (2003)mengatakan bahwa mahasiswa adalah kalangan muda yang berumur 19 – 28 tahun, yang memang pada masa itu mengalami peralihan dari tahap remaja ke tahap dewasa. Susantoro mengatakan bahwa sosok mahasiswa kental dengan suasana kedinamisan dan sikap keilmuannya yang dalam melihat sesuatu berdasarkan kenyataan objektif, rasional dan sistematis.

Slide 7: 

Kenniston (dalam morgan dkk,1986) menyatakan bahwa mahasiswa adalah suatu priode yang disebut dengan studenthood (masa belajar) yang terjadi hanya pada individu yang memasuki post secondary education dan sebelum masuk kedalam kedunia kerja yang menetap. C. Definisi Gerakan Mahasiswa Gerakan mahasiswa, yaitu gerakan rakyat yang dilakukan oleh para mahasiswa yang mana pergerakan tersebut diorientasikan pada kepentingan rakyat (kerakyatan).

Slide 8: 

D. Definisi Pemerintahan Pemerintahan adalah suatu lembaga yang terdiri dari sekumpulan orang-orang yang mengatur suatu negara yang meliliki cara dan sistem yang berbeda-beda dengan tujuan agar negara tersebut dapat tertata dengan baik. E. Orde Baru Orde Baru adalah sebutan bagi masa pemerintahan Presiden Soeharto di Indonesia. Orde Baru menggantikan Orde Lama yang merujuk kepada era pemerintahan Soekarno.

III. PEMBAHASAN : 

III. PEMBAHASAN lima kelompok mahasiwa dalam merespon kondisi sosial, ekonomi, politik dan budaya yang ada di masyarakat : kelompok idealis konfrontatif kelompok idealis realistis kelompok opportunis kelompok profesional kelompok rekreatif

Slide 10: 

Menurut Ricardi, pada masa itu muncul conscience collective, kesadaran bersama dimana mahasiswa merupakan satu kelompok yang harus bersatu padu. Neil Smelser memberikan pendekatan yang lebih komprehensif dalam munculnya perilaku kolektif (gerakan). Menurutnya, ada enam syarat pra-kondisi yang harus terjadi; 1. struktural (structural conducivenes), 2. ketegangan struktural (structural strain), 3. kemunculan dan penyebaran pandangan, 4. faktor pemercepat (precipitating factors), 5. Mobilisasi tindakan (mobilization for action), dan 6. pelaksanaan kontrol sosial (operation of social control).

Slide 11: 

Dalam konteks gerakan mahasiswa di Indonesia, keenam syarat itu terpenuhi; 1. kondisi sosial masyarakat saat itu yang mendukung aksi-aksi mahasiswa, 2. kedua adanya kesamaan rasa tertindas oleh pemerintah, 3. penyebaran serta gagasan dengan landasan kebenaran, hak asasi manusia dan rakyat sebagai dasar perjuangan , 4. adanya faktor pemicu dengan gugurnya mahasiswa UniversitasTrisakti yang kemudian berlanjut pada peristiwa lainnya , 5. adanya usaha mobilisasi aksi dengan berbagai elemen masyarakat 6. adanya tekanan dari negara atau bentuk kontrol sosial lainnya yang berusaha menggagalkan/menggangu proses perubahan.

Slide 12: 

Gerakan mahasiswa pada tahun 1998-tepatnya bulan Mei-cenderung pada perilaku kerumunan aksi dimana aksi demonstrasi mereka lakukan secara terus menerus dengan mengandalkan mobilisasi massa demi tujuan bersama. Menurut Blumer, perilaku kerumunan yang bertindak dimana mereka mempunyai perhatian dan kegiatan yang ditujukan pada beberapa target atau objektif. Tuntutan gerakan mahasiswa sendiri pada pasca kejatuhan rejim Orde Baru cenderung pada perubahan sistem politik dan struktur pemerintahan.

Slide 13: 

Gerakan mahasiswa 1998, Bila ditinjau berdasarkan kekuatan politik, a. strategi Kelompok mahsiswa yang melakukan gerakan pada tahun 1998 memiliki strategi yang mampu membuat pemerintah tidak berfikir bahwa tindakan mahasiswa tidak dapat dapat dipandang sebelah mata, dan patut diperhitungkan. Strategi yang digunakan mahasiswa tahun 1998 adalah dengan menduduki kantor MPR dan menentang secara terang – terangan kepada pemerintah. b. persatuan yang kuat dari seluruh golongan muda (mahasiswa) Dengan bersatunya mahasiswa di seluruh Indonesia maka mampu membuat perubahan pada jaman itu.

KESIMPULAN : 

KESIMPULAN

Slide 15: 

Pengaruh yang terjadi dari gerakan mahasiswa 1998 1. Jatuhnya rejim Orde Baru yang telah berkuasa selama 32 tahun. 2. Struktur pemerintahan (mengembalikan posisi militer pada fungsinya) pemisahan struktur antara Tentara Nasional Indonesia dan Kepolisian Republik Indonesia. 3. Perubahan sistem politik di Indonesia. 4. Kebebasan berpendapat (HAM) Gerakan mahasiswa pada tahun 1998-tepatnya bulan Mei-cenderung pada perilaku kerumunan aksi dimana aksi demonstrasi mereka lakukan secara terus menerus dengan mengandalkan mobilisasi massa demi tujuan bersama.

Slide 16: 

SEKIAN TERIMA KASIH